Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Analisa Hubungan Lingkungan, APD dan Pengalaman Kerja Terhadap Kecelakaan Kerja pada Fabrikasi Konstruksi Baja Proyek Pabrik Kelapa Sawit Fahmi Firdaus Alrizal; Siti Choiriyah; Rahmad Andri Ifandi
Borneo Engineering : Jurnal Teknik Sipil Volume 4 Nomor 1 Tahun 2020
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v4i1.1274

Abstract

Occupational safety and health are very important instruments in the process of steel construction work, expecially in fabrication. In the construction of oil palm mills with steel construction for fabrication items that are often possibility to work accidents, so there is no need for one work item that can get an exemption, both in the process of cutting, moving, welding, and the packaging process of steel material used. PT Boma Bisma Indra (Persero) in the palm oil mill (CPO) steel construction fabrication project. This research was conducted with a non-probability sampling method and conducted with regression. Based on the results of the study can be known about the influence of Environmental variables, personal protective equipment (PPE) and the experience of workers on work accidents.
ANALISIS TINGKAT IMPLMENTASI SMK3 PADA KONSTRUKSI BANGUNAN DI SURABAYA BERDASARKAN PP NO 50 TAHUN 2012 Siti Choiriyah; Feri Harianto; Dian Henggar
PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Perencanaan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.729 KB) | DOI: 10.22225/pd.9.1.1675.73-79

Abstract

The development of construction project brings positive effects to the manpower absorption and development equalization. Unfortunately, construction activity also has risks such as a high occupational accident. This research aimed at describing the success level for implementing SMK3 (Sistem Managemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja or Occupational Health and Safety Management System at the building construction in Surabaya, particularly at the buildings of Super Mall Pakuwon and Telkom Group Surabaya based on PP No. 50 in 2012. The success percentage of SMK3 was determined by the qualitative method using data analyses through a checklist and interview. Both projects of Super Mall Pakuwon Surabaya and Telkom Group Surabaya were in the satisfactory category by 90.18% and 98.26% respectively. Moreover, the results of the triangulation method indicated that the three themes and sub-themes of both projects concluded the importance of occupational safety and the effectiveness of K3 protection which is planned, measurable, structured, and integrated.
Analisis Penerapan Metode TEV Penyebab Keterlambatan Proyek pada The 100 Residence Surabaya Siti Choiriyah; Lutfi Ardiansah
Jurnal Teknologi dan Manajemen Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jtm.2020.v1i1.686

