Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pemanfaatan Google Classroom Sebagai Media Pembelajaran dimasa Pandemi di TPQ Nurul Huda Mohammad Badrul; Yumi Novita Dewi; Irfan Mahendra; Santoso Setiawan; Nita Merlina
SENADA : Semangat Nasional Dalam Mengabdi Vol. 2 No. 1 (2021): SENADA: Semangat Nasional Dalam Mengabdi
Publisher : Perkumpulan Dosen Periset Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia sejak bulan Maret 2020 sampai dengan saat ini bukan hanya berdampak pada aspek ekonomi yang semakin melemah. Namun lambat laun ternyata dampaknya terjadi pada segala aspek kehidupan. Baik itu aspek ekonomi, kesehatan, pendidikan, agama, maupun sosial. Khususnya pada pendidikan, dampak yang tengah dirasakan yakni perubahan teknis pendidikan yang mulanya dilakukan dengan tatap muka di kelas, sekarang dilakukan melalui pembelajaran online (daring), kebijakan pemerintah mulai diberlakukan Pembatasan Sosial Berkala Besar berdampak pada kegiatan belajar mengajar di Taman Pendidikan Al-qur’an (TPQ) Nurul Huda yang biasa dilakukan secara tatap muka juga harus dihentikan. oleh sebab itu dibutuhkan media untuk mendukung pembelajaran secara online untuk mendukung kebijakan pemerintah dan transformasi ilmu ke peserta didik bisa berjalan. Permasalahan yang ada saat ini adalah kurangnya pengetahuan dan kemampuan para guru dan santri taman pendidikan Al-qur’an (TPQ) Nurul Huda dalam penggunaan dan pemanfaatan berbagai aplikasi media pembelajaran daring. oleh sebab itu dibutuhkan kegiatan workshop pemanfaatan layanan google clasroom sebagai salah satu media pembelajaran pendukung pembelajaran daring untuk guru dan santri taman pendidikan Al-qur’an (TPQ) Nurul Huda. Dengan google classroom guru dapat membuat kelas, mengupload materi, memberikan kuis dan tugas, forum diskusi serta penyimpanan data-data pembelajaran dengan menggunakan google drive yang dapat diakses oleh santri sehingga kegiatan belajar bisa berjalan.
ANALISA PENERIMAAN PENGGUNA TERHADAP PEGADAIAN HELPDESK APPLICATION SYSTEMS (PHAS) PADA PT PEGADAIAN (PERSERO) MENGGUNAKANTECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL Irfan Mahendra
Jurnal Sistem Informasi Vol 3 No 2 (2014): JSI Periode Agustus 2014
Publisher : LPPM STMIK ANTAR BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.298 KB) | DOI: 10.51998/jsi.v3i2.49

Abstract

Abstract— This research aims was to analyze user acceptance of Pegadaian Helpdesk Application Systems (PHAS) in PT Pegadaian (Persero), using Technology Acceptance Model (TAM). This research is a quantitative research, which uses three variables, that is independent variable (perceived ease of use), intervening variables (perceived of usefullness, attitude toward using, and behavioral intention to use), and the dependent variable (actual use). Based on the research that has been conducted, it is known that the respondents considered PHAS is quite easy to use and PHAS are considered quite useful in work. Respondent also thought that their attitude towards using and behavioral intention in the use of PHAS is a moderate level (medium). Then, respondents also have the same assumption about the actual use of PHAS, where they have a moderate valuation to actual using PHAS.Meanwhile, based on hypothesis testing, it is known that perceived ease of use significantly effect to perceived usefulness and attitude toward using PHAS. Perceived usefulness PHAS significantly effect to attitude towards using PHAS, behavioral intention to use PHAS, and actual PHAS use. Then, attitude towards using PHAS significantly effect to behavioral intention to use PHAS. And, behavioral intention to use PHAS signicantly effect to actual PHAS use.  Intisari— Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis penerimaan pengguna terhadap Pegadaian Helpdesk Application Systems (PHAS) pada PT Pegadaian (Persero), dengan menggunakan Technology Acceptance Model (TAM). Penelitian ini termasuk ke dalam kategori penelitian kuantitatif, yang menggunakan tiga variabel, yaitu variabel bebas (persepsi kemudahan penggunaan), variabel persepsi kegunaan, variabel sikap terhadap penggunaan, dan variabel minat perilaku untuk menggunakan sebagai variabel antara, serta variabel penggunaan sesungguhnya sebagai variabel terikat. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dapat diketahui bahwa responden menganggap PHAS cukup mudah untuk digunakan dan PHAS dianggap cukup berguna dalam bekerja. Responden juga beranggapan bahwa sikap dan minat mereka terhadap penggunaan PHAS berada dalam tingkat sedang. Kemudian, responden juga memiliki anggapan yang sama hal penggunaan PHAS sesungguhnya, di mana mereka memiliki penilaian yang biasa-biasa saja (sedang).Sementara itu, berdasarkan uji hipotesis yang dilakukan diketahui bahwa persepsi kemudahan penggunaan PHAS berpengaruh secara signifikan terhadap persepsi kegunaan PHAS dan sikap menggunakan PHAS. Persepsi kegunaan PHAS berpengaruh secara signifikan terhadap sikap menggunakan PHAS, minat menggunakan PHAS, dan penggunaan PHAS yang sesungguhnya. Kemudian, sikap menggunakan PHAS berpengaruh secara signifikan terhadap minat perilaku menggunakan PHAS. Dan, minat perilaku menggunakan PHAS berpengaruh secara signifikan terhadap penggunaan PHAS sesungguhnya.  Kata Kunci— helpdesk, technology acceptance model, perceived ease of use, perceived usefulness, attitude toward using, behavioral intention to use, actual use.
PENGGUNAAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM) DALAM MENGEVALUASI PENERIMAAN PENGGUNA TERHADAP SISTEM INFORMASI PADA PT.ARI JAKARTA Irfan Mahendra
Jurnal Sistem Informasi Vol 5 No 2 (2016): JSI Periode Agustus 2016
Publisher : LPPM STMIK ANTAR BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.115 KB) | DOI: 10.51998/jsi.v5i2.105

