Wibisono, M. Bayu
SEINASI-KESI

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERANCANGAN MODEL VISUAL APLIKASI SHARING KOPERASI(SHAREKOP) BERORIENTASI OBJEK UNTUK KOPERASI SIMPAN PINJAM DENGAN METODE USDP Wirawan, Rio; Solihin, Indra Permana; Wibisono, M Bayu
SEINASI-KESI Vol 1, No 1 (2018): Seinasi-Kesi 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer UPN Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.684 KB)

Abstract

Koperasi simpan pinjam (KSP) dewasa ini sangat menjamur namun demikian pertumbuhan koperasi yang sangat banyak tersebut tidak diikuti kwalitas dari KSP sendiri, sehingga sangat banyak ditemukan KSP yang sangat sulit berkembang bahkan mati dalam waktu yang sangat cepat. Untuk menjalankan usaha simpan pinjam diperlukan strategi bisnis yang tepat, salah satunya adalah mekanisme komputerisasi dapat mengotomasi pencatatan dan pengelolaan manajemen. Namun untuk membuat mekanisme komputerisasi tidak mudah dan memerlukan biaya yang cukup besar. Untuk mengatasi masalah ini dibuatlah aplikasi sharing koprasi (sharekop), sebuah aplikasi yang dapat dipakai bersama atau dapat dipakai banyak pengguna dan pengelola koprasi simpan pinjam. Dalam pembuatan aplikasi tersebut digunakan pemodelan visual dengan metode USDP(Unified Software Development Process) dan tool pemodelan visual berupa Star UML dalam rancangan cetak biru dari sistem perangkat lunak tersebut
RANCANG BANGUN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN MENENTUKAN KANDIDAT CALON KEPALA DESA DENGAN METODE FANP BERBASIS WEB Rahayu, Tri; Wibisono, M. Bayu
Jurnal Ilmiah Matrik Vol 22 No 3 (2020): Jurnal Ilmiah Matrik
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Pada Masyarakat (DRPM) Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/jurnalmatrik.v22i3.1134

Abstract

Metode Fuzzy Analytic Network Process (FANP) dapat dijadikan sebagai alat bantu dalam menentukan kandidat calon kepala desa dengan adanya data kuantitatif serta adanya tingkat validitas konsistensi network, sehingga dapat menentukan kandidat yang akan diikutkan dalam pemilihan kepala desa nantinya. Sehingga pendaftaran kandidat tidak perlu dibatasi karena nantinya akan ada sistem seleksi 5 peserta kandidat dengan nilai tertinggi. Hasil pembobotan antar kriteria dapat dijadikan sebagai rekomendasi alternatif, dalam hal ini nilai pembobotan kriteria yang tertinggi adalah uji Tes Kompetensi, yaitu (43%) dan yang lainnya Karir Organisasi (28%), Forum Group Diskusi (17%) dan Tingkat Pendidikan (11%). Sehingga uji Tes Kompetensi faktor penentu dalam penilaian tertinggi bagi peserta kandidat calon kepala desa. Didalam merancang Aplikasi system Menentukan kandidat calon kepala Desa berbasis web dapat bekerja dengan baik sehingga diharapkan dapat meningkatkan pelayanan dalam mekanisme proses pendaftaran atau penerimaan kandidat calon kepala desa yang dilaksanakan. Dengan adanya aplikasi ini diharapkan pada informasi yang telah dihasilkan adalah hasil yang sebenar-benarnya agar penerima informasi memiliki rasa nilai kepercayaan akan halnya transparan data yang telah dibuka secara luas oleh masyarakat desa.