Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PRODUK POTENSIAL NIRA KELAPA UNTUK DIKEMBANGKAN PADA SKALA UMKM DI BANYUMAS Mela, Ervina; Ahsan, Adiluhung
Agrin Vol 23, No 2 (2019): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.297 KB) | DOI: 10.20884/1.agrin.2019.23.2.491

Abstract

Banyumas merupakan daerah pada urutan ketiga di Jawa Tengah berdasarkan produktivitas tanaman kelapanya. Selain daging buahnya, tanaman kelapa juga dapat dimanfaatkan niranya. Pemanfaatan nira kelapa di Kabupaten Banyumas sebagian besar diusahakan oleh UMKM baru sebatas bahan baku pembuatan gula kelapa dan gula kristal, belum dibuat untuk berbagai macam produk olahan pangan seperti minuman segar dan sirup. Oleh karena itu diperlukan diversifikasi produk olahan nira kelapa yang dapat dikembangkan pada skala UMKM. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui ragam jenis produk yang dapat dikembangkan dari nira kelapa, dan menentukan urutan prioritas alternatif produk nira kelapa yang dapat dikembangkan pada skala UMKM. Penelitian ini menggunakan metode penelusuran pustaka dan indepth interview dengan pakar, metode perbandingan berpasangan, Bayes, dan metode interval kelas. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 30 jenis produk yang dapat dikembangkan dari nira kelapa. Urutan prioritas produk potensial nira kelapa berdasarkan analisis Bayes Urutan prioritas produk nira kelapa untuk dikembangkan saat ini pada skala UMKM di Banyumas yakni 1) gula putih kristal, 2) minuman segar, 3) jelly drink, dengan kategori sesuai, diikuti oleh 4) sirup, 5) permen, 6) kecap asin, 7) nektar, 8) yakult, 9) yoghurt dengan kategori cukup sesuai, dan 10) kefir, dengan kategori tidak sesuai.
GULA KELAPA KRISTAL DAN POTENSI PEMANFAATANNYA PADA PRODUK MINUMAN Mela, Ervina; Fadhillah, Nurul; Mustaufik, Mustaufik
Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol 22, No 1 (2020): AGRITECH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.681 KB) | DOI: 10.30595/agritech.v22i1.7059

Abstract

Crystal coconut sugar is sugar that made from coconut sap which is processed to  powder or crystal. This sugar has lower Glycemic Index and higher levels of fiber and vitamin B12 than cane sugar. Other advantages are that it is more soluble, has longer shelf life, more attractive in shape, easier to package and transport, has a unique taste and aroma, and can be fortified with other ingredients. Crystal coconut sugar can be used as a substitute for sugar cane in various beverage products. This paper aims to provide an overview of the process, excellence, and potential use of crystal coconut sugar in beverage products sourced from research journals and scientific books. Crystal coconut sugar has the potential to substitute cane sugar in tamarind syrup products, traditional drinks, instant powder drinks, instant chocolate drinks, coffee mixes, and ice cream.
TEKNOLOGI PENGOLAHAN PRODUK UMKM BERBASIS GULA KELAPA KRISTAL YANG MENJADI PRIORITAS PENGEMBANGAN DI KABUPATEN BANYUMAS Mela, Ervina; Wijonarko, Gunawan; Maksum, Ali; Fadhillah, Nurul
Jurnal Sosioteknologi Vol. 19 No. 3 (2020)
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/sostek.itbj.2020.19.3.9

Abstract

Gula kelapa kristal merupakan salah satu produk yang sudah dikembangkan di Kabupaten Banyumas. Dengan segala keunggulan yang dimiliki, gula kelapa kristal  berpotensi untuk dikembangkan oleh Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi berbagai produk olahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi  produk berbasis gula kelapa kristal dan mendapatkan urutan prioritas alternatif produk berbasis gula kelapa kristal untuk dikembangkan pada skala UMKM di Kabupaten Banyumas. Penelitian terdiri atas identifikasi produk berbasis gula kelapa kristal yang dilakukan dengan metode studi pustaka, dan penentuan produk prioritas dengan kuesioner, wawancara pakar, dan metode Bayes. Penelitian menunjukkan produk berbasis gula kelapa kristal yang dapat dikembangkan untuk UMKM meliputi sirup asam jawa, abon ikan, jahe merah instan, temulawak instan, cincau hijau instan, bumbu gado-gado, dan enting-enting kacang. Sirup Asam Jawa merupakan produk pada ranking pertama prioritas untuk dikembangkan di Kabupaten Banyumas.
ATRIBUT PRIORITAS UNTUK PERBAIKAN MUTU PRODUK KOKTAIL CARICA CV XYZ BERDASARKAN TINGKAT KEPUASAN DAN KEPENTINGAN KONSUMEN Mela, Ervina; Prihananto, Vincentius; Raharjaningtyas, Arista Savira
Agrin Vol 24, No 2 (2020): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2020.24.2.546

Abstract

CV XYZ merupakan salah satu UMKM di Kabupaten Wonosobo yang mengolah buah carica menjadi koktail. Semakin ketatnya persaingan produk sejenis, perusahaan berusaha untuk terus meningkatkan mutu produknya dengan cara memperbaiki atribut produk yang masih lemah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi atribut prioritas untuk perbaikan mutu koktail carica CV XYZ berdasarkan kepuasan dan kepentingan konsumen. Atribut mutu produk dikelompokkan berdasarkan dua parameter yaitu buah carica, dan sirup koktail. Penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 100 responden secara purposive sampling. Data dianalisis menggunakan Importance Performance Analysis. Atribut prioritas untuk perbaikan mutu produk adalah banyaknya sirup dan aftertaste. Hasil penelitian menunjukan bahwa perbaikan dalam peningkatan mutu koktail carica berupa penambahan sirup dan pengujian sensoris aftertaste sirup dengan melibatkan panelis ahli.Kata kunci: koktail carica, tingkat kepuasan, tingkat kepentingan
DIVERSIFIKASI PRODUK PANGAN BERBASIS AIR KELAPA Mela, Ervina
Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol 22, No 2 (2020): AGRITECH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/agritech.v22i2.8504

