Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jendela Olahraga

KONTRIBUSI DISIPLIN KERJA, SUPERVISI AKADEMIK DAN PARTISIPASI GURU (MGMP) TERHADAP KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU PENJASORKES SMKDI KABUPATEN PEKALONGAN Pandu Kresnapati
Jendela Olahraga Vol 2, No 2 (2017): Jendela Olahraga
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v2i2.1704

Abstract

Penelitiaan ini dilakukan berdasarkan permasalahan kompetensi pedagogik guru penjasorkesSMK terhadap kualitas proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisiskontribusi disiplin kerja, supervisi akademik dan partisipasi guru dalam MGMP terhadap kompetensipedagogik guru penjasorkes SMK di Kabupaten Pekalongan. Jenis penelitian ini menggunakanpendekatan kuantitatif non eksperimental, dimana peneliti mengkaji fakta-fakta yang telah terjadi (ex postfacto). Metode yang digunakan adalah korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh SMKyang ada di Kabupaten Pekalongan. Sampel penelitian didasarkan pada teknik pengambilan sampelpurposive pada pertimbangan Guru Penjasorkes SMK di Kabupaten Pekalongan yang berpartisipasidalam MGMP digunakan sebagai sampel yaitu 28 orang guru penjasorkes dan 11 kepala sekolah. Hasilanalisis regresi menunjukkan bahwa besarnya kompetensi pedagogik yang dipengaruhi oleh disiplinkerja, supervisi akademik dan partisipasi dalam MGMP sebesar 89,7%. Berdasarkan hasil analisis danpembahasan, dapat ditarik kesimpulan yaitu Terdapat kontribusi positif antara disiplin kerja, supervisiakademik dan partisipasi musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) terhadap kompetensi pedagogikguru Penjasorkes SMK di Kabupaten Pekalongan yaitu sebesar 89,7%. Saran (1) Kepala sekolah harusmelaksanakan supervisi akademik secara kontinyu dengan penuh komitmen dan tanggungjawab. (2)Kepada guru, hendaknya dapat mengembangkan dan meningkatkan motivasi kerja dalam kegiatanpembelajaran.
PERBANDINGAN PEMBELAJARAN PENJAS DENGAN MODEL PERMAINAN SEPAKBOLA “STOP PASSING, EKO’S, GAWANG TIANG TUNGGAL”TERHADAP ASPEK PSIKOMOTOR SISWA SD KELAS V” pandu Kresnapati
Jendela Olahraga Vol 2, No 1 (2017): jendela olahraga
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v2i1.1285

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah apakah terdapat perbedaan yang signifikan terhadappsikomotor siswa antara yang menggunakan model permainan sepakbola Stop Passing, yangmenggunakan model permainan sepakbola Eko’s dan yang menggunakan model permainan sepakbolaTiang tunggal pada siswa kelas V sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah metodepenelitian eksperimen One Group Posttest Design. Pengambilan sampel menggunakan teknik totalsampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrument berupa tesketerampilan sepakbola dan analisis data menggunakan uji anova satu jalur. Hasil penelitianmenunjukan bahwa dari hasil akhir psikomotor siswa setelah diberikan perlakuan berupa modelpermainan sepakbola Stop Passing, model permainan sepakbola Eko’s, dan model permainansepakbola Tiang tunggal berada pada tingkat kategori cukup dengan rata-rata skor 50.00. Dari hasilperhitungan uji anova, nilai F hitung sebesar 0,260 yang lebih besar dari taraf signifikansi 5% (>0,05)berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil psikomotor siswa antara yangmenggunakan model permainan sepakbola Eko’s, yang menggunakan model permainan sepakbola StopPassing dan yang menggunakan model permainan sepakbola Tiang tunggal.Kata kunci: Perbandingan, Model, Stop Passing, Eko’s Tiang Tunggal, Psikomotor
HUBUNGAN KETERAMPILAN DAN KECERDASAN EMOSI DENGAN HASIL PERTANDINGAN BULUTANGKIS PADA KLUB MUTIARA KAB. PEKALONGAN Pandu Kresnapati
Jendela Olahraga Vol 1, No 1 Juli (2016): jendela olahraga
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v1i1 Juli.1102

Abstract

Setiap dalam pertandingan olahraga terutama olahraga bulutangkis banyak faktor yang harusdikuasai oleh setiap atletnya meliputi faktor tehnik, taktik, fisik maupun mental. Akan tetapiberdasarkan pengamatan secara langsung dilapangan banyak atlet yang memliki faktor teknik, taktikmaupun fisik yang sama tetapi memiliki faktor mental yang berbeda. Ada yang memiliki sifat cepatemosi dan ada yang memiliki sifat sabar yang itu berpengaruh pada penampilan atlet pada saatbertanding. Permasalahan penelitian: 1) Apakah ada hubungan antara keterampilan dengan hasilpertandingan, 2) Apakah ada hubungan kecerdasan emosi dengan hasil pertandingan, 3) Apakah adahubungan keterampilan dan kecerdasan emosi dengan hasil pertandingan pada pemain bulutangkisKlub Mutiara Kab Pekalongan.Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey meliputi tes penguasaan teknik dan teskecerdasan emosi. Populasi penelitian adalah pemain bulutangkis Klub Mutiara Kab Pekalongan,teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sample dengan jumlah sampel sebanyak 20 atlet.Variabel bebas penelitian yaitu keterampilan dan kecerdasan emosi, variabel terikat penelitian adalahhasil pertandingan bulutangkis. Analisis data menggunakan teknik regresi.Hasil analisis diperoleh nilai thitung keterampilan 5.613 (signifikansi 0.001), nilai thitung kecerdasanemosi 3.220 (signifikansi 0.012), nilai Fhitung keterampilan dan kecerdasan emosi dengan hasilpertandingan 39.864 (signifikansi 0.000).Simpulan: 1) Ada hubungan yang signifikan antara keterampilan dengan hasil pertandingan, 2)Ada hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosi dengan hasil pertadingan, 3) Ada hubunganyang signifikan antara keterampilan dan kecerdasan emosi dengan hasil pertandingan bulutangkispemain Klub Mutiara Kab Pekalongan. Saran untuk pemain Klub Mutiara Kab Pekalongan dalamberlatih agar lebih serius lagi, menguasai keterampilan teknik sangat penting bagi seorang atlet, kontrolemosi juga sangat penting dalam pertandingan. Untuk berprestasi seorang atlet harus memilikiketerampilan teknik dan kecerdasan emosi yang baik.Kata Kunci: Keterampilan, Kecerdasan Emosi, Hasil Pertandingan