Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

The Effect of Knowledge Sharing on the Service Innovation Performance: An Empirical Study on Restaurant in North Kalimantan, Indonesia Nurul Hidayat; C.W. Lee
Jurnal METRIS Vol 19, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Jurnal METRIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted on restaurant business in North Kalimantan Province, Indonesia. To improve the performance of service innovation, companies need knowledge gained from knowledge sharing activities. A number of 150 employees working in the restaurant businesses in North Kalimantan participated in this study. The data were collected using survey method with questionnaire. The survey responses submitted by respondents in this study indicated that the influence of knowledge sharing on the performance of service innovation showed significant results. Knowledge sharing activities in this study have a positive effect on innovation performance of restaurant business services in North Kalimantan.
Integrasi Metode Fuzzy Additive SVM (FASVM) Menggunakan Model Warna YUV-CMY-HSV Untuk Klasifikasi Bibit Unggul Sapi Bali Melalui Citra Digital Imam Cholissodin; Arief Andy Soebroto; Nurul Hidayat
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2, No 2: Oktober 2015
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1059.061 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201522142

Abstract

AbstrakBudidaya sapi sangat identik dengan pemilihan bibit unggul, namun permasalahan yang sering muncul adalah cara mengenali bibit unggul tersebut yang relatif tidak mudah, cenderung membutuhkan waktu cukup lama. Peternak masih sering mengamati warna kulit dengan mata secara langsung, yang cenderung kurang teliti. Sehingga dalam penelitian ini, diusulkan metode dengan menggunakan beberapa model warna yang nantinya sebagai rekomendasi untuk fitur yang optimal dalam sistem. Kemudian metode klasifikasi yang digunakan adalah Fuzzy Additive Support Vector Machine (FASVM). Data yang digunakan didapatkan dari Balai Pembibitan Ternak Unggul (BPTU) Sapi Bali. Dari hasil pengujian didapatkan model warna yang paling optimal dan rata-rata akurasi pada Sapi Betina dan Jantan dengan ukuran citra tertentu. Model warna tersebut sangat dipengaruhi oleh kondisi data citra dan juga banyaknya kelas data.Kata kunci: Sapi Bali, Model warna , Intersection kernel, Fuzzy additive SVM, Sequential training SVM  AbstractCattle farming is identical with the selection of seeds, but the problems that often arises is how to recognize quality seeds are relatively easy, tend to take a long time. Breeders still often observe skin color with eyes directly, which tend to be less rigorous. Thus, in this study, the proposed method by using several color models that will be voted on features that are optimal in the system. Then the classification method used is Additive Fuzzy Support Vector Machine (FASVM). The data used was obtained from Livestock Breeding Center for Excellence (BPTU) Bali cattle. From the test results obtained the most optimal color models and average accuracy on Cow Females and Males with a particular image size. The color model is highly influenced by the condition of the image data and also the amount of class data. Keywords: Bali cattle, Color model , Intersection kernel, Fuzzy additive SVM, Sequential training SVM
KAJIAN PENGARUH MACAM PUPUK KANDANG DAN FREKUENSI PENYIRAMAN TERHADAP SERAPAN FOSFAT TANAMAN KACANG HIJAU (Vigna radiata L) Nurul Hidayat; Muhammad Inti; Efan Nurhidayat; Muhammad Nurhuda; Anjariana Makmum Rokim; Ananda Rizqi Azharry Rohmadan; Dinna Juwita Anggraini; Nurmaliatik Nurmaliatik; Nurwito Nurwito; Indah Rohana Setyaningsih; Nurdin Cahyo Setiawan; Yuda Wicaksana; Darnawi Darnawi; Yekti Maryani Maryani
Agros Journal of Agriculture Science Vol 23, No 1 (2021): Edsi Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji macam pupuk kandang terhadap serpan fosfat tanaman kacang hijau. Data pendukung diperoleh dari percobaan yang dilakukan di Parangtritis, kecamatan Kretek, kabupaten Bantul, D. I. Yogyakarta dengan ketinggian ± 10 meter di atas permukaan laut dan jenis tanah berpasir, Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Januari – Maret 2020. Faktor pertama frekuensi penyiraman sebagai main plot dan faktor kedua macam pupuk kandang sebagai sub plot. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Perlakuan pupuk kandang ayam dengan frekuensi penyiraman sehari sekali memberikan kandungan fosfat jaringan tanaman kacng hijau tertinggi sebesar 0,476 %. Perlakuan pupuk kandang ayam memberikan Sum Growth Rate tanaman kacang hijau tertinggi. Frekuensi penyiraman sehari sekali memberikan Sum Growth Rate tanaman kacang hijau tertinggi dibandingkan frekuensi penyiraman 3 hari sekali.
ANALISIS FINANSIAL PEMBUATAN SAPU GLAGAH DI KABUPATEN PURBALINGGA (Studi Kasus Pada Industri Kecil Sapu Glagah) Kusmantoro Edy Sularso; Ratna Satriani; Nurul Hidayat
Agrin Vol 18, No 2 (2014): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2014.18.2.218

