Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Algoritma Improved Symbiotic Organism Search (I-SOS) sebagai Pendukung Keputusan dalam Penentuan Dosen Pengampu Matakuliah Zulkarnaen; Budianto, Herman; Armanto, Hendrawan
JTIM : Jurnal Teknologi Informasi dan Multimedia Vol 1 No 4 (2020): February
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/jtim.v1i4.64

Abstract

This study discusses the allocation of lecturers to apply courses by applying the concept of heuristic optimization using the Improved Symbiotic Organism Search (I-SOS) algorithm. The I-SOS Algorithm is a development of the previous algorithm, the Symbiotic Organism Search Algorithm, which is one of the latest metaheuristic methods inspired by the behavioral interactions seen between organisms in the universe. Optimizing the allocation of lecturers is very influential on the preparation of class schedules because scheduling a good course must be able to meet the needs of the parties directly related to the scheduling process. Conventional methods used today often cause problems in terms of efficiency and accuracy, imbalance of teaching load and inaccuracy in lecturer assignments requiring lecturers to take courses not in accordance with their interests and expertise.
Penerapan Teknologi Augmented Reality Untuk Pembelajaran Gerbang Logika Pada Mata Pelajaran Sistem Komputer Alamin, Mochammad Machlul; Armanto, Hendrawan; Maryati, Indra
JURNAL MEDIA INFORMATIKA BUDIDARMA Vol 4, No 3 (2020): Juli 2020
Publisher : STMIK Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/mib.v4i3.2128

Abstract

Logic Gate is one of the materials in the subject of Computer Systems at the level of SMK in class X. However, until now the learning media only uses textbooks, power point slides and manual simulations using blackboards. While the material about logic gates is very difficult if it is not directly simulated because it is directly related to the interaction of inputs and outputs at each logic gate. During the use of textbooks and manual simulation media students find it difficult to understand the material about this logic gate. The advantage of learning that utilizes augmented reality is an attractive display and displays 3D logic gate objects and input buttons that can be used to interact directly and the output is also in the form of 3D lamp objects, with this augmented reality technology will be very helpful and useful for simulating the gate logic is directly and easily understood by students. 3D logic gate animations are created using the 3D Blender application and the Augmented Reality process is created using the Unity and Vuforia SDK Library. This logic gate learning application has been applied to two classes, namely the control class and the experimental class. From the results of the Pre Test and Post Test that have been done, the control class has a 22.0% increase in percentage, while the experimental class has a 33.4% increase in percentage. Thus the learning application that utilizes Augmented Reality technology can be applied as a medium for learning logic gates at the vocational level of class X
Multilevel Image Thresholding Memanfaatkan Firefly Algorithm, Improved Bat Algorithm, dan Symbiotic Organisms Search Pickerling, Pickerling; Armanto, Hendrawan; Bastari, Stefanus Kurniawan
Intelligent System and Computation Vol 1 No 1 (2019): Journal of Intelligent System and Computation
Publisher : LPPM ISTTS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52985/insyst.v1i1.24

Abstract

Multilevel image thresholding adalah teknik penting dalam pemrosesan gambar yang digunakan sebagai dasar image segmentation dan teknik pemrosesan tingkat tinggi lainnya. Akan tetapi, waktu yang dibutuhkan untuk pencarian bertambah secara eksponensial setara dengan banyaknya threshold yang diinginkan. Algoritma metaheuristic dikenal sebagai metode optimal untuk memecahkan masalah perhitungan yang rumit. Seiring dengan berkembangnya algoritma metaheuristic untuk memecahkan masalah perhitungan, penelitian ini menggunakan tiga algoritma metaheuristic, yaitu Firefly Algorithm (FA), Symbiotic Organisms Search (SOS), dan Improved Bat Algorithm (IBA). Penelitian ini menganalisis solusi optimal yang didapatkan dari percobaan masing-masing algoritma. Hasil uji coba masing-masing algoritma saling dibandingkan untuk menentukan kelemahan dan kelebihan setiap algoritma berdasarkan performanya. Hasil uji coba menyatakan tiga algoritma tersebut memiliki performa berbeda dalam optimisasi multilevel image thresholding.
Game Battle of Artificial Intelligence Berbasis Android Lumaris, Riandika; Armanto, Hendrawan; Adrianus, Willy
Intelligent System and Computation Vol 1 No 1 (2019): Journal of Intelligent System and Computation
Publisher : LPPM ISTTS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52985/insyst.v1i1.27

