Muna, Sirajul
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMANFAATAN POSYANDU LANSIA DI GAMPONG BITAI KECAMATAN JAYA BARU BANDA ACEH Muna, Sirajul
JURNAL KEBIDANAN MUHAMMADIYAH GEULIMA Vol 5, No 2 (2015): Edisi September 2015
Publisher : STIKes Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Posyandu lansia yaitu suatu bentuk pelayanan kesehatan bersumber daya masyarakat yang dibentuk oleh masyarakat berdasarkan inisiatif dan kebutuhan itu sendiri khususnya pada penduduk usia lanjut. Pengertian usia lanjut adalah mereka yang telah berusia 60 tahun keatas.Menurut survey awal di Gampong Bitai Kecamatan Jaya Baru, jumlah lansia di gampong tersebut sebanyak 43 orang, dimana kunjungan posyandu lansia tiap bulannya hanya mencapai 5 sampai 10 orang. Berdasarkan wawancara awal yang penulis lakukan terhadap 10 orang lansia, 9 orang diantaranya sudah tidak aktif dalam kegiatan posyandu hal ini dikarenakan lansia merasa bahwa posyandu tidak ada manfaatnya, serta kurangnya perhatian kader terhadap lansia selain itu keluarga tidak memberikan semangat bagi lansia untuk mengikuti kegiatan posyandu lansia.Penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional, dimana teknik pengambilan sampel dengan teknik total sampling.Populasi adalah adalah seluruh lansia yang berada di Gampong Bitai Kecamatan Jaya Baru Banda Aceh yang berjumlah sebanyak 43 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, analisa data secara bivariat dengan menggunakan rumus Chi-square.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh pemanfaatan posyandu lansia  dengan sikap lansia terdapat 23 orang lansia (78,3%) tidak aktif  ,  peran kader dalam pemanfaatan posyandu lansia  baik  sebanyak 21 orang (75,0%), dukungan keluarga dalam pemanfaatan posyandu lansia ada sebanyak 21 orang (84,0%). Dimana ada pengaruh sangat bermakna antara pemanfaatan posyandu lansia  dengan sikap lansia, peran kader, dan dukungan keluarga  dengan P=0,001 (P 0,05).Diharapkan Hasil penelitian ini menjadi salah satu bahan atau sumber tentang  faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan posyandu lansia, dapat meningkatkan minat mahasiswa menjadi bidan bagi akbid muhammadiyah mendorong lanjut usia agar lebih aktif dalam berbagai kegiatan di posyandu lansia
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSEPSI REMAJA TERHADAP HIV/AIDS DI SMA UNGGUL NEGERI 2 BANDA ACEH TAHUN 2017 Murhadi, Teuku; Muna, Sirajul
JURNAL KEBIDANAN MUHAMMADIYAH GEULIMA Vol 7, No 2 (2017): Edisi September 2017
Publisher : STIKes Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Acquaired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) adalah kumpulan gejala atau sindrom yang disebabkan oleh menurunnya kekebalan tubuh akibat infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV). Sejak pertama kali ditemukan pada tahun 1981 di Amerika Serikat AIDS terus menyebar keseluruh dunia dan sampai saat ini tidak ada satu Negara pun yang benar-benar dinyatakan bebas dari HIV/AIDS termasuk Indonesia. Data dari Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) Provinsi Aceh, dalam sepuluh tahun terakhir sejak 2004 hingga Oktober 2014, total data kasus virus HIV/AIDS di Aceh mencapai 303 kasus, ada 106 orang wanita (35%) dan 197 orang pria (65%). Dari jumlah tersebut, 94 penderitanya meninggal dunia. Berdasarkan data KPA terbaru jumlah kasus HIV/AIDS di tahun 2015 mengalami penurunan , dimana tercatat 58 kasus HIV/AIDS ( 18 penderita