Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Jurnal Teknik Industri : Jurnal Hasil Penelitian dan Karya Ilmiah dalam Bidang Teknik Industri

Perancang Ulang Tata Letak Pabrik dengan Membandingkan Metode Grafik dan Computerized Relative Allocation of Facilities Technique (Craft) untuk Meminimasi Ongkos Material Handling di PT. Perindustrian dan Perdagangan Bangkinang Ekie Gilang Permata
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 2, No 2 (2016): DESEMBER 2016
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.164 KB) | DOI: 10.24014/jti.v2i2.5096

Abstract

Tata letak yang baik adalah tata letak yang dapat menangani sistem material handling secara menyeluruh. Sistem material handling yang kurang sistematis menjadi masalah yang cukup besar dan dapat menggangu kelancaran proses produksi. Selain itu juga dapat menyebakan peningkatan biaya yang dikeluarkan dalam perpindahan bahan. PT. Perindustrian dan Perdagangan Bangkinang mengalami permasalahan dalam hal penempatan departemen yang saling berkaitan dalam aliran produksi, yaitu jarak yang terlalu jauh dari satu departemen ke departemen lain, sehingga mengakibatkan besarnya biaya yang dikeluarkan. Perancangan ulang tata letak fasilitas pabrik di PT. Perindustrian dan Perdagangan Bangkinang menggunakan dua metode yaitu metode Grafik dan CRAFT. Tata letak alternatif yang dihasilkan oleh metode grafik dan CRAFT mendapatkan hasil yang lebih baik jika dibandingkan dengan tata letak yang telah diterapkan oleh perusahaan pada saat ini,. Alternatif layout metode grafik merupakan layout usulan yang terpilih karena berdasarkan perhitungan Total jarak, momen perpindahan, dan ongkos material handling (OMH) memiliki nilai terkecil. Jika dibandingkan dengan tata letak sekarang, metode grafik mengurangi ongkos material handling sebesar Rp. 111.022,5,- atau sebesar 40,94%.
Aplikasi Value Engineering pada Proyek Konstruksi Perumahan Arima Cluster Rumah Tipe 75/160 PT. Arima Karya Properti Ekie Gilang Permata
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 2, No 2 (2016): DESEMBER 2016
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (831.854 KB) | DOI: 10.24014/jti.v2i2.5097

Abstract

PT. Arima Karya Properti adalah perusahaan yang bergerak dibidang pembangunan perumahan yang beralamat di Jl. HR. Soebrantas km.13, Pekanbaru. Pada PT. Arima Karya Properti khususnya pada perumahan Arima Cluster tipe 75/160 mengalami kendala dalam penjualannya yang disebabkan oleh harga jual yang terlalu mahal yang dipengaruhi oleh biaya RAB yang tinggi. Terhitung sejak Mei 2013 hingga September 2015 perumahan ini hanya mampu menjual 4 unit rumah dari 13 unit rumah yang ditawarkan dengan harga Rp. 522.888.000. Tujuan dari penelitian ini membandingkan alternatif-alternatif material yang diusulkan untuk menurunkan harga penjualan setelah dilakukan rekayasa nilai serta mencari (value) perumahan Arima Cluster tipe 75/160. Penelitian ini menggunakan metode Value Engineering. Metode ini akan menganalisis kembali mengenai penggunaan material dalam Rincian Anggaran Biaya (RAB). Sehingga akan ditemukan material biaya terendah sesuai dengan ide-ide yang diberikan. Terdapat 4 tahapan dalam Value Engineering, dari tahap tersebut didapat 5 item pekerjaan yang berbiaya tinggi yaitu pekerjaan pondasi dan beton struktur penghematan yang didapat adalah Rp. 4.255.338, dinding dan plasteran penghematan yang didapat Rp. 1.255.883, pengecatan penghematan yang didapat Rp. 4.206.156, lantai dan keramik penghematan yang didapat Rp. 9.152.063, penutup atap penghematan yang didapat sebesar Rp.5.375.249. Total penghematan dari penerapan Rekayasa Nilai pada proyek pembangunan rumah Arima Cluster tipe 75/160 adalah sebesar Rp.24.244.689.
Analisis Kelayakan Finansial Pembangunan Kawasan Industri Bengkalis Ekie Gilang Permata
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 1, No 1 (2015): JUNI 2015
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.401 KB) | DOI: 10.24014/jti.v1i1.4999