Abstract

Dengan berkembangnya permainan dan artificial intelligence saat ini, maka dibuat sebuah permainan Battle of Artificial Intelligence. Game ini merupakan game berbasis Android dan merupakan permainan pertarungan antar robot, tetapi robot yang dijalankan berdasarkan pada sistem artificial intelligence yang dibuat oleh pemain. Dalam konsep ini pemain dapat membuat sebuah sistem Artificial Intelligence yang digunakan pada sebuah robot, dan robot tersebut akan digunakan untuk bertarung dengan robot musuh. Permainan ini merupakan permainan strategi dimana pemain diajak untuk memikirkan cara memenangkan pertempuran, yaitu dengan memilih prioritas dan membuat sistem AI yang berbeda. Pemain dapat mengembangkan, mengubah sebuah sistem Artificial Intelligence sesuai dengan yang pemain inginkan. Tidak hanya itu, pengguna juga dapat mengembangkan sistem AI yang dibuat dengan cara melakukan pertempuran dengan pemain lain secara online. Pemain dapat mengetahui sejauh mana sistem Artificial Intelligence yang dibuat mampu bertahan. Dari 22 pengguna yang sudah melakukan uji coba permainan dan mengisi kuisioner diperoleh bahwa konsep permainan ini menarik. Berdasarkan pemahaman tutorial, pengguna dapat menambah pengetahuan pengguna mengenai bagaimana artificial intelligence bekerja. Hampir 60% pengguna menyukai interface yang dibuat di dalam game. Pengguna juga dapat menambah pengetahuan mengenai pembuatan sistem artificial intelligence pada permainan ini berdasarkan hasil pemahaman sistem artifcial intelligence. Dengan adanya multiplayer, pengguna termotivasi untuk mengembangkan sistem artificial intelligence dengan bertanding dengan pemain lain secara online. Rating rata-rata yang diperoleh dari 22 pengguna yang telah melakukan uji coba adalah 3.45.
Perencanaan Perjalanan Wisata Multi Kota dan Negara dengan Algoritma Cuttlefish Armanto, Hendrawan; Kevin, Reynold; Pickerling, Pickerling
Intelligent System and Computation Vol 1 No 2 (2019): Journal of Intelligent System and Computation
Publisher : LPPM ISTTS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52985/insyst.v1i2.91

Abstract

Liburan merupakan saat yang paling tepat untuk melakukan perjalanan wisata bersama keluarga maupun kerabat ke suatu daerah untuk melihat berbagai objek wisata yang ada. Sebelum melakukan liburan, tentu saja setiap orang akan menyiapkan rencana perjalanan yang paling efektif dan efisien. Hal ini tentu saja merepotkan bagi para wisatawan karena tidaklah mudah untuk menyusun jadwal perjalanan wisata yang baik dan efisien. Meskipun sudah terdapat berbagai paket tur yang ditawarkan bagi para wistawan, banyak dari paket tur yang ditawarkan tidak sesuai dengan keinginan dari masing-masing orang karena faktor selera yang berbeda-beda. Oleh karena itu, dibuatlah sebuah penelitian yang digunakan untuk melakukan perencanaan perjalanan wisata multi kota dan negara berbasiskan aplikasi mobile. Untuk menyelesaikan, penelitian ini akan menggunakan Algoritma Cuttlefish dalam pembuatan jadwal wisata secara otomatis berdasarkan data input yang telah diisikan oleh pengguna sebelumnya. Pada penelitian ini, pengguna dapat melakukan pembuatan perencanaan perjalanan wisata baik secara manual ataupun otomatis. Selain fitur untuk pembuatan perencanaan perjalanan wisata, juga terdapat fitur untuk melakukan pencarian tiket penerbangan dan juga akomodasi tempat tinggal dengan bantuan TravelPayouts API. Pada pembuatan jadwal wisata pun juga sudah dilengkapi dengan pencarian tiket penerbangan dan akomodasi tempat tinggal sesuai dengan input yang diberikan oleh pengguna sebelumnya. Pengguna juga dapat melihat jadwal wisata yang telah terbentuk dalam bentuk Table View, Map View dan PDF. Dengan dibuatnya penelitian ini diharapkan para pengguna dapat membuat sebuah jadwal wisata berdasarkan selera masing-masing. Jadwal wisata yang dibentuk secara otomatis dengan menggunakan Algoritma Cuttlefish tersebut juga dibuat sedemikian rupa hingga tercipta sebuah jadwal wisata yang efisien. Selain itu, pada tahap akhir dari tahap uji coba disebarkan kuesioner kepada responden. Kuesioner bertujuan untuk mengetahui komentar pengguna mengenai hasil akhir dari penelitian yang telah dibuat demi pengembangan untuk kedepannya. Berdasarkan hasil kuesioner, sebanyak 88% responden menyatakan jadwal wisata yang terbentuk sudah cukup baik.
Sistem Tempat Parkir Terintegrasi yang Dilengkapi dengan Aplikasi Mobile dan Mikrokontroller Andrean, Kenji; Armanto, Hendrawan; C. Pickerling
Journal of Information System,Graphics, Hospitality and Technology Vol. 2 No. 01 (2020): Journal of Information System,Graphics, Hospitality and Technology
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (d/h Sekolah Tinggi Teknik Surabaya)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37823/insight.v2i01.79