HIV dan 40 penderita AIDS ). Total penderita HIV/AIDS di Aceh selama 2014 hingga 1 Desember 2015 mencapai 141 kasus. Paling banyak terjadi di Banda Aceh 20 kasus, Aceh Utara 16 kasus, Aceh Tamiang 13 kasus, Bireuen 11 kasus dan Aceh Besar 10 kasus.Tujuan penelitian : adalah memberikan persepsi yang benar tentang HIV dan AIDS kepada para remaja agar mereka  mempunyai pengetahuan yang benar sehingga mereka dapat menjaga dan membatasi diri dari segala bentuk penularan HIV dan AIDS.Metode penelitian : adalah Deskriptif Analitik dengan desain Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa(i) di SMA Unggul Negeri 2 Banda Aceh yaitu sebanyak 542 orang. Metode pengambilan sampel adalah Total sampling, pengumpulan data dengan menggunakan instrumen berupa kuesioner yang dilakukan mulai tanggal 11 s/ 23 Agustus 2017.Hasil Penelitian : Berdasarkan distribusi frekuensi diketahui jumlah persepsi yang benar tentang HIV/AIDS sebanyak 54,6 %, pengetahuan yang baik sebanyak 69 %, memiliki motivasi yang positif sebanyak 93,9 % dan budaya yang positif sebanyak 82,3 %.Kesimpulan : Ada pengaruh pengetahuan (P value 0,000), motivasi (P value 0,002) dab budaya (P value 0,003) terhadap persepsi remaja di SMA negeri 2 Banda Aceh.Diharapkan kepada pihak pendidikan untuk tetap pro aktif dalam menjalin kerjasama dengan pihak terkait untuk dapat secara rutin memberikan penyuluhan dan konseling kepada para remaja  tentang berbagai informasi mengenai kesehatan reproduksi dan berbagai permasalahan remaja agar mereka dapat mengantisipasi berbagai faktor resiko yang mungkin terjadi, yang pada akhirnya dapat menurunkan jumlah berbagai kasus penyakit reproduksi yang terjadi pada remaja
HUBUNGAN INISIASI MENYUSU DINI DENGAN PENGELUARAN PLASENTA DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK KOTA BANDA ACEH Muna, Sirajul
JURNAL KEBIDANAN MUHAMMADIYAH GEULIMA Vol 10, No 2 (2020): Edisi September 2020
Publisher : STIKes Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dampak yang terjadi pada retensio plasenta adalah perdarahan pasca persalinan, dimana perdarahan merupakan penyebab  nomor satu kematian ibu di Indonesia. Selain itu juga retensio plasenta menyebabkan kematian ibu di provinsi Aceh sebesar 13,5%. Berdasarkan data yang diperoleh di Rumah Sakit Ibu dan Anak kasus retensio plasenta dalam waktu 3 tahun terakhir mengalami peningkatan yaitu pada tahun 2016 sebesar 5,2%, menurun pada tahun 2017 sebesar 5,6% dan meningkat pada tahun 2018 sebesar 14,3%. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui hubungan inisiasi menyusu dini dengan pengeluaran plasenta pada ibu bersalin di Rumah Sakit Ibu dan Anak Kota Banda Aceh Tahun 2018.Metode penelitin ini bersifat analitik dengan pendekatan retrospektif dengan tehnik pengambilan sampel secara Total Populasi dengan jumlah sampel 326 orang ibu bersalin dengan melihat buku register. Waktu penelitian ini dilakukan pada tanggal 31 Juli 2019 dengan analisa menggunakan uji statistik Chi-SquareHasil penelitian diketahui bahwa dari 326 responden yang pengeluaran plasenta normal sebanyak 230 orang (70,6%) dan ada dilakukan inisiasi menyusu dini sebanyak 240 orang (73,6%) dengan nilai P Value 0,001.Kesimpulan terdapat hubungan antara inisiasi menyusu dini dengan pengeluaran plasenta. Diharapkan bagi tempat penelitian untuk melakukan kebijakan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan tentang inisiasi menyusu dini sehingga plasenta yang keluar normal.
