Purwo Yudi Utomo, Asep
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS TINDAK TUTUR EKSPRESIF DALAM NOVEL HUJAN BULAN JUNI KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO Rahmadhani, Farah Fadhila; Purwo Yudi Utomo, Asep
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v5i2.69

Abstract

Tindak tutur ekspresif merupakan salah satu jenis tindak tutur yang berfungsi untuk mengungkapkan sikap psikologis penutur terhadap suatu keadaan. Misalnya, mengucapkan terima kasih, mengucapkan selamat, memberi maaf, megucapkan belasungkawa, mengancam, memuji, mengeluh, mengkritik, dan menyalahkan. Penulis memilih novel Hujan Bulan Juni karya Sapardi Djoko Damono untuk diteliti karena cerita tokoh-tokohnya yang menarik, tertarik dengan tindak tutur ekspresif yang ada pada novel tersebut, dan penelitian tersebut masih sedikit dilakukan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan mengenal tindak tutur ekspresif apa saja yang ada pada tuturan para tokoh. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa tuturan para tokoh yang ada pada novel tersebut. Teknik yang digunakan yaitu teknik baca dan catat. Dari 8 data, terdapat 3 tindak tutur ekspresif mengejek, 2 tindak tutur ekspresif mengkritik, 2 tindak tutur ekspresif memuji, dan 1 tindak tutur ekspresif mengeluh. Dari penelitian ini diharapkan dapat dijadikan rujukan pembelajaran tindak tutur ekspresif. Sekaligus menambah wawasan tentang makna tuturan dalam novel yang berguna dalam kehidupan sehari-hari.
ANALISIS TINDAK TUTUR REPRESENTATIF DALAM PODCAST DEDDY CORBUZIER DENGAN NADIEM MAKARIM-KULIAH TIDAK PENTING ? Adriesty Salma Lailika; Purwo Yudi Utomo, Asep
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v5i2.70

Abstract

Abstrak Bahasa digunakan sebagai alatyang berfungsi untuk menyampaikan pesan dari penutur kepada mitra tutur (bahasa lisan) atau dari penulis kepada pembaca (bahasa tulis), bahasa merupakan alat komunikasi. Kegiatan yang melakukan tindakan tuturan ini disebut dengan tindak tutur. Atas beberapa kriteria, ada 15 jenis tindak tutur, salah satunya tindak tutur representatif. Tuturan tersebut menarikdan penulis kaji secara pragmatik merupakan tuturan yang terdapat dalam podcastDeddy Corbuzier dengan Nadiem Makarim-Kuliah Tidak Penting?. Penelitian ini bertujuan untuk: (1)Mendeskripsikan bentuk tindak tutur representatif yang terdapat dalam podcast Deddy Corbuzier dengan Nadiem Makarim-Kuliah Tidak Penting?, (2)Mendeskripsikan maksud tuturan tindak tutur representatif dalam tindak tutur representatif yang terdapat padapodcast Deddy Corbuzier dengan Nadiem Makarim-Kuliah Tidak Penting?Objek penelitian ini berupa dialog Tindak Tutur Representatif podcast Deddy Corbuzier dengan Nadiem Makarim-Kuliah Tidak Penting. Sumber Data dalam penelitian ini berupa sumber data lisan dari channel youtube Dedy Corbuzier, dialog Dedy Corbuzier dalam podcast dengan Nadiem Makarim-Kuliah Tidak Penting. Pendekatan penelitian ini berupa pendekatan pragmatik dan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak bebas dan teknik catat. Metode analisis data berupa metode padan, sedangkan metode penyajian hasil analisis data menggunakan metode informal. Strategi tuturan yang digunakan cenderung condong ke dalam strategi tindak tutur langsung. Dari penelitian ini, diharapkan dapat menemukan makna dalam sebuah podcast yang akan berguna dengan referensi dalam kehidupan. Dari durasi video 10 menit 56 detik hasil penelitian in memuat 16 data yang termasuk tindak tutur representatif. Abstract Language is used as a tool to convey messages from speakers to speech partners (spoken language) or from writers to readers (written language), language is a communication tool. Activities that perform speech acts are called speech acts. Of a number of criteria, there are several types of speech acts, one of which is representative speech act. The speech is interesting and the writer studies pragmatically the speech contained in the Deddy Corbuzier podcast with Nadiem Makarim-Lectures Not Important ?.The purpose of this study is: (1) Describe the forms of representative speech acts from Deddy Corbuzier podcast with Nadiem Makarim. Lectures Are Not Important? -College Not Important? The object from this research is the dialogue of Representative Speech Acts Deddy Corbuzier with Nadiem Makarim-Lectures Not Important. Data Sources in this study are oral data sources from Dedy Corbuzier's youtube channel, Dedy Corbuzier's dialogue in a podcast with Nadiem Makarim-Lectures Not Important. The approach used in this research is pragmatic approach and qualitative descriptive approach.. The data collection techniques using free listening techniques and use note taking techniques. The data analysis method uses the matching method, while for the method of presenting the results of data analysis in the form of an informal method. The speech strategy used tends to be biased towards the direct speech act strategy. From this research, the writer hopes to find meaning or purpose in a podcast that will later be useful and used for reference in life by the reader.. From the video duration of 10 minutes 56 seconds the results of this study contain 16 data including representative speech acts.
PERLOKUSI DALAM VIDEO FILOSOFI STOICISM (EKPEKTASI DAN KEBAHAGIAAN) DI CHANNEL YOUTUBE SATU PERSEN Okta Dwi Ahriyani; Purwo Yudi Utomo, Asep
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v6i1.80

