Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN KEPUASAN TERAPI DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE-2 DI PELAYANAN PRIMER (PUSKESMAS JETIS 1 BANTUL) Akrom; Muhammad Muhlis; Yenny Sri Wahyuni
Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi Vol 4 No 2 (2019): Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/farmasi.v4i2.736

Abstract

Diabetes adalah penyakit kronis serius yang terjadi karena pankreas tidak menghasilkan cukup insulin (hormon yang mengatur gula darah atau glukosa), atau ketika tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkannya. Melitus merupakan sindrom metabolis kronis yang menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di dunia. Desain Penelitian ini adalah penelitian jenis Observasional, dengan menggunakan pendekatan cross sectional, dimana subyek penelitian hanya diobservasi. Penelitian ini mengambil subyek sebanyak 109 pasien. Pengambilan data secara prosepektif dan dilakukan dengan cara mengumpulkan informasi dari pasien melalui wawancara tatap muka (face-to-face interview) menggunakan kuesioner. Kuesioner yang digunakan pada penelitian ini berjumlah dua kuesioner yaitu, data demografi pasien, kuesioner kepuasan (TSQM), kuesioner Kualitas Hidup (EQ5D). Analisis data menggunakan Uji Statistik dengan bantuan SPSS versi 23. Data sosio-demografi pasien meliputi jenis kelamin, usia, pernikahan, pekerjaan, pendidikan dan penyakit penyerta pasien pendeita DM type 2 disajiakan dalam tabel distribusi frekuensi. Uji Chi Squaredilakukan untuk mengetahui hubungan antara sosio-demografi dengan kepuasan terapi dan hubungan sosio-demografi dengan kualitas hidup. Hasil hitung dengan bantuan SPSS versi 23 menunjukkan bahwa nilai p value >0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara sosio-demografi dengan kepuasan terapi dan tidak ada hubungan antara sosio-demografi dengan kualitas hidup. Hubungan antara kepuasan terapi dengan kualitas hidup dilakukan uji korelasi Spearman’s rho. Hasilnya diperoleh nilai p value (0,006) < 0,05. dengan demikian dapat disimpukan bahwa terdapat hubungan antara kepuasan terapi dengan kualitas hidup pasien penderita DM type-2. Kata Kunci: Diabetes melitus tipe 2, Kepuasan Terapi dan Kualitas Hidup
GAMBARAN KADAR NITRIC OXIDE (NO) PADA MASYARAKAT YOGYAKARTA Agustina Susilowati; Akrom; Endang Darmawan
Jurnal Kefarmasian Akfarindo Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Senyawa Nitric Oxide (NO) merupakan salah satu senyawa penting bagi tubuh.Nitric oxide merupakan faktor relaksan untuk pembuluh darah. Dalam jumlah wajar senyawa NO juga memegang peran fisiologis penting pada proses signaling dalam sel dan mengontrol inflamasi, namun dalam jumlah yang berlebihan NO bersifat oksidatif reaktif, genotoksik dan destrukstif bagi sel manusia maka dari itu perlu dilakukan penelitian mengenai gambaran kadar NO pada manusia.Tujuan: Mengetahui kadar NO pada masyarakat Yogyakarta bedasarkan jenis kelamin dan umur.Methode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross-sectional. Subjek penelitian berjumlah 44 orang yang terdiri dari 11 laki-laki dan 33 perempuan yang tinggal di Yogyakarta. Sejumlah 44 responden yang telah memenuhi kriteria inklusi dan bersedia mengisi inform consent kemudian dilakukan pemeriksaan kadar NO plasma menggunakan metode ELISA. Hasil penelitian akan disajikan dalam bentuk deskriptif dan analisa statistika dengan taraf kepercayaan 95%.Hasil: Hasil penelitian analisa data berdasarkan jenis kelamin menunjukan bahwa kadar rata-rata NOpada responden laki-laki lebih tinggi dibandingkan perempuan. Kadar rata-rata NO responden laki-laki yaitu 21,58± µmol/L sedangkan responden perempuan yaitu 16,63± µmol/L. Namun berdasarkan analisa statistik ANOVA didapatkan nilai p=0,068 (p>0,05) yang berarti tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara kadar NO plasma pada laki-laki dan perempuan. Analisa data kadar rata-rata NO berdasarkan umur menunjukan bahwa responden umur < 25th lebih rendah dari pada yang berumur >25th. Responden yang berumur <25th memiliki kadar NO 17,18± µmol/L sedangkan yang berumur >25th yaitu 21,51± µmol/L. Namun berdasarkan analisa statistik ANOVA didapatkan nilai p=0,181(p>0,05) yang berarti tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara kadar NO plasma yang berumur <25th dan >25th.Kesimpulan: Berdasarkan jenis kelamin kadar rata-rata NO masyarakat Yogyakarta untuk laki-laki yaitu 21,58± µmol/L dan perempuan yaitu 16,63± µmol/L. Berdasarkan umur kadar rata-rata NO masyarakat Yogyakarta untuk berumur <25th yaitu 17,18± 1,31 µmol/L dan >25th yaitu 21,51± 2,21µmol/L.
UJI AKSEPTABILITAS PEMBERIAN IMUNAX@ PADA RELAWAN SEHAT ACCEPTIBILITY TEST OF IMUNAX@ IN HEALTHY RESPONDEN Adnan; Akrom
Jurnal Kefarmasian Akfarindo Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Minyak biji jinten hitam (MBJH)/imunax@ yang mengandung timokuinon bersifat antioksidatif dan antiinflamasi. Imunax@ potensial untuk dikembangkan sebagai agen imunomodulator antioksidan untuk terapi ajuvan atau profilaktif kelompok berisiko tinggi mengalami penyakit degenerative. Namun data akseptabilitas dan tolerabilitas penggunaan imunax@ pada manusia belum diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan masukan tentang pendapat dan tanggapan relawan terhadap penggunaan imunax@ dosis 2,5; 5 dan 7,5 mL/hari selama 4 minggu meliputi rasa, bau, akibat atau dampak ketidak nyamanan yang ditimbulkan. Metode: Penelitian eksperimental klinik desain prospektif dengan kelompok kontrol selama 4 minggu. Sebanyak 48 relawan sehat, 11 pria dan 37 wanita, dibagi dalam 3 kelompok yaitu kelompok dosis 2,5; 5; dan 7,5 mL/hari peroral masing-masing 16 relawan. Kriteria inklusi meliputi laki-laki dan wanita sehat, berusia 18 – 60 tahun dan bersedia mengisi inform consent. Data yang diambil meliputi parameter klinis dan pendapat relawan terkait rasa, bau, dan kondisi ketidak nyamanan yang dirasakan selama mengkonsumsi imunax@. Data dianalisis dengan uji one way anova. Hasil: Hasil penelitian didapatkan skor total di atas 3 yang berarti paling tidak memberikan lebih dari cukup puas hingga lebih dari puas konsumen dalam mengkonsumsi sediaan ini. Ada 6 pertanyaan yaitu pertanyaan 1,2,5,6, 8 dan 9, memiliki rata-rata skor total lebih dari 4 (lebih dari puas) sedangkan ada 4 pertanyaan (3,4,7 dan 10) memiliki rata-rata skor total lebih dari 3 (lebih dari cukup puas). Kesimpulan: Kesimpulan bahwa sediaan soft capsul MBJH (imunax@) dapat diterima oleh konsumen.