Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Aktivitas Antioksidan Ekstrak Cassia Vera (Cinnamomum burmannii, Ness ex Blumm) and Ciplukan (Physalis angulata, L.) Dengan Metode DPPH SARI, DINI NOVITA; Azima, Fauzan; Sayuti, Kesuma
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 6, No 3 (2021): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jstp.v6i3.17541

Abstract

Antioksidan adalah senyawa peredam radikal bebas. Cassia vera (Cinnamomum burmannii, Ness ex Blumm) dan ciplukan (Physalis angulata, L.) adalah tumbuhan yang diduga dapat bermanfaat sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan ekstrak cassia vera dan ekstrak ciplukan mempunyai efek antioksidan dengan menangkal radikal bebas DPPH. Cassia vera dan ciplukan diektraksi dengan pelarut etanol masing-masing 96% dan 70%. Uji aktivitas antioksidan dari ekstrak cassia vera dan ciplukan dilakukan dengan metode spektrofotometri menggunakan DPPH. Sampel terdiri dari 7 perbandingan. Masing-masing perbandingan terdiri dari 5 konsentrasi yaitu (10, 30, 50, 70 dan 90) ppm untuk memperoleh suatu persamaan regresi linear dan didapat nilai IC50. Hasil penelitian menunjukkan perbandingan ekstrak cassia vera dan ciplukan masing – masing mempunyai aktivitas antioksidan berbeda-beda untuk meredam 50% radikal bebas DPPH. Nilai IC50 berkisar antara 25,07 ppm – 150,18 ppm. Aktivitas antioksidan ekstrak cassia vera dan ciplukan  dengan perbandingan 7:3 adalah paling tinggi sebagai antioksidan sangat kuat yaitu denga nilai IC50 25,07 ppm dibandingkan dengan perbandingan lainnya, namun perbandingan ekstrak lain juga memilki pengaruh sebagai antioksidan kuat. Kata Kunci : antioksidan, DPPH, ekstrak cassia vera, ekstrak ciplukan, IC50
Pembuatan minuman fungsional tablet effervescent dari bubuk ekstrak daun kacang tujuh jurai (Phaseolus lunatus, L.) Dini Novita Sari
Jurnal Litbang Industri Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.489 KB) | DOI: 10.24960/jli.v9i1.4649.23-31

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan bubuk ekstrak daun kacang tujuh jurai terhadap sifat fisik dan kimia tablet effervescent. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan yaitu penambahan bubuk ekstrak daun kacang tujuh jurai masing-masing 10, 15, 20, 25, dan 30% dengan 3 kali ulangan. Pengamatan tablet effervescent meliputi pengamatan fisik : penampakan, waktu larut, kekerasan dan kerapuhan; pengamatan kimia : kadar air, pH larutan, kadar vitamin C, aktivitas antioksidan, kadar klorofil, dan warna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bubuk ekstrak daun kacang tujuh jurai berpengaruh nyata terhadap ketebalan tablet, waktu larut, kerapuhan, kadar air, vitamin C, aktivitas antioksidan, kadar klorofil dan warna tablet effervescent yang dihasilkan. Penambahan bubuk ekstrak daun kacang tujuh jurai tidak mempengaruhi ukuran diameter tablet effervescent, kekerasan dan pH.ABSTRACTThis study was aimed to determine the effect of the addition of lima bean leaf extract powder on the physical chemical and properties of effervescent tablets. This study used a completely randomized design (CRD) with 5 treatments, the addition of lima bean leaf extract powder of 10, 15, 20, 25, and 30% with 3 replications, respectively. Tablet effervescent observations include physical observations: appearance, dissolution time, hardness and fragility; chemical observations: water content, pH of the solution, vitamin C level, antioxidant activity, chlorophyll content, and color. The results showed that the addition of lima bean leaf extract powder significantly affected tablet thickness, dissolution time, fragility, moisture content, vitamin C, antioxidant activity, chlorophyll content and effervescent tablet color produced. The addition of lima bean leaf extract powder did not affect the size of the effervescent tablet diameter, hardness and pH. 
Pelatihan Pembuatan Paper Soap (Sabun Kertas) di Desa Sidodadi Ramunia Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang Sukapiring, Dewi Novina; Situmorang, Nurbaity; Sari, Dini Novita; Novianti, Lily; Sembiring, Juhardi; Khairani, Siti; Utami, Khairuna; Depari, Nelfita Rizka S.
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 2 No 1 (2022): JAMSI - Januari 2022
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.208