Abstract

Kabupaten Purbalingga Propinsi Jawa Tengah merupakan sentra penghasil sapu glagah. Sapu glagah adalah sapu yang terbuat dari ijuk rumput glagah. Permintaan tidak hanya berasal dari dalam negeri tetapi juga luar negeri,seperti Korea Selatan, Malaysia dan Taiwan, mencapai 200.000 unit/bulan. Tujuan  penelitian: 1) menganalisis biaya dan pendapatan usaha pembuatan sapu glagah; 2) melakukan analisis kelayakan usaha pada Industri Kecil pembuatan sapu glagah di Kabupaten Purbalingga. Sampel ditentukan secara purposif, yaitu Industri Kecil  dengan omset lebih dari 10 ribu per bulan, yaituBina Remaja , Sumber Rezeki, Sumber Rayung dan Rayung Abadi. Lokasi penelitian Kabupaten Purbalingga, metode penelitian  studi kasus. Metode analisis yaitu analisis biaya dan pendapatan serta analisis finansial . Hasil penelitian menunjukan bahwa produk yang dihasilkan  antara 50-60 persen untuk di ekspor. Tahun 2011, Bina Remaja memperoleh profit tertinggi yaitu sebesar Rp628,187,500.  Sumber Rayung mendapatkan profit negative sebesar Rp97,830,000. Hanya ada dua perusahaan yang secara finansial menguntungkan yaitu Sumber Rejeki, dengan NPV sebesar Rp173.395.192,00, IRR sebesar 58,70% dan B/C 3,2.  Bina Remaja, dengan NPV sebesar Rp396.859.412,00, IRR sebesar 47,14% dan B/C sebesar 2,1.  Sedangkan Rayung Abadi dan Sumber Rayung menunjukan NPV negatif.  Hasil observasi dan pengamatan ternyata para IKM sapu glagah belum mengadakan  pembukuan dalam mengelola usahanya.  Hal inilah yang diduga  menyebabkan pada saat  dianalisis secara finansial menghasilkan NPV negatif. Kendala yang dihadapi oleh IKM antara lain sifat musiman dari bunga glagah sebagai bahan baku utama dari sapu glagah, harga glagah yang tidak stabil serta pengrajin tidak dapat menentukan harga jual produknya. Harga ditentukan oleh para eksportir, sehingga IKM hanya sebagai price taker.  Pemilik Industri Kecil juga tidak pernah tahu harga sapu glagah di luar negeri, karena keterbatasan pengetahuan.  Kata kunci: glagah, kelayakan, industri  kecil price taker
Cara Cepat Untuk Mendeteksi Keberadaan Wajah Pada Citra Yang Mempunyai Background Kompleks Menggunakan Model Warna YCbCr dan HSV Nurul Hidayat; Muh. Arif Rahman
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2, No 2: Oktober 2015
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (817.758 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201522147