Abstract

Pembangunan suatu daerah memerlukan daya dukung dan daya saing dari berbagai faktor utama. Salah satu faktor tersebut adalah pembangunan kawasan industri. Pemerintah kabupaten Bengkalis menyadari hal tersebut sehingga diperlukan suatu studi kalayakan sebagai dasar dalam pembangunan kawasan industri. Berdasarkan hasil studi kelayakan maka diperlukan biaya investasi sebesar 1,7 Trilyun rupiah.Sedangkan data hasil analisis ekonomis Pembangunan Kawasan Industri Buruk Bakul dapat dituliskan sebagai berikut. Nilai NPV adalah Rp. 1.568.848, IRR = 7,2 % dan BCR = 1,924. Kesimpulan yang diperoleh adalah pembangunan kawasan industri buruk bakul dinilai layak untuk dikembangkan karena cukup mampu untuk menjadikan kawasan industri, baik secara teknis maupun ekonomis.
Analisis Gangguan Muskuloskeletal Terhadap Perawat Berdasarkan Tingkat Paparan dengan Menggunakan Metode Movement and Assistance of Hospital Patients (MAPO) Index (Studi kasus: RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau) Ekie Gilang Permata
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 2, No 1 (2016): JUNI 2016
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (919.588 KB) | DOI: 10.24014/jti.v2i1.5063

Abstract

Terdapat 2 (dua) ruang rawat yang menjadi objek penelitian di rumah sakit ini, yaitu ruang Cenderawasih dan ruang Dahlia. Berdasarkan pengamatan awal menggunakan kuesioner Nordic Body Map diketahui bahwa secara umum para perawat mengalami gangguan muskuloskeletal terutama di bagian punggung dan pinggang. Perlu dilakukan analisis terhadap tingkat paparan gangguan muskuloskeletal para perawat tersebut. Salah satu metode analisisnya adalah MAPO Index. Dari hasil penelitian, nilai yang diperoleh pada ruang Cenderawasih adalah 5,44 dan ruang Dahlia adalah 5,78, dengan tingkat paparan yang terjadi pada kedua ruang rawat berada pada kategori Tinggi (Kode Merah). Perbaikan optimal yang perlu dilakukan yaitu dari segi Faktor Pelatihan (melakukan pelatihan) dan Faktor Bantuan Ringan (melengkapi alat bantu).
Analisa Program K3 di CV. Sispra Jaya Logam Dengan Konsep Traffic Light System Ekie Gilang Permata
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 4, No 1 (2018): JUNI 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.529 KB) | DOI: 10.24014/jti.v4i1.6037