Abstract

Pandemi COVID-19 mendorong masyarakat lebih aktif menjaga kebersihan diri. Salah satunya adalah rajin mencuci tangan dengan sabun di mana pun dan kapan pun. Namun, terkadang banyak orang malas membawa sabun saat beraktivitas di luar rumah dengan alasan kurang praktis. Dewasa ini, masyarakat menginginkan sabun cuci tangan yang praktis untuk dibawa ke mana pun. Sabun kertas sendiri merupakan salah satu inovasi produk sabun yang tipis seperti kertas, sabun kertas ini akan larut bila terkena air serta digosokkan pada tangan akan mengeluarkan busa. Sabun kertas umumnya digunakan sebagai sabun cuci tangan sekali pakai karena ukurannya yang kecil dan tipis sehingga mudah dibawa ke mana saja dan cocok digunakan pada saat beraktivitas di luar rumah. Kegiatan dalam pengabdian ini berbentuk pelatihan pembuatan paper soap yang terdiri dari ibu-ibu PKK desa Sidodadi Ramunia, dengan metode pengabdian pemberian materi dengan metode ceramah dan tanya jawab, pra dan post test dan praktek pembuatan paper soap. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pembuatan paper soap (sabun kertas) yang diketahui berdasarkan hasil pretest yang awalnya 5% peserta mengetahui tentang paper soap (sabun kertas) setelah dilakukan kegiatan diperoleh 100% peserta telah mengetahui tentang paper soap (sabun kertas). Peningkatan pemahaman ini mengindikasikan keberhasilan kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan.
Pembuatan minuman fungsional tablet effervescent dari bubuk ekstrak daun kacang tujuh jurai (Phaseolus lunatus, L.) Dini Novita Sari
Jurnal Litbang Industri Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.489 KB) | DOI: 10.24960/jli.v9i1.4649.23-31

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan bubuk ekstrak daun kacang tujuh jurai terhadap sifat fisik dan kimia tablet effervescent. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan yaitu penambahan bubuk ekstrak daun kacang tujuh jurai masing-masing 10, 15, 20, 25, dan 30% dengan 3 kali ulangan. Pengamatan tablet effervescent meliputi pengamatan fisik : penampakan, waktu larut, kekerasan dan kerapuhan; pengamatan kimia : kadar air, pH larutan, kadar vitamin C, aktivitas antioksidan, kadar klorofil, dan warna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bubuk ekstrak daun kacang tujuh jurai berpengaruh nyata terhadap ketebalan tablet, waktu larut, kerapuhan, kadar air, vitamin C, aktivitas antioksidan, kadar klorofil dan warna tablet effervescent yang dihasilkan. Penambahan bubuk ekstrak daun kacang tujuh jurai tidak mempengaruhi ukuran diameter tablet effervescent, kekerasan dan pH.ABSTRACTThis study was aimed to determine the effect of the addition of lima bean leaf extract powder on the physical chemical and properties of effervescent tablets. This study used a completely randomized design (CRD) with 5 treatments, the addition of lima bean leaf extract powder of 10, 15, 20, 25, and 30% with 3 replications, respectively. Tablet effervescent observations include physical observations: appearance, dissolution time, hardness and fragility; chemical observations: water content, pH of the solution, vitamin C level, antioxidant activity, chlorophyll content, and color. The results showed that the addition of lima bean leaf extract powder significantly affected tablet thickness, dissolution time, fragility, moisture content, vitamin C, antioxidant activity, chlorophyll content and effervescent tablet color produced. The addition of lima bean leaf extract powder did not affect the size of the effervescent tablet diameter, hardness and pH.