Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PEMEROLEHAN BAHASA PADA ANAK USIA 1-3 TAHUN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA Nurjanah, Siti; Triana, Leli; Nirmala, Afsun Aulia
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Vol 5, No 3 (2020): September - Desember 2020
Publisher : Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa merupakan suatu sistem atau simbol lisan yang bersifat arbitrer atau manasuka digunakan oleh anggota suatu  masyarakat untuk berkomunikasi dan berinteraksi antar sesama masyarakat di sekitarnya, berdasarkan pada budaya yang mereka miliki bersama. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemerolehan bahasa pada anak usia 1-3 tahun di Desa Kertasari, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal dan mendeskripsikan  implikasi penelitian terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah anak usia 1-3 tahun. Wujud data penelitian ini berupa tuturan anak menggunakan bahasa jawa dan bahasa Indonesia. Teknik penyediaan data dalam penelitian ini adalah menggunakan metode padan dan teknik lanjutan simak libat cakap dan teknik catat. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan metode padan dan tekniknya menggunakan teknik pilah unsur penentu. Penyajian hasil analisis data secara informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerolehan bahasa pada anak usia 1-3 tahun didapatkan pemerolehan bahasa dalam bidang fonologi lima data, morfologi dua data, sintaksis empat belas data dan semantik lima data. Hasil penelitian ini dapat diimplikasikan pada pembelajaran bahasa Indonesia di SMA, kelas X semester ganjil pada materi menganalisis isi dan aspek kebahasaan dari Teks Laporan Hasil Observasi.
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN PUISI DENGAN TEATRIKALISASI KELAS VIII A SMP NEGERI 4 TANJUNG Aulia Nirmala, Afsun
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Vol 2, No 3 (2017): Edisi Juli 2017
Publisher : Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran apresiasi puisi di sekolah masih menjumpai banyak kesulitan. Tidak jarang para guru sendiri cenderung menghindarinya karena merasa kesulitan untuk mengajarkannya. Hasil observasi yang telah dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwa kualitas pembelajaran apresiasi puisi di kelas VII SMP Negeri 4 Tanjung Brebes masih rendah. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata kelas untuk pelajaran bahasa dan sastra Indonesia yang hanya mencapai nilai 60 (standar ketuntasan belajar adalah 66). Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran apresiasi puisi dengan teatrikalisasi puisi. Metode dalam penelitian ini berbentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang merupakan kerja sama antara peneliti, guru, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teatrikalisasi puisi dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran apresiasi puisi. Ditunjukkan dengan meningkatnya keberanian siswa untuk mementaskan teatrikalisasi puisi dan mengemukakan hasil pekerjaannya dalam forum diskusi. Teatrikalisasi puisi juga dapat meningkatkan hasil pembelajaran apresiasi puisi. Dapat dilihat dari nilai siswa yang terus-menerus mengalami peningkatan. Hasil penelitian ini dapat dipergunakan sebagai referensi penelitian selanjutnya dan juga sebagai pengembangan bahan ajar apresiasi puisi dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia.
ANALISIS BAHASA GAUL PENYIAR RADIO ANITA FM TEGAL DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA Riyanto, Kurniawan Budi; Triana, Leli; Nirmala, Afsun Aulia
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 5, No 2 (2020): Mei - Agustus 2020
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa gaul adalah ragam bahasa Indonesia yang digunakan dalam bahasa pergaulan. Penggunaan bahasa gaul oleh masyarakat luas menimbulkan dampak negatif terhadap perkembangan bahasa Indonesia sebagai identitas negara. Di dalam sebuah acara radio terjadi komunikasi antara penyiar dan pendengar radio. Komunikasi tersebut di antaranya dalam acara yang mengupas tentang remaja atau pemutaran lagu-lagu. Peneliti memiliki tujuan dalam penelitian ini sebagai berikut, mendeskripsikan bentuk bahasa gaul penyiar Radio Anita Fm Tegal, mendeskripsikan faktor yang menyebabkan digunakannya bahasa gaul penyiar Radio Anita FM Tegal, mendeskripsikan implikasi hasil penelitian dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Metode yang digunakan untuk memperoleh data yang relevan adalah metode simak dengan teknil lanjutannya menggunakan teknik simak bebas libat cakap, rekam, dan catat. Metode yang digunakan untuk menganalisis data menggunakan metode padan dengan teknik hubung banding. Sedangkan metode penyajian data menggunakan metode informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa gaul penyiar Radio Anita FM Tegal berbentuk: penggantian fonem, penambahan fonem, penghilangan fonem, pengantian diftong, pemakaian pronomina dialek Jakarta, pemakaian kosakata dialek Jakarta. penanggalan afiks, penambahan sufiks.. Faktor penyebab penggunaan bahasa gaul penyiar Radio Anita FM Tegal yaitu faktor situasional. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa bahasa gaul yang digunakan oleh penyiar Radio Anita FM Tegal berjumlah dua puluh dua data. Implikasi hasil penelitian ini dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Diimplikasikan dalam kompetensi dasar 1.1 menanggapi siaran atau informasi dari media elektronik (berita atau non berita). Penelitian ini dapat menambah wawasan serta pengetahuan pembaca dan dapat dijadikan sumber referensi yang relevan untuk penelitian selanjutnya.
ASONANSI DALAM CERPEN “UGD” KARYA DJENAR MAESA AYU Nirmala, Afsun Aulia
Sasando Vol 1 No 2 (2018): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v1i2.32

