Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Sosialisai Penerapan Sapta Pesona Dalam Perencanaan dan Pengembangan Destinasi Pariwisata Berkelanjutan di Air Terjun Tirta Rimba Kelurahan Kadolomoko, Kecamatan Kokalukuna Kota Baubau Abdullah, Rudi; Malik, Ernawati; Dja’wa, Asrianti; Abdullah, Anwar; Alda, Alda; Asrin, Asrin; Gustiansyah, Geby Sisillia; Jumardin, Jumardin; Syahrul, Syahrul; Nurdayani, Wa Ode; Syalman, Syalman; Sahrin, Sahrin
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 9, No 1: 2021
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v9i1.1902

Abstract

Abstrak Air terjun tirta rimba adalah salah satu objek wisata alam di Baubau. Eksotisme alam yang ditawarkan tak dimiliki di objek wisata lain. Dengan destinasi tinggi sekitar 6 meter dan lebar 5 meter memiliki kolam-kolam kecil dibawahnya. Objek wisata ini merupakan salah satu daerah konservasi dan pengawasan secara langsung dari pihak Kementrian Hutan Lindung Republik Indonesia. Air terjun tirta rimba masih sangat minim dalam segi fasilitas umum, sarana, prasarana dan sumberdaya manusia yang paham tentang pariwisata. Oleh karena itul maka tim pelaksana Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Buton bekerjasama dengan Mitra yaitu Kelompok Masyarakat Wisata (Pokmasta) kelurahan Kadolomoko dalam bentuk sosialisasi Penerapan sapta pesona dalam perencanaan dan pengembangan destinasi pariwisata berkelanjutan di air terjun tirta rimba Kelurahan Kadolomoko Kecamatan Kokalukuna Kota Baubau. Pengabdian Kepada Masyarakat ini Hasilnya di sambut positif oleh seluruh warga masyarakat dan mitra yang membuat mereka terbuka dalam segi pandangannya tentang Perencanaan dan Perkembangan dunia pariwisata saat ini. Selain itu hasil lainnya dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini mulai berwujud dengan pembukaan kembali akses jalan menuju hutan Jati Alam yang berpotensi menjadi daya tarik wisata alam. Kata Kunci: Sosialisasi Penerapan Sapta Pesona, Perencanaan, pengambangan, Pariwisata Berkelanjutan 
Pemberdayaan Warga Nelayan Lewat Pengembangan Perikanan Tangkap di Desa Tira Kecamatan Sampolawa Kabupaten Buton Selatan Sulawesi Tenggara Abdullah, Rudi; Malik, Ernawati; R, Muhammad Rais R3 Rais; Dja’wa, Asrianti; Huseng, Sadam; Rihamdani, Ibnu; Ardin, Ardin; Yasril, Ld; Silvia, Silvia; Risnawati, Wa; Claudia, Elna; Jordin, Jordin
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 9, No 1: 2021
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v9i1.1901

Abstract

Abstrak Desa Tira terletak di kecamatan Sampolawa Kabupaten Buton Selatan yang menjadi lokasi pengabdian kepada masyarakat sebagian besar penduduknya adalah berprofesi sebagai nalayan, yaitu 95 % penduduknya mengantungkan hidupnya dilaut, hal ini disebabkan karena letak Desa Tira yang berada di pesisir pantai.  Nelayan yang beroperasi dalam melakukan penangkapan ikan terdiiri dari nelayan kecil dan nelayan besar. Penangkapan ikan yang dilakukan semakin mengalami penurunan disebabkan oleh kurang mendukungnya peralatan kapal yang digunakan seperti masih menggunakan mesin kapal dengan model manual (Engkol), Kompas Manual yang sulit mendeteksi arah, Kalistrikan kapal menggunakan mesin utama kapal. Hal inilah yang mendorong Tim Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Buton untuk melakukan pengabdian dengan topik Pemberdayaan warga nelayan lewat pengembangan perikanan tangkap di Desa Tira. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pelatihan dan sosialisasi. Hasil yang di peroleh adalah dari peserta yang ada sebanyak 50 orang maka yang hadir yaitu sebanyak 20 orang dari kelompok nelayan besar dan 29 orang dari nelayan kecil atau sekitar 99 persen yang hadir artinya bawha kegiatan ini berhasil dilaksanan dimana target kehadiran di atas 80 persen.  Sosialisasi dan Pelatihan yang dilakukan memberikan dampak dimana meningkatkan pemehaman dan pengetahuan para nelayan dan nantinya akan meningkatkan pendapatannya. Namun ada beberapa nelayan yang harus dilakukan pendampingan serta pembinaan secara insentif.    Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Perikanan Tangkap, Desa Tira Kecamatan Sampolawa
Pendampingan Masyarakat Pesisir Dalam Budidaya Rumput Laut Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Desa Tira, Kecamatan Sampolawa Kabupaten Buton Selatan Abdullah, Rudi; Malik, Ernawati; Dja’wa, Asrianti; Amlin, Amlin; Yanti, Asni; Hasan, Hasan; Asri, La; Hamid, Hamid; Iyan, Iyan; Ritiau, Fauziah Puspa; Manggabarani, Muhammad Mualim
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): April 2021 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.229 KB) | DOI: 10.25008/altifani.v1i2.132