PENGARUH PENINGKATAN BERAT BADAN SELAMA KEHAMILAN TERHADAP BBLR DI BADAN LAYANAN UMUM DAERAH RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK BANDA ACEH TAHUN 2016 Muna, Sirajul
JURNAL KEBIDANAN MUHAMMADIYAH GEULIMA Vol 6, No 1 (2016): Edisi Maret 2016
Publisher : STIKes Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh dari Rumah Sakit Ibu Dan Anak Banda Aceh pada tahun 2015 jumlah ibu bersalin sebanyak 1.184 orang yang terdiri dari persalinan normal sebanyak 897 orang (75,8%) dan jumlah persalinan SC sebanyak 287 orang (24,2%). Jumlah bayi lahir dengan berat badan lebih dari 2500 gram sebanyak 1.021 (86,2%), sedangkan jumlah bayi lahir dengan berat badan kurang dari 2500 gram sebanyak 163 orang (13,8%). Berdasarkan hasil wawancara yang penulis lakukan pada 7 orang ibu postpartum diketahui bahwa 4 orang ibu postpartum melahirkan bayi dengan BBLR dengan riwayat ibu mengalami gizi kurang saat hamil (RSIA, 2015).Tujuan penelitian adalah Untuk mengetahui pengaruh peningkatan berat badan selama kehamilan terhadap BBLR di Badan Layanan Umum Daerah Rumah Sakit Ibu Dan Anak Banda Aceh tahun 2016.Metode  penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan Cross Sectional, Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Accidental Sampling yaitu pengambilan sampel yang dilakukan dengan mengambil responden yang ada atau tersedia di Badan Layanan Umum Daerah Rumah Sakit Ibu Dan Anak Banda Aceh. Penelitian dilakukan pada tanggal 12 Juni s/d 2 Juli 2016 dengan jumlah sampel sebanyak 39 orang.pengumpulan data menggunakan kuesioner, analisa univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 20 responden yang peningkatan berat badan selama kehamilan tidak normal mayoritas mengalami BBLR sebanyak 14 responden (70%), sedangkan dari 19 responden yang peningkatan berat badan selama kehamilan normal terdapat 17 responden (89,5%) yang tidak mengalami BBLR. Berdasarkan hasil uji dengan menggunakan Chi-Square maka diketahui P Value = 0,001 dimana 0,001 0,05, maka ada pengaruh antara peningkatan berat badan ibu selama kehamilan terhadap BBLR.Saran dalam penelitian diharapkan petugas kesehatan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dan memberikan informasi tentang segala hal yang dibutuhkan kepada masyarakat khususnya ibu yang hamil agar tidak melahirkan bayi BBLR.
EFEKTIVITAS GOSOK PUNGGUNG DAN RELAKSASI PERNAPASAN TERHADAP PENURUNAN NYERI PERSALINAN PADA IBU INPARTU DI RUANG BERSALIN RSIA PEMERINTAH ACEH TAHUN 2018 Muna, Sirajul
JURNAL KEBIDANAN MUHAMMADIYAH GEULIMA Vol 8, No 2 (2018): Edisi September 2018
Publisher : STIKes Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri persalinan dapat menimbulkan stres yang menyebabkan pelepasan hormon yang berlebihan seperti katekolamin dan steroid. Hormon ini dapat menyebabkan terjadinya ketegangan otot polos dan vasokontriksi pembuluh darah, hal ini dapat mengakibatkan penurunan kontraksi uterus yang dapat menyebabkan, hipoksia janin, inersia uteri dan partus lama.Oleh karena itu untuk mengurangi nyeri persalinan perlu dilakukan manajemen nyeri persalinan salah satunya dengan melakukan masase punggung atau gosok punggung (masase efluerage). Manfaat gosok punggung adalah melancarkan peredaran darah, memperlambat denyut jantung, meningkatkan pernapasan dan merangsang produksi hormon endorphin yang menghilangkan sakit secara alamiah Berdasarkan data yang diperoleh dari Ruang Bersalin Rumah Sakit Ibu dan Anak Pemerintah Aceh periode Januari sampai Desember 2016 jumlah ibu bersalin normal sebanyak 343 orang, kemudian meningkat pada tahun 2017 sebanyak 541 orang. Jumlah ibu yang mengalami partus lama sebanyak 13 orang (2,4%), inersia uteri 3 orang (0,5%) dan Asfiksia sebanyak 19 orang (3,5%).Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas gosok punggung dan relaksasi pernapasan terhadap penurunan nyeri persalinan pada ibu inpartu di Ruang Bersalin Rumah Sakit Ibu dan Anak Pemerintah Aceh Tahun 2018.Metode penelitian ini bersifat Quasi Experimental dengan desain Two group pretest-postest untuk mengetahui efektivitas gosok punggung dan relaksasi pernapasan terhadap penurunan nyeri persalinan pada ibu inpartu. Teknik pengambilan sampel dalam penelitain ini menggunakan Accidental sampling yang dilakukan pada tanggal  4 April s/d 2 Mei 2018.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perubahan rerata nyeri persalinan antara pretest dan postest pada kelompok gosok punggung, saat pretest rerata nyeri persalinan 8.20, sedangkan pada postest rerata nyeri persalinan 3.80 dengan selisih reratanya adalah 4.40 point dan nilai P Value sebesar 0,003, hal ini berarti terdapat perbedaan nyeri persalinan sebelum dan sesudah gosok punggung.Saran dalam penelitian ini diharapkan bagi petugas kesehatan untuk menerapkan teknik gosok punggung dan relaksasi pada ibu inpartu sehingga dapat mengurangi nyeri persalinan.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEMATIAN IBU DI PROVINSI ACEH TAHUN 2014-2016 Muna, Sirajul
JURNAL KEBIDANAN MUHAMMADIYAH GEULIMA Vol 8, No 1 (2018): Edisi Maret 2018
Publisher : STIKes Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kematian ibu atau kematian maternal adalah kematian seorang ibu sewaktu hamil atau dalam waktu 42 hari sesudah berakhirnya kehamilan. Berdasarkan data yang diperoleh dari Profil Kesehatan Provinsi Aceh tahun tahun 2016 kematian ibu sebesar 167 per 100.000 lahir hidup, angka ini meningkat dibandingkan dengan tahun 2015 sebesar 134 per 100.000 lahir hidup dan tahun 2014 sebesar 148 per 100.000 lahir hidup dengan jumlah keseluruhan angka kematian ibu sebanyak 449 kasus, penyebab kematian ibu adalah perdarahan, preeklampsia, infeksi, seksio sesarea, anemia, diabetes mellitus, hiperemesis gravidarum dan penyakit yang menyertai kehamilan. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui analisis faktor yang berhubungan dengan kematian ibu di Provinsi Aceh tahun 2014-2016.Metode penelitian ini bersifat deksriptif dengan tehnik pengambilan sampel secara Total Populasi dengan jumlah sampel 449 orang ibu. Waktu penelitian ini dilakukan pada tanggal 17 Juni s/d 20 Juni 2018 dengan analisa univariat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 449 kematian ibu yang disebabkan oleh perdarahan sebanyak 133 responden (29,6%), preeklampsi sebanyak 110 responden (24,5%), infeksi sebanyak 49 responden (10,9%), seksio sesarea sebanyak 66 responden (14,7%), anemia sebanyak 55 responden (12,2%), diabetes mellitus gestasional sebanyak 60 responden (13,4%), hiperemesis gravidarum sebanyak 24 responden (5,3%) dan penyakit yang menyertai kehamilan sebanyak 146 responden (32,5%).Kesimpulan sebagian besar kematian ibu disebabkan oleh penyakit yang menyertai kehamilan, perdarahan dan preeklampsia. Diharapkan bagi petugas kesehatan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan khususnya ibu hamil, ibu bersalin dan ibu nifas dan melengkapi fasilitas kesehatan dan petugas kesehatan sesuai kebutuhan masyarakat