Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Penerapan Arsitektur Tropis pada Perencanaan Indurtri Furniture Kayu Jati di Kabupaten Pamekasan Mukram, Muhammad; Rachim, Amir Mukmin; Ramadhani, Suci
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten pamekasan merupakan salah satu kabupaten yang berada di pulau Madura jawa timur, masyarakat luar  tidak banyak yang mengetahui bahwasanya kabupaten pamekasan merupakan penghasil kayu jati yang berkualitas, untuk itu pad a tugas akhir saya merancang sebuah tempat industri furniture kayu jati di kabupaten pamekasan. Dengan adanya industri  furniture kayu jati ini di harapkan bisa mengolah kayu jati yang merupakan sumber daya alam yang ada di kabupaten pamekasan menjadi barang jadi berupa furniture, perapan arsitekture tropis pada bangunan ini di karenakan lokasi lahan yang akan di bangun ini berada di wilayah beriklim tropis yg bisa sangat bermanfaan untuk pencahayaan dan penghawaan alami pada bangunan. Pembangunan indusri furniture kayu jati ini di harapkan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat di kabupaten pamekasan akan furniture yang terbuat dari kayu jati dengan demikian akan mengurangi sifat konsumtif terhadap furniture yang dari luar Madura. Adapun penelitian yang di lakuakan adalah penelitian yang bersifat deskriptif yang di ikuti denga beberapa metode dokumentasi, literature dan interview.
Rancangan Tampilan Bangunan Rumah Sakit Khusus Hewan Kuda Di Yogyakarta Berkonsep Gagah Pratiwi, Vania Laras; Ratniarsih, Ika; Rachim, Amir Mukmin
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah Sakit Khusus Hewan Kuda di Yogyakarta dirancang dengan menerapkan konsep “Gagah” yangmerepresentasikan karakteristik kuda, yakni memiliki tenaga yang kuat. Adapun fasilitas utama pada RumahSakit Khusus Hewan Kuda yang terdiri dari IGD, rawat jalan, rawat inap, dan fasilitas operasi serta ditunjangdengan fasilitas lain. Permasalahan terkait rancangan tampilan Rumah Sakit Khusus Hewan Kuda adalahbagaimana menciptakan tampilan Instalasi Gawat Darurat dengan menerapkan konsep Gagah pada bangunan.Tampilan fasilitas utama yang merupakan bangunan Instalasi Gawat Darurat tersebut menerapkan visualisasiukuran bentuk kolom yang tinggi dan besar serta penambahan identitas pada bangunan berupa roster denganbentukan tapal kuda. Manfaat dengan adanya Rumah Sakit Khusus Hewan Kuda di Yogyakarta ini adalahdapat memberikan pelayanan kesehatan terhadap hewan kuda sehingga penanganan penyebaran penyakithewan kuda dapat berkurang.
KAJIAN BENTUK BANGUNAN KOMPLEKS PRODUKSI KERAJINAN REOG DI KECEMATAN MLARAK PONOROGO YANG BERTEMAKAN ARSITEKTUR POST MODERN Tristianto, Khoirul; Ratniarsih, Ika; Rachim, Amir Mukmin
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerajinan reog merupakan warisan budaya yang ada di Kabupaten Ponorogo sejak dahulu. Data dari BPS tahun 2017 ada 31 pengrajin reog. Permasalahannya adalah Bagaimana merencanakan dan menata fasilitas yang besar dan memadai untuk memfasilitasi aktifitas produksi kerajinan reog? Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif bertujuan untuk mendapatkan data faktual dan akurat mengenai prencanaan dan perancangan kerajinan reog. Metode pencarian sumber data menggunakan penelitian kualitatif dengan wawancara kepada pihak-pihak yang terkait dan melakukan studi kasus lapangan di pengrajin reog pak Sarju Ponorogo dan UPDT Sentra Industri Ponorogo. Studi literatur Theodor Herzl Center dan National Theatre. Lokasi berada di Jl. Raya Jabung - Mlarak, RT.2/RW.1, Nglumpang IV, Mlarak, Ponorogo. Dengan luas lahan ± 3 hektar. Kecamatan Mlarak mempunyai batas-batas wilayah, di sebelah utara Kecamatan Pulung, di sebelah timur Kecamatan Sooko, di sebelah selatan Kecamatan Jetis, di sebelah barat Kecamatan Siman. Fasilitas yang ada meliputi fasilitas utama yaitu fasilitas produksi, dan fasilitas penunjang. Menggunakan tema post modern desain dengan metode perancangannya pencampuran antara Arsitektur tradisional dengan non-tradisional, perpaduan antara lama dan baru. Konsep makro Representatif Membuat desain tempat produksi kerajinan reog yang di dalamnya terdapat desain tatanan lahan, bentuk dan ruang dengan perpaduan suatu karya modern dan tradisonal. Konsep mikro tatanan lahan cluster, bentuk tatanan masa dengan pengelompokkan yang sesuai dengan proses kegiatan didalam tapak yang telah ditentukan. Konsep Mikro Bentuk Attractive mampu mengangkat esensi bangunan sebagai bangunan produksi reog. Konsep mikro ruang, adaptive Menciptakan ruang yang dapat menunjukan suasana kebudayaan seni reog. Manfaatnya diharapkan dapat mengenalkan, pelestarian, sumber informasi, edukasi dan hiburan bagi masyarakat.
Rancangan Fasilitas Pusat Komunitas Film Indie di Surabaya Rinda Amalia Aisyah; Amir Mukmin Rachim; Siti Azizah
Tekstur (Jurnal Arsitektur) Vol 1, No 2 (2020): Tekstur
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.tekstur.2020.v1i2.1128