Abstract

Air kelapa merupakan cairan yang berasal dari buah kelapa, yang umumnya merupakan hasil samping dari pengolahan santan, atau dari buah kelapa yang sengaja diambil buah dan airnya untuk dikonsumsi. Air kelapa memiliki sejumlah makro dan mikromineral,  juga mengandung  vitamin, protein (asam amino) meskipun dalam jumlah yang kecil. Pengolahan air kelapa masih sangat terbatas. Oleh karena itu tulisan ini bertujuan untuk merangkum penelitian-penelitian hasil studi pusta, yang dilakukan dalam rangka mengolah air kelapa menjadi beebagai produk pangan. Produk pangan yang dapat dibuat dari air kelapa meliputi air kelapa kemasan, minuman isotonik, nata de coco, cuka, minuman antioksidan, minuman berkarbonasi, jus kurma, yougurt kelapa, drink yougurt, serbuk minuman kelapa,  minuman probiotik, sorbet kelapa, edible film, coco cider, kefir, susu kelapa, kecap, permen kelapa jahe, permen jelly kelapa, keju kelapa, dan selai kelapa.
Tepung Dami Nangka Sebagai Pensubstitusi Karagenan Pada Permen Jelly Nangka Susanto, Viona C D; Aini, Nur; Mela, Ervina
AGRITEKNO: Jurnal Teknologi Pertanian Vol 10 No 2 (2021): AGRITEKNO: Jurnal Teknologi Pertanian
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jagritekno.2021.10.2.115

Abstract

Jackfruit rags are a jackfruit waste that has the potential properties of a gelling agent in making jackfruit jelly candy. The purpose of this study was to see how the substitution of kappa carrageenan for jackfruit rags, as well as the sugar concentration, affected the sensory properties of jackfruit jelly candy and to figure out which treatment was best, as well as to see how the chemical properties of jackfruit jelly candy with and without jackfruit rags differed. A randomized block design with 2 factors of treatments was applied in this study, i.e.: the proportion of jackfruit rags and kappa-carrageenan (70:30; 60:40; and 50:50%) and the concentration of sucrose (30, 40 and 50%). The substitution of jackfruit rags affected the texture of the jelly candy, making it softer and less clear in appearance, but gave the best flavour and preference score. The sensory qualities of jelly sweets were also affected by sugar concentration. Increasing the concentration of added sugar affected the sweetness of the jelly candy, which became sweeter. The color of the jelly candy changed to brown, which changed the flavour of the jelly candy and made it appealing to the panellists. The best treatment from the analysis was the use of 30% jackfruit rags substitution with 50% sugar with chemical characteristics of 16.47% moisture, 0.458% ash, 7.91% reducing sugar, and acidity degree of 4.49. Compared to jelly candy treated without substituting jackfruit rags (control), the best product (K1G3) contained lower ash and reducing sugar but had higher water content and acidity degree. Keywords: Carrageenan; jackfruit rags; jelly candy; sucrose. ABSTRAK Dami nangka merupakan salah satu limbah dari buah nangka yang masih jarang untuk dimanfaatkan. Padahal dami nangka memiliki kandungan serat dan pektin yang cukup tinggi, sehingga perlu dimanfaatkan. Salah satu bentuk pemanfaatannya yaitu sebagai substitusi untuk gelling agent pada permen jelly nangka. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi dami nangka dan konsentrasi sukrosa terhadap sifat sensori permen jelly serta menentuan perlakuan terbaik dan mengkaji perbedaan sifat kimianya dengan permen jelly tanpa substitusi dami nangka. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental rancangan acak kelompok faktorial dengan dua faktor yaitu perbandingan kappa karagenan dan tepung dami nangka terdiri 3 taraf yaitu (70: 30; 60:40; dan 50:50%) dan variasi konsentrasi sukrosa terdiri dari 3 taraf (30, 40 dan 50%). Hasil penelitian menunjukan substitusi dami nangka dan perbedaan konsentrasi sukrosa dalam permen jelly berpengaruh secara nyata terhadap sifat sensori permen jelly yaitu tekstur, kenampakan, flavor, kesukaan, warna dan rasa manis. Perlakuan terbaik yaitu penggunaan substitusi dami nangka sebesar 70:30 dengan sukrosa 50% yang memiliki karakteristik sensori tekstur agak kenyal (2,98), kenampakan agak jernih (3,31), warna kuning (4,66), rasa manis yaitu manis (4,08), flavor enak (3,73), dan kesukaan yaitu suka (3,58). Karakteristik kimia pada perlakuan terbaik yaitu kadar air sebesar 16,47%, kadar abu 0,458%, kadar gula reduksi 7,91% dan derajat keasaman (pH) sebesar 4,49 (asam). Apabila dibandingkan dengan permen jelly tanpa subtitusi dami nangka (kontrol), produk terbaik (K1G3) memiliki kadar abu dan kadar gula reduksi yang lebih rendah namun memiliki kadar air dan derajat keasaman yang lebih tinggi. Kata kunci: Karagenan; dami nangka; permen jeli; sukrosa.