Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN ISOLAT RHIZOBAKTERIA DAN ZAT PENGHAMBAT TUMBUH DALAM PEMBENTUKAN DAN PERTUMBUHAN AKAR TANAMAN KENTANG Sari, Henny Puspita; Warnita; Indra Dwipa
Ekasakti Jurnal Penelitian & Pengabdian Vol. 1 No. 1 (2020): (EJPP) Ekasakti Jurnal Penelitian & Pegabdian (November 2020)
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/ejpp.v1i1.170

Abstract

PGPR adalah bakteri hidup bebas yang berada di tanah. Mereka baik secara langsung atau tidak langsung membantu perakaran (Kumar and Sharma 2017). Akar merupakan organ yang sangat penting bagi tanaman, peran akar yang paling utama yaitu dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Tujuan untuk mendapatkan interaksi isolat rizobakteria dengan konsentrasi zat penghambat tumbuh coumarin dalam meningkatkan pembentukan umbi dan pertumbuhan tanaman kentang, serta mendapatkan isolat rhizobakteria dan konsentrasi pemberian coumarin yang terbaik dalam pertumbuhan dan pembentukan umbi tanaman kentang. Penelitian ini mengunakan pola faktorial dalam rancangan acak lengkap dari dua faktor dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah isolat rhizobakteria yaitu tanpa isolat, isolat BT.4.1, isolat BT.4.2, isolat BT.4.3 dan faktor kedua adalah konsentrasi zat penghambat tumbuh coumarin, yaitu konsentrasi coumarin 0, 50, 100 dan 150 mg/l. Hasil penelitian menunjukan bahwa interaksi pemberian isolat rhizobakteria dan coumarin dapat menekan panjang akar tanaman kentang diperoleh pada isolat BT.4.1 dengan konsentrasi coumarin 50 mg lˉ¹, sehingga energi yang digunakan bisa untuk pembentukan biji. Sedangkan pemberian coumarin secara tunggal tidak mempengaruhi, tetapi coumarin dapat menekan panjangan akar dan bobot basah akar.
RESPON PERTUMBUHAN SEMANGKA (Citrullus vulgaris L.) TERHADAP APLIKASI MIKORIZA VESIKULAR ARBUSKULAR PADA MEDIA TANAH GAMBUT Warnita; Trizayuni , Riskia; Ardi, A
JURNAL AGRONIDA Vol. 7 No. 2 (2021): Jurnal Agronida
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semangka merupakan tanaman hortikultura yang disukai masyarakat. Keterbatasan lahan dan banyaknya alih fungsi lahan optimal menyebabkan kegiatan budidaya diperluas ke lahan marjinal. Hal ini akan mempengaruhi kualitas semangka yang dihasilkan. Aplikasi mikoriza di lahan suboptimum merupakan salah satu cara memperbaiki kondisi tanah, serta mengurangi masukan kapur dan pupuk yang berlebihan. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan dosis mikoriza yang memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan semangka pada media tanah gambut. Penelitian ini dilakukan mulai Januari-April 2020 di Dumai, Riau. Penelitian disusun berdasarkan rancangan acak lengkap (RAL) dengan faktor dosis mikoriza, yaitu 10 g/tanaman (A1), 15 g/tanaman (A2), dan 20 g/tanaman (A3). Data dianalisis dengan analisis ragam dilanjutkan dengan Uji DMRT 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian dosis mikoriza hanya memberikan pengaruh terhadap luas daun tanaman semangka, dengan hasil terbaik didapat pada pemberian 15 g/tanaman mikoriza.