Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

HUBUNGAN TIPE KEPRIBADIAN DENGAN PROFIL JEJARING SOSIAL ONLINE FACEBOOK Eko Mulyadi; Dian Ika Puspitasari; Dian Permatasari
Wiraraja Medika : Jurnal Kesehatan Vol 3 No 2 (2013): Wiraraja Medika - Jurnal Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.347 KB)

Abstract

Jejaring Sosial On-line (JSO) memiliki potensi cukup baik untuk menggambarkan kepribadian, karena menyediakan informasi pemilik, lingkungan, pemikiran, foto, perilaku dari pemiliknya (Ambadi & Skowronski, 2008).Jika dapat mengetahui kepribadian seseorang dari JSO, perawat dapat mencegah gangguan psikososial dengan mengetahui gejala awalnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara tipe kepribadian dengan profil jejaring sosial facebook pada mahasiswa prodi keperawatan semester 7 UNIJA Sumenep.Penelitianini termasuk penelitian analitik dengandesain cross sectional, sampel mahasiswa prodi keperawatan  semester 7 Universitas Wiraraja Sumenep yang mempunyai akun facebook sebanyak 40 mahasiswa.Tehnik sampling dengan purposive sampling. Waktu penelitian dimulai bulan juli - september 2013. Variabel tipekepribadian yang di ukur dengan kuisioner Ten Item Personality Inventory (TIPI), dan variabel profil jejaring sosial facebook diukur dengan kuisioner Ten Item Personality Inventory (TIPI) for observer, menggunakan uji spearman untuk mengetahui hubungan tipe kerpibadian dan profil facebook denganα 0,05.   Hasil uji spearman 0.019 <α 0.05. Hal ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara tipe kepribadian dengan profil jejaring sosial on line facebook. Sesuai dengan penelitian micha  dengan judul “ facebook profiles reflect actual personality, not self idealization “bahwa profil facebook menggambarkan  kepribadian aslinya( Micha D Back et all,2009). Individu yang pemalu cenderung jarang berkomentar atau update status, namun lebih sering melihat profil orang lain, seseorang yang ekstrovert lebih terbuka berbagi pengalamannya dengan orang lainDari hasil penelitian menunjukkan bahwa kepribadian seseorang mempunyai hubungan yang signifikan dengan profil jejaring social online fecebook.Perawat dapat memanfaatkan profil facebook untuk mengetahui dan mendeteksi kelainan kepribadian hingga dapat memberikan intervensi.Kata Kunci :Facebook, Tipe Kepribadian, Media Sosial
PROFESIONALISME PERAWAT DALAM PERSPEKTIF MASYARAKAT MADURA Eko Mulyadi; Mujib Hannan
Wiraraja Medika : Jurnal Kesehatan Vol 5 No 2 (2015): Wiraraja Medika - Jurnal Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.478 KB) | DOI: 10.24929/fik.v5i2.170

Abstract

Profesionalisme perawat dari perspektif perawat mungkin berbeda dengan  perspektif pasien. Perawat akan mengacu pada standart praktik pelayanan professional untuk menunjukan sikap caring dan professional mereka, (Abi muhlisin, 2008) sedangkan pasien menilai perawat professional jika mereka puas dengan pelayanan yang didapat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana makna profesionalisme perawat dalam perspektif masyarakat Madura.Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menjelaskan sebuah,Tehnik sampling menggunakan purposive sampling, pada orang dan  keluarga yang pernah menjalani rawat inap dirumah sakit / Puskesmas di kabupaten sumenep, paling sedikit 7hari, dengan melakukan wawancara mendalam,Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden masyarakat Madura pernah menerima pelayanan yang kurang baik dari pelayanan kesehatan sehingga mempengauhi perspeksif mereka, Perawat profesional dalam perpesktif masyarakat Madura adalah perawat yang lembut penuh kasih sayang dalam merawat pasien, masyarakat Madura cenderung tidak memperhatikan tingkat pendidikan perawat atau keterampilan teknisnya dalam menilai profesionalisme perawat. Perawat Madura sebaiknya memasukkan nilai nilai budaya lokal dalam praktek pelayanan professional, misalnya peka terhadap budaya Madura dalam menjenguk orang sakit,  memberikan pelayanan yang lembut penuh kasih sayang daripada sekedar keterampilan teknis perawat, Keywords: profesionalisme, perawat, persepektif, Madura
TEKNIK MENURUNKAN TINGKAT STRES PADA LANSIA BERBASIS BUDAYA LOKAL MADURA Eko Mulyadi; Sugesti Aliftitah; Edi Sugianto
Wiraraja Medika : Jurnal Kesehatan Vol 5 No 1 (2015): Wiraraja Medika - Jurnal Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.256 KB)

