Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search
Journal : JUPE

Upaya Meningkatkan Gerak Dasar Menyundul Pada Sepak Bola Menggunakan Modifikasi Alat Roni Subowo; Marta Dinata; Lungit Wicaksono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 4 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to improve and improve the learning process, especially in basic movement. the results of the analysis showed that in the first cycle with the help of aids in the form of balloons filled with water obtained an increase in the average value of 68.1 with the calculation of the effectiveness level of 50% means that it has not been effective. in the second cycle with aids in the form of rubber balls and walls obtained an increase in the average value of 82.31 with the calculation of the effectiveness level of 71.2%. the conclusion of this study that by using the modification of the tool, the skills of heading in football in the eighth grade students of Baradatu 1 Junior High School, waykanan can increase.penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan dan memperbaiki proses pembelajaran, khususnya dalam gerak dasar menyundul. hasil analisis menunjukan pada siklus pertama dengan bantuan alat bantu  berupa balon yang di isi dengan air diperoleh peningkatan rata-rata nilai sebesar 68,1 dengan perhitungan tingkat efektivitas 50% itu berati belum efektif. pada siklus kedua dengan alat bantu berupa bola karet dan dinding diperoleh peningkatan rata-rata nilai sebesar 82,31 dengan perhitungan tingkat efektivitas 71,2 %. kesimpulan dari penelitian ini bahwa dengan menggunakan modifikasi alat maka keterampilan  menyundul (heading) dalam sepakbola pada siswa kelas VIII SMPN 1 Baradatu, waykanan dapat meningkat.Kata kunci : balon, bola karet, menyundul
Pengaruh Interval Training dan Cross Country Terhadap VO2max Tomi Wahyuda; Sudirman Husin; Lungit Wicaksono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 4 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this study is that there are still students who take futsal extracurricular activities at Negeni 6 Bandar Lampung High School experiencing fatigue during the competition, not yet knowing the effect of interval training and cross country on vo2max for students who take futsal extracurricular activities at Bandar Lampung SMA 6. The research objective is to determine whether there is an effect of interval training and cross country on voaxmax for students who take futsal extracurricular activities at Bandar Lampung 6 Public High School. The method used in this study is an experiment. The population of this research was 30 students who participated in futsal extracurricular activities at Bandar Lampung Senior High School 6. Data analysis using t-test. The results showed that there were 4.199 and cross country interval training influences of 2.261 to vo2max and the most influential to vo2max was interval training and the difference in interval training and cross country to vo2max.Masalah dalam penelitian ini adalah masih ada siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal di SMA Negeri 6 Bandar Lampung mengalami kelelahan saat pertandingan, belum diketahuinya pengaruh interval training dan cross country terhadap vo2max  pada siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal di SMA Negeri 6 Bandar Lampung. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah ada pengaruh interval training dan cross country terhadap vo2max pada siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal di SMA Negeri 6 Bandar Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen. Populasi penelitian ini adalah siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal di SMA Negeri 6 Bandar Lampung berjumlah 30 orang. Analisis data menggunakan Uji-t. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh interval training sebesar 4,199 dan cross country sebesar 2,261 terhadap vo2max dan yang paling berpengaruh terhadap vo2max adalah interval training serta adanya perbedaan interval training dan cross country terhadap vo2max.Kata kunci: cross country, interval training, vo2max.
