Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Minat Belajar Dalam Pembelajaran Daring Peserta Didik Kelas V SDN 2 Pringgasela Tahun Pelajaran 2020/2021 Pitri, Warni; Karma, I Nyoman; Saputra, Heri Hadi
Journal of Science Instruction and Technology Vol. 1 No. 2 (2021): JSIT
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.121 KB)

Abstract

This study aims to describe learning interest in online learning for class V students at SDN 2 Pringgasela. The approach used in this study is a qualitative descriptive approach. The subjects of this study were class V students and teachers who had implemented online learning. Methods of collecting data using a questionnaire distributed to class V students totaling 20 people, interviews with 5 students and teacher of class V taken using purposive sampling technique and user documentation. Data analysis using interactive model analysis. The results of this study indicate that the learning interest of students in online learning in each individual is generally categorized as high enough and students' interest in learning in each aspect, namely the cognitive aspect, shows that student learning interest in online learning is 33.75% which is quite high. Then on the affective aspect, it shows students' interest in learning in online learning is 39.375% which is quite high.
PELATIHAN PENULISAN ARTIKEL ILMIAH NON PENELITIAN BAGI GURU SEKOLAH DASAR NEGERI GUGUS 2 SEKARBELA MATARAM Saputra, Heri Hadi; Safruddin, Safruddin; Husniati, Husniati
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol 1, No 3 (2019): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.755 KB) | DOI: 10.29303/jwd.v1i3.72

Abstract

Penyuluhan yang berjudul pelatihan penulisan artikel ilmiah non penelitian bagi guru SDN gugus 2 sekarbela kota mataram  merupakan  bagian dari aktivitas pengabdian pada masyarakat yang menjadi salah satu tri dharma perguruan tinggi yang dilaksanakan oleh FKIP universitas mataram bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyampaikan gagasan dan pandangan mereka tentang pendidikan melalui tulisan. Adapun tujuannya secra terperinci adalah sebagi berikut : (1) membantu guru menulis gagasan dan pandangan mereka tentang issu-issu pendidikan yang berkembang di masyarakat; (2) membantu guru merancang tulisan-tulisan ilmiah non penelitian yang dapat dipublikasikan di media massa maupun buku; dan (3) membantu guru melahirkan karya tulis yang dapat dibaca dan dijadikan referensi dalam issu-issu pendidikan kontemporer Penyampaian materi dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan tanyajawab serta pemberian latihan singkat tentang kaidah penulisan artikel. Adapun materi yang diberikan yaitu tentang konsep dasar karya tulis ilmiah, perbedaan karya tulis ilmiah penelitian dan non penelitia serta sistematika penulisan artikel ilmiah non penelitian.Tahapan terakhir dari pengadian ini adalah melakukan pendampingan singakt kepada para peserta dalam menemukan ide dan gagasan yang akn dijadikan sebagai bahan tulisan.Dari 28 peserta yang hadir hampir semua memberikan tanggapan yang baik tentang kegiatan ini sehingga menyampaikan harapan untuk diteruskan pada tahapan selanjutnya.______________________Kata Kunci: artikel nonpenelitian, pelatihan, guru sekolah dasar
WORKSHOP PENYUSUNAN RENCANA PENGEMBANGAN KOMUNITAS BELAJAR PROFESIONAL GURU DI SDN 10 MATARAM DAN SDN 30 MATARAM Affandi, Lalu Hamdian; Saputra, Heri Hadi; Husniati, Husniati; Ermiana, Ida
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol 1, No 3 (2019): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jwd.v1i3.75