Abstract

The research that discusses about assonance can be related to literature including short stories. The "UGD" short story by Djenar Maesa Ayu is a work that contains some of the beauty of the language in it. Djenar is able to concoct language into a beautiful sentence. Thus this research is expected to be able to analyze the style of asonance in the "ER" short story. Asonansi is a vowel sound repetition to make internal rhymes in phrases or sentences, and together with alliteration and consonance function as one of the rhyme building blocks. Asonans do not have to rhyme; identity that depends only on the vowel and consonant sounds. Thus, asonance is the resemblance of units which are generally less than syllables. The method of this research is descriptive qualitative with the method of note and note. The results of this study were to describe the asonance in the ER short story by Djenar Maesa Ayu.
KARAKTER TOKOH DALAM CERPEN LENGTU LENGMUA KARYA TRIYANTO TROWIKROMO NIRMALA, AFSUN AULIA
Sasando Vol 2 No 1 (2019): APRIL 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v2i1.45

Abstract

Triyanto Triwikromo merupakan seorang penulis kenaan di Indonesia, khususnya di Jawa Tengah. Beliau banyak menghasilkan karya termasuk cerpen Lengtu Lengmua yang banyak memunculkan karakter dengan berbagai ciri khas. Cerpen Lengtu Lengmua adalah sebuah cerpen yang memiliki karakter yang kompleks. Bukan hanya memiliki satu tokoh utama yang fokus, akan tetapi banyak sekali tokoh yang semuanya berperan untuk mengisi ?ruh? dalam cerpen ini. bahwa ada empat tokoh yang memiliki karakteristik berbeda sehingga mampu membangun cerita lebih hidup lagi. Empat tokoh di dalam cerpen Lengtu Lengmua antara lain pertama, Kiai Siti yang  merupakan tokoh agamais yang sangat sabar, tidak pernah marah. Kedua, Jamuri adalah seorang yang keras kepala. Dia ingin membiakkan celeng di kampungnya. Selain itu, Jamuri adalah tokoh yang sangat licik dan berani bertarung demi keinginannya sendiri. Ketiga, Kufah merupakan seorang gadis kecil yang sangat tergila-gila dengan celeng. Dia kerap kali membayangkan dan berimajinasi tentang celeng. Terkahir adalah Rajab yang merupakan seorang laki-lai yang pemberang berasal dari kampung, akan tetapi dia adalah manusia yang berpendidikan. Rajab ingin sekali menyelamatkan kampungnya dari bahaya celeng. Terkadang sifat provokator juga kerap muncul dalam diri Rajab.
MEMBACA PUISI DENGAN METODE MEMBACA ESTETIK PADA SISWA SMK N 1 SLAWI Sari, Vita Ika; Triana, Leli; Nirmala, Afsun Aulia; Anwar, Syamsul
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SPECIAL EDITION: SEMINAR NASIONAL LALONGET I
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v0i0.3775

Abstract

This dedication shows that the lack of stability of the concept and aesthetic reading process is one of the obstacles that inhibits the fostering of the appreciation of the literature of students of SMK N 1 Slawi. The purpose of this dedication is 1) Identifying the ability to read literary texts, especially reading poetry in students of SMK N 1 Slawi. 2) Describe the application of aesthetic reading in literary learning, especially reading poetry at SMK N 1 Slawi. The method used in this service is a qualitative instrumental approach. Where this dedication will produce new methods in reading aesthetics. The sample in this service is class XI student of SMK N 1 Slawi. Data collection techniques used were observation, interviews, observations on all parties involved in the implementation of this service. The results of this dedication of 10% of students are able to read poetry well and by 90% of students have not been able to read poetry well in the first meeting. There was an increase in the ability to read poetry after being given aesthetic reading stimulus by the team, that is 70% of students were skilled in reading poetry and 30% of students had difficulty in determining gestures and appreciation.
IMPOSITIVE SPEAKING ACTIONS IN THE COLLECTION OF TUNAS KARYA EKO TUNAS SHORT STORIES AND THEIR IMPLICATIONS FOR LEARNING INDONESIAN LANGUAGE IN SMA (A PRAGMATIC STUDY) Windi Listiyawati; Afsun Aulia Nirmala; Wahyu Asriyani
PHILOSOPHICA Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 4, No 2 (2021): December 2021
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/po.v4i2.1116