Abstract

Pada tempat parkir yang berada di Indonesia khusunya Surabaya masih menggunakan tiket yang di print pada saat masuk ke tempat parkir. Tiket ini akan disimpan sampai pada saat keluar dari tempat parkir, dan baru akan diserahkan kepada petugas parkir yang berada di gerbang keluar. Pada gerbang keluar, petugas akan melakukan scan ticket di mesin dan akan memberitahu berapa jumlah yang harus dibayarkan. Hal ini dapat terasa lambat dan kurang efisien, sehingga dapat menimbulkan suatu kendala pada saat keluar dimana kendalanya adalah penumpukan mobil yang membuat keluar dari tempat parkir terhambat dan juga harus menyediakan uang dimana jika uang tersebut memiliki kembalian maka harus menunggu petugas untuk memberikan kembalian. Flutter adalah framework native untuk membuat aplikasi cross platform Android dan iOS. Flutter menggunakan Dart sebagai Bahasa pemrograman. Pada sistem ini, pengguna yang mendaftar sebagai member dapat melakukan parkir ke tempat parkir yang tersedia dengan menggunakan aplikasi tanpa memakai tiket. Selain fitur untuk parkir, terdapat fitur untuk melakukan subscribe atau booking pada tempat parkir, dan melakukan report. Pengguna juga dapat mendaftar menjadi owner, dimana owner dapat melakukan setting parkiran, mengirimkan newsfeed, dan melakukan review untuk report yang dikirimkan oleh member. Dengan dibuatnya sistem ini, diharapkan pengguna dapat terbantu untuk melakukan parkir agar menjadi lebih mudah dan efisien. Dalam pembuatan sistem, terdapat beberapa kendala seperti proses buka dan tutup gerbang menggunakan mikrokontroler dimana gerbang terkadang mengalami delay pada saat melakukan proses.
PREDIKSI KARAKTERISTIK PERSONAL MENGGUNAKAN ANALISIS TANDA TANGAN DENGAN MENGGGUNAKAN METODE CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK (CNN) Mawaddah, Udkhiati; Armanto, Hendrawan; Setyati, Endang
Antivirus : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika Vol 15 No 1 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/antivirus.v15i1.1526

