Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pelaksanaan Pendidikan Jasmani dan Olahraga Anak Usia Dini Lungit Wicaksono
Jurnal PG-PAUD Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to know the implementation of physical education and sports for early childhood at kindergarten in Bandar Lampung in 2017. This research uses survey method with qualitative descriptive analysis approach. The sample is kindergarten teacher in Bandar Lampung with 110 people taken by random sampling. Data collection using questionnaires. Based on the results of data analysis can be concluded that the implementation of physical education and sports for early childhood at kindergarten in Bandar Lampung already implemented properly. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pendidikan jasmani dan olahraga untuk anak usia dini pada sekolah PAUD di kota Bandar Lampung tahun 2017. Penelitian ini menggunakan metode surveri dengan pendekatan analisis deskriptif kualitatif. Sampel adalah guru PAUD di Kota Bandar Lampung dengan jumlah 110 orang yang diambil secara random sampling. Pengumpulan data mengunakan kuesioner. Berdasarkan hasil analisi data dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pendidikan jasmani dan olahraga untuk anak usia dini pada sekolah PAUD di kota Bandar Lampung sudah sudah dilaksanakan dengan baik.Kata kunci: anak usia dini, olahraga, pendidikan jasmani
Upaya Meningkatkan Gerak Dasar Menyundul Pada Sepak Bola Menggunakan Modifikasi Alat Roni Subowo; Marta Dinata; Lungit Wicaksono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 4 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to improve and improve the learning process, especially in basic movement. the results of the analysis showed that in the first cycle with the help of aids in the form of balloons filled with water obtained an increase in the average value of 68.1 with the calculation of the effectiveness level of 50% means that it has not been effective. in the second cycle with aids in the form of rubber balls and walls obtained an increase in the average value of 82.31 with the calculation of the effectiveness level of 71.2%. the conclusion of this study that by using the modification of the tool, the skills of heading in football in the eighth grade students of Baradatu 1 Junior High School, waykanan can increase.penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan dan memperbaiki proses pembelajaran, khususnya dalam gerak dasar menyundul. hasil analisis menunjukan pada siklus pertama dengan bantuan alat bantu  berupa balon yang di isi dengan air diperoleh peningkatan rata-rata nilai sebesar 68,1 dengan perhitungan tingkat efektivitas 50% itu berati belum efektif. pada siklus kedua dengan alat bantu berupa bola karet dan dinding diperoleh peningkatan rata-rata nilai sebesar 82,31 dengan perhitungan tingkat efektivitas 71,2 %. kesimpulan dari penelitian ini bahwa dengan menggunakan modifikasi alat maka keterampilan  menyundul (heading) dalam sepakbola pada siswa kelas VIII SMPN 1 Baradatu, waykanan dapat meningkat.Kata kunci : balon, bola karet, menyundul
Pengaruh Interval Training dan Cross Country Terhadap VO2max Tomi Wahyuda; Sudirman Husin; Lungit Wicaksono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 4 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this study is that there are still students who take futsal extracurricular activities at Negeni 6 Bandar Lampung High School experiencing fatigue during the competition, not yet knowing the effect of interval training and cross country on vo2max for students who take futsal extracurricular activities at Bandar Lampung SMA 6. The research objective is to determine whether there is an effect of interval training and cross country on voaxmax for students who take futsal extracurricular activities at Bandar Lampung 6 Public High School. The method used in this study is an experiment. The population of this research was 30 students who participated in futsal extracurricular activities at Bandar Lampung Senior High School 6. Data analysis using t-test. The results showed that there were 4.199 and cross country interval training influences of 2.261 to vo2max and the most influential to vo2max was interval training and the difference in interval training and cross country to vo2max.Masalah dalam penelitian ini adalah masih ada siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal di SMA Negeri 6 Bandar Lampung mengalami kelelahan saat pertandingan, belum diketahuinya pengaruh interval training dan cross country terhadap vo2max  pada siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal di SMA Negeri 6 Bandar Lampung. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah ada pengaruh interval training dan cross country terhadap vo2max pada siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal di SMA Negeri 6 Bandar Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen. Populasi penelitian ini adalah siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal di SMA Negeri 6 Bandar Lampung berjumlah 30 orang. Analisis data menggunakan Uji-t. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh interval training sebesar 4,199 dan cross country sebesar 2,261 terhadap vo2max dan yang paling berpengaruh terhadap vo2max adalah interval training serta adanya perbedaan interval training dan cross country terhadap vo2max.Kata kunci: cross country, interval training, vo2max.
