Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN TIMBULNYA GASTRITIS PADA PASIEN DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG MEDICAL CENTER (UMC) Mahaji Putri, Rona Sari; Agustin, Hanum; ., Wulansari
Jurnal Keperawatan Vol 1, No 2 (2010): Juli
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.804 KB) | DOI: 10.22219/jk.v1i2.406

Abstract

HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN TIMBULNYA GASTRITIS PADA PASIEN DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG MEDICAL CENTER (UMC)Correlation Between Diet With Gastritic Incidence On Patient In Medical Center Of Muhammadiyah MalangRona Sari Mahaji Putri1, Hanum Agustin2, Wulansari31,2,3)Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu kesehatan Universitas Tribhuwana Tunggadewi MalangJl. Telaga Warna, Tlogomas, Malang 65144 *)e-mail: putrirona@gmail.comABSTRAKGastritis merupakan masalah kesehatan di masyarakat. Di Indonesia prevalensi gastritis sebanyak 0,99% dan insiden gastritis sebesar 115/100.000 penduduk. Ketidakseimbangan faktor agresif dan defensif lambung dapat menyebabkan gastritis. Faktor ini dipengaruhi antara lain oleh pola makan, kebiasaan merokok, konsumsi NSAID dan kopi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dengan timbulnya gastritis pada pasien di Universitas Muahammdiyah Malang Medical Center (UMC). Metode penelitian analitik observasional dengan pendekatan case control. Subyek penelitian adalah semua pasien gastritis di UMC, dengan menggunakan tehnik total sampling. Instrumen menggunakan recall 2 x 24 jam dan kuesioner. Analisis data menggunakan uji spearman rank correlation dengan program komputer. Hasil analisis didapatkan p value = 0,009 yang berarti ada hubungan antara pola makan dengan timbulnya gastritis pasien di UMC. Direkomendasikan pada pasien gastritis dan masyarakat agar mengkonsumsi makanan yang bergizi dengan jumlah makanan yang cukup, jenis makanan yang bervariasi serta frekuensi makan yang sedikit tapi sering sesuai dengan kebutuhan tubuh.Kata kunci: pola makan, gastritisABSTRACTGastritis is a kind of health problem in society. In Indonesia, the prevalence of gastritis is about 0,99% and the incidence of gastritis is about 115/100.000 people. The unbalance of aggressive factors and ulcer defensive can cause gastritis. This factor is influenced by the eating habit, smoking habit, consuming NSAID and coffee. This study aims to identify the relationship of eating habit with the arising of gastritis. In this research, the population is all of the gastritis patients; the sampling technique used is sampling total which take all of the gastritis patients as samples, whereas it uses recall 2 x 24 hours and questionnaire as the instrument of the research. Then the result of the questionnaire is analyzed by computer program for windows with spearman rank test. The result of spearman rank test, it is founded that value = 0,009 so which states there is a relationship of eating habit with the arising of gastritis. Because of the existence of the relationship between eating habit and the arising of gastritis, it is recommended for the gastritis patient and society to consume healthy food with proportional amount, eat various foods and have a few portions but often of eating accord with bodily needs.Keywords: eating habit, gastritis
PENGETAHUAN BERHUBUNGAN DENGAN KESIAPAN MENGHADAPI MENARCHE PADA REMAJA PUTRI KELAS I SMP 26 MALANG Maemunah, Neni; Putri, Ronasari Mahaji; Dewi, Novita
Journal of Nursing Care and Biomoleculer Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : STIKes Maharani Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32700/jnc.v5i2.174

