Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR BUDAYA, PSIKOLOGI DAN SOSIAL EKONOMI PENYEBAB KEMISKINAN PADA MASYARAKAT TANI DI DAERAH NANGA-NANGA KOTA KENDARI Kasim, Syaifudin Suhri; Tawulo, Megawati Asrul; Sarmadan, Sarmadan
Jurnal Neo Societal Vol 5, No 1 (2020): Edisi Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jns.v5i1.10630

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendekripsikan faktor-faktor budaya, psikologis, dan sosial ekonomi penyebab kemiskinan pada masyarakat tani di daerah Nanga-Nanga Kecamatan Baruga Kota Kendari. Pendekatan penelitian ini ditinjau dari aspek sosial budaya dan ekonomi. Aspek sosial budaya dan ekonomi menggunakan dua macam metode: survey dan participatory rural appraisal (PRA). Data sekunder dikumpulkan dari berbagai sumber data terkait, seperti laporan dan dokumen-dokumen, publikasi  dan laporan hasil-hasil kajian sejenis. Sedangkan data primer dikumpulkan dari informan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis deskripsi, yakni penjelasan terhadap gejala-gejala sosial yang dipelajari yang didasarkan pada data empirik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Faktor-faktor budaya meliputi: kebiasaan hidup, disiplin kerja, etos kerja yang lemah, kejujuran, pola bercocok tanam, filosofi hidup, dan pola pikir masyarakat; (2) Faktor sosial, disebabkan karena umumnya mereka adalah ekstapol yang selama masa Orde Baru diperlakukan berbeda dengan masyarakat pada umumnya, dan kurangnya akses mereka pada sektor formal sehingga mempengaruhi sikap mental mereka untuk keluar dari kemiskinannya; dan (3) Faktor sosial ekonomi meliputi: modal usaha, akses terhadap pasar, kepemilikan alat produksi, pengolahan lahan, kepemilikan lahan, kualitas sumber daya petani, masalah ekonomi dan jual beli lahan.
PELATIHAN CITIZEN JOURNALISM BAGI REMAJA USIA SEKOLAH SEBAGAI PENUNJANG PROMOSI PARIWISATA DI WILYAH PESISIR PANTAI NIRWANA DI KELURAHAN SULAA, KECAMATAN BETOAMBARI, KOTA BAUBAU Sirajuddin, Sirajuddin; Tarifu, La; Ridwan, Harnina; Yusuf, Bakri; Tawulo, Megawati Asrul; Sarmadan, Sarmadan; Kasim, Syaifuddin S.; Umran, Laode Muh.; Masrul, Masrul
Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial, Politik, Budaya, Hukum, Ekonomi Vol 1, No 01 (2020): ANOA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.677 KB) | DOI: 10.52423/anoa.v1i01.10821

