Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Ajaran Islam Jangkar Syariah dalam Teori dan Praktik Manajemen Organisasi Nadjematul Faizah
Jurnal Al-Mizan Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33511/almizan.v2n2.1-12

Abstract

Ajaran Islam Jangkar Syariah Dalam Teori dan Praktik Manajemen Organisasi, ada dua bidang kehidupan manusia agama dan keduniaan. Dua kehidupan tersebut adalah masuk rangkaian ibadah. Dalam bermuamalah dan konsep kerja dalam Islam berlandaskan ajaran Islam yaitu al-Qur’an dan Hadis. Unsur dalam organisasi adalah tata kelola yang disebut dengan manajemen Islam sebagai wadah dan proses yang dilakukan bersama-sama dengan cara-cara yang sama yang bermakna ajaran Islam mendorong umatnya berkegiatan secara terorganisasi dengan rapi; Manajemen yang mengandung perilaku manusia yaitu perbuatan yang indah menurut akal dan syariat yang dinamakan akhlak yang baik dan yang melaksanakan muamalah ada manusia yang menjadi pemimpin holistik yang berkualitas kepribadian Islam (yakin, shura, ma’rifah, fasahah, adil. Sabar, iqdam, laen, tadhyah dan taqwa) dan manusia yang mau dipimpin. Menghasilkan right man on the right place artinya salah satu fungsi manajemen menempatkan orang di posisi yang tepat menunjukkan budaya organisasi dalam perencanaan (niat), perilaku amanah, shiddiq, istiqamah, fathanah dan tabligh selain juga nilai hubungan kerja antara majikan dan pekerja, kompensasi, perlindungan terhadap pekerja dan fatalisme/ paternalistik.
Tinjauan Yuridis Perkara Pembatalan Hibah (Studi Kasus Putusan Nomor 467 K/Ag2017) Robiah Awaliyah; Nadjematul Faizah
Jurnal Al-Mizan Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan pertimbangan hukum hakim dalam memutus perkara pembatalan hibah atas harta bersama yang diberikan oleh orang tua kepada anak sebagai syarat terjadinya perceraian dalam putusan Nomor 467 K/Ag2017. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan perundang-undangan (statue approach) dan pendekatan kasus (case approach) dengan menggunakan penelitian kepustakaan (library research). Sumber data Primer dalam penelitian ini adalah berkas putusan Nomor 467 K/Ag2017. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan dasar pertimbangan dalam memutus perkara pembatalan hibah atas harta bersama. Hakim Pengadilan Agama Surabaya berpendapat bahwa pemberian hibah yang dilakukan Penggugat terhadap Para Tergugat ialah tidak berdasarkan hukum. Sehingga gugatan Penggugat terkait pembatalan hibah tidak dikabulkan oleh Hakim Pengadilan Agama Surabaya. Hakim Pengadilan Agama Surabaya merujuk pada Pasal 1678 KUH Perdata yang menyatakan bahwa penghibahan antara suami istri selama pekawinan mereka masih berlangsung, dilarang. Sedangkan Hakim Pengadilan Tinggi Agama Surabaya dan Mahkamah Agung berpendapat bahwa pemberian hibah yang dilakukan Penggugat terhadap Para Tergugat ialah berdasarkan hukum. Karena Penggugat dan Tergugat telah setuju melakukan penghibahan atas harta bersama yang diberikan kepada anak-anaknya kala itu. Namun gugatan terkait pembatalan hibah dari tingkat pertama hingga kasasi tetap tidak dikabulkan oleh Hakim. Jika dilihat pada Pasal 212 KHI yang menyatakan bahwa hibah tidak dapat ditarik kembali kecuali hibah orang tua kepada anaknya, maka gugatan terkait pembatalan hibah tersebut dapat dipertimbangkan untuk dikabulkan sebagian.
Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah Di SMP Negeri 3 Kota Tangerang Selatan Nidatu Rifdah; Nadjematul Faizah
Qiro'ah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 9 No 2 (2019): Qiro'ah : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33511/qiroah.v9n2.14-26

