Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Aplikasi Trigona (Tetragonula) laeviceps sebagai Agen Penyerbuk pada Sistem Tumpang Sari Buncis dan Tomat di dalam Rumah Kaca NOVITASARI; SOVIA SANTI LEKSIKOWATI; RAMADHANI EKA PUTRA; MIA ROSMIATI; IDA KINASIH; INAYATI ZAKIYATUN USNA; EKA SETYARNI; FAJRINA ANJARNISA RUSTAM
Jurnal Sumberdaya Hayati Vol. 4 No. 2 (2018)
Publisher : Departemen Biologi, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsdh.4.2.63-70

Abstract

Greenhouse is widely applied to provide protection against pest and harsh environment condition and most farmers usually planted mixed crops inside. However, this system creates an isolation to pollination which responsible for fruit production. In this study, local domesticated stingless bees, Trigona (Tetragonula) laeviceps, was applied as pollinator for two crops, beans (Phaseolus vulgaris L.) and tomatoes (Solanum lycopersicum L.) planted as mixed crops inside greenhouse. The benefit of the bees was measured as pollination success and quality of the crops produced (size and weight). Tomato flowers received no visit from both wild pollinators (all was Apis cerana) and stingless bees while in bean flowers, A. cerana exhibited more and longer visits to flower than T. laeviceps albeit lower number of flowers visited. The pollination efficiency between wild pollinator and T. laeviceps for beans (both at 41%) while self pollination produced better pollination efficiency for tomatoes planted at open field (84% compared to 71%). Beans planted at open field produced better products (bigger size and heavier) while tomatoes produced lesser quality although the differences were not significant. Based on this study, T. laeviceps may applied as pollinator agent in greenhouse and for mixed crops of beans and tomatoes.
PENGARUH PERPUTARAN TOTAL ASET DAN PERPUTARAN PIUTANG TERHADAP PROFITABILITAS (ROI) PADA PT. LEN INDUSTRI (PERSERO) PERIODE 2012-2018 Priatna, Husaeri; Vidya Sofwan, Syifa; Novitasari
AKURAT | Jurnal Ilmiah Akuntansi FE UNIBBA Vol. 12 No. 2 (2021): Vol. 12 No. 2 (2021): AKURAT Edisi Mei - Agustus 2021 | Jurnal Ilmiah Akuntans
Publisher : Fakultas Ekonomi UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Perputaran Total Aset dan Perputaran Piutang Terhadap Profitabilitas (ROI) Pada PT. Len Industri (Persero) Periode 2012-2018. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dan verifikatif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif yang menggambarkan analisis suatu hasil, kemudian menguji hipotesis dari data dan fakta. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah time series dan sumber data yang digunakan adalah data sekunder. Metode analisis data yang digunakan yaitu uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji koefisien korelasi pearson, koefisien korelasi parsial, koefisien determinasi, dan pengujian hipotesis dengan menggunakan uji t dan uji F. Dimana hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial Perputaran Total Aset berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas (ROI). Kemudian Perputaran Piutang secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas. Sedangkan, secara simultan Perputaran Total Aset dan Perputaran Piutang berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas (ROI)
ANALISIS KINERJA KADER POSYANDU DALAM PENGUKURAN ANTROPOMETRI DI WILAYAH KOTA PAREPARE Novitasari; Usman; Ayu Dwi Putri Rusman
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v5i1.725

Abstract

Kinerja adalah keseluruhan hasil atau keberhasilan seseorang dalam kurung waktu tertentu dalam melaksanakan tugasnya dibandingan dengan berbagai kemungkinan seperti hasil kerja standar, target atau sasaran, atau kriteria yang ditentukan dalam kesepakatan bersama.Tujuan penelitian ini untuk melihat apakah Kinerja Kader Posyandu dalam Pengukuran Antropometri diwilayah Kota Parepare telah sesuai dengan prosedur pengukuran yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian Kuantitatif dengan desain Survei Deskriptif yaitu untuk membuat penilaian terhadap suatu kondisi dan penyelenggara suatu program. Sampel adalah kader posyandu pengukuran antropometri sebanyak 83 orang. Data dianalisis dengan secara univariat melalui SPSS Versi 20.Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat kinerja kader dalam pengukuran antropometri yaitu rata-rata kader posyandu memiliki kinerja yang baik dalam melakukan pengukuran antropometri di Posyandu.
PENGEMBANGAN JARINGAN PRASARANA JALAN KAWASAN JABODETABEK SEBAGAI PENUNJANG KEGIATAN DRY PORT Sahar Andhika Putra; Effendi Prih Raharjo; Dessy Angga; Novitasari; Anasta Wirawan
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 7 No 1 (2016): Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.204 KB)

