Selmi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MENYELESAIKAN PERTIDAKSAMAAN KUADRAT DI KELAS XB SMA GKST IMANUEL PALU Selmi; Muh. Hasbi; Rita Lefrida
Aksioma Vol. 7 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v7i2.196

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah memperoleh deskripsi mengenai penerapan model pembelajaran kooperatif Numbered Heads Together (NHT) untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam menyelesaikan pertidaksamaan kuadrat di kelas XB SMA GKST Imanuel Palu. Rancangan penelitian mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc.Tagart. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Keberhasilan tindakan dapat diketahui dari aktivitas peneliti dalam megelola pembelajaran di kelas dan aktivitas siswa dalam mengikuti pembelajaran dengan menerapkan medel NHT untuk setiap aspek yang dinilai menggunakan lembar observasi berada dalam kategori baik dan siswa dapat menyelesaikan soal-soal yang berkaitan dengan pertidaksamaan kuadrat dengan benar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran koperatif tipe NHT dapat meningkatkan hasil belajar yang tahapannya yaitu : 1) menyampaikan tujuan dan motivasi siswa, 2) menyajikan informasi, 3) penomoran (numbering), 4) pengajuan pertanyaan (questioning), 5) berpikir bersama (heads together), 6) pemberian jawaban (answering), 7) pemberian penghargaan. Kata Kunci : pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT), hasil belajar, pertidaksamaaan kuadrat. Abstrac : The purpose of this research was to obtain a description of the application of cooperative learning model Numbered Heads Together (NHT) to improve student learning outcomes in completing quadratic in grade XB SMA GKST Imanuel Palu. The study design refers to the design of Kemmis and Mc.Tagart research. This study carried out in two cycles. The success of the action can be determined from the researcher's activity in managing the learning in the classroom and the student's activity in following the lesson by applying the NHT medel to every aspect assessed using the observation sheet is in good category and the student can solve problems related to the quadratic inequalities correctly. The results of this study indicate that the application of cooperative learning model type NHT can improve learning outcomes stages are: 1) convey the purpose and motivation of students, 2) present information, 3) numbering, 4) questioning, 5) thinking Together (heads together), 6) answering, 7) awarding Keywords : The Application of Numbered Heads Together (NHT) Cooperative Learning, learning outcomes, quadratic inequality.
Implementasi Buku Ajar IPS Di SMK Se-Kota Palangka Raya Selmi; Jairi; Eriawaty
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 7 No. 1 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 7, Nomor 1, Juni, Tahu
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahan ajar atau materi ajar adalah bahan atau materi yang harus dipelajari siswa dalam satu kesatuan waktu tertentu. Bahan ini dapat berupa konsep, teori, dan rumus-rumus keilmuan; cara, tata cara, dan langkah-langkah untuk mengerjakan sesuatu; dan norma-norma, kaidah-kaidah, atau nilai-nilai. Berdasarkan wawancara awal atau amatan awal yang peneliti lakukan kepada guru IPS di SMK Se-Kota Palangka Raya, terlihat jelas bahwa dalam pelaksanaan pembelajaran IPS di SMK Se-Kota Palangka Raya sering mengalami masalah seperti terjadinya perubahan kurikulum, perubahan ini sengaja diciptakan oleh atasan (Depdiknas) sebagai usaha untuk meningkatkan mutu pendidikan atau pemerataan kesempatan untuk memperoleh pendidikan, ataupun sebagai usaha untuk meningkatkan efisiensi dan sebagainya. Kemudian ketersediaan buku paket juga masih terbatas, sehingga guru IPS harus mengembangkan buku ajar dengan mencari bahan lain dari internet, supaya dapat digunakan sebagaimana yang diharapkan, serta dapat bermanfaat bagi peserta didik dan guru IPS itu sendiri dalam menunjang pelaksanaan pembelajaran yang baik. Dan masalah yang juga sering guru alami adalah sukarnya mengelola kelas, sehingga akibat kegagalan guru menggelola kelas, tujuan pengajaran pun sukar untuk dicapai. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi buku ajar IPS di SMK Se-Kota Palangka Raya. Metode pengumpulan data menggunakan lembar angket.Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif. Data diperoleh dari Guru IPS yang bertugas di SMK Se-Kota Palangka Raya, dengan jumlah populasi sebanyak 20 (dua puluh), dan jumlah sampel adalah jumlah keseluruhan dari populasi, jadi seluruh anggota populasi yang diteliti. Data yang diperlukan dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan penyebaran angket. Berdasarkan penelitian dari hasil penelitian diperoleh bahwa implementasi buku ajar IPS di SMK Se-Kota Palangka Raya yang dilakukan dan diajukan dengan menganalisa data yang di dapat, maka yaitu; sebesar 82.46% dikategorikan sangat baik.