Abstract

Berkembangnya kota Surabaya di bidang perfilman salah satunya film Indie dengan acara festival perfilman yang pernah diadakan di kota menunjukkan potensi yang dimiliki kota Surabaya. Di satu sisi fasilitas untuk film Indie dan komunitas film Indie yang ada di kota Surabaya saat ini masih sangat minim. Kondisi tersebut membuat  orang yang tertarik dengan film Indie mengalami kesulitan untuk mengenal lebih jauh tentang film Indie. Permasalahannya adalah, Bagaimana membuat rancangan fasilitas pusat komunitas  film Indie. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kualitatif. Rancangan fasilitas ini diharapkan dapat memberi fasilitas yang memadai bagi para kreator film Indie dan penggemar film Indie untuk lebih bebas berkarya sehingga dapat menambah minat bagi penggemar film. 
Perancangan Komplek Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sepakbola di Kabupaten Gresik dengan Tema Tropis Modern Bahtiar, Sahrul Fahmi; Ramadhani, Annisa Nur; Rachim, Amir Mukmin
Tekstur (Jurnal Arsitektur) Vol 2, No 2 (2021): Tekstur
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.557 KB) | DOI: 10.31284/j.tekstur.2021.v2i2.1910

Abstract

Sepakbola merupakan salah satu olahraga yang paling popular pada saat ini. Beberapa wilayah di Indonesia membentuk pemain-pemain sepakbola dimulai dari usia dini, dengan mendirikan akademi sepakbola dan juga pusat-pusat pelatihan sepakbola. Gresik, seperti halnya beberapa kota besar lainnya di Indonesia juga memiliki potensi besar dalam perkembangan sepakbola. Berdasarkan survei yang dilakukan dapat dikatakan bahwa masyarakatnya banyak yang memiliki antusiasme luar biasa pada olahraga ini, sehingga perlu adanya fasilitas latihan sepakbola yang menyediakan sarana lebih lengkap. Pada penerapan pusat pendidikan dan pelatihan sepakbola yang dirancang di Kabupaten Gresik ini diharapkan mampu menyediakan fasilitas yaitu tempat pelatihan, pendidikan, pembinaan, dan penelitian tentang sepakbola sehingga dapat menunjang ekspresi bangunan yang mewadahi adanya sarana-sarana pendidikan agar dapat digunakan oleh para pemain sepakbola untuk meningkatkan kemampuan dan keahlian bermain sepakbola sehingga mampu meningkatkan prestasi khususnya masyarakat di Kabupaten Gresik dalam bidang sepakbola. Artikel ini dimaksudkan untuk memahami tentang penerapan tema Arsitektur Tropis Modern yang mencakup tatanan lahan, bentuk, ruang dan elemen lainnya pada perancangan pusat pendidikan dan pelatihan sepakbola di Kabupaten Gresik yang dapat beradaptasi dengan kondisi iklim, lingkungan serta desain modern masa kini untuk menyediakan sarana dan fasilitas lengkap sehingga dapat mengakomodasi semua angan-angan mengenai pembinaan dan pengembangan sepakbola khususnya di kabupeten Gresik dan Indonesia.
Konsep Desain Arsitektur Vernakular untuk Terminal Tipe-B di Sidoarjo Santoso, Sri Rama; Rachim, Amir Mukmin
Tekstur (Jurnal Arsitektur) Vol 1, No 1 (2020): Tekstur
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.tekstur.2020.v1i1.887

