I Gusti Kamasan Nyoman Arijana
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PREVALENSI ANGGOTA SEKAA TERUNA-TERUNI DENGAN KETERGANTUNGAN NIKOTIN DI DESA TEGALLALANG, KECAMATAN TEGALLALANG, KABUPATEN GIANYAR, BALI Ni Made Yuli Lestari; I Gusti Kamasan Nyoman Arijana
E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 12 (2020): Vol 9 No 12(2020): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/10.24843.MU.2020.V09.i12.P16

Abstract

ABSTRAK Survei yang diadakan oleh WHO di seluruh dunia pada tahun 2012 menunjukan bahwa Indonesia menempati peringkat tertinggi untuk kategori prevalensi merokok pada laki-laki usia di atas 15 tahun dengan persentase sebesar 71,8%.1 Minimnya data mengenai prevalensi merokok di setiap provinsinya, membuat penelitian ini menjadi penting untuk dilakukan. Penelitian ini diadakan untuk mengetahui prevalensi merokok wilayah di Bali khususnya anggota Sekaa Teruna-Teruni Putra Wijaya Kusuma, Desa Tegallalang, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional deskriptif yang menggunakan rancangan cross-sectional yang dilaksanakan pada tanggal 22 sampai dengan 23 Oktober 2016. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik snowball sampling. Prosedur yang dilaksanakan adalah pembagian dan pengisian kuisioner fagerstrom test for nicotine dependence (FTND). Jumlah seluruh sampel adalah sebanyak 39, termasuk ketergantungan sangat rendah terhadap nikotin sebanyak 35,90%, termasuk ketergantungan sangat tinggi terhadap nikotin sebanyak 23,10%, termasuk ketergantungan tinggi terhadap nikotin sebanyak 15,90%, termasuk ketergantungan rendah terhadap nikotin sebanyak 15,40%, dan termasuk ketergantungan sedang terhadap nikotin sebanyak 7,70%. Kata kunci: Merokok, Tingkat Ketergantungan Nikotin, Kuisioner FTND
EKSTRAK ETANOL UMBI UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas L) MENINGKATKAN KETEBALAN MIOMETRIUM & JUMLAH KELENJAR ENDOMETRIUM Desak Putu Citra Udiyani; I Made Jawi; Wayan Sugiritama; I Gusti Kamasan Nyoman Arijana
E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 10 (2021): Vol 10 No 10(2021): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/10.24843.MU.2021.V10.i10.P07

Abstract

Menopause merupakan proses fisiologis Wanita, namun dengan terapi Hormone Replacement Therapy (HRT) menimbulkan efek endometriosis dan tromboemboli vena. Umbi ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L merupakan tumbuhan dengan antosianin. Antosianin mampu meningkatkan ketebalan miometrium dan jumlah kelenjar endometrium. Tujuan penelitian: penelitian ini membuktikan ekstrak etanol umbi ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L) mampu meningkatkan ketebalan miometrium dan jumlah kelenjar endometrium uterus. Metoda penelitian: peneliaian dilakukan dengan rancangan penelitian True Experimental-Post Test Only Control Group Design dengan 28 ekor tikus betina Wistar dibagi 4 kelompok (@7 ekor tikus): kelompok kontrol (P0), esktrak etanol umbi ubi jalar ungu dosis 10 mg/kgBB (P1), 30 mg/kgBB (P2), dan 100 mg/kgBB (P3) diberikan selama 30 hari melalui sonde, hari ke 30 dilakukan pengangkatan uterus dan dan melihat ketebalan miometrium dan jumlah kelenjar endometrium uterus diamati secara histologi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Rerata ketebalan miometrium uterus antar kelompok perlakuan berbeda secara statistik (signifikansi p=0,000). Ketebalan miometrium paling tinggi pada kelompok P3. Rerata jumlah kelenjar endometrium antar kelompok perlakuan berbeda secara statistik (signifikan dengan p=0,000) dengan jumlah kelenjar endometrium yang paling tinggi pada kelompok P3. Kesimpulan: hasil penelitian ini menyimpulkan ekstrak etanol umbi ubi jalar ungu dapat meningkatkan ketebalan miometrium dan jumlah kelenjar endometrium uterus tikus putih yang diovariektomi. Kata kunci: Ekstrak, ubi jalar ungu, antosianin, uterus
Penurunan Kadar Trigliserida pada Tikus Jantan dengan Terapi Growth Hormone (DECREASE OF TRIGLYCERIDE LEVEL IN MALE RAT BY GROWTH HORMONE TREATMENT) I Gusti Ayu Dewi Ratnayanti; I Wayan Sugiritama; Ida Ayu Ika Wahyuniari; Ni Made Linawati; I Gusti Ngurah Mayun; Dewa Ayu Agus Sri Laksemi; I Gusti Ngurah Sri Wiryawan; I Gusti Kamasan Nyoman Arijana
Jurnal Veteriner Vol 14 No 2 (2013)
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University and Published in collaboration with the Indonesia Veterinarian Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.93 KB)

Abstract

The use of growth hormone (GH) as cardiovascular disease treatment is still controversial. In thispreliminary study the effect of growth hormone therapy on plasma triglyceride level in dyslipidemia wasexamined. Pre and post control group design study was done using 20 dyslipidemic (total cholesterol >200mg/dL) male rats, age 11–12 month-old. The subjects were divided into four groups, aquadest (P0), GH0.02 IU/day (P1), GH 0.04 IU/day (P2), and GH 0.08 IU/day (P3). All subjects were given high cholesteroldiet for three weeks to achieve dyslipidemic in blood level. Aquadest and GH were injected subcutaneouslyonce daily for two weeks. Triglyceride plasma level was measured on day 22nd and 38th by using colorimetricenzymatic test. The mean of pre test plasma triglyceride level of all groups was 136.30 mg/dL and nosignificant difference was found among the groups (p > 0.05). Growth hormone therapy significantly reducedplasma triglyceride level of P1 by 11.78% (118.82 mg/dL, p < 0.01), P2 by 23.46% (103.41 mg/dL, p < 0.01),and P3 by 35.15% (90.22 mg/dL, p < 0.01). Comparison of  post test data amomg the groups showedsignificant difference (p < 0.01). This study show that growth hormone therapy could reduce plasmatriglyceride level in dyslipidemic rat. However, further research is needed to more understand the effect ofthe therapy on cardiovascular diseases.