Kontribusi Panjang Lengan, Kekuatan Lengan, Panjang Tungkai Dan Power Tungkai Dengan Hasil Loncat Harimau Mahendra Dinatha Oseda; Ade Jubaedi; Lungit Wicaksono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 4 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this study was to find the contribution of arm length, arm strength, leg length and limb power with tiger jumping results. The type of research used is descriptive correlational with a sample of 30 people. Data collection techniques using tiger jump instruments. Data analysis uses data analysis techniques and correlational tests. The results showed that the arm length contributed to the tiger jump result of 14.25%, arm strength contributed to the tiger jump result of 23.66%, the leg length contributed to the tiger jump yield of 14.68%, and the leg power gave the contribution of tiger jumps was 44.49%. The conclusion of this study shows that the power of limbs contributes the most to the results of tiger jumps on students of the University of Lampung Penjaskesrek class of 2017.Masalah dalam penelitian ini adalah mencari kontribusi panjang lengan, kekuatan lengan, panjang tungkai dan power tungkai dengan hasil loncat harimau. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional dengan sampel sebanyak 30 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen loncat harimau. Analisis data menggunakan teknik analisis data dan uji korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panjang lengan memberikan kontribusi dengan hasil loncat harimau sebesar 14,25%, kekuatan lengan memberikan kontribusi dengan hasil loncat harimau sebesar 23,66%, panjang tungkai memberikan kontribusi dengan hasil loncat harimau sebesar 14,68%, dan power tungkai memberikan kontribusi dengan hasil loncat harimau sebesar 44,49%. Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa power tungkai memberikan kontribusi paling besar dengan hasil loncat harimau pada mahasiswa Penjaskesrek Universitas Lampung angkatan 2017.Kata kunci : kekuatan lengan, loncat harimau, panjang lengan, panjang tungkai, power tungkai
Pengaruh Metode Latihan Zig-Zag dan Metode Latihan Shuttle Run Terhadap Keterampilan Dribble Permainan Bola Basket Hari Tri Prayoga; Akor Sitepu; Lungit Wicaksono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 7, No 3 (2019): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this study was to find out the improvement of dribble skills through zigzag training and shuttle run. This study uses an experimental method. The sample in this study was students of SMAN 16 Bandar Lampung who joired basketball extracurricular with 30 students. The results of the research through the shuttle run and zig-zag methods have a significant influence on dribblel skills. This can be seen from the results of the calculation of the data obtained for the average value of the students' dribble exam in the final test of the run exercise which is 15.36 seconds faster than the zigzag exercise with an average of 15.99 seconds. The conclusion of this study is that the exercise with the shuttle method runs more effectively than the zigzag exercise on the dribble skills of basketball extracurricular students at SMA Negeri 16 Bandar Lampung.Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan keterampilan dribble melalui latihan zig-zag dan shuttle run. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 16 Bandar Lampung yang mengikuti ekstrakurikuler bola basket dengan jumlah 30 siswa. Hasil penelitian di dapat bahwa latihan dengan menggunakan metode shuttle run dan zig-zag memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan dribble bola basket. hal ini dapat dilihat dari hasil penghitungan data yang diperoleh untuk nilai rata-rata keterampilan dribble siswa pada tes akhir latihan shuttle run adalah 15.36 detik lebih cepat dibandingkan dengan latihan zig-zag dengan rata-rata 15.99 detik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah latihan dengan metode shuttle run lebih efektif dibandingkan dengan latihan zig-zag terhadap keterampilan dribble siswa ekstrakulikuler bola basket SMA Negeri 16 Bandar Lampung. Kata kunci : bola basket, dribble, latihan, shuttle run, zig-zag. 
