Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

EFEKTIVITAS METODE PROBLEM BASED LEARNING DALAM MERUBAH PERILAKU MEROKOK DI SISWA SMKMUHAMMADIYAH I SURAKARTA Mursudarinah -; Siti Fatmawati
Jurnal Infokes Vol 5 No 1 (2015): FEBRUARI 2015
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v5i1.88

Abstract

Latar Belakang:Di balik kegunaan atau manfaat rokok yang secuil itu terkandung bahaya yang sangat besar bagi orang yang merokok maupun orang di sekitar perokok yang bukan perokok.Kebiasaan remaja yang sulit dihindari adalah merokok, merokok yang dilakukan para remaja dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain karena masa perkembangan anak yang mencari identitas diri dan selalu ingin mencoba hal baru yang ada di lingkungannya.. Tujuan:  ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak pendidikan kesehatan melaluiProblem Base Leraningterhadap perubahan perilakumerokokdi kalangan remajadiSMK Muhammadiyah I Surakarta.Metode: Penelitian ini adalah penelitian quasi yang digunakan non acak pre test dan post test yang melibatkan 60 siswa dan mereka dibagi menjadi dua kelompok. Pengadilan kuesioner dibuat sebelum penelitian.Sampel purposive diambil. Analisis data yang digunakan paired t-test dant-test independent. Uji hipotesis didasarkan pada tingkat signifikanp <0,05.Hasil: Ada peningkatan pengetahuan, sikap dan perilaku responden merokok. Hal ini dapat dilihat setelah satu bulan intervensi; Rata-rata pengetahuan masih meningkat meskipun skor rata-rata sikap post test sedikit menurun. Hasil analisis menunjukkan ada perbedaan statistik yang signifikan. Dalam aspek perubahan perilaku, frekuensi responden yang berhenti merokok lebih tinggi. Penilaian status merokok respondendi24 jam terakhir menunjukkan berbeda yang statistik (p <0,05). Hasil ini konsisten dengan hipotesis. Ada perubahan perilaku atau merokok setelah menerima pendidikan kesehatan.Kesimpulan: Ada peningkatan pengetahuan, sikap dan perilaku responden merokok setelah intervensi pendidikan kesehatan melalui Problem Base Leraning; sehingga metode ini bisa digunakan  dalam pelaksanaan pendidikan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku remaja. Kata kunci: pengetahuan, sikap, perilakumerokok, pendidikan
PERANCANGAN GEDUNG CONVENTION DAN EXHIBITION CENTER DI KOTA BATU TEMA: ARSITEKTUR KONTEMPORER Siti Fatmawati; Breeze A.S. Maringka; Bayu Teguh Ujianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 5 No 01 (2021): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Batu dikenal sebagai salah satu kota wisata terkemuka di Indonesia karena daya keindahan alamnya yang luar biasa. Untuk mendukung potensi ini diperlukan tempat yang mampu mengakomodasi semua kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan industri MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) untuk menjadi salah satu pariwisata yang berkembang pesat. Oleh karena itu, gedung konvensi & pameran perlu dibangun di kota-kota yang berkembang di bidang pariwisata, termasuk Kota Batu. Karena itu Kota Batu perlu membangun gedung pusat konvensi & pameran karena tidak ada fasilitas yang memadai untuk melakukan bisnis MICE. Metode yang digunakan dalam desain bangunan pusat konvensi & pameran adalah deskriptif kualitatif melalui pengumpulan data dan informasi. Mengingat kebutuhan ini, pendekatan arsitektur kontemporer diterapkan untuk menyediakan fasilitas dan fasilitas di Kota Batu dengan menekankan bentuk mengikuti fungsi dengan desain yang kekinian, bervariasi, fleksibel dan inovatif serta memperlihatkan gaya yang lebih baru.
UJIVIABILTAS INOKULUM JAMUR TIRAM PUTIH ( PLEUROTUS OSTREATUS ( JACQ) P. KUMM) DALAM BENTUK SEDIAAN CAIR Siti Fatmawati; Umrah Umrah; I Nengah Suwastika
Biocelebes Vol. 11 No. 1 (2017)
Publisher : Biology Department, Mathematics and natural science, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.086 KB)

Abstract

The research aimed to know the best formulations of basic substrate inoculums  white oyster mushrooms (Pleurotus ostreatus (Jacq) P. Kumm) in the best liquid forms and their viability on production media. The research was conducted at Laboratory  Biotekchnology of Depertement of Biology Faculty of Matematics and Natural Sciences, starting from March until July 2015. The experimental designed used was a Completely Randomized Design (CRD) which consisted of seven treatment and three replications. The compositions of the treatment were the ratio among wood sawdust, rice brain, corn starch and calcium (g) in successive sequences as follows : P0 (0 : 50: 50 : 3); (P1 10 : 45 : 45 : 3); (P2 20 : 40 : 40 : 3); (P3 30 : 35 : 35 : 3); (P4 40 : 30 : 30 : 3); (P5 50 : 25 : 25 : 3); (P6 60 : 20 : 20 : 3). The planting media used  in this research were production media. The observation parameters namely the ability fungal  growth  of inoculums  that meets surface the media with viability a high. The result of the research showed that P6 was the best treatment among. In the viability of the inoculums grew well on media production surface with good viability at 8 days of incubation. 
GAMBARAN KUALITAS LAYANAN PERSALINAN DENGAN BPJS PADA FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA DI SURAKARTA Mustain -; Annisa Andriyani; Siti Fatmawati; Tri Yuniarti; Mahrifatulhijjah -
Jurnal Ilmiah Maternal Vol 4, No 1 (2020): MATERNAL (JURNAL ILMIAH)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.576 KB) | DOI: 10.54877/maternal.v4i1.769