Abstract

This research was conducted to determine the principal's leadership style and to determine the requirements, duties and functions of the principal. In the last three years his has concurrently served as the Principal in SMP N 2 Kota Tangerang Selatan, but with him concurrently the position is not an obstacle and obstacle in carrying out his duties as headmaster in both schools. This research was conducted at SMP Negeri 3 Kota Tangerang Selatan. With the aim to find out the principal's leadership style in SMP Negeri 3 Tangerang Selatan. The research that the author uses is qualitative research, with a descriptive approach. This is because the researchers will describe or present a complete picture of the Principal's Leadership Style at SMP Negeri 03 Tangerang Selatan Selatan, to see how the leadership style of the SMP Negeri 03 Negri South Tangerang school leadership. The results of this study indicate that the leadership style used by principals in SMP Negeri 3 Kota Tangerang Selatan tends to the Democratic leadership style. Can be seen when solving problems and making decisions is good, very responsible in solving problems and always done by deliberation. The headmaster of SMP Negeri 3 Kota Tangerang Selatan in mobilizing / leading subordinates (staff, teachers and students) is to provide direct guidance such as guiding, motivating and giving direction to the subordinates concerned.
Kohesi Metode Tamyiz Dalam Pelajaran Bahasa Arab Di Pesantren Takhasus Bayt Tamyiz Indramayu Esi Hairani; Nadjematul Faizah; Muzayyanah Muzayyanah; Nur Izzah
MISYKAT Jurnal Ilmu-ilmu Al-Quran Hadist Syari ah dan Tarbiyah Vol 3, No 2 (2018): Misykat: Jurnal ilmu-ilmu Al-Quran, Hadits, Syariah dan Tarbiyah
Publisher : Pascasarjana Institut Ilmu Al Quran (IIQ) Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (819.627 KB) | DOI: 10.33511/misykat.v3n2.99-124

Abstract

Diversitas metodologi dalam mempelajari bahasa Arab dan aspek terkait lainnya telah banyak diproklamirkan oleh beberapa cendikiawan, mulai dari metodologi yang bersifat klasik (metode iqra`, qira`ati, baghdadi, al-barqi, maisura, amsilati) hingga metodologi yang berbasis elektronik). Dan salah satu metode yang masih eksis sampai saat ini adalah metode Tamyiz yang diaplikasikan pada pembelajaran teori dasar nahwu-shorof di Pesantren Takhasus Bayt Tamyiz di Indramayu. Hasil penelitian ini diketahui bahwa metode Tamyiz memiliki pebedaaan dengan metode bahasa Arab lainnya, yaitu dengan mempelajari segala hal tentang bahasa Arab dengan hanya memformulasikan teori dasar nahwu-shorof quantum dengan cara pembelajaran yang mudah (easy) dan menyenangkan (fun), adapun langkah metodis dalam metode Tamyiz adalah sebagai berikut : pertama, menghadirkan guru dalam kelas sebagai fasilitator, kedua, metode Tamyiz tidak ada ijazah, dikatakan mampu adalah dengan mengajarkan para juniornya dengan dimonitoring dan evaluasi dari Ustadz, ketiga, memaksimalkan metode menghafal dan mengulangnya, keempat, dielaborasi dengan metode madkhal, manhaj, kelima, tutorial sebaya atau teknik scaffolding atau gunakan kawan sesama murid yang lebih ahli sebagai guru, keenam, kelas formal SMP dibagi berdasarkan jenjang semester kurikulum nasional pendidikan dan dipisah dalam waktunya lalu dilakukan tamyiz tersendiri, ketujuah, metode pembelajaran Tamyiz juga aplikasikan pada mata pelajaran umum lainnya, dan kedelapan, tamyiz Icon Indramayu masih belum optimal karena tidak mengikuti sistem pembelajaran Tamyiz sesuai dengan apa yang telah digariskan oleh penemu metode Tamyiz Abaza, MM.