Abstract

Abstract. Terminal is a place to drop and pick passengers up and also arrange for the arrival and departure of public transport. The problem that arises is that Sidoarjo Regency is one of the cities  in  East  Java  Province  which  is  beginning  to  experience  the  development  of  social activities  but  does  not  yet  have  the  availability  of  adequate  transportation  facilities  and infrastructure. Sidoarjo Regency currently has only one terminal (Larangan Terminal) in the city.  Terminal  access  is  no  longer  in  a  strategic  area  for  urban  transport  transportation. Facilities and capacity of the existing terminal is inadequate and even looks stalled and not maintained. Many fleets do not meet the standards and not many operate. The method used in  the  preparation  of  this  architectural  concept  is  analysis  through  comparative  studies  of literature, field, interviews and documentation. The lack of quality of existing facilities at the terminal  is  currently  the  reason  and  my  motivation  to  aim  at  planning  and  designing  the Sidoarjo b-type terminal. The benefit is the object can increase the attractiveness of the people of Sidoarjo to use mass transportation so that it can indirectly reduce the volume of congestion due to the increasing use of private vehicles. Keywords: Terminal, Transportation, Vehicle, Sidoarjo. Abstrak.Terminal  angkutan  penumpang  merupakan  tempat  untuk  menurunkan  dan  menaikkan penumpang  serta  mengatur  kedatangan  dan  keberangkatan  kendaraan  umum. Permasalahan yang timbul adalah Kabupaten Sidoarjo merupakan salah satu kota di Provinsi Jawa Timur yang mulai mengalami perkembangan aktivitas kemasyarakatan namun belum memiliki ketersediaan sarana dan prasarana transportasi yang cukup memadai. Kabupaten Sidoarjo  saat  ini  hanya  memiliki  satu  terminal  (Terminal  Larangan)  di  dalam  kota.  Akses terminal sudah tidak lagi berada di area yang strategis untuk alur transportasi angkutan kota. Fasilitas dan kapasitas terminal yang ada tidak memadai bahkan terlihat mangkrak dan tidak terawat.  Armada  banyak  yang  tidak  memenuhi  standar  dan  tidak  banyak  yang  beroperasi. Metode yang di lakukan dalam penyusunan konsep arsitektur ini adalah analisis melalui studi banding literatur, lapangan, interview dan dokumentasi. Minimnya kualitas fasilitas yang ada pada terminal saat ini menjadi alasan serta motivasi saya untuk bertujuan merencanakan dan merancang terminal tipe-b Sidoarjo. Manfaatnya agar objek tersebut mampu meningkatkan daya  tarik  masyarakat  Sidoarjo  untuk  menggunakan  transportasi  massal  sehingga  secara tidak langsung dapat mengurangi volume kemacetan karena penggunaan kendaraan pribadi yang semakin meningkat.Kata Kunci: Terminal, Transportasi, Kendaraan, Sidoarjo.
Pusat Busana Adat Dayak Kalbar, Dikota Pontianak Noberti, Modesta; Rachim, Amir Mukmin; Widjajanti, Wiwik Widyo
Tekstur (Jurnal Arsitektur) Vol 2, No 2 (2021): Tekstur
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.tekstur.2021.v2i2.2053