Abstract

ABSTRAK Setiap tuturan seringkali mengandung maksud lain. Perlokusi merupakan salah satu tindak tutur yang didalamnya mengandung maksud lain. Tindak tutur perlokusi dapat ditemukan dalam sebuah video, salah satunya pada video filosofi stoicism (Ekpektasi dan kebahagiaan) di channel youtube satu persen. Pada penelitian ini, topik yang dikaji adalah mengenai filosofi hidup stoicism yang mana filosofi tersebut memberi dampak bagi pendengar untuk senantiasa berfikir tentang kemungkinan terburuk. Tuturan dalam video tersebut mengandung perlokusi. Tujuandari penelitian ini adalah untuk mengetahui tindak tutur perlokusi dalam video filosofi stoicism (Ekpektasi dan kebahagiaan) di channel youtube satu persen. Objek penelitian ini adalah tuturan dalam video tersebut. Metode yang digunakan adalah metode deskriftif kualitatif. Perolehan data penelitian ini dilakukan dengan teknik simak dan catat. Hasil dari penelitian ini ditemukan enam data yang mengandung perlokusi yang terdiri atas tindak tutur perlokusi untuk memengaruhi, tindak tutur perlokusi mengajak, dan tindak tutur perlokusi permintaan. Dengan membaca penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan tentang pragmatik khusunya tindak tutur perlokusi bagi pembaca. Kata Kunci : Pragmatik. Tindak Tutur, Perlokusi, Filosofi, Stoicism ABSTRACT Each utterance often contains other purposes. Perlokusi is one of the speech acts that contains other purposes. Perlokusi's speech acts can be found in a video, one of which is the philosophy video of stoicism (Expectations and happiness) on the one percent YouTube channel. In this research, the topic studied is about the philosophy of life of stoicism, which philosophy has an impact on listeners to always think about the worst possible. The speech in the video contains perlocution. The purpose of this research is to find out the speech acts of percocution in the philosophy video of stoicism (Expectations and happiness) on the one percent youtube channel. The object of this research is the utterance in the video. The method used is a qualitative descriptive method. The data collection of this research was carried out by listening and note taking techniques. The results of this study found six data containing perlocutionary speech consisting of speech actuations to influence, speech actuating speech invocations, and act of speech demanding. By reading this research it is hoped that it can increase knowledge about pragmatics especially in the act of speech telling for readers. Keyword(s): Pragmatik, Speech Acts, Perlokusi, Philosophy, Stoicism
ANALISIS KLAUSA PADA ARTIKEL OPINI “SETELAH BENCANA, LALU APA?” OLEH IQBAL AJIDARYONO YANG DIMUAT DETIK.COM 29 SEPTEMBER 2020 Firdiani Putri, Dziza; Purwo Yudi Utomo, Asep
Widya Accarya Vol 12 No 1 (2021): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.12.1.1023.18-30

