Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS)

PENDIDIKAN ISLAM DALAM PERSPEKTIF REVOLUSI MODERN DI INDONESIA Anwar US, Kasful; Sohiron, Sohiron
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Januari)
Publisher : DINASTI REVIEW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v1i1.119

Abstract

Pendidikan selalu berkembang mengikuti dinamika kehidupan masyarakat. Dinamika perubahan dimasyarakat dalam ilmu social dengan istilah revolusi modern atau perubahan sosial. Revolusi modern dalam perspektif pendidikan dapat dipahami pada teori proses perubahan sosial, karena pendidikan merupakan alat yang efektif dari proses perubahan social (agen of change). Dalam Islam membangun masyarakat melalui pendidikan, karena proses pendidikan merupakan salah satu cara yang efektif dalam membangun umat. Sebagaimana dalam firman Allah SWT dalam kitab-Nya: ”Sesungguhnya Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum hingga mereka merubah nasibnya sendiri“. Revolusi modern dalam perspektif budaya dapat dipahami dari perubahan sosial budaya yang merupakan sebuah gejala berubahnya struktur sosial dan pola budaya dalam suatu masyarakat. Perubahan sosial budaya merupakan gejala umum yang terjadi sepanjang masa dalam setiap masyarakat. Perubahan itu terjadi sesuai dengan hakikat dan sifat dasar manusia yang selalu ingin mengadakan perubahan.
KONSEP DASAR EKONOMI PENDIDIKAN PADA TATARAN SUPRASTRUKTUR DAN INFRATRUKTUR POLITIK DI INDONESIA Suyanto, Suyanto; Hasibuan, Lias; Anwar US, Kasful
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Januari 2021)
Publisher : DINASTI REVIEW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v2i1.435

Abstract

Ekonomi pendidikan adalah ilmu yang mempelajari bagaimana manusia dan masyarakat memilih menggunakan uang atau tidak untuk memanfaatkan sumber daya produktif yang langka guna menghasilkan bermacam jenis pelatihan dan pengembangan pengetahuan, keterampilan, daya pikir, karakter dan lain- lain khususnya melalui pendidikan ekonomi. Ekonomi pendidikan merupakan konsep dalam bidang pendidikan untuk mengembangkan pendidikaan yang berbasis ekonomi, baik itu berupa biaya pendidikan maupun tujuan dari pendidikan itu sendiri bisa menghasilkan ekonomi. Semua akan terwujud bila suprastruktur dan infrastruktur saling mendukung. Dalam bidang suprastruktur sistem politik di Indonesia meliputi legislatif, eksekutif dan Yudikatif. Sedangkan infrastruktur yaitu Partai politik, kelompok penekan, kelompok berkepentingan dan media komunikasi politik yang bertindak mengawasi dan memberikan masukan yang konstruktif. Bersatunya kedua komponen tadi akan dapat mewujudkan pengembangan ekonomi pendidikan yang efektif dan efesien.
PENDIDIKAN ISLAM DAN PERUBAHAN SOSIAL SERTA PEMBANGUNAN DI INDONESIA Rahman, Abd; Hasibuan, Lias; Anwar US, Kasful
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Januari 2021)
Publisher : DINASTI REVIEW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v2i1.439

Abstract

Pendidikan Islam sebagai wadah pembentukan kepribadian yang berakhlakul karimah baik itu dalam kehidupan sehari maupun peribadatan agar hidup mendapatkan ketentraman lahir dan batin dengan mengikuti dasar – dasar yang berada dalam Al quran dan Hadis. Peran pendidikan Islam dalam perubahan social bukan maksud kehilangan fitrah muslim akan tetapi perubahan nilai-nilai keislaman yang baik dan kaffah . Tujuan pendidikan Islam dalam pembangunan di Indonesia diharapkan dapat menciptakan masyarakat yang mempunyai pribadi muslim sejati, membentuk kepribadian, akhlak, mengembangkan fitrah dan semua potensi manusia secara maksimal sesuai dengan ajaran Islam.
PEMBIAYAAN PENDIDIKAN Sudarmono, Sudarmono; Hasibuan, Lias; Anwar Us, Kasful
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Januari 2021)
Publisher : DINASTI REVIEW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v2i1.448