Abstract

Abstrak. Kalimantan Barat merupakan salah satu Pulau yang memiliki Suku Adat Dayak Terbesar Selain Kalimantan timur,selatan dan utara. selain itu Pulau Borneo terkenal dengan Penduduk Aslinya adalah Suku Adat Dayak. Busana Adat Dayak berperan Penting Dipulau Borneo dan khususnya pada desain rancangan berlokasi di kota Pontianak yang belum memiliki wadah pusat Busana adat khusus busana Dayak kalimantan barat untuk di jual lagi ke sanggar-sanggar seni Dayak maupun took-toko lainnya, tentunya denga ada Pusat Busana Adat Dayak Di kota Pontianak ini mempermudah Toko busana Adat Dayak lainnya dan Sanggar budaya untuk mendapatkan Busana adat Dayak dengan desain yang sesuai yg mereka butuhkan dan kualitas yang terbaik lakan diberikan langsung dari Pusatnya. tentunya penerapan semua ini sudah di pertimbangkan apa saja yang di butuhkan di dalam desain tersebut hingga menjadi suatu bangunan yang bermanfaat bagi Kalimantan Barat Khususnya di kota Pontianak. Alasan dibuatnya pusat busana Dayak ini untuk mengembangkan busana Adat lebih modern dan lebih menarik lagi, dengan mengikuti jaman Busana terkini dengan syarat tidak menghilangkan aksesoris pada baju adat dan bahan asli pada baju adat Tersebut, Hasil akhir dari Perencanaan dan Perancangan Pusat Busana Adat Dayak Kalbar Di Kota Pontianak ini mengaplikasikan 3 konsep mikro yakni Tropis pada Lahan, Kontemporer pada Bentuk dan Ekologi Pada Ruang yang di terapkan dengan tema Arsitektur Neo-vernakular. Penerapan desain mengusung pendekatan konsep makro “Simbolik” yang dibungkus dengan kesatuan dari mulai judul, tema, Makro dan Mikro konsep. Di desain dengan kesatuan dari semuanya dalam kebudayaan adat suku Dayak setempat.
Rancangan Fasilitas Pusat Komunitas Film Indie di Surabaya Aisyah, Rinda Amalia; Rachim, Amir Mukmin; Azizah, Siti
Tekstur (Jurnal Arsitektur) Vol 1, No 2 (2020): Tekstur
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.tekstur.2020.v1i2.1128

Abstract

Berkembangnya kota Surabaya di bidang perfilman salah satunya film Indie dengan acara festival perfilman yang pernah diadakan di kota menunjukkan potensi yang dimiliki kota Surabaya. Di satu sisi fasilitas untuk film Indie dan komunitas film Indie yang ada di kota Surabaya saat ini masih sangat minim. Kondisi tersebut membuat  orang yang tertarik dengan film Indie mengalami kesulitan untuk mengenal lebih jauh tentang film Indie. Permasalahannya adalah, Bagaimana membuat rancangan fasilitas pusat komunitas  film Indie. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kualitatif. Rancangan fasilitas ini diharapkan dapat memberi fasilitas yang memadai bagi para kreator film Indie dan penggemar film Indie untuk lebih bebas berkarya sehingga dapat menambah minat bagi penggemar film. 
Perancangan Komplek Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sepakbola di Kabupaten Gresik dengan Tema Tropis Modern Sahrul Fahmi Bahtiar; Annisa Nur Ramadhani; Amir Mukmin Rachim
Tekstur (Jurnal Arsitektur) Vol 2, No 2 (2021): Tekstur
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.tekstur.2021.v2i2.1910