Abstract

Graphology is the study of handwriting that can describe the characteristics of a writer and his emotional disposition. Knowing the characteristics of prospective applicants is very important for the Human Resource Development (HRD) that responsible for selecting employees in their fields. HRD often experienced the Mistaken when in the process of hiring employees who identify the candidate employee signature to lose both time and costs in that company. This research using 7 signature features which are divided into two algorithms respectively, 5 signature features consisting are Curved Start, End Streak, Shell, Middle Streaks, Underline and Identification Structure Algorithm consist 2 signature features are Dot Structure and Streaks disconnected. The evaluation results obtained a training data accuracy value of 0.7333, training data loss of 0.7693, test data accuracy of 0.7778, and test data loss of 0.8377 which can be concluded that the results of the two data is underfitting. Thus, we must concern to collecting other dataset which has features similarity in every classes.
Kecerdasan Buatan Berbasis Monte-Carlo Tree Search untuk Permainan Shogi pada Android Pickerling, Pickerling; Armanto, Hendrawan; Daniel, Daniel
Jurnal Informatika dan Sistem Informasi Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Informatika dan Sistem Informasi
Publisher : Universitas Ciputra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permainan Shogi adalah permainan yang mulai digemari oleh masyarakat akhir-akhir ini. Untuk memainkannya, tentu diperlukan papan permainan khusus beserta bidak-bidaknya. Namun kepopuleran Shogi yang masih belum terlalu tinggi di luar negara Jepang, menyebabkan sulitnya untuk mencari papan permainan Shogi. Dikarenakan masalah tersebut, maka muncul lah permainan Shogi digital, dimana untuk bermain Shogi tidak diperlukan lagi papan permainan secara fisik, melainkan dapat dengan mudah dimainkan pada perangkat Android. Penelitian ini bertujuan untuk membuat kecerdasan buatan yang dapat memainkan permainan Shogi pada Android. Adapun kecerdasan buatan yang digunakan adalah kecerdasan buatan berbasis Monte-Carlo Tree Search. Manfaat dari aplikasi ini adalah agar seseorang dapat bermain shogi tanpa harus menggunakan papan permainan fisik dan sekaligus untuk menyediakan lawan bermain. Setelah melalui berbagai proses uji coba, dapat disimpulkan bahwa MCTS hanya mampu bersaing dengan kecerdasan buatan level easy hingga medium, namun keunggulan tersebut akan menurun drastis jika ditandingkan dengan kecerdasan buatan level hard. Akan tetapi apabila dibandingkan dengan algoritma game playing seperti Negamax AB Pruning maka MCTS dapat memenangkan rata-rata 80% pertandingan.
Implementation and Impact of Virtual Reality on Survival Horror Games Armanto, Hendrawan; Anthony, Gregorian; Pickerling, Pickerling
Inform : Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/inform.v6i2.3943

Abstract

Currently, games are an important part of human life. Not only serves as entertainment, games nowadays also serve as education, communication, socialization, and even a job for some people. This makes technology in the game world more developed and closer to reality. One of the popular and interesting technologies is virtual reality. This technology has various elements, but the most important element is the immersion element, which can give users the sensation to feel as if they are in a real environment. In this research, the authors examine the effects of virtual reality when combined with horror games. The selection of horror games was made because this genre is one of the genres with the fastest immersion element compared to other game genres. In addition to the use of virtual reality technology, considering that horror games require complex particle simulations and good lighting, the authors use the Unreal Engine as the main engine in this game. The test method used in this study is the beta testing method with the assessment using the user acceptance method. The conclusion was that virtual reality technology combined with the advantages of the unreal engine caused game players to get a tenser atmosphere.
Hyper Sudoku Solver dengan Menggunakan Harris Hawks Optimization Algorithm Dinata, Eric; Budianto, Herman; Armanto, Hendrawan
Intelligent System and Computation Vol 2 No 1 (2020): Journal of Intelligent System and Computation
Publisher : LPPM ISTTS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52985/insyst.v2i1.153

Abstract

Sudoku merupakan salah satu permainan klasik yang digemari banyak orang. Sebagai salah satu permainan papan, Sudoku mempunyai banyak varian, salah satunya Hyper Sudoku. Hyper Sudoku mempunyai tingkat kesulitas yang lebih tinggi daripada Sudoku biasa. Tingkat kompleksitas yang tinggi membuat pemainan ini menjadi brain teaser yang baik dan sangat cocok diambil sebagai media untuk menguji algoritma metaheuristik. Algoritma yang populer pada dekade terakhir ini adalah algoritma metaheuristik berbasis populasi, yang mengadaptasi perilaku binatang dalam memecahkan permasalahan optimasi, salah satunya adalah Harris Hawks Optimization (HHO). Seperti kebanyakan metode swarm intelligence (SI) lainnya, algoritma ini mengandalkan proses diversification dan intensification. Selain itu, HHO mempunyai empat strategi khusus untuk mencari solusi dengan kondisi yang berbeda. HHO mampu mencakup solusi multi dimensi, sehingga sangat cocok diimplementasikan pada persoalan Hyper Sudoku. Untuk uji coba, peneliti menggunakan bantuan aplikasi Visual Studio 2017 dan MATLAB R2018a. Pada proses pengujian, digunakan dua setting parameter yang berbeda, tiga macam persoalan Hyper Sudoku, dan tiga puluh independent run untuk mencapai hasil yang diinginkan. Berdasarkan hasil pengujian, dapat disimpulkan bahwa tingkat keberhasilan untuk mencari solusi pada persoalan Hyper Sudoku dengan menggunakan HHO berkisar antara 86 hingga 88%, dilihat dari fitness value-nya.