Abstract

Kecanduan internet telah menyerang tak hanya orang dewasa, melainkan pelajar bahkan anak-anak. Hal yang sering tejadi dikalangan pelajar setelah mengenal internet dan memasuki situs pertemanan yang ada di internet seperti Facebook, twitter, instagram dan sebagainya. Internet merupakan media yang menyajikan informasi apa saja yang dapat diakses semua orang dengan cara yang cepat dan mudah. Hasil survey awal, remaja usia sekolah di wilyah pesisir Pantai Nirwana Di Kelurahan Sulaa, Kecamatan Betoambari, Kota Baubau rata-rata menggunakan smartphone yang bisa terkoneksi dengan internet. Para remaja hampir semua menggunakan twitter, instagram dan facebook sebagai sarana yang memperlihatkan eksistensi dirinya dan membangun citra diri mereka. Saat ini pihak masyarakat dikelurahan tersebut membutuhkan pelatihan atau workshop terkait pemanfaatan media internet. Hal ini perlu dilakukan guna menambah pengetahuan dan peningkatkan keterampilan remaja dalam penggunaan teknologi di bidang pariwisata. Semakin canggih teknologi saat ini tentu akan berpengaruh terhadap kemajuan pariwisata khususnya promosi bidang pariwisata. Untuk itu dibutuhkan peran masyarakat termasuk remaja usia sekolah yang memiliki kompetensi dalam bidang pariwisata. Oleh karna itu, pengabdi berinisiatif untuk melakukan kegiatan pelatihan Citizen Journalism bagi remaja usia sekolah sebagai penunjang promosi pariwisata di wilyah pesisir Pantai Nirwana Di Kelurahan Sulaa, Kecamatan Betoambari, Kota Baubaui yang bertujuan untuk (1) memberikan pemahaman kepada remaja usia sekolah tentang pemanfaatan internet sebagai media untuk mempromosikan potensi pariwisata. (2) memberikan pemahaman terkait optimalisasi media sosial dan pentingkan mempromosikan pariwisata melalui karya citizen journalism yang diunggah ke akun media online. Luaran yang diharapkan pada kegiatan Abdimas ini adalah para peserta mampu memahami Optimalisasi  Pemanfaatan Media Online, kemudian peserta juga memiliki Keterampilan komunikasi (Public Relations) dalam menunjang bidang pariwisata yang pada akhirnya para peserta dapat  memahami terkait citizen journalism sebagai penunjang dalam meningkatkan skill serta komunikasi peserta dalam promosi bidang pariwisata.Keempat, peserta akan menerima tentang pemanfaatan komunikasi Visual sebagai skill tambahan dalam kegiatan promosi partiwisata. Terakhir, peserta akan praktik membuat berita yang kemudian diunggah di akun sosial media peserta masing-masing.
PEMBERDAYAAN KOMUNITAS NELAYAN MELALUI PEMBENTUKAN LEMBAGA EKONOMI KERAKYATAN DI DESA BAJO INDAH, KECAMATAN SOROPIA, KABUPATEN KONAWE Tunda, Amin; Jabar, Aryuni S.; Sarmadan, Sarmadan; Sofian, Nur I.; Tawulo, Megawati Asrul; Tuwu, Darmin; Lusianai, Wa Ode; Jayadisastra, Yoenita; Yusuf, Bakri; Ibrahim, Irianto; Supiah, Hj. Ratna
Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial, Politik, Budaya, Hukum, Ekonomi Vol 1, No 01 (2020): ANOA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.202 KB) | DOI: 10.52423/anoa.v1i01.10823

Abstract

Komunitas nelayan adalah kelompok masyarakat yang hidup di daerah pesisir. Streotipe yang melekat pada mereka adalah kelompok yang minim dalam peningaktan Sumber Daya Manusia (SDM). Pada konteks penghasilan, komunitas nelayan memiliki pendapatan yang dapat digolongkan dalam kelompok masyarakat sejahtera. Namun, kurangnya SDM membuat kelompok ini tidak mampu mengelola keuangan secara baik. Olehnya itu, dipandang perlu melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan mengusung konsep pemberdayaan komunitas nelayan melalui pemanfaatan Lembaga Ekonomi Kerakyatan. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman komunitas nelayan dalam pengeloaan keuangan dan pentingnya lembaga ekonomi kerakyatan dalam peningkatan kesejahteraan. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Bajo Indah, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe. Dalam upaya pemecahan masalah komunitas nelayan, maka digunakan metode Focus Goup Discussion (FGD) atau diskusi kelompok terarah untuk mengetahui permasalah serta penanganan atau penemuan solusi secara bersama. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat, yakni; Kesepakatan bekerjasama dengan berbagai pihak untuk mengikuti kelas belajar informal; Meningkatnya pemahaman komunitas nelayan terhadap tata kelola kuangan rumah tangga; Komunitas nelayan secara bersama-sama menentukan potensi resource, pemanfaatanya, serta pengelolaannya; Komunitas nelayan dan pemerintah desa sepakat membentuk koperasi desa yang bersumber dari dana ADD.
BENTUK INTERVENSI GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENANGANI SISWA BERMASALAH (Studi di SMA Negeri 1 Gu Kabupaten Buton Tengah) Aisa, Wa; Bauto, La Ode Monto; Tawulo, Megawati Asrul
Welvaart : Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol 2, No 1 (2021): Juni
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1430.083 KB) | DOI: 10.52423/welvaart.v2i1.20043