Abstract

Stres pada lansia merupakan masalah psikogeriatrik sering dijumpai dan perlumendapat perhatian khusus. Perubahan fisik, psikologi, dan sosial merupakan stresor yangmenyebabkan stres pada lansia. Salah satu metode untuk mengatasi stres pada lansia diMadura adalah mendengarkan mamaca. Mamaca merupakan membaca teks cerita dengantulisan arab melayu menggunakan bahasa jawa keraton dengan cara ditembangkan,kemudian diterjemahkan kedalam bahasa madura. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuihubungan budaya mamaca dengan stres pada lansia di Desa Kerta Barat, KecamatanDasuk, SumenepJenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross sectional. Teknikpengambilan sampel adalah total populasi. Data dikumpulkan dengan kuisioner danobservasi kemudian dianalisa dengan menggunakan uji statistik r dengan derajat signifikan0,05.Hasil penelitian tentang tingkat stres menunjukkan 21 (45,6%) lansia mengalami stresringan. Sedangkan tentang budaya mamaca menunjukkan 22 reponden (47,8%) merupakanlansia yang selalu mendengarkan mamacaHasil uji spearman rank didapat (ρ= 0,000 < α=0,05) dengan koefisien korelasi (-0,849)sehingga H1 diterima, artinya terdapat hubungan antara budaya mamaca dengan tingkatstres pada lansia dan keeratan hubungan yang tinggi. Lansia yang mengalami stres ringanmerupakan lansia yang selalu mendengarkan mamaca.Arah hubungan negatif (berlawanan arah) berarti semakin tinggi frekuensimendengarkan mamaca maka stres pada lansia akan semakin menurun. Hasil penelitian inidiharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi perawat yang berada di rumah sakit maupundikomunitas untuk memasukkan budaya mamaca kedalam program yang diterapkan dalammeningkatkan mekanisme koping efektif lanjut usia.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT DALAM PENULARAN PENYAKIT KUSTA PADA NARAKONTAK DI KECAMATAN PERAGAAN KABUPATEN SUMENEP Mujib Hannan; Eko Mulyadi; Syaifurrahman Hidayat
Wiraraja Medika : Jurnal Kesehatan Vol 2 No 1 (2012): Wiraraja Medika - Jurnal Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (891.785 KB) | DOI: 10.24929/fik.v2i1.50

Abstract

Latar Belakang: Banyaknya penemuan penderita baru dan prevalensi kusta masih tinggi diperlukan pemutusan mata rantai penularan. Salah satu upaya dalam melakukan pemutusan mata rantai yaitu melalui pendekatan pencegahan penularan yang perlu diketahui secara langsung oleh masyarakat.Tujuan Penelitian: Menganalisis gambaran tingkat pengetahuan dalam penularan penyakit kusta pada narakontak di Kecamatan Pragaan Kabupaten SumenepMetode Penelitian: Jenis penilitian ini yaitu deskriptif dengan rancangan penelitian retrospektif, Besar sampel yang didapatkan sebanyak 30 responden  kontak serumah dan 30 responden kontak dengan tetangga dengan jarak maksimal radius 10 meter dari sumber kontak penderita kusta tipe MB, jadi jumlah sampel secara keseluruhan sebanyak 60 responden yang kontak dengan penderita kusta MB. Analisis dilakukan dengan proses analisis deskriptifHasil Penelitian: sebagian besar Responden menurut tingkat pengetahuan terhadap penularan penyakit kusta pada narakontak di  wilayah kerja UPT Puskesmas Pragaan Kabupaten Sumenep pada kategori kurang sebanyak 34 responden (56,7%) dan sebagian kecil sebanyak 10 responden (10%)Kesimpulan: Tingkat pengetahuan masyarakat terhadap penularan penyakit kusta pada narakontak di  wilayah kerja UPT Puskesmas Pragaan Kabupaten Sumenep Tahun 2012 dengan kategori baik sebanyak 10%, cukup sebanyak  33,3% dan kategori kurang sebanyak 56,7%.Kata Kunci: Tingkat Pengetahuan Masyarakat, Penularan Penyakit Kusta Pada Narakontak.
PENGARUH MUSIK SUARA ALAM TERHADAP TEKANAN DARAH IBU HAMIL DI POLINDES PAGAR BATU KECAMATAN SARONGGI KABUPATEN SUMENEP Eko Mulyadi; Dian Ika Puspitasari; Dian Permatasari
Wiraraja Medika : Jurnal Kesehatan Vol 3 No 1 (2013): Wiraraja Medika - Jurnal Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.291 KB)