Abstract

Remaja putri mengalami menarche lebih awal dikarenakan beberpa faktor seperti genetic, ekonomi, gaya hidup dan lingkungan. Penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan dengan Kesiapan Menghadapi Menarche pada Remaja Putri Kelas I SMP 26 Malang. Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah observasional melalui pendekatan cross sectional dengan variabel independent yaitu pengetahuan tentang menarche sedangkan variabel dependent yaitu kesiapan menghadapi menarche. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswi Kelas I SMP 26 Malang yang berjumlah 89 siswi. Sampel sebanyak  89 siswi. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner. Analisis statistik dalam penelitian ini menggunakan Uji rank spearman dengan α < 0,05. Hasil penelitian menunjukan pengetahuan menarche pada siswi kelas I SMP dengan kategori baik sebanyak 41 (46%), kesiapan menghadapi menarche pada siswi kelas I SMP dengan kategori cukup sebanyak 58 anak (65%). Uji korelasi  Rank Spearman Test didapatkan p=0.012, yang berarti terdapat hubungan pengetahuan menarche dengan kesiapan menghadapi menarche pada siswi kelas I SMP. Banyak faktor yang mempengaruhi kesiapan menghadapi menarche pada siswi, dan salah satu faktornya adalah pengetahuan. Young women experience menarche earlier due to several factors such as genetic, economic, lifestyle and environment. This study is to determine the Relationship between Knowledge and Menarche Readiness in Adolescent Girls Class I SMP 26 Malang. The design used in this study was observational through a cross sectional approach with independent variables, namely knowledge about menarche while the dependent variable was readiness to face menarche. The population in this study were all Class I students of SMP 26 Malang, amounting to 89 students. Samples were 89 students. The instrument used was a questionnaire. Statistical analysis in this study used the Spearman rank test with α <0.05. The results showed knowledge of menarche in class I junior high school students with a good category of 41 (46%), readiness to face menarche in class I junior high school students with a sufficient category of 58 children (65%). Rank Spearman Test correlation test obtained p = 0.012, which means there is a relationship between knowledge of menarche and readiness to face menarche in first grade students of junior high school. Many factors affect readiness to face menarche in students, and one factor is knowledge.
GAMBARAN PENERAPAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) LANSIA PADA TATANAN RUMAH TANGGA Ronasari Mahaji Putri
VISIKES: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 18, No 2 (2019): VISIKES
Publisher : Dian Nuswantoro Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/visikes.v18i2.2579

Abstract

Elderly is an age group that has experienced a decline from many aspects, namely physical, psychological and social. With this limitation, it will greatly affect the ability / independence in implementing PHBS. Healthy behavior supporting successful aging in the elderly The aim of the study is to describe the application of Clean and Healthy Life Behavior (PHBS) to the elderly in the household setting. This research is a descriptive research. The study population was all elderly in RT 03 RW 06 Tlogomas Malang with 41 people, samples were taken using total sampling technique. The instrument used was a PHBS questionnaire containing 10 indicators of 20 questions. Data collection was carried out through questionnaires accompanied by mentoring the elderly in answering the questionnaire questions. Data analysis was carried out with the help of SPSS version 17 using the univariate test. The results of the study revealed that most of the elderly had the application of PHBS in the Good category. However, indicators of elderly PHBS namely eradicating mosquito larvae, exercising regularly, and smoking in the house still show a bad category.
The Role of Education in Improving the Knowledge of Children about the Importance of Vegetables Ronasari Mahaji Putri; Neni Maemunah
Jurnal Keperawatan Vol. 8 No. 1 (2017): Januari
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1924.936 KB) | DOI: 10.22219/jk.v8i1.4018

