Masdafni, Masdafni
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembelajaran Daring Menggunakan Video Animasi Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIIC SMPN 1 Seberida Masdafni, Masdafni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil belajar merupakan prestasi belajar yang dicapai siswa dalam proses kegiatan belajar mengajar dengan membawa suatu perubahan dan pembentukan tingkah laku seseorang. Berdasarkan observasi, hasil belajar siswa di SMP Negeri 1 Seberida selama masa pandemi Covid 19 ini kurang dari 50% belum mencapai nilai kriteria ketuntasan minimal pada pebelajaran Matematika disebabkan kurang tepatnya memilih media pembelajaran sehingga siswa kurang termotivasi untuk belajar. Dari sini timbullah pemikiran penulis untuk melakukan upaya agar terciptanya proses pembelajaran yang lebih baik, dengan menggunakan media video yang linknya dikirim melalui whassapp group siswa yang dapat menggantikan peran guru dalam melakukan pengajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Aktivitas guru pada siklus 1 yaitu 83%, dan mengalami peningkatan pada siklus 2 yaitu 90%. (2) aktifitas siswa pada siklus 1 yaitu 78%, pada siklus 2 meningkat yaitu 86% (3) Ketuntasan belajar siswa pada siklus 1 sebesar 77%, dan meningkat pada siklus 2 sebesar 90%.
Pembelajaran Kombinasi pada PTMT Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IX-C SMPN 1 Seberida Masdafni, Masdafni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan belajar secara daring ternyata menimbulkan dampak negatif tidak menguntungkan bagi anak didik. Anak-anak menjadi kehilangan semangat belajar, kedisplinan bahkan tanggungjawab. Tugas sekolah dikerjakan oleh orang tua, hingga akhirnya kesulitan untuk mengukur hasil pembelajaran. Oleh karena itu pemerintah memutuskan untuk tatap muka terbatas (PTMT). Dengan PTMT ini diharapakan guru dapat melakukan penilaian terhadap hasil belajar siswa lebih falid. Berdasarkan observasi awal hanya 50% siswa yang dapat mencapai nilai KKM pada pembelajaran Matematika di kelas IX-C SMPN 1 Seberida yang dilaksanakan secara daring. Dari sini timbullah pemikiran penulis untuk melakukan upaya agar terciptanya proses pembelajaran yang lebih baik, dengan mengkombinasikan pembelajaran tatap muka dengan pembelajaran daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) aktivitas guru dan siswa meningkat dengan kategori sangat baik. (2) rata-rata hasil belajar dari 74 pada siklus 1 meningkat menjadi 79 pada siklus 2. (3) Ketuntasan siswa pada siklus 1sebesar 73% meningkat pada sikulus 2 menjadi 90%