Yanti, Dewi Tika
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK TWO STAY TWO STRAY TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR FISIKA PESERTA DIDIK KELAS XI IPA SMA NEGERI 4 MAKASSAR Yanti, Dewi Tika; Ali, Muhammad Sidin
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 14, No 1 (2018): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.643 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v14i1.6320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif teknik TSTS terhadap aktivitas dan hasil belajar fisika peserta didik serta perbedaan antara aktivitas dan hasil belajar fisika peserta didik yang diajar dengan teknik TSTS dan yang diajar dengan model pembelajaran konvensional pada kelas XI IPA SMA Negeri 4 Makassar. Penelitian ini adalah penelitian true experimental design dengan desain penelitian posttest-only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPA SMA Negeri 4 Makassar tahun ajaran 2016/2017 yang terdiri dari 7 kelas dengan jumlah 260 orang peserta didik. Pengambilan sampel secara simple random sampling menghasilkan XI IPA 1 sebagai kelas kontrol dan kelas XI IPA 2 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah peserta didik masing?masing 32 orang. Variabel independen dalam penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif teknik TSTS dan model pembelajaran konvensional, sedangkan variabel dependennya adalah aktivitas dan hasil belajar fisika peserta didik. Data hasil penelitian diperoleh dari posttest yang dianalisis secara deskriptif dan inferensial serta uji hipotesis. Hasil analisis aktivitas belajar fisika peserta didik yang diajar dengan teknik TSTS berada pada kategori aktif dengan skor rata?rata 81.97 sedangkan peserta didik yang diajar dengan model konvensional berada pada kategori cukup aktif dengan skor rata?rata 60.53. Hasil belajar fisika peserta didik yang diajar dengan teknik TSTS berada pada kategori tinggi dengan skor rata?rata 15.22 sedangkan peserta didik yang diajar dengan model konvensional berada pada kategori tinggi dengan skor rata?rata 14.34. Kata kunci : Teknik TSTS, model konvensional, aktivitas belajar fisika, hasil belajar fisika