Abstract

PENDIDIKAN KESEHATAN DALAM MENINGKATKANPENGETAHUAN ANAK TENTANG PENTINGNYA SAYURThe Role of Education in Improving the Knowledge of Childrenabout the Importance of VegetablesRonasari Mahaji Putri 1, Neni Maemunah 21,2Universitas Tribhuwana Tunggadewi,Prodi Ilmu Keperawatan MalangJalan Telaga Warna Blok C 651441e-mail: putrirona@gmail.comABSTRAKSayuran merupakan salah satu jenis makanan yang memberikan dampak baik bagi kesehatan anakusia pra sekolah. Kesulitan makan sayur pada anak usia pra sekolah menjadi permasalahantersendiri. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadappeningkatan pengetahuan anak tentang pentingnya sayur. Jenis penelitian ini adalah praeksperiment dengan rancangan one group pre test post test desain. Sampel adalah anak pra sekolah4-6 tahun di RA Al Madaniyah sebanyak 49 anak.Teknik pengambilan sampel dengan samplingjenuh. Analisa data menggunakan uji t test sampel berpasangan, dengan SPSS for Window versi17 Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruh 83,7% anak mempunyai pengetahuantentang jenis sayur yang kurang; sebagian besar 55,1% anak mempunyai pengetahuan kurangtentang manfaat sayur ;sebagian besar 69,4% tidak menjawab saat ditanya dampak kurangnyakonsumsi sayur; dan hasil analisa data diketahui bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatanterhadap peningkatan pengetahuan anak ( p value sebesar 0,00; kekuatan hubungan 0,519).Pentingnya pendampingan dan motivasi orang tua dalam mengenalkan sayur pada anak prasekolah, melalui penyampaian informasi singkat secara kontinyu mengenai jenis, manfaat dandampak sayur setiap kali acara makan. Diharapkan dengan pengenalan sayur sejak dini, akanterbentuk kebiasaan mengkonsumsi sayur.Kata kunci: Pendidikan kesehatan,pengetahuan,pentingnya sayur,anak pra sekolahABSTRACTVegetables are one of the types of foods that give a good impact for the health of pre-school agechildren. Difficulty on eating vegetables at pre-school age children into its own problems. Theresearch goal was to determine the effect of health education to increase knowledge of childrenabout the importance of vegetables. The research is a pre-experimental design with one grouppretest posttest design. Samples are preschoolers 4-6 years at RA Al Madaniyah as 49. Samplingtechnic used saturated sampling. Data were analyzed using paired sample t test, with SPSS forWindow version 17. The results showed that nearly all 83.7% of children had less knowledgeabout types of vegetables; majority of 55.1% had less knowledge about the benefits of vegetables;the majority of 69.4% did not answer when asked about the impact the lack of consumption ofvegetables; and the data analysis result showed that there is an influence of health education inorder to increase knowledge of children (p value of 0.00; the strength of the relationship 0.519).Mentoring and motivation of parents in introducing vegetables on pre-school children isimportant, about continuous brief information related to types, benefits and impacts of vegetablesin any kind of meal. It is expected with the introduction of vegetables early on, will form the habitof eating vegetables.Keywords: health education, knowledge, vegetables, preschoolers
The Influence Of Health Education On The Selection Of Healthy Snacks For School Ronasari Mahaji Putri
Jurnal Keperawatan Vol. 10 No. 1 (2019): JANUARI
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.385 KB) | DOI: 10.22219/jk.v10i1.6372

Abstract

Usia sekolah merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan anak.Asupan makan yang baik dan bergizi akan sangat menunjang pertumbuhan dan perkembangan anak usia sekolah.  Jajanan bisa dianggap sebagai salah satu kebutuhan anak sekolah yang harus dipenuhi. Pemilihan jajan anak yang tidak sehat berdampak pada kesehatan anak. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pendidikan pendidikan kesehatan terhadap pemilihan jajan sehat anak sekolah.Merupakan penelitian quasy eksperiment dengan the one group pre test post test design. Populasi adalah seluruh anak SD Merjosari 3 Malang sejumlah 196 orang. Sampel sejumlah 69 anak diambil melalui purposive sampling.  Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner. Analisa data menggunakan uji t test 2 sampel berpasangan. Hasil penelitian diketahui  pengetahuan pemilihan jajan anak meningkat setelah pemberian pendidikan kesehatan dari kategori cukup ( 54,2%)  menjadi baik (47%).Hasil uji statistic menunjukkan bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pemilihan jajan anak di SDN 3 Merjosari Malang (pvalue 0,00) dengan kekutan hubungan 0,912
Mothers’ Behaviour on the Provision of Snack which Risk of Children’s Health Ronasari Mahaji Putri; Novita Dewi; Neni Maemunah
Jurnal Keperawatan Vol. 11 No. 1 (2020): Januari
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.809 KB) | DOI: 10.22219/jk.v11i1.9653

Abstract

Introduction:Many foods circulating in the community do not meet the healthy snack food criteria. Many children tend to consume unhealthy snacks. Provision of snack food by the mother as a regulator of family consumption determines the type of snack food consumed by children. Objective:This study aims to determine the description of the provision of snack food for children who are at risk of child health by housewives. Method:This research is a descriptive study with the population is all mothers who have children under five in the Posyandu Guyup Rukun RW.05 Klojen Penanggungan East Java with samples taken with a total sampling technique of 41 people. The variable in this study is the provision of snack food. The instrument used was a checklist sheet and a snack food consumption sheet in terms of type and frequency. Data analysis using multivariate analysis. Result:The results revealed that most of the mothers behaved in providing snacks as requested by children on television, did not provide healthy provisions, did not provide pocket money and tended to provide snacks that were at risk for children's health, namely tempura sausage, chicken nuggets, fried noodles and not providing drinks that healthy as fruit juice as a child's snack food.Discussion: The importance of education about healthy and safe snacks for school-age children. 
PERBEDAAN PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK USIA 2-3 TAHUN PADA IBU BEKERJA DAN IBU TIDAK BEKERJA DI KELURAHAN TLOGOMAS KECAMATAN LOWOKWARU MALANG Lastri Lastri; Ngesti W. Utami; Ronasari Mahaji Putri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.087 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.516