Kontribusi Panjang Lengan, Kekuatan Lengan, Panjang Tungkai Dan Power Tungkai Dengan Hasil Loncat Harimau Mahendra Dinatha Oseda; Ade Jubaedi; Lungit Wicaksono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 4 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this study was to find the contribution of arm length, arm strength, leg length and limb power with tiger jumping results. The type of research used is descriptive correlational with a sample of 30 people. Data collection techniques using tiger jump instruments. Data analysis uses data analysis techniques and correlational tests. The results showed that the arm length contributed to the tiger jump result of 14.25%, arm strength contributed to the tiger jump result of 23.66%, the leg length contributed to the tiger jump yield of 14.68%, and the leg power gave the contribution of tiger jumps was 44.49%. The conclusion of this study shows that the power of limbs contributes the most to the results of tiger jumps on students of the University of Lampung Penjaskesrek class of 2017.Masalah dalam penelitian ini adalah mencari kontribusi panjang lengan, kekuatan lengan, panjang tungkai dan power tungkai dengan hasil loncat harimau. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional dengan sampel sebanyak 30 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen loncat harimau. Analisis data menggunakan teknik analisis data dan uji korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panjang lengan memberikan kontribusi dengan hasil loncat harimau sebesar 14,25%, kekuatan lengan memberikan kontribusi dengan hasil loncat harimau sebesar 23,66%, panjang tungkai memberikan kontribusi dengan hasil loncat harimau sebesar 14,68%, dan power tungkai memberikan kontribusi dengan hasil loncat harimau sebesar 44,49%. Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa power tungkai memberikan kontribusi paling besar dengan hasil loncat harimau pada mahasiswa Penjaskesrek Universitas Lampung angkatan 2017.Kata kunci : kekuatan lengan, loncat harimau, panjang lengan, panjang tungkai, power tungkai
Pengaruh Metode Latihan Zig-Zag dan Metode Latihan Shuttle Run Terhadap Keterampilan Dribble Permainan Bola Basket Hari Tri Prayoga; Akor Sitepu; Lungit Wicaksono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 7, No 3 (2019): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this study was to find out the improvement of dribble skills through zigzag training and shuttle run. This study uses an experimental method. The sample in this study was students of SMAN 16 Bandar Lampung who joired basketball extracurricular with 30 students. The results of the research through the shuttle run and zig-zag methods have a significant influence on dribblel skills. This can be seen from the results of the calculation of the data obtained for the average value of the students' dribble exam in the final test of the run exercise which is 15.36 seconds faster than the zigzag exercise with an average of 15.99 seconds. The conclusion of this study is that the exercise with the shuttle method runs more effectively than the zigzag exercise on the dribble skills of basketball extracurricular students at SMA Negeri 16 Bandar Lampung.Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan keterampilan dribble melalui latihan zig-zag dan shuttle run. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 16 Bandar Lampung yang mengikuti ekstrakurikuler bola basket dengan jumlah 30 siswa. Hasil penelitian di dapat bahwa latihan dengan menggunakan metode shuttle run dan zig-zag memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan dribble bola basket. hal ini dapat dilihat dari hasil penghitungan data yang diperoleh untuk nilai rata-rata keterampilan dribble siswa pada tes akhir latihan shuttle run adalah 15.36 detik lebih cepat dibandingkan dengan latihan zig-zag dengan rata-rata 15.99 detik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah latihan dengan metode shuttle run lebih efektif dibandingkan dengan latihan zig-zag terhadap keterampilan dribble siswa ekstrakulikuler bola basket SMA Negeri 16 Bandar Lampung. Kata kunci : bola basket, dribble, latihan, shuttle run, zig-zag. 
Pengaruh Model Latihan Variasi Terhadap Kemampuan Menyudul Bola Bagi Anak di SSB Bima Putra Lampung Timur Rian Hidayatullah; Rahmat Hermawan; Lungit Wicaksono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 7, No 3 (2019): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem of this research is the children average ability of heading a ball in the SBB Bima Putra, East Lampung which is relatively not reaching the maximum level. The aim of this study was to find out the effect of children's ability of heading a ball by providing a treatment that is a variation exercise model. The subject of this study was 30 children of SBB Bima Putra, East Lampung. The result showed that the variation exercise model has a significant influence toward children’s heading a ball ability in SBB Bima Putra, East lampung (tvalue = 9.701 ttable = 2.045). It indicates that variation exercise model gives an