Pengaruh Model Latihan Variasi Terhadap Kemampuan Menyudul Bola Bagi Anak di SSB Bima Putra Lampung Timur Rian Hidayatullah; Rahmat Hermawan; Lungit Wicaksono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 7, No 3 (2019): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem of this research is the children average ability of heading a ball in the SBB Bima Putra, East Lampung which is relatively not reaching the maximum level. The aim of this study was to find out the effect of children's ability of heading a ball by providing a treatment that is a variation exercise model. The subject of this study was 30 children of SBB Bima Putra, East Lampung. The result showed that the variation exercise model has a significant influence toward children’s heading a ball ability in SBB Bima Putra, East lampung (tvalue = 9.701 ttable = 2.045). It indicates that variation exercise model gives an influence to improve children’s ability of heading a ball in football.Masalah dalam penelitian ini adalah kemampuan rata-rata menyundul bola (heading) pada SSB Bima Putra Lampung Timur relatif belum mencapai tingkat maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dengan memberikan suatu perlakuan yaitu model latihan variasi. Penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan sampel sebanyak 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan model latihan variasi terdapat pengaruh yang signifikan dalam kemampuan menyundul bola pada anak di SSB Bima Putra Lampung Timur (t hitung = 9.701   t tabel =  2.045). Hal ini menunjukkan bahwa model latihan variasi  memberikan pengaruh lebih baik untuk meningkatkan kemampuan menyundul bola dalam sepakbola.Kata kunci : menyundul bola, model latihan variasi, pengaruh
Manajemen Pembinaan Sekolah Sepakbola (SSB) Luthfi Zahir; Rahmat Hermawan; Lungit Wicaksono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 4 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to reveal the various problems that exist in the Bina Bangsa Bandar Lampung Football School (SSB). The approach used is descriptive qualitative method. Data collection techniques using interview methods, observation methods, questionnaires and documentation methods. Data validity with triangulation techniques. Data analysis with data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Rom the collected results, the management conditions at Bina Bangsa SSB have run smoothly, In managing the Bina Bangsa SSB organization run rudely, because lack of support from the local government to help with the Football School financial problems. the implementation of the coaching program at Bina Bangsa SSB uses the Chemo theory development pattern, which starts from the grafting, nursery and performance improvement carried out by SSB Bina Bangsa, the achievement of Bina Bangsa SSB can be said to be good enough in Lampung Province.Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan berbagai persoalan yang ada di Sekolah Sepakbola (SSB) Bina Bangsa Bandar Lampung. Pendekatan yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode wawancara, metode observasi, angket dan metode dokumentasi. Validitas data dengan teknik triangulasi. Analisis data dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, kondisi manajemen di SSB Bina Bangsa sudah berjalan dengan lancar, dalam pengelolaan organisasi SSB Bina Bangsa dijalankan seadanya, karena kurangnya dukungan dari pemerintah daerah untuk membantu masalah keuangan, pelaksanaan program pembinaan di SSB Bina Bangsa menggunakan pola pembinaan teori kamiso, yaitu mulai dari pemassalan, pembibitan dan peningkatan prestasi SSB Bina Bangsa dapat dikatakan cukup baik untuk di Provinsi Lampung.Kata Kunci : manajemen, organisasi olahraga, sepakbola
PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ICT OLEH GURU PENJAS KOTA BANDAR LAMPUNG Lungit Wicaksono; Dimas Duta Putra Utama
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v5i1.846

Abstract

