Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

HUBUNGAN KONDISI VENTILASI RUMAH DENGAN KEJADIAN TB PARU DI WILAYAH PUSKESMAS KELAYAN TIMUR Ferdy Ricardo Sinaga; Farida Heriyani; Husnul Khatimah
Berkala Kedokteran Vol 12, No 2 (2016)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.221 KB) | DOI: 10.20527/jbk.v12i2.1878

Abstract

Abstract : Pulmonary TB is an infectious disease which is transmitted through air contaminated by Mycobacterium tuberculosis. TB remains a main health problem in all over the world and also one of leading causes of death from infectious disease. Enviromental characteristic is the key factor to the risk of transmition. Ventilation condition is one factor that contributes to the house’s environmental characteristic. This research aims to know the correlation between ventilation condition and the incidence of pulmonary TB in working area of Kelayan Timur Community Health Center. This is an analitic observasional research with study design of case control. Subjects were selected using the simple random sampling technique. Subjects were divided into 2 groups, 30 subjects for the case group and 30 subjects for the control group. Data was analyzed using Chi Square test with 95 % confidence interval. The result shows that 29 of 30 houses (96,67 %)  from the case group have an inproper ventilation meanwhile only 9 of 30 houses (30 %) from the control group which have an inproper ventilation. The analysis shows a significant correlation between ventilation condition and the incidence of pulmonary TB with ρ = 0,000.  Keywords: ventilation condition, pulmonary TB, Kelayan Timur Community Health Center. Abstrak : TB paru merupakan penyakit infeksi yang ditularkan melalui udara yang terkontaminasi Mycobacterium tuberculosis. TB masih menjadi masalah utama kesehatan di seluruh dunia dan merupakan salah satu penyebab kematian akibat penyakit infeksi. Keberlangsungan hidup kuman TB ditentukan oleh karakteristik lingkungannya. Kondisi ventilasi rumah merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi karakteristik lingkungan dalam rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kondisi ventilasi rumah dengan kejadian TB paru di wilayah Puskesmas Kelayan Timur. Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan desain studi kasus kontrol. Subjek penelitian dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling. Subjek penelitian terdiri dari 2 kelompok yaitu 30 sampel kelompok kasus dan 30 sampel kelompok kontrol. Data dianalisa menggunakan uji Chi Square dengan tingkat kepercayaan 95 %. Hasil penelitian menunjukkan 29 dari 30 kelompok kasus (96,67 %)  memiliki kondisi ventilasi rumah yang tidak memenuhi syarat, sedangkan hanya 9 dari 30 kelompok kontrol (30 %) yang memiliki kondisi ventilasi rumah yang tidak memenuhi syarat. Hasil analisa mendapatkan nilai ρ=0,000 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara kondisi ventilasi rumah dengan kejadian TB paru. Kata-kata kunci: kondisi ventilasi, TB paru, Puskesmas Kelayan Timur.
IDENTIFIKASI NEMATODA USUS GOLONGAN STH (Soil Transmitted Helimnth) MENGGUNAKAN EKSTRAK DAUN JATI (Tectona grandis) Husnul Khatimah; AR Pratiwi Hasanuddin; Amirullah Amirullah
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 7 No. 1 (2022): BIOMA
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v7i1.18421

Abstract

Indonesia merupakan salah satu Negara dengan kasus kecacingan yang cukup tinggi. Kasus kecacingan ini disebabkan oleh infeksi cacing usus yang proses menularnya melalui perantara tanah (Soil Transmitted helmint). Penyakit kecacingan banyak ditemukan di daerah dengan kelembaban tinggi terutama pada kelompok masyarakat dengan kebersihan diri dan keadaan lingkungan yang kurang baik. Cacing yang merupakan penyebab dari infeksi adalah Ascaris lumbricoides, Trichuris trichiura dan cacing tambang. Infeksi cacing ini mengakibatkan beberapa masalah yakni gangguan pencernaan, penyerapan serta metabolisme makanan sehingga protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan darah dapat hilang dalam jumlah yang banyak. Eosin 2% merupakan pewarna yang selama ini digunakan dalam pewarnaan telur cacing nematode usus. Daun jati (Tectona grandis) merupakan tanaman yang memberikan warna alami karena mengandung.pigmen Antosianin. Antosianin mampu memberikan warna merah, biru, orange atau ungu. Tujuan dari penelitian ini adalah yaitu untuk mengetahui gambaran cacing STH (Soil Transmitted Helminth) menggunakan ekstrak daun jati (Tectona.grandis). Penelitian ini merupakan penelitian dekskriptif dengan pemeriksaan cacing menggunakan metode sedimentasi yang dilakukan dengan pewarna ekstrak daun jati dengan pelarut ethanol dan esoin 2% sebagai kontrol positif. Hasil penelitian menujukkan bahwa ekstrak daun jati konsentrasi 60% lebih baik dan mampu dijadikan sebagai pewarna pengganti eosin. Hal ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun jati dapat digunakan sebagai pewarna alami dalam pemeriksaan telur cacing. Kata Kunci: Daun jati, Eosin, Soil Transmitted Helminth, Telur cacing
PERBEDAAN ANGKA KEJADIAN DRY SOCKET PADA PENGGUNA KONTRASEPSI HORMONAL DAN YANG TIDAK MENGGUNAKAN KONTRASEPSI HORMONAL Retno Septiana Ananda; Husnul Khatimah; Bayu Indra Sukmana
Dentino : Jurnal Kedokteran Gigi Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : FKG Unlam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/dentino.v1i1.415