Abstract

AbstrakPendeteksi wajah dari sebuah citra baik berupa gambar diam maupun bergerak merupakan topik penting dan menarik saat ini. Proses deteksi keberadaan wajah ini menjadi dasar dari proses pengenalan wajah yang mempunyai banyak implementasi baik pada bidang keamanan maupun sosial media. Tujuan dari proses deteksi wajah adalah untuk mengetahui apakah ada wajah dari suatu citra, kemudian menemukan letak keberadaan wajah. Pendeteksian wajah adalah tahapan penting dari aplikasi yang memanfaatkan keberadaan wajah pada suatu citra. Implementasinya cukup banyak terutama di bidang biometri keamanan dan sosial media. Riset ini mengusulkan deteksi wajah menggunakan 3 tahapan umum yaitu segmentasi warna kulit manusia, binarisasi dan penentuan region garis serta deteksi wajah menggunakan ruang warna YCbCr dan HSV. Dalam penelitian ini dilakukan deteksi wajah pada 10 citra yang memiliki background yang kompleks. Pendeksian lokasi wajah didasarkan pada temuan hole mata yang simetris. Wajah yang terlalu kecil membuat keberadaan mata hanya terdeteksi sebelah sehingga mengakibatkan wajah tidak terdeteksi. Hasil evaluasi didapatkan tingkat akurasi rata-rata deteksi wajah mencapai 83,4% dengan kecepatan rata-rata 6530 piksel/detik.Kata kunci: Deteksi Wajah, Biometri, Segmentasi, YCbCr, HSV, Region GarisAbstractFace detection of an image either still or moving image is an important and interesting topic today. Face detection process where it became the basis of face recognition process that has many implementations, both in the field of security and social media. The aim of the face detection process is to determine whether there is a face from an image, and then locate the whereabouts of the face. Face detection of an image, either a statis or moving image  Face detection is an important phase in application system to utilize face location in an image. It is so many implementations such asspecially for security and sociality biometrics field. Here, it suggest to detect the face location with 3 steps, skin human color segmentation step, binnerization step, and locate line region then detection step of face location by YCbCr and HSV color region. Here, ten images which have a complex background are implemented. To detect face location based on finding symetris of eyes hole. The faces which are too small made the eyes locations are only detected a half, so the face can’t detect. The evaluation result obtained average of accuration of face detection 83,4% with average time to detect 6530 pixel/second.Keywords: Face detection, Biometry, Segmentation, YCbCr, HSV, Line Region
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BARANG SECARA ONLINE DI PARAGON KOMPUTER PEKANBARU BERBASIS WEB NURUL HIDAYAT; FERY WONGSO; BERO USADA
Jurnal Ilmu Komputer dan Bisnis Vol. 11 No. 1 (2020): Vol. 11 No. 1 (2020)
Publisher : STMIK Dharmapala Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47927/jikb.v11i1.31

Abstract

Sistem Persediaan barang yang masih manual dan offline di Paragon Komputer membuat proses mendapatkan informasi dan pembuatan laporan di Paragon Komputer sangat membutuhkan banyak waktu untuk mendapatkan informsai persediaan yang diinginkan oleh pimpinan ketika sedang berada diluar kota. Sehingga sangat dibutuhkan sebuah sistem persediaan yang dapat diakses dimanapun sana kapanpun oleh pimpinan atau owner. Serta dapat mempermudah untuk mendapatkan laporan yang diinginkan, baik laporan barang masuk maupun barang keluar. Melalui Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif yang menggambarkan kegiatan sehari – hari perusahaan pada bagian gudang dan sistem yang digunakan perusahaan Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi persediaan yang lama memiliki banyak kelemahan, baik dari input data maupun output data dan sering terjadi kesalahan dalam pelaporan data barang dan memakan waktu yang cukup lama dalam penghitungan persediaan barang. Dari latar belakang permasalahan diatas maka dapat disimpulkan bahwa sistem yang dibutukan adalah sistem yang berbasis web yang dapat menyajikan informasi dan laporan persediaan barang tanpa harus berada di lokasi atau gudang. Sistem informasi berbasis web ini menyajikan informasi yang berhubungan dengan barang masuk, barang keluar, persediaan barang dan laporan yang dibutuhakan. Sistem yang baru diharapkan dapat mempermudah pekerjaan dan memberikan informasi persediaan lebih cepat dan akurat sehingga dapat meningkatkan performa perusahaan dalam hal persediaan barang
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN SITUASIONAL DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN KERJA ( StudiKasusPada Karyawan PT. Taspen (Persero) KUC Malang ) Nurul Hidayat
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 4, No 2 (2013): SEPTEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.359 KB)

