Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Gambaran Kesejahteraan Spiritual pada Pasien Chronic Kidney Disease di Rsud dr. M. Yunus Bengkulu Yustisia, Nova; Aprilatutini, Titin; Rizki, Tiara Dwi
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol 2, No 1 (2019): JUNI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.702 KB) | DOI: 10.33369/jvk.v2i1.10653

Abstract

Kesejahteraan spiritual merupakan salah satu faktor penunjang kesembuhan pasien. Kesejahteraan spiritual pada pasien CKD sangat penting untuk diperhatikan. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan jenis rancangan penelitian Studi Deskriptif Kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Sampel yang diambil adalah 10 orang pasien CKD maksimal 8 kali yang melakukan hemodialisa. Instrument pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner dari Ellison yaitu kuesioner Spiritual Well Being Scale (SWBS). Hasil dari penelitian ini menunjukkan lebih dari sebagian (60%) responden memiliki kesejahteraan spiritual dalam katagori baik. Responden dengan nilai kesejahteraan spiritual baik menganggap bahwa penyakitnya adalah ujian dari Tuhan dan merasa bahwa dibalik penyakitnya pasti ada hikmahnya dan hampir sebagian (40%) responden memiliki kesejahteraan spiritual dalam katagori kurang baik menunjukkan bahwa responden tidak menerima penyakitnya, responden mengatakan bahwa Tuhan itu tidak adil terhadapnya. Peneliti melihat dari wajah responden terlihat sedih, dan merasa putus asa akibat penyakit yang dideritanya. Jadi perlu peran perawat untuk memberi perhatian lebih khususnya pada kesejahteraan spiritual, agar terciptanya tingkat kesejahteraan spiritual pasien CKD yang lebih optimal. 
Hubungan Perilaku Prososial dengan Prestasi Akademik Mahasiswa Prodi D3 Keperawatan FMIPA Universitas Bengkulu Aprilatutini, Titin; Yustisia, Nova; Maiyulis, Maiyulis
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol 2, No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.559 KB) | DOI: 10.33369/jvk.v2i2.10688

Abstract

Prestasi akademik merupakan suatu pencapaian tingkat keberhasilan tentang suatu tujuan, karena suatu usaha belajar telah dilakukan oleh seseorang secara optimal. Adanya perubahan status siswa menjadi mahasiswa dengan situasi dan lingkungan yang berbeda menyebabkan beberapa mahasiswa kadang mengalami masalah belajar sehingga menyebabkan turunnya prestasi akademik di tahun pertama proses pembelajaran. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan perilaku prososial dengan prestasi akademik mahasiswa Prodi D3 Keperawatan FMIPA Universitas Bengkulu. Penelitian dengan pendekatan kuantitatif jenis korelasional. Sampel 51 responden dengan total sampling. Pengumpulan data melalui kuesioner. Hipotesis dengan uji-statistik chi- square. Hasil  penelitian menunjukkan ada hubungan perilaku prososial  dengan prestasi akademik nilap p value = 0,032 maka p < ? (0,01<0,05). Kesimpulan: terdapat hubungan antara perilaku prososial dengan prestasi akademik Mahasiswa Prodi D3 Keperawatan FMIPA Universitas Bengkulu. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan review dan revisi kurikulum D3 Keperawatan dengan menambah muatan soft skill disetiap mata ajar agar menghasilkan lulusan yang siap pakai, memiliki prestasi akademik yang baik dan perilaku prososial yang mendukung. 
Gambaran Faktor Risiko Terjadinya Stroke di Poliklinik Saraf RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu Aprilatutini, Titin; Yustisia, Nova; Rustati, Megi
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol 2, No 1 (2019): JUNI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.403 KB) | DOI: 10.33369/jvk.v2i1.10467