Abstract

CV. Sispra Jaya Logam merupakan perusahaan Swasta Nasional yang bergerak dibidang industri pengecoran dan permesinan yang didirikan pada tahun 1992. Dalam proses pengecoran dan permesinan CV. Sispra Jaya Logam mengandung potensi bahaya yang dapat menimbulkan kecelakaan kerja. Hal ini dapat dilihat dari beberapa data kecelakaan kerja yang terjadi dari tahun 2013 sampai tahun 2015 yaitu terjadi 34 kecelakaan. Oleh karena itu penting sekali adanya pencegahan kecelakaan kerja untuk mengurangi risiko kecelakaan sedini mungkin. Pencegahan  kecelakaan kerja dapat dilakukan dengan melihat perilaku karyawan terhadap penerapan program K3 (keselamatan dan kesehatan kerja)  dan meningkatkan implementasi program K3. Dalam Penelitian Tugas Akhir ini untuk pengukuran tingkat implementasi program K3 yaitu dengan menggunakan Metode Traffic Light System, kemudian dilakukan usulan pembuatan SOP sebagai bentuk implementasi untuk melihat perubahan sikap atau perilaku karyawan terhadap penerapan program K3. Hasil dari kedua analisa diatas dugunakan untuk melihat sejauh mana tingkat implementasi program K3 yang telah dilakukan dan melihat perubahan perilaku karyawan terhadap penerapan program K3.
Strategi Pemasaran Islami dalam Meningkatkan Penjualan Produk dengan Metode Analisis Matrik BCG dan SWOT pada UKM Dilloka Pekanbaru Ekie Gilang Permata; Suherman Suherman; Rahmi Aini
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 6, No 2 (2020): DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v6i2.9875

Abstract

Startegi Pemasaran dapat menentukan tujuan perusahaan dalam mengambil kebijakan dan aturan yang dapat memberikan arahan sebagai tanggapan perusahaan dalam menghadapi lingkungan dan keadaan pesaing yang selalu berubah. Studi kasus ini pada perusahaan produksi berbagai macam hijab. perusahaan ini memiliki penjualan yang fluktuasi karena pemesanan konsumen yang tidak menentu setiap tahunnya dan munculnya pesaing dengan jenis hijab yang sama. Melihat banyaknya pesaing maka perusahaan ini harus mengetahui kondisi perusahaan dengan perhitungan matrik BCG dan mengetahui faktor eksternal (EFE) dfaktor internal (IFE) untuk menghadapi persaingan dengan hasil analisis SWOT. Hasilnya perusahan ini berada pada posisi Qustion Mark pada matrik BCG dengan tingkat pertumbuhan pasar 21% dan pangsa pasar relatif 0,69. Pada hasil perhitungan matrik IE perusahaan ini berada pada kuadran II yaitu perusahaan harus melakukan strategi tumbuh dan membangun. Hasil analisis SWOT dilakukan berdasarkan salah satu sifat nabi Muhammad adalah tabligh (menyampaikan). Kata Kunci:  Strategi Pemasaran, Matrik BCG, analisis SWOT
Analisa Perbandingan Kualitas Etanol dari Limbah Kulit Nenas dan Limbah Buah Semangka Sebagai Bahan Bakar Alternatif Ekie Gilang Permata; Ismu Kusumanto; Misra Hartati; Anwardi Anwardi
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 5, No 2 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.433 KB) | DOI: 10.24014/jti.v5i2.9105

Abstract

Kegiatan sehari-hari manusia selalu meninggalkan limbah yang sudah tidak berguna lagi. Volume limbah akan senantiasa bertambah seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk dan aktivitasnya. Penelitian ini mencoba untuk memanfaatkan sampah hasil aktivitas manusia dengan membuat etanol dari bahan sampah nenas dan semangka, serta melakukan perbandingan etanol hasil limbah nenas dan limbah semangka, yang bertujuan sebagai bahan alternatif bahan bakar kendaraan. Penelitian ini menggunakan metode desain eksperimen. Hasil perbandingan etanol yang dihasilkan dari limbah kulit nenas lebih baik daripada etanol yang dihasilkan dari limbah semangka. Dimana kandungan karbohidrat dalam setiap ukuran sampel limbah nenas adalah 17,53 % sementara limbah semangka hanya 8 %. Demikian pula, limbah kulit nenas mampu menghasilkan etanol sebesar 1440 ml dengan volume etanol 1,5 L. Sedangkan limbah semangka menghasilkan etanol sebesar 408 gr dengan volume Etanol sebesar 510 ml atau 0,51 L.Kata Kunci : Destilasi, Etanol, Limbah Nenas, Limbah Semangka