Abstract

ABSTRACT Background: Dry socket (alveolar osteitis) is a postoperative pain around tooth’s socket that can increase from day 1 until day 3 after tooth extraction. One of the factors that can cause dry socket is hormonal contraception utilization. Hormonal contraception is contraception that use estrogen hormone. Estrogen hormone has a role on increasing the lysis of blood clots. Purpose: The purpose of this research is to describe the difference of dry socket incidents on hormonal contraception users and non-users. Methods: The method of this research was study observation of prospective longitudinal study with total sample of 76 samples. Observation conducted on women patients after permanent tooth extraction that use and did not use hormonal contraception. Results: The results hormonal contraception users as many as 38 samples that consist of 3 samples were positive 3,7 % (developed dry socket) and 35 samples were negative 46% (didn’t develop dry socket), whereas the ones that did not use contraception hormonal as many as 38 samples consist of 1 sample was positive 1,3% (developed dry socket) and 37 samples were negative 49% (did not developed dry socket).Conclusion: From alternative test of fisher obtained p value = 0,615 which means there was no difference of dry socket incidence contraception hormonal users and non-users. ABSTRAK Latar Belakang Dry socket (alveolar osteitis) adalah sakit pasca operasi pada sekitar soket gigi yang dapat meningkat tiap waktu antara hari ke 1 sampai hari ke 3 setelah pencabutan gigi. Salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya dry socket adalah pengguna kontrasepsi hormonal. Kontrasepsi hormonal adalah kontrasepsi yang menggunakan hormon, progesteron sampai kombinasi estrogen dan progesteron. Estrogen memiliki peran dalam proses fibrinolisis dengan mengaktifkan sistem fibrinolitik dan kemudian meningkatkan lisis bekuan darah. Tujuan:. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan angka kejadian dry socket pada pengguna kontrasepsi hormonal dan yang tidak menggunakan kontrasepsi hormonal. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasi studi longitudinal prospektif dengan jumlah sampel yang diperoleh secara seluruhnya sebanyak 76 sampel. Pengamatan dilakukan terhadap pasien wanita dewasa pasca pencabutan gigi permanen yang menggunakan kontraspesi hormonal dan yang tidak menggunakan kontrasepsi hormonal. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan pengguna kontrasepsi hormonal berjumlah 38 sampel yang terdiri dari 3 sampel positif sebesar 3,7% (mengalami dry socket) dan 35 sampel negatif sebesar 46% (tidak mengalami dry socket), sedangkan yang tidak menggunakan kontrasepsi hormonal berjumlah 38 sampel yang terdiri dari 1 sampel positif sebesar 1,3% (mengalami dry socket) dan 37 sampel negatif sebesar 49% (tidak mengalami dry socket).Kesimpulan: Dapat disimpulkan dari hasil uji alternatif fisher diperoleh nilai p = 0,615 artinya tidak terdapat perbedaan angka kejadian dry socket pada pengguna kontrasepsi hormonal dan yang tidak menggunakan kontrasepsi hormonal.
PERBEDAAN KADAR HEMOGLOBIN MAHASISWI KEDOKTERAN UNLAM YANG MELAKUKAN DAN TIDAK MELAKUKAN SENAM AEROBIK Ekky Adrianto C.G.; Miftahul Arifin; Husnul Khatimah
Berkala Kedokteran Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.689 KB) | DOI: 10.20527/jbk.v11i1.175