Abstract

Stroke di Asia, khususnya di Indonesia setiap tahunnya diperkirakan 500 ribu orang mengalami serangan stroke, dari jumlah tersebut sekitar 2,5% di antaranya meninggal dunia, sisanya mengalami cacat ringan maupun berat (Adib, 2009).  Peran perawat Dalam hal ini sangatlah penting untuk proses penyembuhan stroke pada pasien agar tidak terjadi komplikasi lebih lanjut. Berdasarkan hasil survey awal dari dari 5 orang pasien stroke 3 orang pasien wanita mengalami hipertensi dan suka makanan berlemak, sedangkan 2 orang pasien laki-laki mengalami hipertensi, 1 orang kelebihan berat badan, punya riwayat merokok, aktivitas fisik yang biasa dilakukan berkebun dan jalan santai. Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  Gambaran  Faktor  Risiko  Terjadinya Stroke. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling dengan menggunakan kuesioner terhadap orang yang terkena stroke. Populasi adalah semua pasien stroke dengan jumlah sampel 30 orang. Penelitian dilaksanakan di Poliklinik Stroke RSUD Dr. M.Yunus Bengkulu. Hasil penelitian 30 orang pasien didapatkan bahwa proporsi faktor risiko hipertensi sebagian besar (53%) mengalami hipertensi, proporsi  faktor  risiko  obesitas  adalah  seluruh  responden  tidak mengalami obesitas,    proporsi faktor risiko merokok adalah  sebagian besar responden (60%) tidak merokok dan proporsi faktor risiko aktifitas fisik hampir seluruh responden melakukan aktifitas fisik (90%). Masyarakat perlu menjaga pola makan yang sehat dan gizi seimbang, menghindari stress dan sering berolahraga secara teratur.
PENGARUH SIMULASI MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI  TERHADAP KESIAPSIAGAAN SISWA SDN 86 KOTA BENGKULU Yustisia, Nova; APRILATUTINI, TITIN; UTAMA, TUTI ANGGRIANI
Journal of Nursing and Public Health Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.636 KB) | DOI: 10.37676/jnph.v7i2.888

Abstract

Indonesia merupakan daerah rawan bencana gempa bumi dan provinsi Bengkulu adalah salah satu daerah yang mengalami gempa bumi. Gempa yang terjadi pada tahun 2000 menyebabkan banyak korban. Kebanyakan dari mereka adalah orang tua dan anak-anak. Tidak semua anak dilatih untuk menghadapi bencana, oleh karena itu perlu diadakan pelatihan di sekolah dasar sehingga anak-anak memiliki pengetahuan bagaimana menangani bencana ini jika tiba-tiba terjadi. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode simulasi bencana terhadap kesiapan anak-anak. Desain penelitian menggunakan eksperimen semu dengan dua desain pre post test. Sampel diambil dengan menggunakan sampel tota untuk 62 responden dan data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Hipotesis diuji dengan menggunakan U-Man Withney. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh terhadap kesiapan bencana metode simulasi anak dengan nilai P <0,005. Kesimpulan: Pelatihan kesiapan menghadapi bencana gempa meningkatkan level kesadaran anak-anak. Semua siswa tingkat 6 SD N 86 Bengkulu mampu dan terlibat setelah pelatihan diulang 5 kali dan sebagian besar anak-anak menunjukkan bahwa tingkat kesadaran dikategorikan sebagai kurang siap.
Studi Kualitatif Prosedur Pemasangan Transfusi Darah pada Pasien Anemia Yustisia, Nova; Aprilatutini, Titin; Desfianty, Helda
JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU Vol 8, No 1 (2020): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jkmu.v8i1.726

Abstract

Anemia is a health problem in the whole world. Anemia cannot be ignored. Treatment varies depending on the cause, if anemia is severe treatment is given with a blood transfusion. Blood transfusion is an interdependent action that must be given according to standard operating procedures (SOP). The purpose of this study was to determine the description of the procedure for blood transfusion in anemic patients in Jasmine Room Dr. M. Yunus Bengkulu. This research is a qualitative descriptive study with a case study approach, involving 10 informants / research subjects. Data collection through interviews and observation of transfusion procedures by nurses. Data analysis techniques used include interview transcripts, data reduction, analysis, data interpretation and triangulation, data which is then concluded. The results of the study showed that the preparation phase of 9 informants prepared complete tools and preparation of patients 2 did not identify the client. The stage of transfusion installation 10 procedures to re-identify patients not in accordance with the SOP, 4 did not wash hands, 1 did not wear gloves. Post-transfusion stage 10 procedures not in accordance with the SOP on the item paying attention to reactions / complications of transfusion and observation of vital signs. Conclusion blood transfusion installation procedures have been carried out according to the SOP, but have not been implemented properly and perfectly, supervision is still lacking and support facilities are inadequate. It is recommended that the results of the study become a baseline for hospitals in improving the quality of services by increasing routine structured supervision, conducting technical training procedures for transfusion installation, and completing supporting facilities. Keywords: SOP, Blood Transfusion, Anemia
Adaptasi Perilaku Caring Perawat pada Pasien Covid-19 di Ruang Isolasi Yustisia, Nova; Utama, Tuti Anggriani; Aprilatutini, Titin
JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU Vol 8, No 2 (2020): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jkmu.v8i2.1059

