Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Computational Fluid Dynamics Simulation of Clearance Effect in High Solid Loading Polydisperse Solid-Liquid Mixing Iman Mukhaimin; Tantular Nurtono; Sugeng Winardi
IPTEK Journal of Proceedings Series No 2 (2017): The 2nd Internasional Seminar on Science and Technology (ISST) 2016
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.846 KB) | DOI: 10.12962/j23546026.y2017i2.3272

Abstract

A high solid loading concentration of solid-liquid mixing was investigated to observe the effect of ratio C, Clearance, and T, diameter tank, with C/T 0.33; C/T 0.25 and C/T 0.17 on local volume of hydrodynamic and spatial distribution of polydisperse solid suspension using CFD, Computational Fluid Dynamics. The 45o pitch blade turbine, diameter 0.5T, with down pumping flow simulation was used to remove solid particle from bottom of the tank. The tank is also equipped with four baffle with the size of 0.1T.. A solid-liquid mixing consists of five fractions of glass beads with equal proportion (X1=X2=X3=X4=X5=0.2X) have 40% wt total solid concentration with liquid fraction is aqueous solution of NaCl. The effect of ratio C/T at impeller speed 612 rpm create a flow pattern in the tank different. Effect ratio C / T also indicated the distribution on solid had a good uniformity index when N≥ Njs, just suspended speed. The highest uniformity was obtained on C/T 0.17. it also made difference power consumption on each geometry with C/T 0.17, 0.25, and 0.33 respectively are 251.18, 238.13, and 270.65watt.
Product Quality of Quercetin Extract From Carica Papaya L Flower by Microwave-Assisted Extraction (MAE) Iman Mukhaimin; Enggar Ayu Saraswati; Rahma Ajizah; Meilya Suzan Triyastuti
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 14, No 2 (2019): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan (December, 2019)
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23955/rkl.v14i2.14598

Abstract

These work aims are to determine the best condition extraction and product quality of quercetin from Carica papaya L flowers extract. The extraction of quercetin from Carica papaya L flowers had done by microwave-assisted extraction (MAE) method.  Dried flowers prepared by cutting into 0,125 mm of particle size. Dried flowers were extracted using methanol 80% (w/w) to determine  influence of solid to liquid, S/L, ratio (1:10, 1:15, 1:20), microwave power (120, 200, 280, 400 W), and extraction time (1-5 minutes) on extraction process. Using the phytochemical test by Mg-HCl-amyl alcohol and UV-Vis spectrophotometer techniques, the quercetin detected by qualitative and quantitative analysis. As a result, the presence of flavonoids detected by the formation of a brownish red-colored flavylium compound.  Increasing extraction time, power, and S/L ratio increased the extraction temperature. Consequently, yield quercetin decreased when the temperature extraction exceeds its temperature degradation. The highest quercetin yield, 0.214%, was detected with solid to liquid ratio (1:15), microwave power (400 Watt), and extraction time (4 minutes). FTIR spectrophotometer technique on the highest yield quercetin proved that have product quality with 91,17% similarity on group function like –OH, C=O, C=C, and C-H with quercetin standard spectrum.
Penentuan Kadar Alkaloid Total pada Ekstrak Bunga Pepaya (Carica papaya L) dengan Metode Microwave Assisted Extraction Iman Mukhaimin; Anne Nur Latifahnya; Ernawati Puspitasari
CHEESA: Chemical Engineering Research Articles Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.52 KB) | DOI: 10.25273/cheesa.v1i2.3340

Abstract

Bunga pepaya (Carica papaya L) mengandung senyawa bioaktif alkaloid seperti carpaine, pseudocarpaine dan dehydrocarpaine. Alkaloid tersebut dipercaya bermanfaat untuk sebagai obat antidengue, anti­cancer, antimicrobial, antiparasitic, anti-inflammatory, antioxidant, antidiabetic activities. Pada penelitian ini, bunga pepaya diekstrak menggunakan metode ekstraksi padat-cair menggunakan metode Microwave Assisted Extraction (MAE) dan ekstraksi cair-cair. Sebelum proses ekstraksi, bunga pepaya dikeringkan dan dikecilkan hingga memiliki ukuran partikel sebesar 0,125 mm. Bunga pepaya yang telah kering diekstraksi menggunakan metanol 80% (v/v untuk menentukan pengaruh waktu ekstraksi (1-5 menit), daya microwave (40, 120, 200, 280 Watt), dan rasio sampel terhadap pelarut ( 1:10 ; 1:15 ; 1:20 b/v) terhadap kadar alkaloid total. Hasil ekstrak menunjukkan hasil positif adanya alkaloid setelah diuji dengan pereaksi Mayer dengan terbentuknya endapan berwarna putih kekuningan. Adapun kadar  alkaloid total  terbesar adalah 0,02981 mg/g sampel dengan kondisi operasi ekstraksi waktu ekstraksi 3 menit, rasio sampel terhadap pelarut 1:10 (m/v) serta daya microwave 40 Watt.
Pengaruh Suhu dan Jenis Perekat Terhadap Kualitas Biobriket dari Ampas Kopi dengan Metode Torefaksi Vibianti Dwi Pratiwi; Iman Mukhaimin
CHEESA: Chemical Engineering Research Articles Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/cheesa.v4i1.7697.39-50