Abstract

Penelitian difokuskan pada bidang Sintaksis yaitu klausa. Analisis klausa pada artikel opini “Setelah Bencana, Lalu Apa?” oleh Iqbal Aji Daryono yang dimuat detik.com 29 September 2020 ini dilatarbelakangi adanya keberagaman dalam penggunaan klausa pada artikel online khususnya pada artikel opini. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan klausa pada artikel opini tersebut berdasarkan tiga hal, yaitu berdasarkan fungsi yang menjadi unsur-unsurnya (fungsi sintaksisnya), berdasarkan kategori yang menjadi unsur-unsurnya (kategori sintaksisnya), dan berdasarkan peran yang menjadi unsur-unsurnya (peran sintaksis). Metode yang digunakan untuk menganalisis klausa pada artikel opini ini adalah metode penelitian kualitatif. Sumber data dari penelitian ini adalah artikel berupa opini dalam laman berita online detik.com. Hasil dari penelitian ini menganalisis klausa berdasarkan fungsi, kategori, dan peran. Sedangkan klausa sendiri dapat dibedakan antara lain klausa berdasarkan distribusinya yaitu klausa terikat dan kalusa bebas, klausa berdasarkan ada atau tidaknya unsur negasi yaitu klausa positif dan juga klausa negatif, serta klausa berdasarkan kategori pengisi fungsi predikatnya. Dengan adanya analisis ini diharapkan para pembaca lebih memahami mengenai klausa dan analisisnya.
ANALISIS KATA TUGAS PADA ARTIKEL OPINI “MELESTARIKAN BUDAYA, MEMANDIRIKAN WARGA” OLEH MUSONIF FADLI DALAM SURAT KABAR JAWAPOS Hasnah Setiani; Purwo Yudi Utomo, Asep
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v6i2.104

Abstract

Sintaksis merupakan bagian dari ilmu linguistik yang mengkaji tentang kalimat dan unsur-unsur pembangun suatu kalimat tersebut. Satuan-satuan yang membangun kalimat meliputi satuan kata, frasa, klausa, dan kalimat. Satuan frasa, klausa, dan kalimat akan membentuk satuan sintaksis dan menyatakan makna gramatikal dengan alat sintaksis. Sarana-sarana yang mewujudkan satuan makna gramatikal atau alat-alat sintaksis tersebut meliputi (1) urutan penempatan kata, (2) intonasi, (3) bentuk kata, dan (4) kata tugas. Kata tugas merupakan satuan penting yang menyusun ketepatan kalimat dan kepaduan suatu paragraf dalam wacana, termasuk wacana dalam artikel opini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi masing-masing jenis kata tugas serta masing-masing peranannya dalam menyusun kepaduan dan kesinambungan suatu kalimat hingga paragraf dalam artikel opini “Melestarikan Budaya, Memandirikan Warga”. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif berbentuk kualitatif. Metode pendekatan deskriptif merupakan metode penelitian yang dilakukan dengan cara menganalisis dan menguraikan data untuk dijadikan hasil penelitian dalam bentuk untaian kata atau rangkaian kalimat dan bukan berupa angka atau statistik. Berdasarkan hasil analisis kata tugas pada artikel opini “Melestarikan Budaya, Memandirikan Bangsa” ditemukan jenis kata tugas yaitu konjungsi, preposisi, dan pronomina yang berfungsi sebagai penjelas kata utama dan penyusun kepaduan kalimat. Manfaat penelitian yaitu sebagai sarana untuk menyampaikan gagasan penulis, memberi dorongan bagi penulis untuk berpikir ilmiah dan sistematis, dan memberi dampak akademis bagi pembaca.