Abstract

Caring is a nursing action based on the desire to understand, help and reduce suffering by taking the best actions for health. Caring behavior must also be given to Covid-19 patients. The research objective was to determine the adaptation of nurses' caring behavior in Covid-19 patients in the RSUD Dr. Isolation room. M. Yunus Bengkulu. This research is a descriptive study with a qualitative approach, involving 10 participants as research subjects. Data collection was carried out through in-depth interviews and observations observing the caring behavior of nurses in providing nursing services to Covid-19 patients. Data analysis techniques include transcripts of interview results, data reduction, analysis, data interpretation and triangulation, which are then concluded. The results of the study were obtained, all the participants had applied aspects of caring, namely caring, responsible, friendly, calm, patient, always ready, motivating, empathetic towards Covid-19 patients and their families, even though there was worry and anxiety in themselves participant. Conclusion, nurses still have caring behavior in providing nursing care and can adapt to apply caring behavior to Covid-19 patients sincerely even though as individuals they have a sense of concern. It is suggested that the spirit of caring should always be turned on in nurses, this requires support from management in improving the physical, mental and spiritual health of nurses so that nurses can provide professional nursing services. Keywords: Adaptation, Behavior, Caring
SELF CARE MANAGEMENT EVALUATION IN HYPERTENSION PATIENTS Sihotang, Raja; Utama, Tuti Anggriani; Aprilatutini, Titin; Yustisia, Nova
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol 3, No 2 (2020): DESEMBER
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jvk.v3i2.13935

Abstract

Hypertension is a health problem that needs attention because of its high morbidity and mortality. hypertension must be treated properly because it causes various kinds of complications. Compliance becomes a form of independence in the management of patients, especially those with hypertension, in the form of a framework that focuses on selfcare. The purpose of this study is to review the literature to determine the percentage of self care management of hypertensive patients. The literature search method was carried out through the CINAHL, DOAJ, and Pubmed database and obtained 30 research articles and then examined the completeness of the menus in the research articles with a total of 15 articles. After that, the criteria  and  stages of  critical  review were  carried out  using the  Joanna Briggs Institute (JBI) format with a total of 10 articles that were reviewed by literature. The results showed that hypertension self management was in the good category. Further research is needed to provide an intervention strategy for hypertensive patients to improve self-care practices and control of related factors.
PENDAMPINGAN SPIRITUAL TERHADAP KESEJAHTERAAN SPIRITUAL PADA KLIEN YANG TERPAPAR COVID-19 Utama, Tuti Anggriani; Aprilatutini, Titin; Yustisia, Nova
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12, No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : STIKes Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.707 KB) | DOI: 10.35730/jk.v12i2.454

Abstract

COVID-19 merupakan masalah kesehatan yang menjadi ancaman kesehatan bahkan kematian seseorang. Kondisi isolasi mandiri yang dilakukan baik di rumah sakit maupun di rumah bagi klien yang terpapar COVID-19. Kondisi ini berdampak terhadap makna hidup seseorang yang erat kaitannya dengan spiritual distress dengan masalah yang dialami pasien adalah beranggapan bahwa Tuhan tidak sayang kepada dirinya karena mengalami kondisi dampak COVID-19. Upaya yang dilakukan perawat adalah pendampingan spiritual untuk meningkatkan kesejahteraan spiritual pasien, namun kompetensi ini masih rendah, sebab perawat lebih mengutamakan perawatan dan pengobatan secara fisik. Sementara kebutuhan perawatan spiritual mampu menjamin kualitas hidup pasien.  Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pendampingan spiritual terhadap kesejahteraan spiritual pada klien yang terpapar COVID-19 di Bengkulu.Jenis penelitian  yang digunakan adalah quasi  eksperimen dengan rancangan  pretest-posttest paired sample t-test, untuk membandingkan dua variabel dalam satu grup artinya analisis ini digunakan untuk melakukan pengujian terhadap 2 sampel (pre dan post) yang berhubungan atau dua sampel berpasangan, sehingga diketahui pengaruh pendampingan spiritual  terhadap kesejahteraan spiritual pada klien yang terpapar covid-19 di Bengkulu. Populasi adalah semua pasien Covid-19 yang dirawat di RS dengan sampel sebanyak 79 orang. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendampingan spiritual terhadap kesejahteraan spiritual pasien yang terpapar covid-19 di Bengkulu. Pendampingan ini memberikan dampak bagi peningkatan koping melalui proses peningkatan integritas diri sehingga dapat meningkatkan pemaknaan terhadap diri dan lingkungan. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah terkait pengembangan model spiritual dalam paliatif care ditatanan klinik dengan komunitas dari beberapa aspek .Pengembangan penelitian keterkaitan penelitian ini dapat dilakukan dengan melihat pengaruh intervensi dalam kondisi paliatife care. Pengembangan indikator kesejahteraan spiritual adalah kemaknaan hidup, tujuan hidup, yang dapat dilihat dari aspek seperti pemberdayaan, manajemen diri, efikasi diri maupun kualitas hidup juga perlu dilakukan.
Pengaruh reminiscence therapy terhadap tingkat stres pada lansia masa pendemi covid-19 Ikhsan, Ikhsan; Andrianti, Septi; Aprilatutini, Titin
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 15, No 4 (2021)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v15i4.5616

