Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kartu Prakerja di Tengah Pandemi Covid-19 dalam Perspektif Maqashid Syariah Royani Hamzah, Imam; Khusnia, Siti
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Sosial Teknologi (SOSTECH)
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/sostech.v1i1.3

Abstract

Program kartu prakerja hadir dalam rangka pengembangan kompetensi sumber daya manusia (SDM). Sejak pandemi Covid-19, aktifitas ekonomi lumpuh. Bahkan sampai pada resesi ekonomi. Hal ini berdampak pada meningkatnya jumlah pengangguran dan kemiskinan. Selain itu, muncul diskursus tentang perubahan kebijakan program kartu prakerja. Kajian pustaka diperlukan untuk membantu menganalisis, menafsirkan konsep dan teori yang berkaitan dengan penelitian. Penelitian ini bertujuan mengkaji program kartu prakerja dalam perspektif maqashid syariah. Penelitian ini menggunakan metode metode induktif dan deduktif. Metode induktif adalah metode berfikir dari hal-hal khusus menuju pada hal-hal umum dan metode deduktif adalah metode berfikir dari hal-hal umum ke khusus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan program kartu prakerja pada masa pandemi Covid-19 sudah sesuai dengan konsep maqashid syariah. Hal tersebut didasarkan pada data realisasi program kartu prakerja yang hampir mencapai target. Betapapun realisasi tersebut banyak menimbulkan diskursus, akan tetapi kebijakan program kartu prakerja telah jatuh pada kesimpulan bahwa dana 20 Triliun sudah terserap 19,8 Triliun. Hal ini terlepas dari siapa saja yang menerima dana tersebut, baik itu masyarakat menengah kebawah atau keatas. Keduanya sama-sama menjadi korban dan dampak dari pandemi Covid-19, dan termasuk dalam ruang lingkup maqashid syariah yaitu asas dharuriyah (kebutuhan primer), hajiyah (sekunder) dan tahsiniyah (tersier).
Kartu Prakerja di Tengah Pandemi Covid-19 dalam Perspektif Maqashid Syariah Royani Hamzah, Imam; Khusnia, Siti
Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi (SOSTECH)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/jurnalsostech.v1i1.3

Abstract

Program kartu prakerja hadir dalam rangka pengembangan kompetensi sumber daya manusia (SDM). Sejak pandemi Covid-19, aktifitas ekonomi lumpuh. Bahkan sampai pada resesi ekonomi. Hal ini berdampak pada meningkatnya jumlah pengangguran dan kemiskinan. Selain itu, muncul diskursus tentang perubahan kebijakan program kartu prakerja. Kajian pustaka diperlukan untuk membantu menganalisis, menafsirkan konsep dan teori yang berkaitan dengan penelitian. Penelitian ini bertujuan mengkaji program kartu prakerja dalam perspektif maqashid syariah. Penelitian ini menggunakan metode metode induktif dan deduktif. Metode induktif adalah metode berfikir dari hal-hal khusus menuju pada hal-hal umum dan metode deduktif adalah metode berfikir dari hal-hal umum ke khusus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan program kartu prakerja pada masa pandemi Covid-19 sudah sesuai dengan konsep maqashid syariah. Hal tersebut didasarkan pada data realisasi program kartu prakerja yang hampir mencapai target. Betapapun realisasi tersebut banyak menimbulkan diskursus, akan tetapi kebijakan program kartu prakerja telah jatuh pada kesimpulan bahwa dana 20 Triliun sudah terserap 19,8 Triliun. Hal ini terlepas dari siapa saja yang menerima dana tersebut, baik itu masyarakat menengah kebawah atau keatas. Keduanya sama-sama menjadi korban dan dampak dari pandemi Covid-19, dan termasuk dalam ruang lingkup maqashid syariah yaitu asas dharuriyah (kebutuhan primer), hajiyah (sekunder) dan tahsiniyah (tersier).