Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe Pada Ibu Hamil Hamzah, St. Rahmawati
Journal of Health, Education and Literacy (J-Healt) Vol 3 No 2 (2021): Journal of Health, Education and Literacy (J-healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/j-healt.v3i2.916

Abstract

Anemia gizi besi masih merupakan masalah yang serius di Indonesia. Tahun 2018 terjadi peningkatan anemia pada ibu hamil sebesar 11,8% dibanding tahun 2013. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan ibu hamil dalam mengkomsumsi tablet Fe di wilayah kerja Puskesmas Bilalang Kotamobagu tahun 2020. Jenis penelitian yang digunakan observasional analitik dengan rancangan cross sectional study. Jumlah sampel sebanyak 31 ibu hamil yang ditarik menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan sebanyak 61,3% responden yang kepatuhan konsumsi tablet Fe secara penuh, 64,5% responden yang mempunyai pengetahuan baik, 67,7% responden yang mempunyai motivasi yang kuat, 58,1% responden yang mempunyai dukungan keluarga baik, 74,1% responden yang menyatakan peran petugas kesehatan baik. Hasil uji chi-square menunjukkan ada hubungan pengetahuan (p value = 0,007), motivasi (p value = 0,002), dukungan kelauarga (p value = 0,000) dan peran tenaga kesehatan (p value = 0,002) dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe ibu hamil. Disarankan kepada ibu untuk meningkatkan pengetahuan melalui media informasi dan penyuluhan tenaga kesehatan tentang pentingnya mengkonsumsi tablet Fe.
Pendidikan Kesehatan Berbasis Media Sosial Untuk Meningkatkan Perilaku Pencegahan Penyakit Tidak Menular pada Remaja B, Hamzah; Hamzah, St. Rahmawati
Gema Wiralodra Vol 12 No 2 (2021): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gemawiralodra.v12i2.182

Abstract

Laporan dari World Health Organization menyebutkan bahwa sekitar 70% dari populasi dunia akan meninggal akibat penyakit tidak menular seperti diabetes, stroke, penyakit jantung, dan kanker. Pada tahun 2030 diprediksi ada 52 juta kematian pertahun karena penyakit tidak menular. Remaja menjadi sasaran yang strategis untuk melakukan edukasi terkait dengan pencegahan penyakit tidak menular. Tujuan penelitian ini adalah apakah ada pengaruh pendidikan kesehatan berbasis media sosial terhadap peningkatan perilaku pencegahan penyakit tidak menular pada remaja. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasi eksperimen dengan rancangan non randomized pre-test post-test control group design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh remaja usia 10-19 tahun yang berada di wilayah kelurahan Mogolaing dan Motoboi Kecil. Sampel pada penelitian ini sebanyak 60 responden meliputi 30 pada kelompok intervensi dan 30 pada kelompok kontrol, kemudian sampel ditarik dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan melalui google form, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji paired sample t test, uji Wilcoxon dan uji Mann Whitney. Hasil menunjukkan perbedaan rerata skor (mean) pengetahuan responden saat pre-test dan post-test sebesar 10,14 dengan nilai p=0,022, perbedaan rerata skor (mean) sikap responden saat pre-test dan post-test sebesar 16,74 dengan nilai p=0,000 dan perbedaan rerata skor (mean) tindakan responden saat pre-test dan post-test sebesar 14,04 dengan nilai p=0,002. Hal ini menunjukkan ada pengaruh pendidikan kesehatan berbasis media sosial terhadap peningkatan pengetahuan, sikap dan tindakan terhadap pencegahan penyakit tidak menular pada remaja.
Pengaruh Pelatihan Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Perilaku dan Keterampilan Ibu Dalam Melakukan Pijat Bayi Secara Mandiri Hamzah, St. Rahmawati; B, Hamzah
Gema Wiralodra Vol 12 No 2 (2021): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gemawiralodra.v12i2.183

Abstract

Angka kematian bayi baru lahir secara global menurun dari 5 juta pada tahun 1990 menjadi 2,4 juta pada tahun 2019, meskipun angka kematian bayi menurun namun anak-anak tetap menghadapi risiko kematian terbesar dalam 28 hari pertama kehidupan. Di Sulawesi Utara angka kematian bayi tahun 2019 terdapat 215 kasus dan kematian neonatal 168 kasus. Perlu adanya perlakukan yang dilakukan ibu untuk tetap menjaga kesehatan bayi melalui pijat bayi yang bisa dilakukan secara mandiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh pelatihan pijat bayi terhadap peningkatan perilaku dan keterampilan ibu dalam melakukan pijat bayi secara mandiri. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Gogagoman menggunakan jenis quasi eksperimen dengan rancangan penelitian one group pretest-posttest design. Jumlah sampel sebanyak 30 ibu yang memiliki bayi umur 3-11 bulan yang ditarik dengan teknik purposive sampling. Data untuk variabel pengetahuan dan sikap dikumpulkan menggunakan kuesioner melalui wawancara dan untuk variabel keterampilan menggunakan lembar checklist. Analisis data menggunakan uji wilcoxon dan paired t test. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pelatihan pijat bayi terhadap peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan ibu dalam melakukan pijat secara mandiri, diperoleh nilai p=0,000 (p<0,05) dengan perbedaan rerata skor (mean) pengetahuan responden saat pre-test dan post-test sebesar 2,8, perbedaan rerata skor (mean) sikap responden saat pre-test dan post-test sebesar 7,2 dan perbedaan rerata skor (mean) keterampilan responden saat pre-test dan post-test sebesar 4,23.