Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

REKOMENDASI TATA KELOLA ASET TI BERDASARKAN COBIT 5 Kusbandono, Hendrik; Ariyadi, Dwiyono
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 9, No 2 (2018): JURNAL SIMETRIS VOLUME 9 NO 2 TAHUN 2018
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.825 KB) | DOI: 10.24176/simet.v9i2.2531

Abstract

Layanan akademik berbasis teknologi informasi (TI) internal sekolah SMK memerlukan sarana pendukung berupa software dan hardware. Ketersediaan sarana aset TI ini akan berpengaruh pada keberlangsungan kegiatan proses bisnis di sekolah. Investasi prasarana aset TI diperlukan biaya yang tidak hanya sedikit. Pengelolaan aset TI yang maksimal akan memberikan nilai optimal pada keberlangsungan layanan TI, hal ini akan berdampak pada pencapaian tujuan organisasi. Diperlukan tata kelola TI yang dapat memberi nilai optimal terhadap penggunaan TI. Penelitian ini menggunakan framework COBIT 5 subdomain BAI09 dengan analisis tingkat kematangan menggunakan model PAM. Hasil dari penelitian ini adalah mengetahui kondisi tingkat kapabilitas saat ini di SMK Kabupaten Madiun, yaitu rata-rata activity pada subdomain BAI09 berada pada level  Performed Process. Target tingkat kapabilitas yang diharapkan hingga tiga tahun kedepan yaitu pada level established process. Rekomendasi perbaikan dibuat bertahap sesuai acuan COBIT 5.
PELATIHAN DAN PENYULUHAN HUKUM PERJANJIAN KONTRAK JUAL BELI PADA PAGUYUBAN PERIAS PONOROGO INDRASARI, FEBRINA; Mirza Syafitri, Eva; Kusbandono, Hendrik
JURNAL DAYA-MAS Vol 3, No 2 (2018): JURNAL DAYA MAS
Publisher : Universitas Merdeka Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33319/dymas.v3i2.4

Abstract

This community service was aimed to give understanding to Paguyuban Perias Ponorogo as an entrepreneurship group in goods and service sector of cosmetics accessory equipment about the importance of contract law of sale and purchase in business as proper contract will give legal security to the parties and can be used as legal basis for the parties. It is expected that those entrepreneurs can apply it in their business in order to get their rights law with the strong basis that can support the finance of their business. The study was conducted at Kota Ponorogo on 2 October 2017. The method that was used was giving material about contract law of sale and purchase, discussing the problems related to the previous sale and purchase agreement in Paguyupan Perias Ponorogo and training to make letter of sale and purchase agreement properly. The result of the activity shows that Paguyuban Perias Ponorogo did not know and understand about contract law of sale and purchase and the importance of letter of sale and purchase agreement in business as the agreement that they had done previously was still orally. Keywords: Contract law of sale and purchase, Letter of Sale and Purchase Agreement
OPTIMASI OUTPUT DUAL AXIS SOLAR TRACKER MENGGUNAKAN METODE ASTRONOMI BERBASIS SMART RELAY Triyono, Budi; Prasetyo, Yuli; Kusbandono, Hendrik
Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 23, No 1 Januari (2021): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transmisi.23.1.1-4

Abstract

Upaya mengatasi terbatasnya energi listrik yaitu penggunaan energi terbarukan. Salah satu energi terbarukan yang berasal dari energi matahari. Pengaplikasian energi listrik yang berasal dari energi matahari pun cukup beragam seperti lampu penerangan jalan, penyuplai energi listrik untuk rumah tangga, battery charging, back up pembangkit listrik untuk industri, heater kolam renang, pompa air, dan lainnya. Dalam penggunaannya, panel surya banyak dipasang statik dan tidak memperhitungkan titik optimal pancaran sinar matahari. Hal ini menyebabkan intensitas cahaya matahari yang diterima kurang optimal. Sehingga mengakibatkan energi listrik yang dihasilkan tidak maksimal. Oleh karena itu diperlukan suatu sistem yang dapat mengendalikan panel surya secara otomatis dan mengikuti arah pergerakan cahaya matahari.  Metode ini menggunakan sensor sudut berupa potensiometer untuk elevation dan rotary encoder sebagai sensor sudut azimuth. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini memiliki nilai tegangan maksimal saat pergerakan mengikuti sinar matahari adalah 22 V. Nilai tegangan keluaran dari panel surya lebih besar pada saat mengikuti pergerakan matahari yaitu 22V sedangkan saat kondisi panel surya diam hanya 20V.
Penerapan Smart Relay Untuk Penentuan Posisi Sudut Panel Surya Dengan Metode Astronomi Prasetyo, Yuli; Triyono, Budi; Kusbandono, Hendrik
JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) Vol 5, No 2 (2020): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECAE)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/jeecae.v5i2.624

Abstract

Upaya mengatasi terbatasnya energi listrik yaitu menggunakan energi terbarukan. Energi matahari menjadi alternatif penggunaan energi terbarukan yang murah dan mudah. Pemanfaatan penggunaan energi matahari agar dapat mengubah energi listrik adalah menggunakan panel surya. Pengaplikasian energi listrik yang berasal dari energi matahari pun cukup beragam seperti lampu penerangan jalan, penyuplai energi listrik untuk rumah tangga, battery charging, back up pembangkit listrik untuk industri, heater kolam renang, pompa air, dan lainnya. Dalam penggunaannya, panel surya banyak dipasang statik dan tidak memperhitungkan titik optimal pancaran sinar matahari. Hal ini menyebabkan intensitas cahaya matahari yang diterima panel surya menjadi kurang optimal. Akibat pemasangan statik membuat energi listrik yang dihasilkan tidak maksimal. Oleh karena itu perlu suatu sistem yang dapat menentukan posisi panel surya secara otomatis dan mengikuti arah pergerakan cahaya matahari.  Metode yang diterapkan pada sistem ini adalah metode astronomi. Metode ini menggunakan sensor sudut berupa potensiometer untuk sudut elevasi dan rotary encoder sebagai sensor sudut azimuth. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah mengoptimalkan tegangan output panel surya dengan cara mengikuti arah pergerakan matahari. Maksimal tegangan output yang dihasilkan adalah 22V lebih besar daripada kondisi statik.
Pelatihan Teknisi Komputer (Hardware Dan Software) Untuk Mendukung Pendidikan Life Skills Bagi Santri Pondok Pesantren Kusbandono, Hendrik; Syafitri, Eva Mirza; Indrasari, Febrina
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6, No 2: 2018
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v6i2.879

