Munawwar, Munawwar
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MEMBANGUN PENDIDIKAN KEWARGAAN (CIVIC EDUCATION) YANG BERKEADABAN BAGI MAHASISWA STAIN PONTIANAK Munawwar, Munawwar
Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol 9, No 1 (2011)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/khazanah.v9i1.3051

Abstract

Tulisan ini adalah menggambarkan pelaksanaan Pendidikan Kewargaan (Civic Education) di STAIN Pontianak, dengan menggunakan Penelitian Tindakan Kelas, maka diperoleh kesimpulan yaitu (1) secara substansial, program Pendidikan Kewargaan (Civic Education) di perguruan tinggi yang dijadikan sebagai wahana pendidikan berdemokrasi dan penumbuhan kultur demokratis di Indonesia dirasakan manfaat dan efektif. Bersandar pada pandangan ini, maka demi terciptanya hasil yang optimal dan idealnya sebuah kajian pengembangan kurikulum, maka ini perlu dilanjutkan di masa yang akan datang dan dikembangkan; dan (2) Secara sosio-pedagogis, komponen- komponen pembelajaran seperti dosen dan materi Pendidikan Kewargaan (Civic Education) perlu ditingkatkan mutunya seperti melalui seminar, workshop, lokakarya dan sebagainya. Sedangkan mengenai komponen sarana pendukung pembelajaran, perlu mendapatkan perhatian dari instansi terkait, terutama dalam hal penyediaan sarana pendukung pembelajaran yang baik dan efisien
MEMBANGUN PENDIDIKAN KEWARGAAN (CIVIC EDUCATION) YANG BERKEADABAN BAGI MAHASISWA STAIN PONTIANAK Munawwar, Munawwar
Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol 9, No 1 (2011)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/khazanah.v9i1.3051

Abstract

Tulisan ini adalah menggambarkan pelaksanaan Pendidikan Kewargaan (Civic Education) di STAIN Pontianak, dengan menggunakan Penelitian Tindakan Kelas, maka diperoleh kesimpulan yaitu (1) secara substansial, program Pendidikan Kewargaan (Civic Education) di perguruan tinggi yang dijadikan sebagai wahana pendidikan berdemokrasi dan penumbuhan kultur demokratis di Indonesia dirasakan manfaat dan efektif. Bersandar pada pandangan ini, maka demi terciptanya hasil yang optimal dan idealnya sebuah kajian pengembangan kurikulum, maka ini perlu dilanjutkan di masa yang akan datang dan dikembangkan; dan (2) Secara sosio-pedagogis, komponen- komponen pembelajaran seperti dosen dan materi Pendidikan Kewargaan (Civic Education) perlu ditingkatkan mutunya seperti melalui seminar, workshop, lokakarya dan sebagainya. Sedangkan mengenai komponen sarana pendukung pembelajaran, perlu mendapatkan perhatian dari instansi terkait, terutama dalam hal penyediaan sarana pendukung pembelajaran yang baik dan efisien