Abstract

Sepakbola merupakan salah satu olahraga yang paling popular pada saat ini. Beberapa wilayah di Indonesia membentuk pemain-pemain sepakbola dimulai dari usia dini, dengan mendirikan akademi sepakbola dan juga pusat-pusat pelatihan sepakbola. Gresik, seperti halnya beberapa kota besar lainnya di Indonesia juga memiliki potensi besar dalam perkembangan sepakbola. Berdasarkan survei yang dilakukan dapat dikatakan bahwa masyarakatnya banyak yang memiliki antusiasme luar biasa pada olahraga ini, sehingga perlu adanya fasilitas latihan sepakbola yang menyediakan sarana lebih lengkap. Pada penerapan pusat pendidikan dan pelatihan sepakbola yang dirancang di Kabupaten Gresik ini diharapkan mampu menyediakan fasilitas yaitu tempat pelatihan, pendidikan, pembinaan, dan penelitian tentang sepakbola sehingga dapat menunjang ekspresi bangunan yang mewadahi adanya sarana-sarana pendidikan agar dapat digunakan oleh para pemain sepakbola untuk meningkatkan kemampuan dan keahlian bermain sepakbola sehingga mampu meningkatkan prestasi khususnya masyarakat di Kabupaten Gresik dalam bidang sepakbola. Artikel ini dimaksudkan untuk memahami tentang penerapan tema Arsitektur Tropis Modern yang mencakup tatanan lahan, bentuk, ruang dan elemen lainnya pada perancangan pusat pendidikan dan pelatihan sepakbola di Kabupaten Gresik yang dapat beradaptasi dengan kondisi iklim, lingkungan serta desain modern masa kini untuk menyediakan sarana dan fasilitas lengkap sehingga dapat mengakomodasi semua angan-angan mengenai pembinaan dan pengembangan sepakbola khususnya di kabupeten Gresik dan Indonesia.
Konsep Desain Arsitektur Vernakular untuk Terminal Tipe-B di Sidoarjo Sri Rama Santoso; Amir Mukmin Rachim
Tekstur (Jurnal Arsitektur) Vol 1, No 1 (2020): Tekstur
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.tekstur.2020.v1i1.887

Abstract

Abstract. Terminal is a place to drop and pick passengers up and also arrange for the arrival and departure of public transport. The problem that arises is that Sidoarjo Regency is one of the cities  in  East  Java  Province  which  is  beginning  to  experience  the  development  of  social activities  but  does  not  yet  have  the  availability  of  adequate  transportation  facilities  and infrastructure. Sidoarjo Regency currently has only one terminal (Larangan Terminal) in the city.  Terminal  access  is  no  longer  in  a  strategic  area  for  urban  transport  transportation. Facilities and capacity of the existing terminal is inadequate and even looks stalled and not maintained. Many fleets do not meet the standards and not many operate. The method used in  the  preparation  of  this  architectural  concept  is  analysis  through  comparative  studies  of literature, field, interviews and documentation. The lack of quality of existing facilities at the terminal  is  currently  the  reason  and  my  motivation  to  aim  at  planning  and  designing  the Sidoarjo b-type terminal. The benefit is the object can increase the attractiveness of the people of Sidoarjo to use mass transportation so that it can indirectly reduce the volume of congestion due to the increasing use of private vehicles. Keywords: Terminal, Transportation, Vehicle, Sidoarjo. Abstrak.Terminal  angkutan  penumpang  merupakan  tempat  untuk  menurunkan  dan  menaikkan penumpang  serta  mengatur  kedatangan  dan  keberangkatan  kendaraan  umum. Permasalahan yang timbul adalah Kabupaten Sidoarjo merupakan salah satu kota di Provinsi Jawa Timur yang mulai mengalami perkembangan aktivitas kemasyarakatan namun belum memiliki ketersediaan sarana dan prasarana transportasi yang cukup memadai. Kabupaten Sidoarjo  saat  ini  hanya  memiliki  satu  terminal  (Terminal  Larangan)  di  dalam  kota.  Akses terminal sudah tidak lagi berada di area yang strategis untuk alur transportasi angkutan kota. Fasilitas dan kapasitas terminal yang ada tidak memadai bahkan terlihat mangkrak dan tidak terawat.  Armada  banyak  yang  tidak  memenuhi  standar  dan  tidak  banyak  yang  beroperasi. Metode yang di lakukan dalam penyusunan konsep arsitektur ini adalah analisis melalui studi banding literatur, lapangan, interview dan dokumentasi. Minimnya kualitas fasilitas yang ada pada terminal saat ini menjadi alasan serta motivasi saya untuk bertujuan merencanakan dan merancang terminal tipe-b Sidoarjo. Manfaatnya agar objek tersebut mampu meningkatkan daya  tarik  masyarakat  Sidoarjo  untuk  menggunakan  transportasi  massal  sehingga  secara tidak langsung dapat mengurangi volume kemacetan karena penggunaan kendaraan pribadi yang semakin meningkat.Kata Kunci: Terminal, Transportasi, Kendaraan, Sidoarjo.