Abstract

AbstractIt is known that language is an interaction tool that plays an important role in life to convey certain goals and objectives. One needs to understand the basic principles of language and understand the ethics of language politeness in order to avoid conflicts in social life. Language is a differentiator between individuals. Talking about the relationship between language and pragmatics which is a principle in language, namely two branches of linguistics that complement each other in use in everyday life. In everyday life, a person communicates with a speech partner, without realizing it contains a speech act. The purpose of this study is to describe the types of speech acts in the collection of short stories by Eko Tunas and to find out the implications of directive speech acts in the collection of short stories by Eko Tunas for learning Indonesian in high school. This research is descriptive qualitative and uses a qualitative approach. This research procedure consists of 3 stages, namely the pre-research stage, the implementation stage, and the completion stage. The data source is the book collection of short stories Tunas by Eko Tunas. Techniques for providing data are basic reading techniques and advanced note-taking techniques. Presentation of data using informal methods. It can be concluded that there are 30 data in 21 types of short stories consisting of directive speech acts requestives (1 data), directive speech act probobitives (0/none), directive speech act question (23 data), directive speech act requirements (2 data), directive speech acts advisories (4 data), directive speech acts permissive (0/none). This research can be implicated in Indonesian language learning in SMA class XI at KD 3.9 and 4.9 which relates to material about analyzing the building blocks of short stories in a collection of short stories and constructing a short story by paying attention to the elements of building short stories.
THE LANGUAGE STYLE IN THE LYRICS OF DARA AYU'S SONG AND ITS LEARNING IMPLICATIONS Syamsul Anwar; Afsun Aulia Nirmala
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 3, No 2 (2020): Jurnal SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v3i2.2298

Abstract

Literature is an art form expressed by human thoughts and feelings with the beauty of language, the authenticity of ideas, and the depth of messages. instruction "or" guideline ", from the basic word śās- which means" instruction "or" teaching ". Language style in rhetoric is known as style. In subsequent developments, the word style then changed to the ability and expertise to write or use words The results of lyric research on Dara Ayu's songs can be concluded that there is a dominant language style that is asonance, and there are other styles of language, for example personification, repetition and parallelism.Keywords: language style, song lyrics, implications
ANALISIS KESALAHAN BAHASA INDONESIA PADA RUANG PUBLIK DAN IMPLIKASI TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA JENJANG SEKOLAH MENENGAH ATAS Ayu, Adetya Nurlita; Mulyati, Sri; Nirmala, Afsun Aulia
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 6, No 2 (2021): Edisi Mei - Agustus 2021
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti bentuk-bentuk kesalahan bahasa Indonesia terutama kesalahan ejaan dan kata baku pada ruang publik di Universitas Pancasakti Tegal dan mendeskripsikan implikasi hasil penelitian terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data yang berasal dari tulisan dalam papan pengumuman, spanduk serta brosur yang berada di kawasan gedung rektorat Universitas Pancasakti Tegal. Wujud data penelitian ini yaitu tulisan kesalahan ejaan dan kata baku. Teknik penyajian hasil analisis data menggunakan metode informal. Metode analisis yang digunakan yaitu metode padan. Hasil penelitian menujukan bahwa terdapat kesalahan ejaan dan kata baku. Kesalahan ejaan dan kata baku meliputi (1) kesalahan penggunaan huruf miring, (2) kesalahan tanda baca, (3) kesalahan penggunaan singkatan, (4) kesalahan penggunaan huruf kapital, (5) kesalahan penulisan, dan (6) penggunaan kata baku. Hasil penelitian ini diimplikasikan pada pembelajaran bahasa Indonesia di kelas XI semester genap dengan kurikulum 2013 pada KD 3.15 Menganalisis sistematika dan kebahasaan karya ilmiah.
PENGGUNAAN BAHASA ALAY DI KALANGAN REMAJA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA JENJANG SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Yanti, Aulia Puji; Triana, Leli; Nirmala, Afsun Aulia
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 6, No 2 (2021): Edisi Mei - Agustus 2021
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penggunaan bahasa alay yang digunakan remaja Desa Mejabung Panggung di Facebook dan Memaparkan implikasi hasil penelitian ini terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMP. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data yang ditemukan dalam penelitian ini diidentifikasikan dengan cara meneliti kembali data yang sudah diperoleh. Teknik yang digunakan yaitu teknik catat. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode padan. Penelitian ini Memaparkan implikasi hasil penelitian ini terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMP. Hasil penelitian penggunaan bahasa alay pada remaja Mejabung Kota Tegal di Facebook ditemukan 1. Dua puluh empat data yang sudah dipersentasekan, penggunaan huruf kapital 20%, pengurangan dan penambahan huruf 25%, penggunaan angka 8%, penggunaan bahasa daerah 17%, penggunaan bahasa asing 17%, dan mengganti huruf 13%. Semua data sudah dianalisis sesuai dengan prosedur penelitian yang ditentukan. 2. Hasil penelitian diimplikasikan terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMP kelas VIII semester 1(satu) menggunakan kurikulum 2013, KD 3.4 Menelaah pola penyajian dan kebahasaan teks iklan, slogan, atau poster (yang membuat bangga dan memotivasi) dari berbagai sumber yang dibaca dan didengar, KD 4.4 Menyajikan gagasan, pesan, ajakan dalam bentuk iklan, slogan, atau poster secara lisan dan tulis. Berdasarkan simpulan di atas, maka disarankan penelitian ini dapat bermanfaat bagi siswa untuk belajar tentang surat pribadi dan surat dinas.