Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Perencanaan Anggaran, Pelaksanaan Anggaran, Kualitas Sumber Daya Manusia, dan Pengadaan Barang dan Jasa Terhadap Tingkat Penyerapan Anggaran Daerah Gustavo Puluala, Muhammad
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Sosial Teknologi (SOSTECH)
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/sostech.v1i1.5

Abstract

Salah satu bentuk dari reformasi pengelolaan keuangan daerah dan implementasi dari otonomi daerah adalah Pemerintah Pusat dan Daerah. Dengan adanya ini maka pemerintah melahirkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang merupakan sumber pendanaan yang digunakan oleh pemerintah daerah dalam menjalankan roda pemerintahan untuk memberikan seluasluasnya kebijakan dalam membangun dan mengembangkan kesejahteraan daerahnya masing-masing sesuai dengan perundang-undangan. Permasalahan yang sering terjadi hingga saat ini di berbagai daerah di Indonesia, dalam pelaksanaan anggaran adalah tingkat penyerapannya yang rendah, hal tersebut terlihat pada Laporan Realisasi Anggaran.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Pengaruh Perencanaan Anggaran, Pelaksanaan Anggaran, Kualitas Sumber Daya Manusia, dan Pengadaan Barang dan Jasa terhadap Tingkat Penyerapan Anggaran Daerah. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik kuesioner. Jumlah sampel dalam penelitian adalah 124 pengelola anggaran pada Organisasi Perangkat Daerah Kota Salatiga dengan teknik pengambilan sampel sensus. Uji validitas menggunakan uji Pearson Correlation, sedangkan uji reliabilitas menggunakan Cronbach Alpha. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji asumsi klasik, analisis regresi berganda, koefisien determinasi, uji F, dan uji t . Hasil penelitian menunjukkan bahwa: variabel Perencanaan Angagran dan Kualitas Sumber Daya Manusia berpengaruh terhadap Tingkat Penyerapan Anggaran Daerah. Sedangkan variabel Pelaksanaan Anggaran dan Pengadaan Barang dan Jasa tidak berpengaruh terhadap Tingkat Penyerapan Anggaran Daerah.      
Pengaruh Perencanaan Anggaran, Pelaksanaan Anggaran, Kualitas Sumber Daya Manusia, dan Pengadaan Barang dan Jasa Terhadap Tingkat Penyerapan Anggaran Daerah Gustavo Puluala, Muhammad
Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi (SOSTECH)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/jurnalsostech.v1i1.5

Abstract

Salah satu bentuk dari reformasi pengelolaan keuangan daerah dan implementasi dari otonomi daerah adalah Pemerintah Pusat dan Daerah. Dengan adanya ini maka pemerintah melahirkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang merupakan sumber pendanaan yang digunakan oleh pemerintah daerah dalam menjalankan roda pemerintahan untuk memberikan seluasluasnya kebijakan dalam membangun dan mengembangkan kesejahteraan daerahnya masing-masing sesuai dengan perundang-undangan. Permasalahan yang sering terjadi hingga saat ini di berbagai daerah di Indonesia, dalam pelaksanaan anggaran adalah tingkat penyerapannya yang rendah, hal tersebut terlihat pada Laporan Realisasi Anggaran.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Pengaruh Perencanaan Anggaran, Pelaksanaan Anggaran, Kualitas Sumber Daya Manusia, dan Pengadaan Barang dan Jasa terhadap Tingkat Penyerapan Anggaran Daerah. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik kuesioner. Jumlah sampel dalam penelitian adalah 124 pengelola anggaran pada Organisasi Perangkat Daerah Kota Salatiga dengan teknik pengambilan sampel sensus. Uji validitas menggunakan uji Pearson Correlation, sedangkan uji reliabilitas menggunakan Cronbach Alpha. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji asumsi klasik, analisis regresi berganda, koefisien determinasi, uji F, dan uji t . Hasil penelitian menunjukkan bahwa: variabel Perencanaan Angagran dan Kualitas Sumber Daya Manusia berpengaruh terhadap Tingkat Penyerapan Anggaran Daerah. Sedangkan variabel Pelaksanaan Anggaran dan Pengadaan Barang dan Jasa tidak berpengaruh terhadap Tingkat Penyerapan Anggaran Daerah.