Abstract

Penelitian Ini  Bertujuan Untuk Mengetahui Faktor Penyebab Siswa Yang Bermasalah Di SMA Negeri 1 Gu Kabupaten Buton Tengah Dan Untuk Mengetahui Bentuk Intervensi Guru Bimbingan Dan Konseling Dalam Menangani Siswa Bermasalah  Di SMA Negeri 1 Gu Kabupaten Buton Tengah. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskripstif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi,wawancara, dan dokumentasi dengan informan sebanyak 12 orang Hasil penelitian ini  menunjukan bahwa faktor yang menyebabkan siswa bermasalah di Sekolah SMA Negeri 1 Gu Kabupaten Buton Tengah yaitu faktor internal dan faktor eksternal. faktor internal yaitu (1) sikap terhadap belajar siswa (2) motivasi belajar siswa.(3) kosentrasi belajar,(4)kemampuan berprestasi. (5) rasa percaya diri siswa sangat minim terutama dalam menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru. faktor ekternal yaitu: (1) keluarga broken home, kebanyakan dari siswa yang bermasalah disebabkan oleh keluarga yang tidak harmonis lagi, yang dimana siswa masih membutuhkan kasih sayang dan perhatian dari kedua orang tuanya. (2) rendahnya tingkat pendidikan  orang tua, (3) Lingkung Sosial. (4) Bentuk Intervensi Guru Bimbingan Dan Konseling Dalam Menangani Siswa Bermasala yaitu dengan melakukan konseling individu dan konseling kelompok yang dilakukan oleh guru bimbingan kornseling dalam penyelesaian masalah dimana guru BK melihat permasalahan siswa yang sama dan dikumpulkan dalam satu ruangan untuk menyelesaikan permasalahan yang mereka hadapi dengan pemberian motivasi terhadap siswa.
BENTUK PEMBERIAN DUKUNGAN PSIKOSOSIAL REMAJA PADA ERA PANDEMI COVID-19 DI UPTD PANTI SOSIAL ANAK DAN REMAJA DINAS SOSIAL PROVINSI SULAWESI TENGGARA Suarif, Insan; Tawulo, Megawati Asrul; Jabar, Aryuni Salpiana
Welvaart : Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol 2, No 2 (2021): December
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.387 KB) | DOI: 10.52423/welvaart.v2i2.23700

Abstract

Penelitian  ini bertujuan  untuk mengetahui dampak pandemi COVID-19 terhadap psikososial remaja di UPTD-PSAR dinas sosial Provinsi Sulawesi Tenggara dan bentuk pemberian dukungan psikososial remaja pada era pandemi COVID-19 di UPTD-PSAR dinas sosial Provinsi Sulawesi Tenggara serta untuk mengetahui tujuan pemberian dukungan psikososial remaja pada era pandemi COVID-19 di UPTD-PSAR dinas sosial Provinsi Sulawesi Tenggara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Kualitatif. Dengan Teknik penetuan informan purpusive sampling dan Hasil Penelitian ini adalah munculnya COVID-19 memberikan dampak negatif terhadap psikososial remaja di UPTD-PSAR dengan munculnya virus COVID-19 timbulnya masalah dimana remaja mengalami masalah Masalah Emosional, Masalah kognitif, Masalah Relasi, Ketakutan, Kekhawatiran, bahkan stress sehingga UPTD-PSAR melakukan pemberian dukungan psikososial dengan bentuk berupa dukungan psikologis awal, konseling, kegiatan keagmaan, edukasi dan kegiatan rekreasional dimana pemberian dukungan psikososial di UPTD-PSAR adalah semua bentuk kegiatan yang bertujuan melindungi dan mengatasi masalah psikososial dan meningkatkan kesejahteraan psikososial remaja dalam masa bencana.
KEBUTUHAN SOSIAL EKONOMI KELUARGA DALAM MENANGANI GIZI BURUK ANAK BALITA (Studi di Desa Tampunabale Kecamatan Pasikolaga) Noviana, Noviana; Rusli, Muhammad; Tawulo, Megawati Asrul
Welvaart : Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol 1, No 2 (2020): DECEMBER
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1646.493 KB) | DOI: 10.52423/welvaart.v1i2.16549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan soaial ekonomi keluarga pada pada masyarakat  di desa Tampunabale Kecamatan Pasikolaga dan untuk mengetahui apakah mengetahui upaya  keluarga dalam mengatasi  status gizi buruk anak balita di desa Tampunabale Kecamatan Pasikolaga. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskripstif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi dengan informan penelitian sebanyak 10 orang anak di Desa Tampunabale Kecamatan  Pasikolaga.Hasil penelitian menunjukan bahwa kebutuhan sosial ekonomi masyarakat Tampunabale Kecamatan Pasikolaga secara umum  cukup baik hal ini ditunjukan melalui indikator kesehatan yang terglong cukup baik dan juga indikator perumahan yang semua masyarakat telah memilki rumah namun demikian pada indikator tingkat pendidikan masyarakat masih cukup rendah sedangkan kondisi ekonomi yang ditunjukan melalui pekerjaan maka mayoritas masyarakat desa Tampunabale Kecamatan Pasikolaga bekerja sebagai petani dengan tingkat pendapatan sedang dan tingkat pengeluaran tergolong rendah. Upaya Keluarga dalam Mengatasi Gizi Buruk Anak Balita di Desa Tampunabale Kecamatan Pasikolaga dilakukan melalui  posyandu secara rutin yang dilakukan oleh orang tua yang memiliki anak balita, konsultasi ke tenaga kesehatan terdekat dan memanfaatkan dukungan sosial keluarga untuk mengatasi masalah gizi buruk pada anak usia balita di desa Tampunabale Kecamatan Pasikolaga.
PERAN IBU RUMAH TANGGA PEKERJA BURUH KASAR DALAM MENINGKATAN KONDISI SOSIAL EKONOMI KELUARGA (Studi Pada PT. CAM Di Desa Bumi Raya Kecamatan Andoolo Kabupaten Konawe Selatan) Irmawati, Irmawati; Rusli, Muhammad; Tawulo, Megawati Asrul
WELL-BEING: Journal of Social Welfare Vol 1, No 2 (2020): December Issue
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.854 KB) | DOI: 10.52423/well-being.v1i2.16529