Abstract

Budidaya Rumpu Laut di Desa Tira, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan, memiliki potensi yang tinggi untuk di lakukan, namun dilapangan ada kondisi lain yang di hadapi oleh para petani rumput laut, sehingga aktivitas petani ini belum memiliki kontribusi bagi peningkatan pendapatan masyarakat. Hal ini lah yang mendorong tim Pengabdian Kepada Masyarakat Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Buton melakukan Pengabdian Kepada Masyarakat di Desa Tira Kecamatan Sampolawa Kabupaten Buton Selatan bersama Mitra Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Rumput Laut dengan tujuan untuk mendeskripsikan, implementasi, pendampingan masyarakat dalam budidaya rumput laut di Desa Tira. Metode yang digunakan dalam PkM adalah survey, demonstrasi, praktek langsung dan evaluasi. Keberhasilan dari PkM didasarkan pada terpenuhinya indikator-indikator proses PkM dan produk yang dihasilkan dalam PkM, kegiatan PkM dievaluasi dalam hal proses dan akhir kegiatan. Kegiatan ini dianggap telah berhasil bila persentase keterlibatan dan keaktifan Mitra Gapoktan mencapai 80%, Mitra Gapoktan mampu melakukan budidaya. Hasil evaluasi menunjukan bahwa Mitra Gapoktan sangat antusias terlibat, 99% terlibat dalam budidaya, dan terdapat peningkatan produk budidaya rumput laut. PkM ini telah diimplementasikan sesuai rencana awal.
Pemberdayaan Masyarakat Nelayan Melalui Pengembangan Perikanan Covid 19 Di Desa Wawoangi Kec. Sampolawa Kab. Buton Selatan Abdullah, Rudi; Dja’wa, Asrianti; Suriadin, La Ode; Marsudin, Marsudin; Alfian, La ode Muhammad
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): April 2021 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.185 KB) | DOI: 10.25008/altifani.v1i2.133

Abstract

Desa Wawoangi merupakan salah satu desa yang memili potensi sumber daya perikanan tangkap cukup besar. Kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan perikanan tangkap ini dilakukan selama satu tahun satu bulan, pada tahun 2019 – 2021. Kegiatan difokuskan pada dua kelompok nelayan yang terdiri atas nelayan besar dan nelayan kecil . nelayan besar [perahu berukuran di atas 4 GT, sebanyak 18 orang] sedangkan nelayang kecil [perahu berukuran 1 – 3 GT, sebanyak 40 orang]. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keterampiran dan menambah pengetahuan para nelayan, sehingga selanjutnya diharapkan mampu meningkatkan pendapatan. Program kegiatan ini dilaksanakan melalui pelatihan dan pendampingan. Dari hasil pelaksanaan kegiatan diketahui bahwa nelayan telah mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan pendapatannya. Adapun demikian, ada beberap juga masih perluh untuk pembinaan yang lebih intensif.
Pelatihan Pengelolaan Keuangan Badan Keswadayaan Masyarakat (Bkm) Di Kelurahan Lipu Kota Baubau Sulawesi Tenggara Abdullah, Rudi; Dja’wa, Asrianti
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.149 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.577

Abstract

Pentingnya perencanaan keuangan dan keterampilan mengenai pengelolaan keuangan bagi para anggota BKM sangat diperlukan karena kondisi masih banyaknya anggota BKM yang belum sepenuhnya memahami terkait kebijakan dan alur pengelolaan keuangan BKM dan Kinerja keuangan sekretariat BKM masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah : 1) Untuk meningkatkan pemahaman tentang kebijakan manajemen keuangan dan alur pengelolaan keuangan, dan 2) Untuk meningkatkan kinerja keuangan Sekretariat BKM. Metode penelitian ini adalah: 1) Pelatihan Intensif, 2) Diskusi, dan 3) Pertanyaan dan Jawaban. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peserta PKM telah memahami tentang kebijakan, aliran, dan prosedur manajemen keuangan yang berdampak pada kinerja BKM. Sekretariat BKM dalam manajemen keuangan terdiri dari: Kebijakan Pembukaan Rekening Bank, Pengeluaran Pendanaan Kebijakan, Kas Kebijakan, Sistem Pembukuan Kebijakan, dan Pembuatan Kebijakan RAPB BKM. Selanjutnya, aliran Pembukuan BKM dimulai dari pencatatan transaksi pada masing-masing bukti berdasarkan jenis transaksi, kemudian bukti diposting pada setiap buku sesuai dengan jenis transaksi yang telah ditulis di bukti. Setelah aliran selesai dilaporkan Penghasilakan dan Pengeluaran, dan Rencana dan Pernyataan Realisasi. Sekretariat BKM memperoleh laporan keuangan bulanan, yang menjelaskan secara rinci perubahan keuangan dalam satu bulan periode dan laporan tahunan.