Dimas Krisna Aditya
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH ILUSTRASI POSTER FILM SHAW BROTHERS PADA ILUSTRASI COVER CERGAM DAN NOVEL SILAT DI INDONESIA Dimas Krisna Aditya
KalaTanda Vol 1 No 2 (2016): Kalatanda
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/kalatanda.v1i2.1381

Abstract

Cerita silat merupakan bagian dari budaya populer Indonesia sejak lama. Cerita silat merupakan salah satu warisan budaya Peranakan Tionghoa di Indonesia dalam bidang sastra. Berawal dari surat kabar dan majalah, cerita silat pun berkembang pada bentuk budaya populer lainnya, yaitu komik silat. Komik silat Tionghoa sendiri tumbuh sejak tahun 1950-an. Akan tetapi di tahun 1970-an cerita silat dan komik silat pun menjamur hingga akhir 1980-an. Sayangnya visualisasi cerita silat di Indonesia tidak didukung oleh keberadaan referensi budaya karena rezim orde baru melarang segala bentuk literasi dan budaya Tionghoa. Akan tetapi, para perupa visual tetap bisa memainkan imajinasinya dengan kehadiran film-film silat Hong Kong produksi Shaw Brothers di Bioskop. Karena keterbatasan akses informasi, para perupa komik silat hanya mendapatkan referensi dari penerbit berupa poster dan iklan film dari majalah-majalah film. Dengan menggunakan analisis konten dan wawancara yang ada pada metode penelitian kualitatif, serta menggunakan pendekatan kritik seni, tulisan ini akan mengajak kita untuk melihat proses kreasi para perupa komik dan cerita silat dalam berkarya dan menelaah sejauh mana visualisasi poster-poster film Shaw Brothers menjadi referensi dan inspirasi mereka dalam berkarya.
Perancangan Maskot “Si Naryo” Untuk Program Sosial Kemasyarakatan Nasi Gratis Yogyakarta Olivine Alifaprilina Supriadi; Dimas Krisna Aditya; Syarip Hidayat
JURNAL RUPA Vol 7 No 1 (2022): Open Issue
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/rupa.v7i1.3701

Abstract

A mascot is a visual representative for a product, organization, and even social movements, and is made with the aim of carrying a certain message from the form it displays. The design of the mascot for the ‘Nasi Gratis Yogyakarta’ social movement is intended so that people, especially potential donors, are familiar with this program and are motivated to actively support the program. This research used qualitative method as data collecting method and design research. The design process started with data collection, determining the mascot concept, sketching, finishing, and revision. The design of the mascot ‘Si Naryo’ is expected to be an effective medium to introduce social programs and become an identity representative for the ‘Nasi Gratis Yogyakarta’. The results shows that the ‘Si Naryo’ mascot is quite effective because it is frequently used in every local event as the identity of the program, and started to get attention from the community. The existence of a mascot can give identity to a social activity, both as an identification that reflects the concept of the activity, as well as for commercial purposes. Keywordsmascot, visual identity, social movement