Abstract

Minimnya lahan untuk bangunan baru secara horizontal maka dibutuhkan bangunan secara vertikal yang berupa apartmen atau yang lainnya. Dengan meningkatnya produktifitas akan bangunan gedung bertingkat maka untuk pengerjaannya dibutuhkan waktu secara cepat guna memenuhi permintaan akan kebutuhan bangunan gedung bertingkat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor apa yang paling dominan menjadi penyebab keterlambatan pada proyek The 100 Residence dengan mengambil data sekunder dari peneliti terdahulu sebanyak 15 faktor penyebab keterlambatan proyek dengan analisis menggunakan metode analisis kuantitatif TEV. Studi kasus di proyek apartment The 100 Residence Surabaya. Penyebaran kuisioner dilakukan melalui sebuah penyebaran kuisioner kepada pihak terkait. Hasil analisis data menunjukkan bahwa dari tingkat layar pertama (dimensi) nilai bobot yang mengakibatkan keterlambatan proyek yaitu 1. Owner 0,23, 2. Peralatan 0,20, 3. Material 0,18, 4. Manajerial 0,15, 4. Kondisi fisik di lapangan 0,13, 6. Tenaga Kerja 0,11.
Analisis Perbandingan Antara Wirtgen Type Sp-500 Dan Alat Angkut Truck Mixer Pada Pekerjaan Rigid Pavement Ditinjau Dari Segi Waktu Dan Biaya Pada Proyek Jalan Tol Surabaya – Mojokerto Seksi 1b Siti Choiriyah; Gati Sri Utami; Muhammad Nur Saifudin
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan jalan tol sebagai solusi untuk mengatasi kemacetan lalu lintas dan mempersingkat jarak. Pekerjaan jalan tol Surabaya – Mojokerto 1B terbagi konstruksinya menjadi dua yaitu integral bridge dan timbunan, perencanaan jalannya yaitu rigid pavement, untuk pelaksanaannya menggunakan alat berat Wirtgen type sp-500, Excavator, Dump truck, dan Truck mixer. Penelitian ini membandingkan antara pekerjaan rigid pavement menggunakan metode mekanik (Wirtgen type sp 500) dengan manual (truck mixer), untuk mengetahui produktivitas, biaya, dan waktu. Dari analisis biaya dengan wirtgen type sp-500 lebih efisien dengan total biaya langsung Rp.10,826,959,865.70. Dari segi waktu pelaksanaannya wirtgen type sp 500 juga lebih efektif dapat menyelesaikan pekerjaan dengan durasi waktu 16 hari. Sedangkan total biaya truck mixer sebesar Rp.11,314,161,143.18 dengan durasi 29 hari Adapun kelebihan dari wirtgen type sp 500 pelaksanaannya lebih cepat sedangkan dari segi kekuranganya wirtgen type sp 500 tidak bisa menerima slump beton 5±2. Maka dengan ini alat angkut wirtgen type sp 500 bisa digunakan sebagai alternatif pemilihan metode alat angkut yang efektif dengan biaya yang efisien apabila digunakan terutama pada proyek jalan tol dalam skala panjang.
Analisis Kombinasi Produktivitas dan Durasi Alat Berat Proyek Perataan Tanah Area Lahan Parkir PT. Smelting, Tbk. Siti Choiriyah; Prodenciana Paula Dos Santos
Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370 KB) | DOI: 10.31284/j.jts.2021.v2i2.2477