Abstract

Situational leadership style is the style or ways of leadership shown by a leader to guide, implement, direct, encourage subordinates to achieve the goals and optimally utilize all its capabilities by combining the existing situation with regard to the behavior of leaders and subordinates. Organizational culture is the habits that occur in the organizational hierarchy representing behavioral norms are followed by the members of the organization. Organizational culture is spread belief system and values ​​that develops within an organization and directing the behavior of its members. Job satisfaction reflects one's feelings toward his work, is seen in the positive attitude of employees towards work and everything encountered in their work environment. This study aimed to determine the effect of situational leadership style and organizational culture on Job Satisfaction PT. Taspen (Persero) KUC Malang. Situational Leadership Style variables significantly influence job satisfaction of 48.0%. Organizational Culture variables significantly influence on Job Satisfaction of 17.7%. Based on the analysis of known coefficient of determination value of Adjusted R Square of 0.488, which means 48.8% variable job satisfaction is influenced by variables situational leadership style and organizational culture.   Key word : situational leadership, organizational culture, job satisfaction
PENGKLASTERAN DATA KATEGORIS DENGAN ALGORITMA SHARED NEAREST NEIGHBOR Alvida Mustika Rukmi; Mohammad Isa Irawan; Nurul Hidayat
Limits: Journal of Mathematics and Its Applications Vol 6, No 1 (2009)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.674 KB) | DOI: 10.12962/j1829605X.v6i1.1432