Abstract

Dual Axis Solar Tracker Using Astronomic Method Based Smart Relay Prasetyo, Yuli; Triyono, Budi; Kusbandono, Hendrik
JAREE (Journal on Advanced Research in Electrical Engineering) Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : JAREE (Journal on Advanced Research in Electrical Engineering)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/jaree.v5i1.156

Abstract

Solar energy is a renewable energy. Solar energy can be utilized using solar panels. The use of solar panels mostly uses static or silent methods. The static method on solar panels cannot produce optimal electrical energy. This is because the intensity of sunlight received by solar panels is less than optimal. So that the resulting electrical energy is not optimal. Therefore we need a system that can control solar panels automatically. this system must also be able to follow the direction of movement of sunlight. This study discusses the dual axis solar tracker using smart relay-based astronomical methods. This study adjusts the angle of the solar panels to determine the movement of the sun. This study uses a smart relay to regulate the rotation of the DC motor (Linear Actuator) and the motor power window which functions as a driving force for solar panels. Astronomical method is used for tracking sunlight. This method is based on the position of the sun according to the lunar calendar. This method uses an angle sensor in the form of a variable resistor for elevation and a rotary encoder as an azimuth angle sensor. The results obtained from this study are the optimal electrical energy output from solar energy. Keywords: renewable energy, dual axis, solar tracker, solar panel, astronomical method
Rekomendasi Perbaikan Infrastruktur TI di SMK Berdasarkan Evaluasi Tingkat Kematangan dengan Framework Cobit 4.1 Ariyadi, Dwiyono; Kusbandono, Hendrik; Astuti, Indah Puji
J-SAKTI (Jurnal Sains Komputer dan Informatika) Vol 3, No 1 (2019): EDISI MARET
Publisher : STIKOM Tunas Bangsa Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30645/j-sakti.v3i1.90

Abstract

The transfer of management from SMK(SMK) in 2017 by the East Java Provincial Government has an impact on many things. One of them is the need for media for communication. Information technology (IT) infrastructure in Vocational Schools is a connecting between Vocational Schools and the East Java Provincial Education Office. IT facilities can streamline and streamline communication between the Office of Education and Vocational Schools in various regions. To find out the state of IT infrastructure in Vocational Schools in Madiun Regency, there is a need to measure the maturity level of IT infrastructure in SMK. One popular IT governance evaluation framework used is COBIT. With the COBIT framework guidelines can assess current conditions, as well as expectations of what will be achieved. The results of the gap will be used as a basis for recommendations for improvements to what stages have not been in line with expectations. The results of the maturity level of management of IT infrastructure in Vocational High Schools at each school on average at AI3 sub domain are at level 2, while AI5 sub domains are at level 1. As for the situation in AI3 sub domains, there are still some who care about the importance of IT infrastructure policy, responsibility for infrastructure management is still limited to individual intuition, as well as the absence of measurement of the results of the objectives whether it has been achieved. While AI5 sub domain is management has begun to identify procedures for collaboration with IT infrastructure suppliers, there are standard criteria for the selection of IT infrastructure suppliers, and there are fundamental objectives for IT infrastructure supplier contract management.
RANCANG BANGUN ELEKTROMIOGRAFI PERMUKAAN PORTABEL hakim, aulia el; Kusbandono, Hendrik; Hafidz Jihaadi, Fata Izzan; Fata, Riska Widiyaningsih
Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan (e-Journal) Vol 8 No 1 (2021): JETT Juli 2021
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jett.v8i1.3844

Abstract

Kelemahan otot merupakan kondisi ketika salah satu sisi tubuh mengalami kelemahan sehingga bagian tersebut sulit untuk digerakkan. Kelemahan otot umumnya dialami oleh pasien paska stroke atau pasien yang mengalami cidera otot. Akan tetapi penggunaan Electromyography hanya dapat digunakan oleh tenaga medis dan biayanya cukup mahal. Maka dari itu pembuatan surface Electromyography secara portabel ini ditujukan untuk membantu bagi pengguna dalam mengetahui kondisi kekuatan otot. Sinyal otot dapat dibaca dengan adanya elektroda permukaan yang terhubung dengan rangkaian Differential Amplifier, kemudian sinyal diolah dengan rangkaian Fiter: LPF, HPF dan Notch Filter untuk mengurangi noise, dan rangkaian adder untuk menaikkan sinyal agar dapat dibaca adc yang terhubung dengan raspberry pi dan dapat dikoneksikan melalui bluetooth. Pengujian alat keseluruhan Surface Electromyography mampu membaca dan menampilkan sinyal pada raspberry pi dan dapat mengetahui jenis gerakan dengan menggunakan metode FFT dan MPF. Jenis gerakan fleksi mempunyai nilai MPF kurang dari 180Hz dan gerakan ekstensi mempunyai nilai MPF lebih dari 180Hz