Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

BIMBINGAN TEKNIS IMPLEMENTASI DAN PENILAIAN KURIKULUM 2013 BAGI GURU SDN 26 DAN 28 AIR TAWAR TIMUR PADANG UTARA KOTA PADANG Eliyasni, Rifda; Harni, Harni; Habibi, Muhammad; Anita, Yesi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 26, No 1 (2020): JANUARI - MARET
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v26i1.15006

Abstract

Kegiatan ini dilatarbelakangi minimnya pengetahuan guru SDN 26 dan 28 Air Tawar Timur Padang Utara Kota Padang terkait implementasi Kurikulum 2013. Berdasarkan hal tersebut, maka kegiatan ini bertujuan untuk: (1) membimbing guru mengidentifikasi hakikat Kurikulum 2013, (2) membimbing guru mengidentifikasi sistem pembelajaran Kurikulum 2013, (3) membimbing guru menyusun perangkat pembelajaran Kurikulum 2013, (4) membimbing guru mempelajari dan merancang sistem penilaian Kurikulum 2013. Pelaksanaan kegiatan menggunakan teknik bimbingan dengan memvariasikan berbagai macam metode, yaitu ceramah, diskusi, tanya jawab, dan pelatihan/penugasan. Dari kegiatan bimbingan diperoleh hasil sebagai berikut: (1) guru telah mengetahui hakikat Kurikulum 2013 dan tertarik melaksanakannya, (2) guru telah mengetahui tata cara pelaksanaan pembelajaran Kurikulum 2013, (3) guru telah mengetahui jenis-jenis perangkat pembelajaran dan mampu menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Kurikulum 2013, (4) sistem penilaian Kurikulum 2013 memang cukup rumit, namun secara keseluruhan guru cukup memahami dan mampu merancang penilaian autentik Kurikulum 2013 walaupun tetap membutuhkan bimbingan tidak langsung.Kata Kunci: Bimbingan Teknis; Implementasi dan Penilaian; Kurikulum 2013.AbstractThis activity is motivated by the lack of knowledge of SDN 26 and 28 Air Tawar Timur teachers in North Padang, Padang City related to the implementation of the 2013 curriculum. Based on this, this activity aims to: (1) assist teachers in understanding the nature of the 2013 curriculum, (2) assisting teachers in identifying procedures learning curriculum 2013, (3) assisting teachers to develop learning tools for the 2013 curriculum, (4) assisting teachers in learning the 2013 curriculum assessment system. Implementation of activities uses mentoring techniques by varying various methods, namely lectures, discussions, questions and answers, and training / assignments. From the mentoring activities, the following results were obtained: (1) the teacher understood the nature of the 2013 curriculum and was interested in implementing it, (2) the teacher knew the procedures for implementing the 2013 curriculum, (3) the teacher knew the types of learning tools for the 2013 curriculum, but still further assistance is needed in preparing the Learning Implementation Plan (RPP) and teaching materials, (4) the 2013 Curriculum assessment system is indeed quite complicated, but overall teachers have understood even though it still requires indirect assistance.Keywords: Technical Assistance; Implementation and Assessment; Curriculum 2013.
Peningkatan Hasil Belajar pada Pembelajaran Tematik Terpadu Menggunakan Model Kooperatif Tipe Group Investigasion di sekolah Dasar Petriza, Narila; Eliyasni, Rifda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v4i3.671

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar tematik terpadu siswa dengan menggunakan model kooperatif tipe group investigasion. Pembelajaran tematik terpadu adalah pembelajaran yang menggunakan tema sebagai fokus utama. Pembelajaran tersebut memberikan pengalaman bermakna kepada siswa karena dalam pembelajaran tematik terpadu siswa akan memahami konsep-konsep yang mereka pelajari melalui pengalaman langsung dan nyata. Metode penelitian ini, menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Prosedur penelitian berbentuk siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap meliputi: perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpalan data melalui observasi dan tes. Pengumpulan data ini menggunakan instrumen berupa lembar pengamatan observasi siswa dan guru dalam proses pembelajaran, sedangkan untuk mengetahui kualitas hasil belajar siswa digunakan lembar evaluasi/tes. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan model kooperatif tipe group investigasion dapat meningkatkan hasil belajar tematik teradu siswa. Dari nilai rata-rata pada siklus I, 76,6% menjadi 87,5% pada siklus II.
Pengaruh Model Kooperatif Tipe Make a Match Terhadap Hasil Belajar Tematik Terpadu Kelas IV Sekolah Dasar Meilinda, Risa; Eliyasni, Rifda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v4i3.719