Abstract

Profesi ibu baik sebagai ibu bekerja atau ibu rumah tangga juga memberikan perkembangan social anak yang kurang baik jika pendampingan kurang maksimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan perkembangan sosial anak usia 2-3 tahun pada ibu yang bekerja dan tidak bekerja di RW 06 Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Desain penelitian mengunakan desain cross sectional dengan pendekatan studi komparatif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 17 ibu bekerja dan 14 ibu tidak bekerja yang diambil menggunakan teknik accidental sampling dimana pengambilan sampel sesuai dengan sumber data yang cocok. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu mann whitney dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa lebih dari separuh (64,7%) perkembangan sosial anak usia 2-3 tahun kurang sesuai pada ibu yang bekerja danlebih dari separuh (71,4%) perkembangan sosial anak usia 2-3 tahun kurangsesuai pada ibu yang tidak bekerja di RW 06 Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang, sedangkanuji mann whitney dinyatakan ada perbedaan perkembangan sosial anak usia 2-3 tahun pada ibu yang bekerja dan tidak bekerja di RW 06 Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang dengan p-value (0,004 < 0,050). Diperlukan peran kedua orang tua untuk meningkatkan kualitas pendampingan terhadap anak dan memberikan perhatian yang cukup kepada anak dengan menyediakan waktu luang untuk berinteraksi bersama. Kata Kunci : Anak usia 2-3 tahun, ibu yang bekerja dan tidak bekerja, perkembangan sosial
PENGARUH SENAM OTAK TERHADAP PENINGKATAN MOTORIK HALUS PADA ANAK USIA 3-4 TAHUN DI PAUD MAWAR TLOGOMAS MALANG Lia Purnama Sari; Tavip Dwi Wahyuni; Ronasari Mahaji Putri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.777 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.794

Abstract

Anak membutuhkan stimulus dalam meningkatkan kemampuan motorik halus seperti melakukan senam otak, yang bertujuan memfasilitasi bagian otak kanan dan otak kiri agar dapat bekerja secara seimbang untuk merangsang sistem emosional dan gerakan motorik halus anak.Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh senam otak terhadap peningkatan motorik halus pada anak usia 3-4 tahun di PAUD Mawar Tlogomas Malang. Desain penelitian mengunakan desain pre eksperimen dengan onegroup pre test and post test design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 30 anak dengan penentuan sampel penelitian menggunakan total sampling sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi berdasarkanDenver II. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji wilcoxon rank test dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa sebelum dilakukan senam otak lebih dari separuh 17 (56,7%) anak usia 3-4 tahun memiliki motorik halus fall dan sesudah dilakukan senam otaklebih dari separuh 18 (60,0%) anak usia 3-4 tahun memiliki motorik halus passed. Hasil uji wilcoxon rank testdidapatkan p value= (0,000)
HUBUNGAN PENGETAHUAN ORANG TUA DENGAN PEMILIHAN MAINAN EDUKATIF ANAK USIA TODDLER DI PAUD MELATI KELURAHAN TLOGOMAS MALANG Hendra Hendra; Swito Prastiwi; Ronasari Mahaji Putri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.346 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.473

Abstract

Banyak orang tua belum mengetahui manfaat dan fungsi dalam memilih mainan. Para orang tua/ibu membelikan mainan apa yang disukai anak tanpa memperhatikan fungsi dan manfaat mainan edukatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan orang tua dengan pemilihan mainan edukatif anak usia toddler di PAUD Melati RW 02 Kelurahan Tlogomas Malang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional. Populasi adalah semua ibu di PAUD Melati RW 02 Kelurahan Tlogomas Malang. Sampel dalam penelitian ini 49 orang diambil dengan teknik total sampling dan dianalisa dengan menggunakan uji statistik Spearman rank. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 34 orang (69,4%) memiliki pengetahuan baik dan 44 orang (89,8%) dapat memilih mainan edukatif dengan baik. Hasil analisis dengan uji Spearman rank menunjukan p-value 0,036. Artinya ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan orang tua dengan pemilihan mainan edukatif anak usiatoddler. Saran bagi orang tua untuk meningkatkan pengetahuan tentang mainan edukatif dengan cara memperbanyak mendapatkan sumber informasi melalui media massa. Bagi peneliti selanjutnya perlu meneliti faktor-faktor yang terkait dengan pemilihan mainan edukatif. Kata kunci : Anak usia toddler, pengetahuan orang tua, pemilihan mainan edukatif.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DALAM PEMILIHAN JAJAN PADA ANAK USIA SEKOLAH 7-9 TAHUN DESA NGANTRU KECAMATAN NGANTANG KABUPATEN MALANG Kiki Febriani; Erlisa Candrawati; Ronasari Mahaji Putri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.833 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.821