Abstract

Cikarang Dry Port terletak secara strategis di Kawasan Industri Jababeka pada jantung kawasan manufaktur terbesar di Jawa Barat dan di Indonesia, rumah bagi lusinan Kawasan Industri dengan lebih dari 2.500 perusahaan, baik perusahaan multinasional maupun usaha kecil dan menengah (UKM).Antisipasi dampak perlu dilakukan untuk menjamin keselamatan pada akses keluar-masuk Kawasan Industri Jababeka, kemudahan manuver pada akses keluar-masuk, serta pemisahan sirkulasi pejalan kaki dengan sirkulasi kendaraan. Potensi tarikan perjalanan yang menuju Kawasan Jababeka pada tahun mendatang perlu dilakukan antara lain, Waktu Operasional Karyawan, Penggunaan Bus Angkutan Jemputan Karyawan, Penyediaan Mess karyawan/Condominium khusus untuk karyawan Kawasan Jababeka, Penyediaan angkutan internal kawasan Jababeka dan fasilitas pejalan kaki,Pengaturan sirkulasi kendaraan internal didalam masing-masing kawasan dan juga antar kawasan Jababeka secara umum, Adanya Manajemen Operasional Pengangkutan Barang. Usulan dengan perubahan desain dan dilakukannya rekasaya pada skenario 1, 2 dan 3 perlu adanya koordinasi dengan instansi terkait dengan upaya menghindari potensi kemacetan di beberapa ruas jalan dan persimpangan kawasan cikarang dry port.
PROPORSI SEPEDA MOTOR TERHADAP PENGGUNAAN RUANG PEJALAN KAKI Effendi Prih Raharjo; Dessy Angga; Purnama Yahya; Novitasari; Sabrina Handayani
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 7 No 2 (2016): Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1067.819 KB)

Abstract

Meningkatkan aksesibilitas pejalan kaki adalah kebijakan populer di negara-negaramaju.Bertentangan dengan negara-negara maju, negara berkembang seperti Indonesia menganggapberjalan kaki merupakan kebiasaan yang tidak populer di daerah perkotaan. Hal ini dibuktikan diKota Bekasi sebagai salah satu kota di Indonesia. Selain faktor internal dari pelaku pejalan kaki itusendiri seperti: kemalasan, efisiensi waktu, dan faktor budaya; faktor eksternal juga berkontribusiterhadap masalah. Faktor-faktor eksternal seperti iklim, cuaca, polusi, dan fasilitas pejalan kakiyang tidak mendukung. Buruknya kondisi aksesibilitas pejalan kaki berkontribusi pada kurangnyaminat masyarakat Bekasi dalam menggunakan transportasi umum.Oleh karena itu, banyak orang diBekasi memilih untuk menggunakan angkutan pribadi daripada angkutan umum.Meningkatkan walkability tidak memerlukan investasi modal yang besar seperti penggunaanmoda transportasi lainnya. Aspek yang paling penting untuk meningkatkan aksesibilitas pejalankaki adalah kondisi prasarana dan integrasi dengan fasilitas angkutan umum. Hal ini karenahampir semua aktivitas kehidupan manusia bertujuan untuk memindahkan orang dari satu tempatke tempat lain dengan berjalan.Dalam penelitian ini menganalisis kurangnya kesadaran pengguna sepeda motor yangmengorbankan fasilitas pejalan kaki untuk meningkatkan aksesibilitas dengan memaksamenggunakan trotoar untuk menghindari kemacetan dijalan raya. Selain itu kurangnya integrasipejalan kaki dengan fasilitas angkutan umum yang kurang memadai sebagai sumber masalahtransportasi di Bekasi.Terkait dengan itu, penelitian ini memberikan desain prasarana pejalan kakisesuai dengan konsep Pedestrian Oriented Development (POD) dan New Urban Concept.