Abstract

Penggunaan energi biomassa sebagai sumber energi alternatif terbarukan diupayakan untuk mengurangi emisi CO2. Ampas kopi merupakan limbah biomassa yang dihasilkan dari proses produksi yang digunakan sebagai raw material dalam pembuatan biobriket. Limbah biomassa mempunyai calorific value yang relatif tinggi jika diolah menjadi biobriket dengan perekat. Jenis perekat yang digunakan adalah tepung tapioka dan getah pinus dengan komposisi tepung tapioka yang digunakan 0%, 10% dan 20% sedangkan jumlah perekat getah pinus 0%, 10%, 20%, dan 40%. Dengan mengetahui pengaruh jenis dan jumlah perekat dalam pembuatan biobriket menggunakan metode torefaksi, diharapkan limbah ampas kopi dapat menjadi biomassa sebagai energi alternatif. Penelitian dilakukan pada suhu torefaksi yaitu 200 oC, 250 oC dan 300 oC. Suhu torefaksi yang optimal untuk pembuatan biobriket dari ampas kopi adalah 300 oC dengan perekat getah pinus 40% yang menghasilkan biobriket lebih padat dan tidak mudah hancur dengan nilai kalori sebesar 6124 kal/gr.
Computational Fluid Dynamics Simulation of Clearance Effect in High Solid Loading Polydisperse Solid-Liquid Mixing Iman Mukhaimin; Tantular Nurtono; Sugeng Winardi
IPTEK Journal of Proceedings Series No 2 (2017): The 2nd Internasional Seminar on Science and Technology (ISST) 2016
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (859.058 KB) | DOI: 10.12962/j23546026.y2017i2.2341

Abstract

A high solid loading concentration of solid-liquid mixing was investigated to observe the effect of ratio C, Clearance, and T, diameter tank, with C/T 0.33; C/T 0.25 and C/T 0.17 on local volume of hydrodynamic and spatial distribution of polydisperse solid suspension using CFD, Computational Fluid Dynamics. The 45o pitch blade turbine, diameter 0.5T, with down pumping flow simulation was used to remove solid particle from bottom of the tank. The tank is also equipped with four baffle with the size of 0.1T.. A solid-liquid mixing consists of five fractions of glass beads with equal proportion (X1=X2=X3=X4=X5=0.2X) have 40% wt total solid concentration with liquid fraction is aqueous solution of NaCl. The effect of ratio C/T at impeller speed 612 rpm create a flow pattern in the tank different. Effect ratio C / T also indicated the distribution on solid had a good uniformity index when N≥ Njs, just suspended speed. The highest uniformity was obtained on C/T 0.17. it also made difference power consumption on each geometry with C/T 0.17, 0.25, and 0.33 respectively are 251.18, 238.13, and 270.65watt.
Instalasi Unit Ultrafiltrasi untuk Penyediaan Air Minum di Kota Cimahi Prihartini Aryanti, Putu Teta; Mukhaimin, Iman; Shiddiqi, Qifni Yasa' Ash; T Triyastuti, Meilya Suzan
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.59 KB) | DOI: 10.26874/jakw.v1i1.15

Abstract

Mata air pegunungan merupakan sumber air yang digunakan oleh masyarakatyang umumnya tinggal di dataran tinggi, termasuk di Desa Terobosan, Kota Cimahi. Namunsumber mata air tersebut belum layak untuk dikonsumsi secara langsung karena kandunganpartikulat dan pathogen yang berbahaya bagi kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakatini fokus pada penyediaan air siap minum dari mata air di Desa Terobosan menggunakanteknologi ultrafiltrasi (UF). Mata air yang difiltrasi dengan membrane UF memenuhistandard sebagai air siap minum sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan RepublikIndonesia No.492/MENKES/PER/IV/2010 tentang Kualitas Air minum. Untuk keberlanjutankegiatan, instalasi UF membran untuk penyediaan air minum tidak hanya dilaksanakan diDesa Terobosan saja namun juga di daerah lainnya di Kota Cimahi.
Kajian Formulasi Fortifikasi Ikan Nila (Oreochromis niloticus) pada Karakteristik Mutu Snack Ekstrusi Aripudin Aripudin; Iman Mukhaimin; Gita Juwita
PELAGICUS Volume 3 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/plgc.v3i1.10706

Abstract

Snack cemilan sehat yang berbahan dasar ikan menjadi salah satu pilihan untuk menambah nilai gizi pada snack ekstrusi. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan snack ekstrusi serta menentukan formulasi terbaik dengan menggunakan jumlah penambahan lumatan daging ikan nila yang berbeda-beda yakni 5%, 10% dan 15% berdasarkan parameter mutu uji hedonik, uji proksimat (kadar air, abu, protein, lemak) dan analisis total cemaran mikroba (angka lempeng total). Snack ekstrusi dibuat melalui tahap penerimaan bahan baku, penyiangan, pencucian, lumatan daging ikan nila, preparasi bahan tambahan dan penimbangan, pengadonan, penggilingan dan cetak, penggorengan, penirisan dan pengemasan. Hasil analisis formulasi P2 snack ekstrusi dengan penambahan 10% lumatan daging ikan nila merupakan formulasi yang paling disukai oleh 25 panelis dengan nilai rata-rata 6,5, kenampakan 7 (suka), aroma 6 (agak suka), rasa 7 (suka), dan tekstur 6 (agak suka). Hasil uji proksimat menunjukkan bahwa jumlah penambahan lumatan daging ikan nila berbanding lurus dengan peningkatan kadar air, abu, protein dan lemak. Dimana formulasi P2, memiliki nilai uji proksimat kadar air 5,07%, kadar abu 1,81%, kadar lemak 31,47%, kadar protein 13,03%, dan nilai ALT <2,5 x 104 Cfu/ml.