influence to improve children’s ability of heading a ball in football.Masalah dalam penelitian ini adalah kemampuan rata-rata menyundul bola (heading) pada SSB Bima Putra Lampung Timur relatif belum mencapai tingkat maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dengan memberikan suatu perlakuan yaitu model latihan variasi. Penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan sampel sebanyak 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan model latihan variasi terdapat pengaruh yang signifikan dalam kemampuan menyundul bola pada anak di SSB Bima Putra Lampung Timur (t hitung = 9.701   t tabel =  2.045). Hal ini menunjukkan bahwa model latihan variasi  memberikan pengaruh lebih baik untuk meningkatkan kemampuan menyundul bola dalam sepakbola.Kata kunci : menyundul bola, model latihan variasi, pengaruh
Manajemen Pembinaan Sekolah Sepakbola (SSB) Luthfi Zahir; Rahmat Hermawan; Lungit Wicaksono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 4 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to reveal the various problems that exist in the Bina Bangsa Bandar Lampung Football School (SSB). The approach used is descriptive qualitative method. Data collection techniques using interview methods, observation methods, questionnaires and documentation methods. Data validity with triangulation techniques. Data analysis with data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Rom the collected results, the management conditions at Bina Bangsa SSB have run smoothly, In managing the Bina Bangsa SSB organization run rudely, because lack of support from the local government to help with the Football School financial problems. the implementation of the coaching program at Bina Bangsa SSB uses the Chemo theory development pattern, which starts from the grafting, nursery and performance improvement carried out by SSB Bina Bangsa, the achievement of Bina Bangsa SSB can be said to be good enough in Lampung Province.Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan berbagai persoalan yang ada di Sekolah Sepakbola (SSB) Bina Bangsa Bandar Lampung. Pendekatan yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode wawancara, metode observasi, angket dan metode dokumentasi. Validitas data dengan teknik triangulasi. Analisis data dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, kondisi manajemen di SSB Bina Bangsa sudah berjalan dengan lancar, dalam pengelolaan organisasi SSB Bina Bangsa dijalankan seadanya, karena kurangnya dukungan dari pemerintah daerah untuk membantu masalah keuangan, pelaksanaan program pembinaan di SSB Bina Bangsa menggunakan pola pembinaan teori kamiso, yaitu mulai dari pemassalan, pembibitan dan peningkatan prestasi SSB Bina Bangsa dapat dikatakan cukup baik untuk di Provinsi Lampung.Kata Kunci : manajemen, organisasi olahraga, sepakbola
Kontribusi Daya Ledak Otot Tungkai dan Kekuatan Otot Lengan terhadap Ketepatan Smash Bola Voli Artha Mevia Indriana; Sudirman Husin; Lungit Wicaksono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 7, No 1 (2019): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the magnitude of the contribution of explosive muscle leg power and arm muscle strength to the accuracy of volleyball smash of Senior High School 7 Bandar Lampung students in 2018. The method used was descriptive correlational. The sample used was 30 students. The was  analyzed by using product moment correlation. From the results of the study, it was found that the explosive power of the leg muscles and arm muscle strength had a relationship with the results of the volleyball smash accuracy. The results showed the contribution of leg muscle explosive power with a smash accuracy of 53.26%, and then contributed arm muscle strength with a smash accuracy of 32.38% and the contribution of explosive muscle leg power and arm muscle strength with the accuracy of smash is 68.81%. From the two variables it can be concluded that the contribution to the accuracy of volleyball smashes is 68.81%.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya kontribusi daya ledak otot tungkai dan kekuatan otot lengan terhadap ketepatan smash bola voli siswa SMAN 7 Bandar Lampung Tahun 2018. Metode yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Sampel yang digunakan sebanyak 30 siswa. Analisis data menggunakan korelasi product moment. Dari hasil penelitian di dapat bahwa daya ledak otot tungkai dan kekuatan otot lengan memiliki hubungan dengan hasil ketepatan smash bola voli. Hasil penelitian menunjukan kontribusi daya ledak otot tungkai dengan ketepatan smash sebesar 53,26% kemudian kontribusi kekuatan otot lengan dengan ketepatan smash sebesar 32,38%. Dan kontribusi daya ledak otot tungkai dan kekuatan otot lengan dengan ketepatan smash sebesar 68,81% Dari kedua variabel tersebut dapat disimpulkan bahwa kontribusi terhadap ketepatan smash bola voli yaitu sebesar 68,81%.Kata Kunci: daya ledak, kekuatan, ketepatan, otot lengan, otot tungkai, smash