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memfasilitasi guru mengidentifikasi tantangan dan rencana pengembangan komunitas belajar professional di sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode ceramah, tanya jawab, dan diskusi kelompok. Kegiatan pengabdian ini telah dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus 2019 di SDN 30 Mataram dengan dihadiri oleh guru dari SDN 30 Mataram dan SDN 10 Mataram yang berjumlah 27 orang. Melalui sesi diskusi dan Tanya jawab, tim pelaksana membangun kesepahaman dengan guru tentang pentingnya komunitas belajar professional sebagai alternative untuk mengembangkan profesionalisme guru dan perbaikan kualitas pembelajaran bagi siswa. Melalui sesi diskusi kelompok, guru secara bersama-sama dengan didampingi tim pelaksana pengabdian mengidentifikasi tantangan untuk selanjutnya menyusun rencana pengembangan komunitas belajar professional di sekolah. Beberapa tantangan yang dihadapi guru adalah budaya sekolah yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip komunitas belajar professional, kurangnya dukungan dari tenaga ahli dan kepala sekolah, serta manajemen sekolah yang tidak akomodatif terhadap pengembangan komunitas belajar professional. Sedangkan rencana pengembangan komunitas belajar professional yang disepakati guru melalui kegiatan diskusi kelompok adalah menyiapkan sarana pendukung komunitas belajar professional, mengembangkan budaya sekolah yang lebih suportif terhadap eksistensi komunitas belajar professional, serta menjadikan pengembangan komunitas belajar professional sebagai bagian dari program kerja kepala sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merekomendasikan agar sekolah membangun kolaborasi dengan kalangan perguruan tinggi sehingga mereka mendapatkan pendampingan yang lebih terorganisir dalam mengembangkan komunitas belajar professional.
Peran Kepala Sekolah dalam Mengembangkan Mutu Pembelajaran Pada SDN 1 Aikdewa Ningsih, Agustina Komala; Asrin, Asrin; Saputra, Heri Hadi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol 6, No 4 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i4.302

Abstract

Peran kepala sekolah dalam lembaga pendidikan sangatlah penting, karena baik buruknya kepala sekolah dapat dilihat dari sekolah yang ia pimpin.Penulis menemukan gejala-gejala sebagai berikut di SDN 1 Aikdewa:a.) Dalam kegiatan belajar-mengajar, tidak tersedianya media yang baik sebagai penunjang pembelajaran, b.). Sekolah tersebut mempunyai KKM yang standar.Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini yakni:Untuk mengetahui peran kepala sekolah dalam mengembangkan mutu pembelajaran dan mengetahui faktor-faktor yang mendukung dan menghambat peran kepala sekolah dalam mengembangkan mutu pembelajaran. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif  dengan wujud data berupa deskripsi sistematis. Hasil penelitian menunjukkan peran kepala sekolah dalam mengembangkan kualitas pembelajaran sudah di lakukan dengan baik untuk mengembangkan mutu pembelajaran. Faktor pendukung peningkatan kualitas pembelajaran adalah perilaku siswa dan guru yang datang tepat waktu dan pemerintah memberikan kartu internet gratis kepada siswa untuk membantu siswa dalam pembelajaran jarak jauh. Faktor penghambatnya adalah kurangnya media pembelajaran, guru yang masih belum menguasai TIK, dan kurangnya waktu siswa untuk belajar di sekolah sehingga materi pembelajaran tidak selesai. Kesimpulannya kepala sekolah sudah melaksanakan tugas untuk mengembangkan mutu pembelajaran dengan memfasilitasi guru dalam melaksankan pembelajaran maupun dalam pengembangan diri.
Analisis Minat Belajar Siswa Kelas IV SDN 20 Ampenan pada Masa Pandemi Covid-19 Tahun Pelajaran 2021/2022 Solehah, Nisa Nabilatus; Saputra, Heri Hadi; Setiwan, Heri
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol 7, No 1 (2022): Maret
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i1.449

