Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EFKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN PENDEKATAN MODEL INFORMATION MOTIVATION BEHAVIOR SKILL TERHADAP PENCEGAHAN PERILAKU SEKSUAL BERISIKO REMAJA Titi Legiati; Diyan Indrayani
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v13i2.1912

Abstract

ABSTRAK Remaja merupakan masa transisi dari anak-anak menuju dewasa. Pada saat ini usia remaja berpacaran terjadi di usia yang lebih muda, sementara mereka tidak memiliki keterampilan hidup yang memadai. Perilaku seksual berisiko diantara remaja disebabkan karena krisis identitas, kurangnya pengetahuan dan perhatian orang tua, pergaulan yang buruk serta informasi yang salah. Strategi untuk menghindari perilaku seksual berisiko pada remaja adalah dengan memberikan edukasi kesehatan. information, motivation behavior skill model menjelaskan bagaimana melakukan perilaku sehat melalui perbaikan informasi, motivasi dan keterampilan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh pendidikan kesehatan dengan pendekatan information, motivation behavior skill model terhadap pengetahuan, sikap dan keterampilan pencegahan perilaku seksual berisiko. Penelitian menggunakan quasi experiment dengan pre-post desain. Sampel sejumlah 37 orang remaja dengan usia 15-18 tahun. Data dianalisis menggunakan Paired T-test. Booklet pendidikan kesehatan dengan pendekatan Information, motivation behavior skill model digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian didapatkan banwa sebagian besar responden adalah remaja perempuan, sebagian besar responden memilki pacar, terdapat perbedaan pengetahuan, sikap dan keterampilan yang signifikan sebelum dan setelah intervensi. Pendidikan kesehatan dengan pendekatan information, motivation behavior skill model berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan terhadap pencegahan perilaku seksual berisiko, sehingga dapat diberikan kepada remaja melalui kegiatan ekstrakulikuler untuk meningkatkan pengetahuan,sikap dan keterampilan mencegah perilaku seksual berisiko