Upaya Meningkatkan Teknik Dasar Lay-Up Permainan Bola Basket Melalui Alat Modifikasi Garis-Garis dan Bola Banyak Andri Kurniawan; Akor Sitepu; Lungit Wicaksono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 4 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of the study was to describe the results of the basic techniques of basketball lay-up learning through many balls and lines on eighth grade students of SMP 19 Bandar Lampung. The method used in this study is Classroom Action Research. Subjects in the study were eighth grade students totaling 30 students. This study uses a Class Action Research approach with research procedures covering planning, acting, observation, and reflecting as much as 2 cycles. The results of the study showed that the application of modification in learning could improve the learning outcomes of basketball lay-up for students at SMP 19 Bandar Lampung. From the results of the analysis obtained there is an increase in conditions from the beginning to cycle 1, and cycle II. From the study of all aspects of learning obtained the percentage of completeness of the results of learning the basketball lay-up in the initial conditions (0%). Cycle I (50%) and cycle II (86.67%).Tujuan penelitian adalah untuk medeskripsikan hasil pembelajaran teknik dasar lay-up bola basket melalui bola banyak dan garis-garis pada siswa kelas VIII SMPN 19 Bandar Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas VIII yang berjumlah 30 siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas dengan prosedur penelitian meliputi planning, acting, observation, dan reflecting sebanyak 2 siklus. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan modifikasi dalam pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar lay-up bola basket pada siswa SMPN 19 Bandar Lampung. Dari hasil analisis yang diperoleh terdapat peningkatan kondisi dari awal ke siklus 1, dan siklus II. Dari penelitian seluruh aspek pembelajaran diperoleh prosentase ketuntasan hasil belajar lay-up bola basket pada kondisi awal (0%). Siklus I (50%) dan siklus II (86,67%). Kata kunci : garis-garis, lay-up, modifikasi alat
Pengaruh Latihan Melompat Dengan Satu Kaki dan Leg Squat Terhadap Kecepatan Tendangan Samping Andika Windi Nur Sodikin; Suranto Suranto; Lungit Wicaksono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 4 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to find out how much influence the One-leg jump exercise, leg squat on the results of Side Kick Speed on pencak silat extracurricular in 3 Way Pengubuan Middle School. The research method used is the experimental method. From the calculation of the influence test and t test, the jumping exercise with one leg counts t count of 11,961 while the leg squat exercise t counts at 17,0447. Thus leg squat training is better in increasing the speed of pencak silat side kicks in students of 3 Way Pengubuan Public Middle SchoolPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh latihan melompat dengan Satu kaki, leg squat terhadap hasil  Kecepatan Tendangan Samping pada ekstrakurikuler pencak silat SMP Negeri 3 Way Pengubuan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Dari perhitungan uji pengaruh dan uji t, latihan melompat dengan satu kaki jumlah t hitung sebesar 11,961 sedangkan latihan leg squat t hitung sebesar 17,0447. Dengan demikian latihan leg squat lebih baik dalam meningkatkan kecepatan tendangan samping pencak silat pada siswa SMP Negeri 3 Way Pengubuan.Kata kunci: leg squat, melompat, tendangan samping.
PENGARUH FARTLEK DAN JOGGING TERHADAP PENINGKATAN VO2MAX TIM SEPAKBOLA SMAN 1 KOTAGAJAH I Ketut Herta; Frans Nurseto; Ade Jubaedi; Lungit Wicaksono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 4 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to investigate the difference effects of fartlek and jogging to vo2max football team improvements of SMA Negeri Kotagajah in Central Lampung regency. The type of the research was experiment. There were 22 students which taken randomly as the samples in this research. In order to collect the data, the researcher used cooper test. Then the data were analyzed by using T-test. The results showed that there is an effect of fartlek to the improvement of vo2max (t count = 11.463 t table = 2.22 or Sig. value 0.000 0.05). Besides, there is also an effect of jogging to the improvement of vo2max (t count = 8,303 t table = 2.22 or Sig. value 0.000 0.05). It can be concluded that fartlek is better than jogging.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh fartlek dan jogging terhadap peningkatan vo2max tim sepak bola SMA Negeri 1 Kotagajah Kabupaten Lampung Tengah. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Sampel sebanyak 22 orang yang di ambil secara random. Teknik pengumpulan data menggunakan tes cooper. Analisis data menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukan:bahwa terdapat pengaruh fartlek terhadap peningkatan vo2max (t hitung = 11,463 t tabel = 2,22 atau nilai Sig. 0,000 0,05). Terdapat pengaruh jogging terhadap peningkatan vo2max (t hitung = 8,303 t tabel = 2,22 atau nilai Sig. 0,000 0,05). Dapat disimpulkan bahwa fartlek lebih baik dibanding jogging.Kata Kunci : fartlek, jogging,vo2max