Abstract

Aerobics is believed becoming a good sport choice especially for women to be spared from lower hemoglobin level risk. This study aims to determine the difference of hemoglobin level between medical female students of Lambung Mangkurat University who did and didn’t do aerobics. This study took 33 female students as subjects who divided to 17 people in control group and 16 people in exercise group. Exercise group did aerobics twice a week for a month. Blood sample were taken twice, before and after a month of study. The result of this study showed descriptively a little decreased average of hemoglobin level in exercise group, from 12,38±0,83 g/dL to 12,37±0,71 g/dL, but statisticly showed insignificant decreased. However, descriptively average of hemoglobin level after did aerobics in exercise group showed a little higher than control group, those are 12,37±0,71 g/dL in exercise group and 12,23±0,86 g/dL in control group, although statisticly showed insignificant difference (p>0,05). In conclusion, there was insignificant difference of hemoglobin level between medical female students who did and didn’t do aerobics for a month. Keywords: hemoglobin level, aerobics, female students
Pembuatan JASUKE di Masa Pandemi Covid-19 Melalui E-KKN Tematik Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Enrekang Husnul khatimah; Pratiwi Riski; Nur Asmawati Nurdin; Panitra. A; Sitti Fatimah; Syamsuddin Syamsuddin; Hasmiwarni Hasmiwarni; Ulfa Aulia; Nurliana Sari; Selicha Putri; Asriani alimuddin; Nurul fazirah; Muh. Tamrin; Aminullah Aminullah; Hasan Hasan; Elihami Elihami
MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT Vol 3 No 1 (2021): MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT
Publisher : LP2M Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin meningkatnya penyebaran Virus Corona yang mempengaruhi sektor ekonomi Kabupaten Enrekang. KKN Tematik Kewirausaan menjadi salah satu prioritas program pemberdayaan masyrakat dalam meningkatkan sektor ekonomi masyarakat. Oleh karena itu mempunyai dampak positif yang luar biasa, karena adanya kegiatan kewirausahaan pembuatan Jasuke sebagai alternatif pertumbuhan ekonomi dalam hal kuiner dan lainnya. Berdasarkan analisis tersebut maka kegiatan pengabdian masyarakat ini perlu dilakukan dengan tujuan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Enrekang khususnya masyarakat pegunungan. Berdasarkan hasil evaluasi tindak lanjut juga terekam, beberapa manfaat praktis yang diperoleh oleh Ibu-ibu di Desa Kabupaten Enrekang, yaitu mereka mendapatkan informasi yang jelas dan utuh mengenai hakekat pemberdayaan masyarakat dari segi pengetahuan dan keterampilan. Bermakna untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru yang sifatnya inovatif dari pengembangan industri rumah tanggga, ibu-ibu yang menjadi peserta pelatihan memperoleh gambaran yang jelas mengenai langkah pengembangan iklim usaha dengan memanfaatkan pembuatan Jasuke, peserta pelatihan juga mendapatkan gambaran yang jelas dan utuh tentang manfaat Sumber Daya Alam jika dikelola dengan baik. Rencana tahapan berikutnya adalah Pendampingan pengolahan produk sehingga didapatkan standar mutu baik kualitas maupun kuantitas yang standar dan bermutu dari produk serta evaluasi program untuk melihat seberapa jauh program ini bermanfaat bagi Ibu-ibu di Desa Kabupaten Enrekang.
KAJIAN ONOMASTIKA MAHASISWA UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN DAN KAITANNYA DENGAN PEMBELAJARAN BIPA TINGKAT PRAPEMULA Sudaryanto Sudaryanto; Dini Ferdianti; Husnul Khatimah; Linda Andriana; Ludviana Eka Purnami; Cindy Febriana
Belajar Bahasa Vol 4, No 2 (2019): BELAJAR BAHASA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v4i2.2562

Abstract

Nama orang Indonesia itu sangat khas. Ada nama yang berasal dari bahasa Arab, bahasa Jawa, atau kombinasi antarkeduanya, atau kombinasi dari bahasa daerah dan bahasa asing lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan nama mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang berasal dari bahasa Arab, bahasa Jawa, dan kombinasi antarkeduanya, serta kombinasi dari bahasa daerah dan bahasa asing lainnya, dan keterkaitannya dengan pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) tingkat prapemula atau A1. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data penelitian ini adalah metode observasi dengan teknik simak libat cakap (SLC) dan teknik catat. Metode analisis data penelitian ini adalah metode padan dengan teknik padan referensial, teknik padan translasional, dan teknik padan pragmatik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nama-nama mahasiswa UAD ada yang berasal dari bahasa Arab (7 orang), bahasa Jawa (6 orang), kombinasi bahasa Arab dan Jawa (5 orang), dan kombinasi bahasa asing dan daerah lain (6 orang). 
ANIMATED FILM “NUSSA DAN RARA EPISODE OF FRIENDS TREAT COMPETITION”AS A MEANS FOR PLANTINGEDUCATION IN CHILDREN Rahmat Hidayat; Husnul Khatimah
Almufida : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol 5, No 1 (2020): Almufida: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Interests will bring shows that do not educate children behind the animated film Nussa and Rara with regard to the ability to appreciate the character of education. This film is one alternative spectacle that can be used for educational inculcation through film. This study aimed to discuss the educational value needed in the animated film Nussa and Rara episode of the Friends Treat Competition through the film. The subject of this research is the animated film Nussa and Rara which are easily taken from the Official Nussa page on youtube. The results of this research are the animated film Nussa and the episodes of the Traktir Ten Competition. The educational values include: curiosity, honesty, success, religious, national spirit, social care and creativity. If children always see shows that educate even those who teach good character and education, then dont deny that in the future the child will become an educated person according to our expectations.
Optimalisasi Zakat Melalui Pemberdayaan Muzakki Husnul Khatimah; Nuradi
Rayah Al-Islam Vol 4 No 02 (2020): Rayah Al-Islam Oktober 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v4i02.90