Abstract

This project located on the ground with different elevation and to start the project, it must be leveled as in the parking lot project at PT Smelting. Tbk. The equipment used are bulldozers, excavators, and dump trucks. The maximum equipment resources on the project make the productivity of heavy equipment not in accordance with field implementation. We are using descriptive method to solve the problem in this research. This method quiantitively analyze the productivity and duration of work individually and a combination of field and planning to be selected according to timeliness and cost. The results of the combination IV, 1 unit Komatsu D65 EX bulldozer, productivity 7444 m3 / day, duration of 14 days and operating costs Rp 63,215,000, 1 unit Komatsu PC excavator 200 – 8 MO productivity 8385,88 m3/day, work duration 15 days , operational costs Rp 84,900,275.5 units of dump truck nino FM 260 productivity 94.52 m3/day, work duration 22 days and operational costs Rp 430,518,605 with a total work duration of 408 hours
KUAT TEKAN BETON DENGAN MENGGUNAKAN PASIR GUNUNG MERAPI DITINJAU DARI MANAJEMEN KWALITAS Siti Choiriyah
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasir gunung Merapi merupakan pasir dengan kualitas baik, dikarenakan banyak mengandung   kandungan  silika  (SiO)  yang  tinggi,  ujung  silika  yang  runcing membentuk partikel yang memiliki sudut. Pola partikel yan memiliki sudut itulah yang membuat ikatan pasir gunung merapi degan semen menjadi lebih kuat. Selain kandungan silika (SiO)yang tinggi, pasir gunung merapi juga memiliki kandungan besi (FeO).Pada penelitian ini ,peneliti  membuat campuran beton dengan menggunakan pasir Gunung Merapi dengan menggunakan faktor air semen 0,4 ; 0,5 ; 0,6 diuji kuat tekan beton pada umur 28 hari dan uji kwalitas dari beton dengan menggunakan uji Statistik Distribusi Normal.Dari hasil penelitian awal diperoleh hasil Berat Jenis pasir Gunung Merapi 2,58 dengan kadar lumpur 5,4 % sehingga pasir harus dicuci terlebih dahulu sebelum digunakan untuk campuran beton.Pasir Gunung Merapi tidak mengandung kotoran organik dan pasir berada pada Zone 3.Hasil Uji Kuat tekan beton dengan menggunakan pasir gunung Merapi pada umur 28 hari diperoleh pada faktor air semen 0,4 kuat tekan beton 31,93 Mpa,faktor air semen 0,5 kuat tekan beton 31,44 Mpa,faktor air semen 0,6 kuat tekan beton 30,71 Mpa.Dari  uji statistik deviasi standar diperoleh hasil, dengan kontrol rata-rata dua dan rata-rata tiga pasir gunung Merapi yang digunakan untuk campuran beton dengan menggunakan faktor air semen 0,4 ;0,5 dan 0,6 memiliki  kwalitas yang memuaskan dengan nilai kuat tekan beton diatas kuat tekan yang diharapkan 27,5 Mpa.Dengan demikian pasir gunung merapi dapat digunakan untuk campuran beton.
ANALISIS KOMBINASI ALAT BERAT UNTUK PEKERJAAN GALIAN DI PROYEK GRAND SUNGKONO LAGOON Ganang Wicaksono; Siti Choiriyah; Felicia T Nuciferani
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian  pada proyek  grand sungkono lagoon (the caspian tower) Surabaya berfokus pada produktivitas alat berat ditinjau dari segi waktu. Rumusan masalah pada penelitan ini, berapakah produktivitas alat berat di pembangunan grand sungkono lagoon (the caspian tower) serta bagaimana kombinasi alat berat ditinjau dari waktu pelaksanaan pembangunan grand sungkono lagoon the caspian tower. Terdapat 6 kombinasi alat berat dibatasi oleh waktu menggunakan metode kerja secara berkelanjutan. Berdasarkan hasil perhitungan, maka diperoleh kombinasi ke-6 yang memiliki jumlah hari paling efektif, excavator beroperasi selama 15 hari dan  dump truk  beroperasi selama 10 hari. Komposisi alat berat maksimum yang digunakan pada proyek adalah 2 unit Excavator, dan 16 unit Dump Truck. Simulasi alat berat yang digunakan selama 1 hari dengan jam kerja mulai 08.00 hingga 17.00 yaitu penggunaan 6 dump truck pada jam pertama, 6 dump truck pada jam kedua dan 4 dumptruck pada jam ketiga yang diikuti oleh penggunaan 2 excavator secara paralelKata kunci : Produktivitas, Kombinasi, Excavator, Dump truck 
Pemilihan Pembagian Zona dengan Siklus Menggunakan Bekisting Alform pada Pekerjaan Plat terhadap Biaya dan Waktu Siti Choiriyah; Fahmi Firdaus; Arizal Nur
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pekerjaan sruktur peralatan yang paling utama yang dibutuhkan adalah bekisting karena pengerjaan struktur rata-rata dilakukan pengecoran ditempat. Bekisting merupakan sebuah alat yang digunakan untuk mencetak sebuah struktur beton dan juga fasilitas penunjang pekerjaan yang dapat menahan beban diatasnya.Jika digunakan berulangkali dalam jangka waktu panjang dapat memungkinkan terjadinya kerusakan.Oleh karena itu dilakukan manajemen pengendalian material yang terbuang akibat kerusakan material agar menjadi lebih efisien.Jenis bekisting yang digunakan pada penelitian ini adalah bekisting Alform.Tujuan dari pola pembagian zona dengan siklus yang didasarkan pada tingkat ketersediaan material, alat, dan tenaga kerja untuk mendapatkan tingkat efisiensi biaya dan waktu.Metode yang digunakan adalah metode analisis kuantitatif dengan perbandingan alternatif pembagian zona yaitu 3, 4, dan 5 pembagian zona dengan siklus perlantai 8 hari. Hasil dari analisis tersebut antara lain Alternatif 3 pembagian zona total waktu 180 hari dengan biaya Rp.5.142.155.839. Alternatif 4 pembagian zona total waktu 160 hari dengan biaya Rp.5.135.106.936. Alternatif 5 pembagian zona total waktu 200 hari dengan biaya Rp.5.179.150.143. berdasarkan hasil dari analisis maka pola pembagian zona yang terbaik adalah 4 pembagian zona.
SOSIALISASI PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI LINGKUNGAN RW 02 KELURAHAN KERTAJAYA KECAMATAN GUBENG KOTA SURABAYA Jenny Caroline; Siti Choiriyah; Mila Kusuma Wardani; Dewi Pertiwi; Theresia Maria CA; Ratih Sekartadji; Arintha Indah Dwi Syafiarti; Yanisfa Septiarsilia; Kurnia Hadi Putra
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 9: Februari 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat merupakan salah satu dari kegiatan tri darma perguruan tinggi, tujuan dari kegiatan ini adalag untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan memajukan kesejahteraan masyarakat. Jurusan Teknik Sipil – Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan topik ‘’Sosialisasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Lingkungan RW 02 Kelurahan Kertajaya Kecamatan Gubeng Kota Surabaya’’ yang bekerja sama dengan masyarakat dan perangkat RW 02 Kecamatan Kertajaya Kecamatan Gubeng Kota surabaya dan sosialisassi dilakukan di balai RW. Hasil dari pelaksanaan pengabdian masyarakat yang dilakukan dengan kegiatan sosialisasi Pengolahan Sampah Rumah Tangga kepada warga setempat adalah adanya pemanfaatan sampah rumah tangga yang dijadikan sebagai kerajinan tangan dan memiliki nilai ekonomis. Adanya pemberdayaan masyarakat, khususnya ibu-ibu rumah tangga agar dapat mengembangkan kreativitasnya melalui pelatihan membuat kerajinan tangan yang bernilai jual sehingga dapat meningkatkan penghasilan mereka. Dengan demikian kami sebagai civitas akademik memberikan edukasi dan ilmu kami untuk warga setempat di masa pandemi COVID-19 saat ini
Analisa Faktor Produktivitas Fabrikasi Konstruksi Baja Pada Tenaga Kerja Siti Choiriyah; Fahmi Firdaus Alrizal; M Irsyad Aly Daffa
Borneo Engineering : Jurnal Teknik Sipil Volume 5 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v5i2.1973