Penggunaan Media Pembelajaran Information, Communication and Technology (ICT) dunia pendidikan sudah menjadi kebutuhan yang mendasar untuk meningkatkan proses pendidikan. Penggunaan ICT pada guru olahraga (penjasorkes) baik di sekolah dasar dan menengah di Kota Bandar Lampung relatif minim. Hal ini ditunjukan oleh masih sedikit jumlah guru menggunakan media ICT dalam pembelajaran gerak yang sangat cepat dan sulit diamati secara langsung. Kemampuan ICT yang dimiliki setiap guru Penjasorkes berbeda-berbeda baik dari penerapan maupun implementasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan media pembelajaran berbasis ICT bagi guru penjasorkes di Kota Bandar Lampung. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Prosedur pengumpulan data memalui angket yang disebar pada guru Penjasorkes. Teknik analisis pada penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. hasil penelitian yang dilakukan kepada guru Penjasorkes di Kota Bandar Lampung sekolah dasar dan menegah menunjukan pada kategori sering menggunakan 38 guru dengan persentase 41,30% ini dikategorikan pada sering memanfaatkan ICT dan digunakan dalam pembelajaran rata-rata 8x persemester, kategori Sering 19 Guru dengan presentase 20,65% dengan kategori memanfaatkan ICT namun tidak sering dilihat dari 6x pertemuan persemester, kategori sedang 14 Guru dengan persentase 15,21% guru dalam memanfaatkan ICT kategori sedang karena kurangnya pengetahuan dan penggunaan ICT tersebut, Kategori Kurang 9 Guru dengan persentase 9,78% kurang memanfaatkan ICT karena fasilitas yang terbatas dan pengetahuan guru tentang ICT yang kurang, dan kategori kurang sekali menggunakan 8 guru dengan persentase 8,69% dalam pemanfaatan ICT Persemester kurang 2 kali mengggunakan. Dengan demikian guru sudah memanfaatkan ICT sebagai media pembelajaran, namun belum maksimal digunakan karena kondisi media pembelajaran dari fasilitas sudah memadai akan tetapi dengan jumlah yang terbatas serta perlu adanya pelatihan.
PENGARUH LATIHAN PENCAK SILAT MENGGUNAKAN BEBAN DEMPEL TERHADAP KECEPATAN TENDANGAN DEPAN PESILAT DI PADEPOKAN PSHT CABANG LAMPUNG BARAT: Lungit Wicaksono; Totok Sardianto; Dimas Duta Putra Utama
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v5i2.958

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah kurangnya kecepatan dalam melakukan tendangan depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dengan memberikan suatu perlakuan yaitu latihan menggunakan beban . Jenis penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan sampel sebanyak 40 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen kecepatan tendangan depan, Berdasarkan hasil penelitian dan hasil dari uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis yang diperoleh dari kelompok eksperimen yaitu ada pengaruh dari latihan beban dampel terhadap kecepatan tendangan dengan nilai rhitung 0,8938 > rtabel 0,444 dengan . Kelompok kontrol rhitung 0,9072 > rtabel 0,444. Dengan thitung 39,74 > ttabel 2,038 distribusi dari hasil tersebut terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Perhitungan uji analisis kelompok kontrol dan kelompok eksperimen menunjukkan bahwa kelompok eksperimen dengan latihan menggunakan beban dempel berpengaruh lebih baik terhadap kecepatan tendangan depan pesilat di Padepokan PSHT Cabang Lampung Barat.
Perbedaan Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa SMP Berdasarkan Letak Geografis Lungit Wicaksono; Satria Kusuma; Ridho afiegi Alfadhil
JSKK (Jurnal Sains Keolahragaan dan Kesehatan) Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/jskk.2021.6.2.8

Abstract

Differences in a person's geographical location can determine the level of physical activity, so that it can be a picture to balance the physical activity of the two places. The purpose of this study was to compare the fitness and physical strength of junior high school students living in low and highlands. This research uses an observational study method, where all subjects will be taken data at one time. 30 male junior high school students with an average age of 13.48 0.79 years, body weight 47.95 ± 4.48 kg and height 157.94 ± 4.99 cm participated in this study. where the total subject will be divided into 2 groups consisting of 15 junior high school students from the lowlands and 15 junior high school students from the highlands. The results showed that the fitness status and physical strength of junior high school students living in highlands had good scores when compared to students living in lowlands. Thus it can be concluded that a person's geographical location affects a person's fitness. These findings can be used as consideration for teachers at schools in order to balance the fitness status of students who live at low altitudes so that they can have good physique like students who live at high altitudes.