Abstract

Sistem pendidikan di Indonesia saat ini telah mengalami perubahan yang signifikan. Hal ini dikarenakan adanya penyebaran sebuah virus yang dapat menyebabkan suatu penyakit yang dinamakan Covid-19. Untuk mencegah penularan penyakit ini secara lebih luas pemerintah mengeluarkan berbagai kebijakan, salah satu kebijakan yang dikeluarkan oleh Mentri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2020, berdasarkan Surat Edaran Nomor 4 tahun 2020 yang mengatur jalannya proses belajar mengajar dari rumah yang dilaksanakan dengan ketentuan-ketentuan tertentu. Minat memiliki peran yang penting dalam kehidupan siswa dan mempunyai dampak yang sangat besar terhadap sikap siswa. Siswa yang berminat terhadap kegiatan belajar akan berusaha lebih keras dibandingkan siswa yang kurang berminat dalam belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui minat belajar siswa kelas IV di SDN 20 Ampenan pada masa pandemi Covid-19. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IV yang berjumlah 10 orang. Hasil penelitian mengenai minat belajar siswa pada masa pandemi Covid-19 menunjukkan bahwa. (1) pada indikator perasaan senang, siswa kelas IV SDN 20 Ampenan merasa senang dalam mengikuti pembelajaran didalam kelas, dan tidak merasa bosan dengan materi yang diajarkan. (2) pada indikator konsentrasi atau perhatian siswa kelas IV SDN 20 Ampenan cenderung memperhatikan materi pelajaran yang disanpaikan oleg guru didalam kelas, dengan begitu siswa bisa menjawab dengan benar pertanyaan yang diberikan oleh guru. (3) pada indikator ketertarikan diketahui bahwa siswa kelas IV SDN 20 Ampenan tertarik dengan materi pelajaran yang diajarkan oleh guru didalam kelas, siswa juga belajar untuk mengulang materi pelajaran dirumah sekaligus mengerjakan PR/tugas yang diberikan oleh guru disekolah. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa minat belajar pada siswa kelas IV SDN 20 Ampenan dilihat dari ketiga indikator minat belajar tersebut adalah siswa sudah memili minat dalam belajar meskipun dalam kondisi yang dialami seluruh dunia khususnya Indonesia yaitu penyebaran Covid-19, namun tidak membuat siswa kelas IV SDN 20 Ampenan menjadi malas dalam belajar.
Implementasi Pembelajaran Daring dalam Membangun Kemandirian Belajar Siswa Kelas V SDN Gunung Amuk Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2021/2022 Habib, M. Izzuddin; Saputra, Heri Hadi; Oktaviyanti, Itsna
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol 7, No 1 (2022): Maret
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i1.450

Abstract

Pandemi covid 19 mengakibatkan terganggunya aktivitas dibidang pendidikan, kegiatan pembelajaran dimasa pandemi ini dilaksanakan tanpa tatap muka secara langsung antara guru dan siswa melainkan dilaksanakan melalui sistem pembelajaran daring (dalam jaringan). Dalam pelaksanaan pembelajaran daring ini menggunakan media smartphone yang terkoneksi jaringan internet sebagai media dalam belajar, dengan media tersebut kegiatan belajar siswa menjadi lebih kreatif  dan mandiri dalam belajar.  Untuk itu perlu penelitian tentang implementasi  pembelajaran daring dalam membangun kemandirian belajar siswa kelas V SDN Gunu Amuk. Penelitian ini bertujuan untuk 1) untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran daring dalam membangun kemandirian belajar siswa. 2) untuk mengetahui faktor penghambat kemandirian belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan dokumentasi. Analisis data dengan cara mengumpulkan data, mengkondensasi data, mereduksi data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) implementasi pembelajaran daring dalam membangun kemandirian belajar di kelas V, bahwa pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan media  whatsApp group efektif digunakan dan siswa terlihat antusias dalam mengikuti pembelajaran daring serta tugas-tugas yang diberikan oleh guru dikerjakan secara mandiri tanpa bergantung kepada orang lain. Tidak hanya itu siswa juga merasa yakin dengan jawaban yang dibuat sendiri. Dengan demikian siswa memiliki sikap mandiri seperti percaya diri, disiplin dalam belajar, bertanggungjawab dalam belajar, dan inisiatif belajar sendiri 2) faktor penghambat kemandirian belajar siswa ada dua yaitu faktor internal siswa seperti kurang  motivasi belajar, kurang percaya diri, takut gagal dan  kurang minat dalam belajar, sedangkan  eksternal siswa yaitu pola asuh orang tua dan lingkungannya. Dapat disimpulkan bahwa  kemandirian belajar siswa dimasa pandemi ini terlihat cukup mandiri dalam belajar, karena dilihat dari siswa mengerjakan tugas secara mandiri tanpa bantuan dari orang lain.