Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Rekayasa: Jurnal Teknik Sipil

Pengembangan Penjadwalan Model Integrasi Antara Angkutan Intermoda Trans Jogja Dengan Jadwal Penerbangan di Bandara Internasional Adisucipto Yogyakarta Mutiara Firdausi
Rekayasa: Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2016): JURNAL REKAYASA TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/rjrs.v1i2.184

Abstract

Bandara udara merupakan salah satu simpul transportasi yang memiliki peranan penting dalam penyelenggaraan transportasi intermoda. Khususnya antara moda udara, moda jalan dan moda rel. Untuk meningkatkan pelayanan operasional suatu bandara perlu didukung oleh sarana angkutan umum yang handal dan berkualitas. Salah satu angkutan intermoda yang terdapat di Bandara Internasional Adisucipto adalah Trans Jogja. Pelayanan angkutan intermoda di Bandara Internasional Adi Sucipto tidak digunakan secara maksimal oleh penumpang angkutan udara, untuk mengatasi pemasalahan ini adalah dengan cara mengintegrasikan jadwal penerbangan dengan jadwal Trans Jogja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah membagikan kuesioner kepada penumpang angkutan udara di Bandara Internasional Adisucipto dan survei travel time Trans Jogja. Keberangkatan Trans Jogja pertama dari halte Stasiun Tugu sekitar 03.05 dengan waktu tempuh 1 jam 50 menit maka kendaraan akan tiba di Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta sekitar jam 04.45 WIB. Sehingga dapat mengakomudir keberangkatan pesawat yang jam 05.55 WIB, 06.00 WIB, 06.25 WIB, dan 06.50 WIB, karena masih ada waktu 1 jam yang bisa dipergunakan untuk waktu check in
ANALISIS PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI UMUM ANTARA BUS DAN KERETA API TRAYEK KOTA SURABAYA – KOTA YOGYAKARTA Mutiara Firdausi; Dewangga Firman Yulianto Putra
Rekayasa: Jurnal Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/rjrs.v6i2.1447

Abstract

Kota Yogyakarta merupakan kota wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai kota termasuk juga kota Surabaya. Di kota ini perkembangan ilmu teknologi, ekonomi, transportasi, serta pembangunan sangat beragam, sehingga banyak sekali perjalanan menuju ke Yogyakarta salah satunya dari Surabaya. Moda transportasi yang dapat digunakan Surabaya ke Yogyakarta yaitu bus via tol transjawa dan kereta api yang akan dilakukan kajian lebih lanjut mengenai karakteristik dan probabilitas penumpang dalam pemilihan kedua moda tersebut. Penelitian ini menggunakan atribut pengaruh berupah selisih biaya perjalanan. Data yang digunakan adalah data primer berupa kuisioner dengan metode stated preference. Permodelan dilakukan menggunakan model regresi linier berganda dengan metode logit binomial selisih. Model yang di dapat dari regresi adalah Y = 1.500 + 0.145 X2 + 0.077 X5 + -0.055 X9 + 0.052 X10 + -0.070 X11 + 0.000001608 X14 + -0.003 X15. Hasil yang diperoleh dari karakteristik penumpang terbanyak berjenis kelamin perempuan 52%, berpendapatan perbulan < 2 juta rupiah 35%, latar belakang menggunakan moda kecepatan waktu 24%, frekuensi menggunakan moda bus 29% dan kereta api 35% lebih dari 1 tahun, biaya perjalanan Rp. 100.000 30%, dan waktu perjalanan 5 jam 30 menit 28%, memilih menggunakan moda kereta api 51% dan atribut yang paling berpengaruh adalah biaya perjalanan maka probabilitas dengan menggunakan logit binomial selisih didapatkan hasil 13,43% memilih bus dan 86,57% memilih kereta api. Sehingga untuk mencapai 50% keatas memilih bus maka moda bus harus menurunkan tarif minimal Rp. 20.000 dari kereta api
Analisis Tingkat Kepuasan Pengunjung Terhadap Fasilitas Umum Di Bandar Udara Abdulrachman Saleh Malang Mutiara Firdausi
Rekayasa: Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Rekayasa Teknik Sipil
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/rjrs.v4i1.614

Abstract

Rencana pemerintah merubah sistem Bandara Abdulrachman Saleh Malang dari domestik menjadi internasional tentunya memerlukan pengembangan kualitas pelayan serta fasilitas umum yang memadai. Bandar Udara Abdulrachman Saleh Malang sebaiknya melakukan evaluasi terhadap tingkat kepuasan pengunjung. Populasi pengunjung dalam 5 tahun terakhir 2013-2017 mencapai 765.804 orang per tahun. Sampel pada penelitian ini adalah penumpang yang menunggu jadwal keberangkatan di ruang tunggu, jumlah responden dihitung dengan rumus Slovin sebanyak 121 responden, pengumpulan sampel menggunakan kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan Probability Sampling. Metode pada penelitian ini adalah CSI untuk mengukur tingkat kepuasan. Hasil penelitian menunjukan tingkat kepuasan pengunjung terhadap fasilitas umum di Bandar Udara Abdulrachman Saleh Malang adalah 77,43 % masuk dalam kategori Puas. Ketidakpuasan pelanggan terhadap kinerja pelayanan dan fasilitas menunjukkan 23,57% responden yang menyatakan tidak puas terhadap kehandalan peralatan dan fasilitas seperti, AC, Televisi dan lainnya, kemudahan mendapatkan inter-moda seperti, taksi, bis, dan lainnya, serta acara khusus yang diadakan pihak bandara seperti, promo tiket di waktu tertentu.
Studi Eksperimental Penambahan Serbuk Arang Kayu Dengan Kadar 10% Terhadap Filler Semen Pada Campuran Perkerasan AC – WC Kurnia Hadi Putra; Mutiara Firdausi
Rekayasa: Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2019): REKAYASA JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/rjrs.v4i2.782

Abstract

Jenis lapis perkerasan aspal yang sifatnya struktural dan umum dipakai di Indonesia adalah Lapis Aspal Beton (Laston) dengan lapis aus atau lapis permukaan (Wearing Course). Lapisan tersebut merupakan lapisan yang paling rentan dengan kerusakan yang diakibatkan oleh repitisi beban kendaraan dan cuaca. Penelitian ini mecoba serbuk arang kayu dapat dimanfaatkan sebagai filler dalam campuran aspal sebagai alternatif pengganti semen. Dalam penelitian ini pembuatan benda uji mengacu pada Spesifikasi Bina Marga 2010 (Divisi VI). Digunakan variasi serbuk arang kayu 10%. Dari data Marshall Test yang didapatkan, memenuhi persyaratan sesuai Spesifikasi Bina Marga 2010 adalah serbuk arang kayu yang berkadar 10%. Pada benda uji serbuk arang kayu 10% dihasilkan VIM sebesar 5,32 %, VMA sebesar 17,81, Void Filled sebesar 70,18, stabilitas sebesar 1354, Flow sebesar 3,17, Marshall Quetiont sebesar 427,5, tebal selimut aspal sebesar 8,020. Sehingga dapat di simpulkan bahwa kandungan variasi serbuk arang kayu 10% meningkatkan nilai Marshall Test.