Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Pemberian ZPT Growtone Terhadap Pertumbuhan Stek Pucuk Dari Tunas Pucuk Tanaman Jambu Air Madu (Sizygium aqueum) Ramadani, Risky; Sihombing, Benteng H.
Jurnal Akar Vol. 1 No. 1 (2019): Februari Jurnal Akar
Publisher : PRODI KEHUTANAN UNIVERSITAS SIMALUNGUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jar.v8i1.115

Abstract

Abstrak   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pemberian ZPT Growtone Terhadap Pertumbuhan Stek Pucuk Dari Tunas Pucuk Tanaman Jambu Air Madu (Sizygium aqueum). Penelitian dilaksanakan di rumah kaca Fakultas Pertanian Universitas Simalungun terhitung dari bulan Juni sampai dengan Agustus 2018. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan menggunakan Growtone sebagai ZPT, perlakuan Growtone sebanyak 4 aras, yaitu : P1 = 0.1 M, P2 = 0.2 M, P3 = 0.3 M, P4 = 0.4 M. Yang diulang sebanyak 3 kali dan tiap-tiap parameter yang diamati adalah persen stek hidup, jumlah tunas, dan tinggi tunas. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa setiap perlakuan P1, P2, P3 dan P4 pada 4 MST, 8 MST dan 12 MST, persen hidup stek tidak berpengaruh nyata, dan untuk setiap perlakuan P1, P2, P3, dan P4, pada 4 MST, 8 MST dan 12 MST, jumlah tunas juga tidak berpengaruh nyata, begitu pun pada tinggi tunas didapatkan hasil yang tidak berpengaruh nyata pada perlakuan P1, P2, P3, dan P4, pada 4 MST, 8 MST dan 12 MST. Dari hasil penelitian disimpulkan dan direkomendasikan agar dalam melakukan perbanyakan tanaman secara vegetatif melalui stek pucuk untuk kualitas, agar memilih stek pucuk jambu madu dan memberi zat perangsang tumbuh bagi tanaman dengan konsentrasi Growtone 0.04 M, 40gr/100 ml air dan direndam selama 15 menit. Perlakuan terbaik untuk masing-masing parameter sebagai berikut : Perlakuan terbaik untuk persen stek hidup jambu air madu adalah 20 gr/100 ml air Perlakuan terbaik untuk jumlah tunas jambu air madu adalah 40 gr/100 ml air Perlakuan terbaik untuk tinggi tunas jambu air madu adalah 40 gr/100 ml air.    
PENGARUH SUMBER NEKTAR DAN JENIS STUP TERHADAP PRODUKSI MADU TRIGONA ITAMA DI DESA SAIT BUTTU SARIBU PAMATANG SIDAMANIK KABUPATEN SIMALUNGUN Nurrachmania, Meylida; Sihombing, Benteng H.
Menara Ilmu Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 JANUARI 2021
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v15i2.2060

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh sumber nektar dan jenis stup dan produksi madu tertinggi sebagai pengaruh perlakuan sumber nektar dan kelompok jenis stup terhadap produksi madu lebah Trigona itama di Desa Sait Buttu Kecamatan Pamatang Sidamanik Kabupaten Simalungun.Penelitian dilaksanakan dengan percobaan Rancangan Acak Kelompok (RAK) di mana perlakuan adalah sumber nektar dan kelompoknya adalah jenis stup. Hasil analisis data menyimpulkan pada percobaan I, perlakuan sumber nektar dan jenis stup berpengaruh siknifikan terhadap produksi madu lebah Trigona itama. Pada percobaan II, perlakuan sumber nektar berpengaruh siknifikan tetapi jenis stup tidak berpengaruh siknifikan terhadap produksi madu lebah Trigona itama. Hasil rata-rata kedua percobaan menunjukkan bahwa perlakuan sumber nektar dan jenis stup berpengaruh siknifikan terhadap produksi madu lebah Trigona itama. Pada Percobaan I perlakuan sumber nektar yang menghasilkan produksi madu lebah Trigona itama tertinggi dihasilkan oleh perlakuan P1 (351,01 gram) dan jenis stup yang menghasilkan produksi madu lebah Trigona itama tertinggi dihasilkan oleh kelompok K3 (355,30 gram) dan pada percobaan II perlakuan sumber nektar yang menghasilkan produksi lebah Trigona itama dihasilkan oleh perlakuan P1 (426,29) gram dan jenis stup yang menghasilkan produksi madu lebah Trigona itama tertinggi adalah kelompok K3 (366,30 gram), serta Pada produksi gabungan perlakuan sumber nektar rata-rata yang menghasilkan produksi tehadap produksi madu lebah Trigona itama adalah perlakuan P1 (388,65 gram) dan jenis stup yang menghasilkan produksi tertinggi terhadap produksi madu lebah Trigona itama adalah K3 (360,80 gram ).
Fungsi Distribusi Diameter Puspa (Schima wallicii) Di Kebun Raya Universitas Mulawarman Samarinda, Kalimantan Timur Sihombing, Benteng H.; Sinery, Anton Silas
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol 13, No 2 (2021): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/md.v13i2.1371

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui fungsi distribusi yang dapat menggambarkan penyebaran diameter vegetasi pada Plot Ukur Temporer (PUT) di Kebun Raya Universitas Mularawman (KRUS) Samarinda. Pengumpulan data berupa data diameter pohon posisi ukur 1.30 m (setinggi dada) melalui Plot Ukur Temporer (PUT) berukuran 100 m X 50 m. Data yang dikumpulkan berupa diameter yang masuk dalam kategori pohon berdiameter sama dengan atau lebih besar dari 5 cm. Diameter setinggi dada pohon sampel hasil pengukuran pada tipe hutan sekunder bekas kebakaran di KRUS, Lempake hanya menyebar mengikuti FD  Gamma. Fungsi distribusi Gamma yang terbentuk adalah:  f (x) =  (0.082.03)/ Г(2.03) * X 1.03 e -0.08x. Indikasi ini memperlihatkan bahwa dalam tegakan hutan yang dirisalah terdapat ketimpangan penyebaran tingkat pertumbuhan pohon di mana pohon berdimensi besar lebih sedikit dari pada pohon pada dimensi yang lebih kecil