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu kunci kemajuan bangsa dan negara. Dalam meningkatkan kualitas masyarakat Indonesia, hubungan antara pemerintah, masyarakat dan swasta merupakan hubungan yang tidak terpisahkan dalam perannya dalam meningkatkan pemerataan dan kualitas pendidikan. Oleh karena itu, pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat, baik dari segi pembiayaan maupun tenaga dan fasilitas. Pendidikan yang berkualitas merupakan investasi yang mahal. Kesadaran masyarakat untuk menanggung biaya pendidikan pada hakikatnya akan memberikan kekuatan kepada masyarakat untuk bertanggung jawab atas penyelenggaraan pendidikan. Pendidikan dipandang sebagai sektor publik yang dapat melayani masyarakat dengan berbagai pengajaran, pembinaan dan pelatihan yang dibutuhkan oleh siswa. Pelaksanaan PP No. 19/2005 berimplikasi pada kebutuhan untuk merumuskan standar pembiayaan yang meliputi standarisasi komponen biaya pendidikan yang meliputi biaya operasional, biaya investasi dan biaya pribadi. Lebih lanjut disebutkan bahwa standar satuan biaya pendidikan ditetapkan dengan Peraturan Menteri berdasarkan usulan dari Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Standar pembiayaan pendidikan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam penyelenggaraan pendidikan di setiap Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA) di seluruh Indonesia. Karena manfaatnya yang begitu luas dan meresap di berbagai bidang, maka pembiayaan pendidikan harus menjadi perhatian utama pemerintah dan masyarakat. Mengacu pada konsep di atas, permasalahan pembiayaan sangat strategis untuk dikaji
IMPLEMENTASI ANALISIS SWOT PADA MANAJEMEN STRATEGIK DALAM PERENCANAAN PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI MADRASAH TSANAWIYAH NURUL ISLAM MUARA BUNGO Isamuddin, Isamuddin; Faisal, Faisal; Maisah, Maisah; Hakim, Lukman; Anwar Us, Kasful
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juli 2021)
Publisher : DINASTI REVIEW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v2i2.770

Abstract

Salah satu faktor yang berperan penting untuk peningkatan mutu pendidikan adalah strategi manajemen (Managemen strategic). Tujuan dari penelitian ini adalah: Pertama,Untuk mengetahui bagaimana implementasi analis SWOT pada Manajemen strategik dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di MTs Nurul Islam Muara Bungo. Kedua adalah untuk melihat apa saja faktor penghambat dan pendukung analisis SWOT dalam perencanaan Strategik peningkatan mutu pendidikan di MTS Nurul Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif, data yang dikumpulkan melalui metode observasi, wawancara, dokumentasi, triangulasi, serta dianalisis dengan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitaian yang dilaksanakan pada bulan Juni di MTs Nurul Islam Muara Bungo ini, bahwa inplementasi analisis SWOT di MTs Nurul Islam Muara Bungo dilaksanakan pada setiap tahun dengan menggunakan analisis SWOT berbentuk Matrik SWOT 4 Kuadran, yang hasilnya sebagai berikut: strengths yang dimiliki memenuhi semua standar dari indikator mutu yang telah ditetapkan oleh pemerintah, weaknesses yang dimiliki letak georafis sekolah di pinggirin kota muara bungo, stakeholder yang kurang disiplin, sistem manajerial yang kurang rapi, opportunities yang dimiliki kemitraan yang tinggi, peningkatan suasana kondusif, sedangkan threats yang harus dihadapi yakni menyatukan civitas akademika satu visi, persaingan lembaga pendidikan eksternal, prubahan globalisasi. Faktor-faktor pendukung impelemntasi analisis SWOT adalah stakeholder yang aktif, dan kepala madrasah yang progresif dalam evaluasi dan pengembangan, dan untuk faktor-faktor penghambatnya yakni adanya kendala sistem informasi manajemen masih konvensional, sumber daya manusia yang masih belum profeisonal.