Ritonga, Muhammad Arifin
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembinaan Kerjasama Antara Pesantren Darul Amin Aceh Tenggara dengan Pemerintah dan Masyarakat Umum Ritonga, Muhammad Arifin
Idarah (Jurnal Pendidikan dan Kependidikan) Vol 2 No 1 (2018): Edisi Januari-Juni
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) IAIN Lhokseumawe.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecakapan dalam membangun jalinan hubungan masyarakat merupakan suatu seni sekaligus disiplin ilmu sosial yang menganalisis berbagai kecenderungan, memprediksikan setiap kemungkinan konsekuensi dari setiap kegiatanya, memberi masukan dan saran-saran kepada para pemimpin organisasi, dan mengimplementasikan programprogram tindakan yang terencana untuk melayani kebutuhan organisasi dan atau kepentingan khalayaknya. Secara operasional, menjalin hubungan masyarakat dalam sebuah organisasi (lembaga pendidikan) dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain melalui pemberian dan atau penggunaan fasilitas bersama, pelaksanaan kegiatan peningkatan kemampuan siswa, pemanfaatan Sumber Daya Manusia secara mutualisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi yang telah, sedang dan akan ditempuh oleh sebuah lembaga pendidikan islam (pesantren) dalam membina dan menjalin hubungan kerjasama dengan pemerintah dan masyarakat luas. Data penelitian ini didapat melalui observasi dan wawancara terhadap sejumlah nara sumber yang terlibat langsung dalam proses civitas akademik pesantren serta beberapa stakeholder terkait. Data yang didapat kemudian dianalisis secara kualitatif deskriftif. Dari hasil penelitian didapat bahwa implementasi membina hubungan kerjasama dengan pemerintah atau masyarakat umum di Pesantren Modern Darul Amin, dapa dilihat dari: a. pelibatan struktural Yayasan Pesantren di jajaran pemerintah daerah tingkat II dan tingkat I; b. penyerapan tenaga kerja guru dari masyarakat umum, khususnya masyarakat di sekitar pesantren dan juga penyerapan tenaga pendidik dan kependidikan di Pesantren yang dapat berkiprah dalam masyarakat; c. pelibatan masyarakat umum dan jajaran pemerintah pada event-event penting pesantren; d. pelaporan yang transparan pada tahapan yang wajar. Skills in building relationships and community relations is an art as well as a social science discipline that analyzes various tendencies, predicts every possible consequence of each activity, gives input and suggestions to organizational leaders, and implements planned action programs to serve organizational needs and or the interests of the audience. Operationally, establishing community relations in an organization (lemabaga education) can be done in various ways, including through the provision and or use of shared facilities, the implementation of activities to improve students' abilities, the utilization of Human Resources in mutualism. This study aims to determine the implementation that has been, is being and will be pursued by an Islamic educational institution (pesantren) in fostering and establishing cooperative relations with the government and the wider community. The data of this study were obtained through observation and interviews with a number of resource persons who were directly involved in the process of the pesantren academic community and several related stakeholders. The data obtained is then analyzed qualitatively descriptive. From the results of the study it was found that the implementation fostered cooperative relations with the government or the general public in Darul Amin Modern Islamic Boarding School, can be seen from: a. structural involvement of Islamic Boarding Schools in the ranks of regional and level II regional governments; b. absorption of teacher workforce from the general public, especially the community around the pesantren and also the absorption of educators and education in Islamic boarding schools that can take part in the community; c. involvement of the general public and government officials at important pesantren events; d. transparent reporting at a reasonable stage.
Peningkatan Kinerja Guru Pesantren Melalui Sistem Reward dan Punishment Ritonga, Muhammad Arifin; Anggung, Muhammad
Idarah (Jurnal Pendidikan dan Kependidikan) Vol 3 No 1 (2019): Januari-Juni 2019
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) IAIN Lhokseumawe.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana tipe kepemimpinan,reward dan punishment menjadi faktor penunjang naiknya performa kinerjaguru. Guru yang baik dan rajin serta menempatkan dirinya benar-benarmenjadi seorang guru hendaknya diberi reward sehingga ia terustermotivasi mempertahankan prestasinya tersebut. Sebaliknya, guru yangmalas bekerja, mengajar dengan asal-asalan dan tidak menyadari hakikatdirinya sebagai seorang guru mestinya dikenakan sanksi (punishment)sehingga dapat memberi pelajaran baginya untuk memperbaiki diri danmeningkatkan kinerjanya. Penelitian ini menggunakan pendekatankualitatif fenomenologis. Penggunaan metode tersebut untuk menemukanhal-hal mendasar dan esensial fenomena, realitas, dan dampak pemberianreward dan punishment. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalampenelitian ini observasi partisipatif aktif, wawancara semi-strukturbersama pimpinan pesantren, pendidik Pesantren Darul Amin AcehTenggara. Hasil peningkatan kinerja guru berupa peningkatan loyalitaskepada pimpinan. Peningkatan disiplin waktu pada saat mengajar,maupun rapat rutin, selain itu beberapa guru juga aktif terlibat dalamberbagaimacam kegiatan ekstrakurikuler meski tanpa honorarium.Sebenarnya faktor pendukung yang paling besar terhadap kesuksesanpelaksanaan program karena nilai-nilai kehidupan di pesantren yangsudah mangakar bagi para guru. Nilai tersebut adalah nilai keikhlasan sertarasa patuh terhadap pimpinan sebagai atasan mereka di Pesantren.