Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektifitas Rehabilitasi Hutan Mangrove di Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau Azizah, Diana; Jaya, Yales Veva
Akuatiklestari Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Akuatiklestari
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/akuatiklestari.v1i1.2356

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghitung tingkat efektifitas kegiatan rehabilitasi penanaman bibit mangrove di Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau. Metode yang dilakukan mengacu pada P-Dirjen BPDAS dan Hutsos No.P.1/V-SET/2013. Efektifitas dihitung dalam satuan persentase yang meliputi pengukuran luas tanaman, jumlah dan jenis tanaman serta persentase tumbuh tanaman sehat. Berdasarkan hasil survey yang dilakukan di Kelurahan Tanjung Ayun, maka hasil penanaman bibit mangrove pada seluas 50 Ha area rehabilitasi selama penanaman awal (P0) hingga tahun berikutnya (P1) dengan jenis tanaman yang berhasil adalah Rhizophora sp dan rataan nilai keberhasilan tumbuh tanaman sehat yang efektif adalah 75,89%. Berdasarkan hasil tersebut dapat diketahui bahwa efektifitas keberhasilan kegiatan rehabilitasi mangrove di Pulau Dompak memperoleh kategori baik dan berhasil.
KAJIAN KUALITAS LINGKUNGAN PERAIRAN TELUK TANJUNGPINANG PROVINSI KEPULAUAN RIAU Azizah, Diana
Dinamika Maritim Vol 6 No 1 (2017): Dinamika Maritim, Vol. 6 No. 1, August 2017 (Special Edition)
Publisher : Pusat Penelitian Sumberdaya Pesisir dan Laut, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas lingkungan perairan Teluk Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau berdasarkan parameter fisika kimia perairan. Penentuan sampel dilakukan secara purposive sampling di muara sungai dan di perairan pesisir dilakukan sebanyak 3 (tiga) kali ulangan dengan interval waktu satu bulan. Pengambilan sampel air dilakukan pada kedalaman 0 m dan 5 m dan dilakukan secara komposit. Hasil penelitian menunjukkan kualitas perairan teluk Tanjungpinang berdasarkan Kualitas lingkungan perairan teluk Tanjungpinang berdasarkan parameter fisika perairan untuk parameter suhu dan tingkat kecerahan perairan secara umum dapat dikategorikan baik, sedangkan parameter TSS menunjukkan nilaki kandungan yang melebihi nilai baku mutu air laut yang ditetapkan oleh pemerintah. Kualitas lingkungan perairan berdasarkan parameter kimia diketahui bahwa parameter pH, Salinitas, DO, BOD5 dan COD masih berada di bawah nilai ambang batas baku mutu lingkungan, Sedangkan parameter Nitrat (NO3), Nitrit (NO2), Amonium (NH4) dan Ortofosfat (PO4-P) menunjukkan nilai yang sudah diatas baku mutu lingkungan perairan yang ditetapkan
Fitoakumulasi Logam Berat Pb dan Cr pada Rhizophora mucronata di Sekitar Kawasan Bekas Tambang Bauksit, Pulau Bintan Azizah, Diana; Hamidy, Rasoel; Mubarak, Mubarak; Efriyeldi, Efriyeldi
Dinamika Lingkungan Indonesia Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.497 KB) | DOI: 10.31258/dli.8.2.p.147-153

Abstract

Bintan Island has a high potential for bauxite mining. Many ex-mining areas have not been reclaimed properly, resulting in erosion and accumulation of heavy metals Pb and Cr which are high in the sediment (red-mud) and deposited in the roots of mangrove forests on the coast of Bintan. Rhizophora mucronata is one of the species that dominates the Bintan mangrove forest. The purpose of this study was to determine the phytoaccumulation of Pb and Cr metals in R. mucronata in the former bauxite mining area ofBintan Island. This research was conducted by survey, digested and analysed using Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). The concentrationof Pb and Cr in the sediment, as well as the roots, stems and leaves of R. mucronata were used for the analysis of phytoaccumulation types. The results of the Pb concentration test were higher than Cr. Based on the sampling location, the concentration of Pb metal accumulation in the sediment is Tembeling <Sei Carang <Wacopek <Senggarang, while Cr metal is Tembeling <Wacopek <Sei Carang <Senggarang. The highest metals accumulation in R. mucronata was found in the roots (Pb = 3,3482 ppm, Cr = 0,7664 ppm), while the leaves (Pb = 1,1076 ppm, Cr = 0,0413 ppm) had the lowest concentration. Based on the type of accumulation, R. mucronata absorbs Pb metal with a rhizofiltration mechanism (TF <1), which means that the roots of R. mucronata effectively translocate Pb as a pollutant to its body from the soil. In addition, the bio-concentration factor (BCF) concentration of R. mucronata <1 indicates the role of R. mucronata as a plant that accumulates very little Pb (low accumulator/non-hyperaccumulator). This adaptation mechanism is important information in the rehabilitation of mangrove areas using R. mucronata, because it can still live and grow in an environment contaminated with Pb metal by absorbing a little Pb from the soil and translocating it effectively in its organs.