Abstract

This study aims to determine how the role of housewives of unskilled laborers at PT. CAM and to find out how the socioeconomic conditions of housewives who work at PT. CAM. This type of research is a qualitative descriptive study. The data collection technique was carried out by means of observation, interview and documentation with 7 housewives in Bumi Raya Village, Andoolo District who worked at PT. CAM. The results showed that the housewives of unskilled laborers at PT. CAM continues to carry out its duties as a housewife, namely caring for and educating her children, being her husband's partner, being a family manager, being a family finance minister, being a role model for her children, being a nurse for her family. And the socio-economic conditions of the family who work at PT. CAM is good enough, this is shown through indicators of meeting family needs / expenditure, income, housing but not for educational indicators where the education of housewives who work at PT. CAM is still relatively low, namely only elementary or junior high school graduates.
ETOS KERJA PEREMPUAN PENAMBANG PASIR DALAM MEMBANTU MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA (Studi di Kelurahan Ulunggolaka Kecamatan Latambaga Kabupaten Kolaka) Apriani, Iin; Roslan, Suharty; Tawulo, Megawati Asrul
WELL-BEING: Journal of Social Welfare Vol 1, No 2 (2020): December Issue
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.928 KB) | DOI: 10.52423/well-being.v1i2.16525

Abstract

This study aims to determine the work ethics of women in the sand miners to help improve family welfare, and to find out the factors that influence the work ethics of women in the sand miners to help improve welfare. Family. This research method uses qualitative research methods with data collection techniques used are interviews, observation and documentation, data sources used are primary and secondary data sources, data analysis in this study is done with qualitative description and then analysis in accordance with power capabilities the researcher’s reason to help the researcher's conclusions. The results showed that: the work ethic possessed by women sand miners, namely: a timely attitude in which a trait or ability possessed by a person or woman who mines sand, honesty means there is a matching of words with conscience and with reality or reality, an attitude of willingness to cooperate the attitude where the individuals concerned have the same interests and awareness, and the simplicity of where to live and focus on what is really needed. As for the factors that influence the work ethic of women sand miners in Kelurahan Ulunggolaka: Religion is a value that will influence or determine the lifestyle of its adherents, Culture in which regulates so that each individual understands what must be done and to regulate human behavior in interaction , Environmental conditions which include the condition of natural resources such as land, water and where can also be interpreted into everything that is around humans, and as for the Economic Structure which is used to show the composition or composition of the economic sector in an economy. Also helps to improve family welfare where the work is done by women sand miners to meet the needs of family life.
UPAYA PEMBINAAN KEPRIBADIAN DAN KEMANDIRIAN SANTRI DALAM PELAYANAN KESEJAHTERAAN SANTRI (Studi di Pondok Pesantren Tahfidz Baitul Qur’an Kendari) Yanti, Eka Saputri; Bauto, La Ode Monto; Tawulo, Megawati Asrul
WELL-BEING: Journal of Social Welfare Vol 1, No 2 (2020): December Issue
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (26.357 KB) | DOI: 10.52423/well-being.v1i2.16521