Abstract

Abstract ¾ The aim of this research is to use the Technology Acceptance Model (TAM) in evaluating the level of user acceptance of GIA Information System in PT ARI Jakarta. So that, it will be known the level of user acceptance of GIA Information Systems, and all the factors that influence the user acceptance it self. The variables in this research are consist of independent variables; perceived ease of use - PEOU, intervening variables; perceived of usefullness - PU, attitude toward using - ATU, and behavioral intention to use - BIU, and the dependent variable; actual use - AU. The method of processing and analysis of the data in this research will be analyzed descriptive statistics analysis, simple linear regression analysis, and multiple linear regression analysis by SPSS version 21. The results of this research are as follows 1) Average user ratings on all variables are high; 2) Variable PEOU have given positive and significant influence to Variable PU; 3) Variable PEOU did not has a positive and significant influence to Variable ATU; 4) Variable PU have given positive and significant influence to Variable ATU; 5) Variable PU have given positive and significant influence to Variable BIU; 6) Variable ATU did not has a positive and significant influence to Variable BIU; 7) Variable PU did not has a positive and significant influence to Variable AU; and 8) Variable BIU have given positive and significant influence to Variable ATU; Intisari ¾  Tujuan penelitian ini adalah menggunakan Technology Acceptance Model (TAM) untuk mengevaluasi tingkat penerimaan pengguna terhadap Sistem Informasi GIA di PT ARI Jakarta. Sehingga diketahui bagaimana tingkat penerimaan pengguna terhadap Sistem Informasi GIA, serta faktor-faktor apa saja yang berpengaruh dalam penerimaan pengguna tersebut. Variabel penelitian ini terdiri dari variabel bebas ; persepsi kemudahan penggunaan (PEOU), variabel antara ; persepsi kegunaan (PU), sikap terhadap penggunaan (ATU), dan minat perilaku untuk menggunakan (BIU), serta variabel bebas ; penggunaan sistem sesungguhnya (AU). Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan yaitu dengan menggunakan statistik deskriptif, analisis regresi linear sederhana, analisis linear berganda menggunakan SPSS versi 21. Hasil penelitian adalah 1) Rata-rata penilaian pengguna terhadap seluruh variabel penelitian adalah tinggi; 2) Variabel PEOU memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Variabel PU; 3) Variabel PEOU tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Variabel ATU; 4) Variabel PU memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Variabel ATU; 5) Variabel PU memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Variabel BIU; 6) Variabel ATU tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Variabel BIU; 7) Variabel PU tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Variabel AU; dan 8) Variabel BIU memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Variabel AU;     Kata Kunci : technology acceptance model, perceived ease of use, perceived usefulness, attitude towards using, behavioral intention to use, actual use
Menentukan Source Terbaik Untuk Menemukan Pelanggan Potensial Menggunakan Algoritma K-Nearest Neighbor Irfan Mahendra; Putri Buana
JITSI : Jurnal Ilmiah Teknologi Sistem Informasi Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Teknologi Informasi - Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.718 KB) | DOI: 10.30630/jitsi.1.1.2

Abstract

Increased competition in futures trading encourages companies involved in the futures trading business to more intensively capture customers' attention through advertising. PT Global Kapital Investama Berjangka or GK Invest currently uses advertising on several sources such as Facebook, Google, Instagram, and several other online advertising media as one of its marketing strategies. To avoid inefficiencies in advertising, an instrument that can assist companies in determining the most effective advertising media is needed. The K-Nearest Neighbor (KNN) algorithm is the most popular algorithm used for classifying objects. This algorithm is seen to be used to determine the best source for finding potential customers related to advertising. Based on the research results obtained the calculation of the accuracy of the K-Nearest Neighbor using the RapidMiner Application with the Cross Validation method with a K = 1 parameter of 99%.