Abstract

Keberhasilan pelaksanaan proyek konstruksi di tentukan oleh tenaga kerja, karena berdampak pada kemajuan dan produktifitas pekerjaan di lapangan. Peningkatkan produktivitas dengan fabrikasi lebih baik daripada sistem konstruksi konvensional. Penentuan produktifitas dalam pekerjaan fabrikasi baja perencanaan jadwal sebuah proyek sehingga perlu dianalisa produktivitas pekerjanya. Pada penelitian ini bertujuan untuk menganalisa produktivitas tenaga kerja dan mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi produktivitas pekerja pada pekerjaan fabrikasi. Metode pengukuran produktivitas dilakukan dengan metode work study. Metode work study adalah metode pengukuran produktivitas pekerja dengan observasi langsung dilapangan. Dari hasil perhitungan diperoleh nilai produktivitas pekerja pada pekerjaan marking pelat: 563,25 kg/orang/hari, WF: 886,47 kg/orang/hari. Sedangkan pekerjaan pemotongan pelat: 891,85 kg/orang/hari, WF  259,53 kg/orang/hari. Untuk nilai produktivitas pada pekerjaan perakitan 282,43 kg/orang/hari. Dari hasil analisis produktivitas menunjukkan bahwa jumlah pekerja, relaxation allowances, material yang digunakan, dan penggunaan alat dalam pekerjaan adalah faktor faktor yang mempengaruhi produktivitas pekerja pada pekerjaan fabrikasi baja.