Abstract

Pada saat ini banyak di temukan makanan jajanan yang tidak sehat beredar di lingkungan sekolah sehingga perlu adanya pendidikan kesehatan kepada anak tentang pemilihan jajanan sehat, karena jajan memegang peranan penting dalam memberikan asupan energi dan gizi bagi anak selama sekolah. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan dalam pemilihan jajan pada anak usia sekolah 7-9 tahun. Desain penelitian mengunakan desain pra-post eksperimen dengan menggunakan pendekatan pre test-pos test desain. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 63 anak usia sekolah 7-9 tahun dengan penentuan sampel penelitian menggunakan simple random sampling sehingga didapatkan sebanyak 16 anak yang dijadikan sampel penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu paired t test dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan sebelum pendidikan kesehatan lebih dari separuh (62,5%) anak memiliki pengetahuan cukup tentang pemilihan jajan dan sesudah pendidikan kesehatan lebih dari separuh (75,0%) anak memiliki pengetahuan baik tentang pemilihan jajan, sedangkan hasil paired t test membuktikan pendidikan kesehatan berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan dalam pemilihan jajan pada anak usia sekolah 7-9 tahun di SDN 02 Desa Ngantru Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang dengan p-value = (0,000) < (0,050). Berdasarkan hasil dapat dipahami pendidikan kesehatan memberi peningkatan pengetahuan pada anak tentang pemilihan jajan sehingga menimbulkan perilaku sehat yang dapat meningkatkan derajat kesehatan anak.
Co-Authors Abd. Rasyid Syamsuri Abd. Rohman Agnesia Priska L Kelen Agustino Lukas Albertina Bela Dedu Ladu Alfi Nur Hasanah Ani Sutriningsih Apriana Ama Armiyati Raddi Kaka ARY KURNIAWAN Astri Sumiati Brigita Aprilia Suwarti Debora Budiyono Debora Budiyono Dewi Ratna Novitaria Dewi, Novita Dian Aliftio Dirce Rosa Pereira DWI SURYANTO Dyah Widodo Eka Fitasari Elen Rambu Kahi Leba Elisabet Masan Leton Erlisa Candrawati Ernilinda Egi Farida Halis Farida Hallis Ferdinan Yanto Malo Gaudensius Reginalis Leu Hanum Agustin, Hanum Hardiknas Rambu Ana Hari Sukamto Hadi Helmi Pade Hendra Hendra Hendra Kurniawan Hilda Mazarina Hilda Mazarina Devi Imam Subekti Jefri Selo Joko Wiyono Juwita Anggreny Ratu Kale Kiki Febriani Laksono Trisnantoro Lasri Lasri Lasri Lasri Lastri Lastri Lidia Laka Bora Lorensius Umbu Anding Lukas Bayo Wolla Maemunah, Neni Maria Noviyanti Naisali Maria R.Y.B. Werang Maria Tersita Loi Lew Martinus Tay Hambandima Mazarina Devi Meity Asshela Muhammad Wa’idzin Tiwa Ngesti W. Utami Nia Lukita Ariani Noctalia Anggun Utami Noviasari Noviasari Novita Dewi Novita Dewi Onceniati S Woli Ovita Bagau Paulo Lopes Rachmat Chusnul Choeron Ragil Catur Adi Wibowo Ragil Catur Adi Wibowo Ragil Catur Adi Wibowo Ratna Gracia Pranoto Reksi Umbu Remu Samapati Rico Saputra Roni Roni Rosmita Cahyati Sasmito Permono Sirli Mardianna Trishinta Sri Andika Putri Sulasmini Sulasmini Sulasmini Supriyadi Supriyadi Susmini Susmini Susmini Susmini Susmini Susmini Swito Prastiwi Syahreza Syahreza Tavip Dwi Wahyuni Tri Nurmaningsari Verarica Silalahi Verarica Silalahi Verarica Silalahi Wahidyanti Rahayu Hastutiningtyas Widiani, Esti Wulansari ., Wulansari Yanti Rosdiana Yanti Rosdiana Ya’kub Ya’kub Yunita Anita Lali Midu