Abstract

Hipertensi selama kehamilan dapat berkembang menjadi preeklampsia yang merupakan masalah obstetri diseluruh dunia maupun di Indonesia dan dapat menyebabkan morbiditas maupun mortalitas pada ibu dan bayi. Di Jawa Timur terjadi 535 kasus kematian maternal dengan salah satu penyebabnya adalah eklampsia (25,9%). Hipertensi dapat disebabkan karena adanya tekanan emosional/ stress. Salah satu teknik relaksasi yang dapat dilakukan adalah mendengarkan musik yang tenang. Mendengarkan musik merupakan pilihan alternatif untuk mencapai keadaan relaks sehingga akan mengurangi stres dan depresi yang dialami. Musik akan menstimulasi hipotalamus sehingga akan menghasilkan perasaan tenang yang akan berpengaruh pada produksi endorpin, kortisol serta katekolamin dalam mekanisme pengaturan tekanan darah.Penelitian ini merupakan penelitian quasy-experiment yaitu non randomized control group pre-post test design. Populasi sebanyak 20 orang dengan jumlah sampel terdiri dari 10 orang kelompok kontrol dan 10 orang kelompok perlakuan. Penelitian ini dilakukan pada ibu hamil di Polindes Pagar Batu Desa Saronggi Kec.Saronggi Sumenep. Analisa data menggunakan uji statistik chi square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok perlakuan, lebih dari separuh (55,5 %) tekanan darah pada ibu hamil turun dengan penurunan tekanan darah terbesar hingga 23,4 Mm/Hg. Sedangkan pada kelompok kontrol, lebih dari separuh (66,6 %) tekanan darah pada ibu hamil naik dengan peningkatan tekanan darah terbesar hingga 13,37 Mm/Hg.Uji statistik didapatkan hasil sebesar 0,029 lebih kecil dari α 0,05, yang berarti ada pengaruh pemberian musik suara alam terhadap tekanan darah ibu hamil.Diharapkan pada tenaga kesehatan untuk menjelaskan kepada ibu hamil yang mengalami hipertensi bahwa terapi musik sangatlah penting digunakan pada ibu hamil dengan hipertensi karena dapat menurunkan tekanan darah.Kata kunci : Musik, Hipertensi, Ibu hamil
KARAKTERISTIK DIAMETER AEROSOL LURUHAN THORON DENGAN IMPAKTOR BERTINGKAT Eko Mulyadi
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 7 Nomor 1 Januari 2004
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.705 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2004.7.1.1285

Abstract

Telah dikembangkan penelitian tentang Thoron dan luruhannya. Pada penelitianini telah dilakukan pengukuran diameter aerosol luruhan Thoron dalam ruang tertutup denganperlakuan chamber tertutup dan terbuka. Pengukuran diameter aerosol luruhan Thoron dilakukanmenggunakan impaktor Andersen 13 tingkat dengan laju alir 3 liter permenit. Setiap tingkatimpaktor dicacah dengan spektrometri gamma HP-Ge pada energi 238.6 keV (isotop Pb-2I2). Hasilstudi menunjukkan bahwa ikatan aerosol luruhan Thoron terdistribusi bimodal dengan ActivityMedian Aerodynamic Diameter (AMAD) adalah (0. I :t 0.004) j.lm fraksi 36% dan (7.0 :t 5.6) j.lmfraksi 6% dengan perlakuan chamber tertutup dan AMAD (0.1 :t 0.006) j.lm fraksi 39% dan (4.0 :t3.0) j.lm fraksi 8% dengan perlakuan chamber terbuka.
KARAKTERISTIK DIAMETER AEROSOL LURUHAN THORON DENGAN IMP AKTOR BERTINGKA T Eko Mulyadi
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 7 Nomor 2 Juli 2004
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.705 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2004.7.2.1284

Abstract

Telah dikembangkan penelitian tentang Thoron dan luruhannya. Pada penelitianini telah dilakukan pengukuran diameter aerosol luruhan Thoron dalam ruang tertutup denganperlakuan chamber tertutup dan terbuka. Pengukuran diameter aerosol luruhan Thoron dilakukanmenggunakan impaktor Andersen 13 tingkat dengan laju alir 3 liter permenit. Setiap tingkatimpaktor dicacah dengan spektrometri gamma HP-Ge pada energi 238.6 keV (isotop Pb-2I2). Hasilstudi menunjukkan bahwa ikatan aerosol luruhan Thoron terdistribusi bimodal dengan ActivityMedian Aerodynamic Diameter (AMAD) adalah (0. I :t 0.004) j.lm fraksi 36% dan (7.0 :t 5.6) j.lmfraksi 6% dengan perlakuan chamber tertutup dan AMAD (0.1 :t 0.006) j.lm fraksi 39% dan (4.0±3.0) j.lm fraksi 8% dengan perlakuan chamber terbuka.