Abstract

This study aims to (1) To find out the efforts made by the Islamic Boarding School Tahfidz Baitul Qur'an Kendari in fostering personality and independence to students (2) To find out the welfare system of students provided by the Islamic Boarding School Tahfidz Baitul Qur'an Kendari to students (3 ) To find out the supporting and inhibiting factors in fostering personality and independence to students.This research was conducted at the Islamic Boarding School Tahfidz Baitul Qur'an Kendari located at Jalan Wua Eha, Anggoeya Village, Poasia District. Analysis of the data used is qualitative analysis while data sources use primary data and secondary data. Data collection techniques in this study used observation, interview, and documentation techniques. The results of this study indicate the efforts made by the Islamic Boarding School Tahfidz Baitul Qur'an kendari in fostering the Personality and Self-Reliance of Santri, namely by providing moral guidance, religious guidance, memorizing the Qur'an, fostering religious education, entrepreneurship management of shops, shops, making food. And Hadroh Art Skills. Santri Welfare Services System in fostering the Personality and Independence of Santri by providing Servicing Services, Educational Scholarship Services, and Health Services. The supporting and inhibiting factors in fostering the personality and independence of students are supporting factors including Community Concern, adequate Facilities and Infrastructure, and Location of the Baitf Qurzan Islamic Boarding School Baitul Qur'an in a strategic vehicle. In addition, the inhibiting factor was also felt by the Tahfidz Baitul Qur'an Islamic Boarding School in kendari, such as the Irregular Donors.
PERAN SINGLE PARENT DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN KELUARGA DI TENGAH PANDEMI COVID-19 (STUDI DI DESA ANDOOLO UTAMA, KECAMATAN BUKE, KABUPATEN KONAWE SELATAN) Maulana, Ryan Fajar; Tawulo, Megawati Asrul; Jabar, Aryuni Salpiana
WELL-BEING: Journal of Social Welfare Vol 2, No 2 (2022): December
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.261 KB) | DOI: 10.52423/well-being.v2i2.23274

Abstract

This study aims to identify and describe the role of single parents in meeting family needs in the midst of the Covid-19 pandemic and explain the efforts made by single parents in meeting their needs. family in the midst of the Covid-19 pandemic in Andoolo Utama Village, Buke District, South Konawe Regency, this study used a descriptive qualitative method on 9 single parents (mother) informants determined by purposive sampling technique, data analysis technique consisted of data collection, reduction data, presentation of data and drawing conclusions / verification, the data obtained were analyzed qualitatively and described in descriptive form. The results showed that the role of single parents from the aspect of traditional roles there were those who had to work alone and those who were assisted by their children and their parents in taking care of housework, from the aspect of transitional roles, in earningliving asingle parents are able to adapt even though it is quite stumbling to carry out their daily professions to earn income without having to worry about the risk of virus transmission, with the help of the social safety net program by providing social assistance it makes a sense of worry and fear to survive in the midst of the Covid-19 pandemic can be helped and reduced a little, from the aspect of the productive role of single parents still doing productive things, not leaving their routine in meeting their family's needs, they are still doing their daily activities as a source of income/livelihood , from the aspect of social roles, in addition to conducting social interactions by greeting neighbors and people in the village, single parents are also active in participating in other social activities in the community, this they do to stay afloat. to stay in touch with the surrounding community, exchange experiences and so that their existence is still recognized and not underestimated. Efforts made by single parents in meeting family needs in the midst of the Covid-19 pandemic are being proactive in seeking information about assistance during the Covid-19 pandemic, saving money, seeking double income by implementing a double income pattern, either as laborers, household assistants, selling/mortgaging. valuables belonging to him, taking credit at financial institutions to be used as business capital and sending their children to school, as well as borrowing from neighbors and taking debt at the nearest shop, conditions are different for single parents who work as civil servants they can work from home relying on a high salary. received every month to meet family needs in the midst of the COVID-19 pandemic.