Abstract

Zakat as the third pillar of Islam became one of the fundamental things in the teaching of islam. In an effort to overcome the socio-economic disparity of the Islamic community, it is hoped that efforts will be made to empower muzakki, because besides them are parties who are subject to the obligation of zakat, they are also one of the important components in an effort to realize the ideals of making zakat as the economic pillars of the ummah. This research aims to know optimization of zakat through muzakki empowerment. The research method used is literature method by using some literature related to zakat in the form of book, research journal as well as sourced directly from nash al-Quran and al-Hadits. The result of this research show that the muzakki empowerment program is carried out by providing assistance through giving them a sense of comfort and comfort in channeling their wealth, then given intense guidance to maintain the consistency of the muzakki so that they always actively participate in it and make them role models or agents of change for mustahiq so that they are motivated to follow their steps as well as a measure of the continuity of the optimization of the role of zakat.
PENGARUH PEMBERIAN SUSU BEKATUL TERHADAP KONSENTRASI KOLESTEROL DAN TRIGLISERIDAPADA TIKUS PUTIH WISTAR DIABETES Husnul Khatimah; Saifuddin Sirajuddin; Zainal
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 2 (2018): October
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v12i2.15

Abstract

Pada penderita diabetes terjadi peningkatan asam lemak bebas dalam darah dan meningkatkan konsetrasi koleserol dan trigliserida, kondisi ini disebut diabetes displidemia. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian susu bekatul terhadap konsetrasi kolesterol dan trigliserida pada tikus putih wistar diabetes. Dilaksanakan tanggal 15 Mei - 15 Agustus 2018. Penelitian eksperimen pre-post test with control design. Subjek dua puluh ekor tikus putih wistar yang dibuat diabetes dengan menyuntikkan aloksan 140mg/kg. Setelah dinyatakan diabetes tikus lalu dibagi menjadi empat kelompok, yakni kelompok 1 (kontrol negatif), kelompok 2 (kontrol positif), kelompok 3 (susu bekatul 0,54g/200 gr) dan kelompok 4 (susu bekatul 1,08g/200gr). Intervensi diberikan selama empat belas hari. Analisis data yang digunakan untuk uji sebelum dan sesudah adalah uji T-berpasangan dan untuk uji beda kelompok digunakan uji Oneway-ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan bermakna pada konsetrasi kolesterol dan trigliserida pada keempat kelompok. Tapi bila dilihat dari perubahan sebelum dan setelah intervensi menunjukkan bahwa kelompok 4 (susu bekatul 1,08g/200gr) terjadi penurunan konsetrasi kolesterol dan pada kelompok 3 (susu bekatul 0,54g/200gr) terjadi penurunan trigliserida lebih baik jika dibandingkan kelompok 1 (kontrol negatif) dan kelompok 2 (kontrol positif). Disimpulkan bahwa pemberian susu bekatul dapat menurunkan konsetrasi kolesterol dan trigliserida pada tikus putih wistar diabetes
Pengaruh ZIS (Zakat Infak dan Shadaqah) Produktif Terhadap Peningkatan Pendapatan Para Mustahik (Studi Kasus di BMT Mekar Da’wah dan Baznas Jakarta Tahun 2005) Husnul Khatimah
PARADIGMA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN AGAMA, DAN BUDAYA Vol 6 No 1 (2005): PARADIGMA : Jurnal Ilmu Pengetahuan, Agama dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Management and distribution of zakah, infaq and shadaqah (ZIS) are the fundamental problem in the Islamic economics. At the first time, zakah just collected and distributed with the target to fulfill primary need of mustahik only. Currently the innovative management of zakah through productive financing to mustahik are -the specific phenomena in Islamic economics. This research tend to find the impact of zakah in order to increase income of mustahik that the object of zakah distribution through productive financing and to deeply understanding about how to couching and counseling program by BMT Mekar Da’wah. The results of wilcoxon signed rank shown that the most of "mitrabmaan" (mustahik) gets significant increasing of their income after distribution of zakah. And the result of regression shown that the contribution ofzakah to increasing income of mustahik are not significant The other variables may influence of increase the income example: the economic conditions, motivation to develop of mustahik, the couching and counseling method, etc.