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang. Angka Kematian Ibu mencerminkan resiko yang dihadapi ibu-ibu selama kehamilan dan melahirkan yang dipengaruhi status gizi, keadaan social ekonomi rendah, keadaan kesehatan yang kurang baik menjelang kehamilan, kejadian berbagai komplikasi pada kehamilan dan kelahiran serta kurangnya fasilitas pelayanan kesehatan. Harapan pemerintah dengan menjadi anggota BPJS AKI turun. Metode penelitian. kualitatif dengan analisa deskriptif kualitatif. Hasil dan Pembahasan. Warga Surakarta banyak yang memilih tidak menggunakan BPJS karena masih mempunyai kartu PKMS Gold dan Silver yang lebih mudah, tidak iuran dan gratis. Secara mandiri dengan pemilihan kelas disesuaikan dengan besarnya iuran yang berbeda tetapi dengan pelayanan persalinan yang sama. Peserta BPJS mendapatkan pelayanan yang sedikit dan tidak paripurna, jika terjadi kegawatan dilakukan rujukan keatas secara berjenjang yang membuat terlalu lama dalam mengambil suatu tindakan sehingga peserta tidak menggunakan layanan persalinan. Kesimpulan.  Data kepesertaan BPJS terdapat kesenjangan dengan jumlah penduduk di Surakarta. Jumlah angka persalinan yang menggunakan fasilitas BPJS sangat sedikit dibanding jumlah persalinan. Mutu layanan persalinan dengan BPJS sangat kurang karena tidak melakukan pelayanan yang bersifat paripurna. Saran mengatur kembali jenis pelayanan persalinan sehingga tidak terdapat rantai panjang dalam  system  rujukan yang berkesan lempar-lemparan. Menambah  layanan  puskesmas sebagai instansi pemerintahan untuk ikut pelayanan persalinan.Kata Kunci : BPJS, persalinanABSTRACTBackground. Maternal Mortality Rates reflect the risks faced by mothers during pregnancy and childbirth which are affected by nutritional status, low socioeconomic conditions, poor health conditions before pregnancy, the occurrence of various complications in pregnancy and birth and the lack of health care facilities. Expectations by the government to become a member of the AKI BPJS go down. Research methods. qualitative descriptive qualitative analysis. Results and Discussion. Many Surakarta residents choose not to use BPJS because they still have PKMS Gold and Silver cards which are easier, less dues and free. Independently with class selection adjusted to the amount of the different fees but with the same delivery service. BPJS participants get few services and are not perfect, if there is an emergency a gradual upward referral is made which takes too long to take an action so that participants do not use childbirth services. Conclusion. BPJS membership data there is a gap with the population in Surakarta. The number of deliveries using BPJS facilities is very small compared to the number of deliveries. The quality of childbirth services with BPJS is very lacking because it does not perform plenary services. The advice to reorganize the type of delivery service so that there are no long chains in the referral system is memorable. Adding health center services as a government agency to participate in childbirth services.Keywords: BPJS, childbirth
PENINGKATAN PENGETAHUAN PBHS DAN PENERAPAN CUCI TANGAN DALAM UPAYA PENCEGAHAN COVID-19 PADA SANTRI DI LINGKUNGAN PONDOK PESANTREN W Wahyuni; Siti fatmawati
GEMASSIKA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2020): NOPEMBER
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.703 KB) | DOI: 10.30787/gemassika.v4i2.662

Abstract

Pondok Pesantren is one of the educational places in Indonesia where students live together. In almost all cities you can find Islamic boarding schools with various problems. , an unhealthy environment is closely related to an increased incidence of disease. Especially with the Covid-19 pandemic, one of the behaviors that must be carried out by Pondok santri is to wash their hands with running water with soap in the hope that students can increase their knowledge of washing hands and apply it in their daily behavior in preventing Covid-19. In addition to the factor of hand washing habits that are not frequently practiced, there are also other factors that influence health behavior, namely the lack of health promotion regarding hand washing. The aim of this activity is to promote how to wash hands with soap for the prevention of Covid-19. The method in this activity is giving lectures, direct questions and answers, demonstrations of washing hands with soap, redemonstrations by students, the results of previous knowledge of washing hands 24 (34.2)% to 48 (68.8%). In conclusion there is an increase in knowledge of washing hands with soap