Abstract

Pengklasteran objek data merupakan salah satu cara untukmempermudah dalam membaca data, terutama data berdimensi tinggi. Obyek-obyek data berada dalam satu klaster jika mempunyai kesamaan yang tinggi, dan sebaliknya, berada pada klaster berbeda jika menunjukkan ketidaksamaan. Data kategoris merupakan jenis data yang sering digunakan pada database/dataset. Data teks merupakan salah satu data kategoris. Pengklasteran dengan algoritma shared nearest neighbor (SNN) didasarkan pada anggapan bahwa titik-titik akan berada dalam klaster yang sama jika jumlah shared nearest neighbor melebihi ambang batas yang ditentukan. Algoritma SNN mampu memberikan hasil pengklasteran data teks dengan baik, dimana teks dengan tingkat kesamaan yang ditentukan, akan berada pada klaster yang sama.
KAJIAN STRUKTUR TANAH RIZOSFER TANAMAN KACANG HIJAU DENGAN PERLAKUAN PUPUK KANDANG DAN KASCING Muhammad Nurhuda; Muhammad Inti; Efan Nurhidayat; Dinna Juwita Anggraini; Nurul Hidayat; Anjariana Makmum Rokim; Ananda Rizqi azharry Rohmadan; Nurmaliatik Nurmaliatik; Nurwito Nurwito; Indah Rohana Setyaningsih; Nurdin Cahyo Setiawan; Yuda Wicaksana; Darnawi Darnawi; Yekti Maryani
Agros Journal of Agriculture Science Vol 23, No 1 (2021): Edsi Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengkaji struktur tanah rizosfer tanaman kacang hijau (Vigna radiata L) dengan perlakuan pupuk kandang dan kascing. Data pendukung diperoleh dari percobaan yang dilaksanakan di Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, D.I. Yogyakarta, ketinggian ± 10 m dpl dan jenis tanah berpasir. Percobaan disusun dalam Split plot dua factor, yaitu frekuensi penyiraman sebagai main plot yang terdiri dari satu kali satu hari dan tiga hari satu kali. Faktor kedua pemberian pupuk organik sebagai sub plot, yaitu tanpa pemberian pupuk, pupuk kandang sapi, pupuk kandang kambing, pupuk kascing. Variable yang diamati adalah fase vegetatif (rasio tajuk-akar segar, rasio tajuk-akar kering, lengas tanah, berat volume tanah, berat kering tanaman). Data dianalisis menggunakan sidik ragam jenjang nyata 5%, perbedaan antar-perlakuan diuji dengan uji jarak berganda Duncan Multiple Range Test jenjang 5%. Hasil: perlakuan pupuk kandang sapi, pupuk kandang kambing dan kascing meningkatkan daya ikat air dan memperbaiki struktur, sehingga meningkatkan bobot kering tanaman. Perlakuan frekuensi penyiraman satu kali sehari meningkatkan daya ikat air yang tercermin pada lengas tanah, sehingga meningkatkan bobot kering tanaman. Perlakuan pupuk sapi, kandang kambing dan kascing memberikan Sum Growth Rate lebih tinggi daripada tanpa pupuk. Penyiraman sehari sekali sehari memberikan Sum Growth Rate lebih tinggi daripada penyiraman 3 hari sekali.
KAJIAN PENGARUH FREKUENSI PENYIRAMAN DAN MACAM PUPUK KANDANG DAN KOMPOS TERHADAP HASIL DAN KANDUNGAN KARBOHIDRAT KACANG HIJAU (Vigna radiata L) Yuda Wicaksana; Muhammad Inti; Efan Nurhidayat; Muhammad Nurhuda; Anjariana Makmum Rokim; Ananda Rizqi azharry Rohmadan; Dinna Juwita Anggrain; Nurmaliatik Nurmaliatik; Nurwito Nurwito; Indah Rohana Setyaningsih; Nurdin Cahyo Setiawan; Nurul Hidayat; Sri Widata; Yekti Maryani Maryani
Agros Journal of Agriculture Science Vol 23, No 1 (2021): Edsi Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh pupuk kandang dan kompos terhadap hasil, kandungan karbohidrat kacang hijau. Data pendukung di peroleh dari percobaan lapangan di desa Parangtritis, kecamatan Keretek, kabupaten Bantul, D.I.Yogyakarta yang memiliki tinggi tempat 10 meter diatas permukaan laut, Jenis tanah yang di gunakan adalah tanah pasir pantai. Percobaan ini dilakukan dengan mengunakan split plot meliputi dua factor, factor pertama adalah frekeuensi penyiraman sebagai main plot dan factor kedua perlakuan pupuk kandang dan kompos sebagai sub plot. Variable pengamatan meliputi : jumlah polong per tanaman, bobot polong pertanaman, bobot biji per tanaman, bobot 100 biji, bobot biji per ha, kandungan karbohidrat, kandungan vitamin E. Data dianalisis dengan analisis varian pada taraf 5%, dan dlanjutkan dengan mengunakan uji jarak berganda Duncan ( DMRT ) pada taraf 5%. Perlakuan pupuk kandang kambing, Kandang ayam dan kompos memberikan hasil per hektar dan Sum Quality Rate lebih tinggi daripada tanpa pupuk. Perlakuan penyiraan. menunjukkan tidak beda nyata terhadap hasil kacang hijau per hektar dan Sum Quality Rate. Perlakuan kompos dengan penyiraman tiga hari sekali memberikan kandungan karbohidrat tertinggi sebesar 64,80% per 100g.