Abstract

Reminiscence therapy interventions for Chronic stress in elderly during pandemic covid-19 Background: The level of stress in the elderly also means the level of pressure felt or experienced by the elderly. During the COVID-19 pandemic, the government recommends social distancing. In addition, self-quarantine has almost a year. Conditions of social distancing or physical distancing can trigger psychological pressure, especially for the elderly who live in orphanages and have chronic diseases. Purpose: To determine the effect of Reminiscence therapy interventions for Chronic stress in elderly during pandemic covid-19Method: This research is a pre-experimental design with a one-group pretest and posttest design. The population is 65 elderly, using purposive sampling. This research was 30 elderly, 15 elderly in the control group, and 15 elderly in the intervention group. The instrument is the DASS (stress scale) questionnaire. Data analysis used the Paired Sample t-Test statistical test. The research was done on April June 2021.Results: Finding that the average stress score before and after which in the control group the stress score was before 27.81 with a standard deviation of 4.34 and in the eighth week the stress score decreased to 24.64 with a standard deviation of 4.74. In the intervention group, the stress score before 28.31 with a standard deviation of 4.44 and after being treated for eight weeks decreased to 14.80 with a standard deviation of 5.86. Evidenced by the p-value of 0.001 (α <0.05).Conclusion: The experience of the stress by the elderly with an average standard deviation of 65-89 years. The stress score before reminiscence therapy was 28.31 with a standard deviation of 4.44, and after 8 weeks of reminiscence therapy, it decreased to 14.80 with a standard deviation of 5.86.Keywords: Reminiscence therapy; Chronic stress; Elderly;  Pandemic covid-19Pendahuluan: Tingkat stres pada lansia juga berarti tingkat tekanan yang dirasakan atau dialami oleh lansia. Selama pandemi COVID-19, pemerintah merekomendasikan jarak sosial. Selain itu, karantina mandiri telah dilakukan selama hampir satu tahun. Kondisi social distancing atau jarak fisik dapat memicu tekanan psikologis, terutama bagi lansia yang tinggal di panti asuhan dan memiliki penyakit kronis. Tujuan: Mengetahui pengaruh Terapi Reminiscence terhadap tingkat stres pada lansia pada masa pandemi Covid 19 di Panti Sosial Tresna Werdha Kota Bengkulu Tahun 2021.Metode: Penelitian pre-experimental design dengan one-group pretest and posttest design. Populasi adalah 65 partisipan, dengan menggunakan purposive sampling. Penelitian ini berjumlah 30 lansia, 15 lansia pada kelompok kontrol dan 15 lansia pada kelompok intervensi. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner DASS (skala stres). Analisis data menggunakan uji statistik Paired Sample t Test. Penelitian direncanakan akan dilaksanakan pada bulan April Juni 2021.Hasil: Didapatkan bahwa rata-rata skor stres sebelum dan sesudah pada kelompok kontrol skor stres sebelum 27,81 dengan standar deviasi 4,34 dan pada minggu kedelapan skor stres menurun menjadi 24,64 dengan standar deviasi 4,74. Pada kelompok intervensi, skor stres sebelum 28,31 dengan standar deviasi 4,44 dan setelah diberi perlakuan selama delapan minggu menurun menjadi 14,80 dengan standar deviasi 5,86. Dibuktikan dengan nilai p sebesar 0,001 (α < 0,05).Simpulan: Stress dialami oleh lansia dengan usia rata-rata standar deviasi 65-89 tahun. Skor stress sebelum reminiscence therapy adalah 28.31 dengan standar deviasi 4,44, dan setelah dilakukan reminiscence therapy  selama 8 minggu terjadi penurunan menjadi 14,80 dengan standar deviasi menjadi 5,86.