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan model kooperatif tipe make a match terhadap hasil belajar tematik terpadu kelas IV SD Gugus II Kecamatan Koto XI Tarusan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus II Kecamatan Koto XI Tarusan. Teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling, sehingga terpilih SDN 21 Kapuh sebagai kelas eksperimen dan SDN 02 Gurun Panjang sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian ini berupa tes objektif. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t. Berdasarkan hasil analisis data dari pengujian hipotesis diperoleh thitung = 2,63, sedangkan ttabel pada taraf signifikan 0,05 adalah 2,021 sehingga H1 diterima karena thitung > ttabel. Dengan demikian, terdapat pengaruh yang signifikan terhadap model kooperatif tipe make a match terhadap hasil belajar tematik terpadu kelas di kelas IV SD Gugus II Kecamatan Koto XI Tarusan.
Peningkatan Hasil Belajar Tematik Terpadu Menggunakan Model Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) Di SD Gurun Panjang Syafitri, Nadya; Eliyasni, Rifda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i1.903

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar tematik terpadu menggunakan model kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) . Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan prosedur perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas V berjumlah 26 siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan dari : a) RPP siklus I dengan rata-rata 83,33% (B) menjadi 91,67% pada siklus II, b) Pelaksanaan pada aspek guru siklus I dengan rata-rata 82,14% menjadi 92,85% pada siklus II, pelaksanaan pada aktivitas siswa siklus I dengan rata-rata 80,35% menjadi 89,28% pada siklus II, c) Hasil belajar siswa siklus I dengan rata-rata 76,65 menjadi 80,61 pada siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model kooperatif tipe TPS dapat meningkatkan hasil belajar tematik terpadu di kelas V SD Negeri 02 Gurun Panjang Kabupaten Pesisir Selatan
Peningkatan Hasil Belajar Menggunakan Model Plantet Question pada Pembelajaran Tematik Terpadu di Kelas IV Sekolah Dasar Widodo, Angga; Eliyasni, Rifda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i1.916

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran tematik terpadu dengan menggunakan model Plantet Question di kelas IV SDN 48 Daratan Merantih Kambang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah guru dan peserta didik kelas IV berjumlah 25 peserta didik. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa a) RPP menunjukkan hasil peningkatan pada pengamatan RPP siklus I adalah 84,90%, pada siklus II menjadi 92,63%. b) nilai rata-rata aspek guru siklus I diperoleh 85,71%, pada siklus II 95, 45%. c) nilai rata-rata aspek siswa pada siklus I 85,71%, pada siklus II 92,63%.Hasil belajar siswa pada siklus I memperoleh nilai rata-rata 77,80 %, meningkat pada siklus II dengan nilai rata-rata 81,10%.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Tematik Terpadu dengan Model Problem Based Learning di Kelas V Sekolah Dasar Donaviza, Monika Fir; Eliyasni, Rifda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian pada pembelajaran tematik terpadu di kelas V ini dilatar belakangi oleh pembelajaran tematik terpadu yang kurang terlaksana dengan baik, dan masih dalam proses menuju penyempurnaan, pada pelaksanaannya guru juga belum menggunakan model pembelajaran yang dapat membangkitkan semangat siswa, dan kurang memberikan permasalahan kepada siswa. Akibatnya siswa didalam kelas terlihat menoton dan kurang mampu dalam menentukan masalah dan cara penyelesaiannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik terpadu dengan model Problem Based Learning dikelas V SD Negeri 21 kapuh. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Prosedur penelitian didahului dengan perancanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data berupa observasi, dan tes. Penelitian ini dilaksanakan pada Semester I Tahun Ajaran 2020/2021. Subjek penelitian adalah guru selaku observer, peneliti selaku praktisi, dan siswa kelas V sebanyak 19 orang yang terdiri dari 12 orang siswa laki-laki dan 7 orang siswa perempuan. Hasil penelitian siklus I pada RPP rata-rata 76,78% (baik), meningkat pada siklus II menjadi 96,43% (sangat baik). Pelaksanaan siklus I pada aktivitas guru rata-rata 78,57% (baik), meningkat pada siklus II menjadi 92,43% (sangat baik). Pelaksanaan siklus I pada aktivitas siswa rata-rata 73,21% (baik), meningkat pada siklus II menjadi 96,42% (sangat baik). Hasil belajar siswa pada siklus I rata-rata 58,53 (Kurang), meningkat pada siklus II menjadi 84,14 (baik). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik terpadu di Sekolah Dasar.