Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Mathematical Reasoning Abilities of Students through a Model of Discovery Learning in Senior High School Nisya Fajri; M. Ikhsan; Muhammad Subianto
Proceedings of AICS - Social Sciences Vol 8 (2018): the 8th AIC on Social Sciences, Syiah Kuala University
Publisher : Proceedings of AICS - Social Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.626 KB)

Abstract

Reasoning in mastering the foundations of mathematics and mathematical competence is one that should be owned by students. While a model of discovery learning is one of the models of learning that must be applied at school in accordance with the curriculum learning goals of 2013, the purpose of this research was to describe the mathematical reasoning abilities of students through a model of discovery learning. The research method used was a qualitative exploratory type approach. The data has been obtained through mathematical reasoning tests and interviews. The result of this study is: 1) High ability students only mastered the indicator to propose allegations. The ability to file allegations limited to the ability to estimate answers with the reasons but the evidence provided was not appropriate; 2) Medium-capacity students only mastered the indicator to propose allegations. Ability to file allegations limited to the ability to estimate answers with the reasons but the evidence provided was not appropriate; 3) Low ability students could not master the six indicators of mathematical reasoning ability. In the indicator of filing suspicion, students estimated answers together with the reasons through trial and error, and students did not know the supporting concepts used in showing evidence. Student’s inability in mathematical reasoning was caused by the inability to master the concept correctly as well as not able to understand the problem and to provide evidence in solving the problem. Therefore, the application of discovery learning should be carried out continuously and consistently so that students can develop reasoning abilities well.Keywords: mathematical reasoning, discovery learning.
Perbandingan Metode Partial Least Square (PLS) dengan Regresi Komponen Utama untuk Mengatasi Multikolinearitas Nurhasanah Nurhasanah; Muhammad Subianto; Rika Fitriani
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 12, No 1 (2012)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v12i1.1059

Abstract

Dalam mengatasi multikolinearitas pada suatu data, ada beberapa metode yang dapat digunakan,diantaranya yaitu metode Partial Least Square (PLS) dan metode regresi komponen utama (RKU).Data yang digunakan dalam penulisan ini adalah data sekunder yang diperoleh dari JurnalTechnometrics (Naes, 1985). Hasilnya menunjukkan bahwa metode PLS lebih baik dari pada RKUberdasarkan nilai koefisien determinasi (R2) yang tinggi, nilai Mean Square Error Prediction (MSEP)dan nilai Root Mean Square Error Prediction (RMSEP) yang minimum.
PERANCANGAN MEDIA PEMBELAJARAN APLIKASI FISIKAPADA POKOK BAHASAN FLUIDA STATIS UNTUK SISWA SMA BERBASIS ANDROID Muhammad Iqbal; Yusrizal Yusrizal; Muhammad Subianto
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 4, No 2 (2016): Oktober 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.705 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah media pembelajaran fisika pada pokok bahasan fluida statis yang dapat digunakan pada perangkat mobile berbasis android untuk menunjang pembelajaran siswa di dalam kelas. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian Research and Development (R D) yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan mengkaji permasalahan produk tersebut. Pembuatan aplikasi tersebut menggunakan perangkat lunakAndroid Studio versi 1.5. yang dijalankan pada sistem operasi Windows 8.1. Selanjutnya pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara terhadap evaluator dan dilanjutkan dengan mengisi angket heuristik untuk menemukan severityratings sesuai dengan 10 prinsip heuristik Nielsen. Evaluator sejumlah 30 orang berasal dari kalangan guru 80%, dosen 17% dan praktisi IT 3%, yang mengerti dan terbiasa menggunakan perangkat mobile berbasis android. Hasil dari evaluator menunjukkan bahwa hanya terdapat permasalahan minor pada kategori helpanddocumentation sehingga hanya perlu sedikit perbaikan dan penambahan.
Evaluasi Kinerja Sistem Informasi Akademik Menggunakan IT Balanced Scorecard Pada Universitas Serambi Mekkah Banda Aceh Muhammad Al Agani; Rizal Munadi; Muhammad Subianto
Jurnal Informatika Upgris Vol 4, No 1: Juni (2018)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jiu.v4i1.2071

Abstract

Information Technologi Balanced Scorecard (IT BSC) merupakan salah satu kerangka kerja untuk menilai dan mengukur kinerja teknologi informasi dari empat perspektif  yaitu perspektif kontribusi organisasi, orientasi pengguna, penyempurnaan operasional dan orientasi masa depan. literatur membuktikan metode ini dapat memberikan hasil pengukuran yang berimbang mengenai kinerja teknologi informasi yang digunakan untuk mencapai tujuan organisasi, oleh sebab itu timbul keingintahuan kami untuk studi lebih lanjut bagaimana menerapkan kerangka kerja ini untuk mengevaluasi kinerja sistem informasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan kerangka kerja IT Balanced Scorecard untuk mengevaluasi kinerja sistem informasi akademik (SIAKAD) pada Universitas Serambi Mekkah (USM). SIAKAD dipilih berdasarkan pengalaman sehari-hari dari operator sistem bahwa sistem mengalami beberapa masalah, masalah ini termasuk kinerja dan integrasi, sehingga terganggunya aktivitas pelayanan akademik, selain itu manajemen USM mengalami kesulitan untuk mendapatkan informasi kinerja sistem informasi yang ada. Penggunaan metode ini diawali dengan menyusun sejumlah indikator kinerja sistem yang diturunkan dari empat perspektif IT BSC dan menyesuiakan dengan tujuan strategis institusi sehingga melahirkan sekumpulan paket kuesioner untuk mengukur kinerja sistem, pengukuran dilakukan berdasarkan pandangan operator sistem dan tenaga IT di USM. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa tingkat kinerja SIAKAD masih dibawah target berdasarkan indikator efektifitas pelayanan administrasi akademik, kepuasan operator sistem, peningkatan kompetensi operator sistem, kualitas sistem dan peningkatan keahlian staf IT. kami juga berhasil mengidentifikasi tujuan strategis yang memainkan peran paling penting dalam pengukuran kinerja sistem informasi secara keseluruhan. Hasil analisis dapat kami simpulkan bahwa metode ini dapat mengungkap kinerja sistem yang berkontribusi untuk organisasi saat ini dan menjawab tantangan masa depan. Hasil akhir menawarkan alat yang berguna bagi para pengambil keputusan di USM untuk mengevaluasi dan meningkatkan kerja sistem informasi akademik.
Peramalam Model ARFIMA-GPH dan Intervensi Multi Input pada Indeks Harga Perdagangan Besar Indonesia Vivi Dina Melani; Miftahuddin; Muhammad Subianto
ESTIMASI: Journal of Statistics and Its Application Vol. 3, No. 2, Juli, 2022, Estimasi
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ejsa.vi.19683

Abstract

IHPBI is an early indicator in consumer price analysis. When inflation has occurred, Indonesia's economic stability begins to be disturbed, so in order to suppress inflation, the government raises interest rates and when the circulation of money begins to decrease. This study to see IHPBI in the next 3 years through forecasting using the ARFIMA method and multi-input intervention. This is done to find out the movement of the IHPBI over the next 3 years and to compare the two methods. The results obtained show that the selected model is ARFIMA(1,0.1579,0), the January 2009 intervention with ARIMA(1,1,1) of order (b=0, s=1, r=1) and November 2013 intervention with ARIMA(1,1,2) order (b=1, s=1, r=0). The IHPBI forecast for the next 3 years is increasing slowly every month