Claim Missing Document
Check
Articles

DASAR PERTIMBANGAN HAKIM DALAM PENETAPAN NAFKAH MADLIYAH KEPADA MANTAN ISTRI DAN ANAK DALAM CERAI GUGAT Bustanul Arifin
Kumpulan Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum Sarjana Ilmu Hukum, November 2019
Publisher : Kumpulan Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bustanul Arifin, Dr. Siti Hamidah S.H.,M.M , Rumi Suwardiyati S.H.,M.Kn,. Fakultas Hukum, Universitas Brawijaya Email: bustanularifin777@gmail.com ABSTRAK Pada beberapa contoh putusan di atas diketahui bahwa alasan penolakan maupun penerimaan tuntutan nafkah madliyah yang digunakan hakim berbeda antara satu dan lainnya. Ada yang menggunakan alasan undang-undang dan KHI, pendekatan “hati nurani” (sociological Jurispridence) dan Yurisprudensi Nomor 608 K/AG/2003. Penulisan ini bertujuan Untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim dalam penetapan nafkah madliyah pada cerai gugat, dan mengetahui indikator yang dapat dipakai sebagai pedoman bagi hakim dalam menolak dan mengabulkan nafkah madliyahpada cerai gugat. Berdasarkan hal tersebut, skripsi ini mengangkat rumusan masalah: Bagaimana dasar pertimbangan hakim dalam penetapan nafkah madliyah pada cerai gugat, dan bagaimana indikator yang dapat dipakai sebagai pedoman bagi hakim dalam menolak dan mengabulkan nafkah madliyahpada cerai gugat. Adapun jenis Penulisan yang digunakan penulis adalah jenis Penulisan hukum normatif dengan menggunakan pendekatan pendekatan kasus (case approach) dan perundang-undangan (statute approach). Penulis menggunakan Penafsiran Sistematis dan Penafsiran Gramatikal. Berdasarkan hasil Penulisan ini, maka dapat dilihat dasar pertimbangan hakim dalam penetapan nafkah madliyah pada cerai gugat, dan mengetahui paradigma dan pedoman bagi hakim dalam menolak atau mengabulkan nafkah madliyah pada cerai gugat. Kata Kunci: Nafkah Madliyah, Cerai Gugat ABSTRACT Several decisions show that rejection or grant in lawsuit concerning madliyah provision as referred to by the judges can be different from one another. Some refer to Law and some others refer to Islamic Law Compilation (KHI), or some to approach to conscience (sociological Jurisprudence) and Jurisprudence Number 608 K/AG/2003. This research is aimed to find out basic consideration of judges to determine madliyah provision in divorce, and to find out the indicator as a reference for the guideline for judges to reject or grant madliyah provision in divorce. From this issue, several research problems are presented as follows: what is the basic consideration of judges to determine madliyah provision in the case of divorce, and what is the indicator that can be used as a reference for judges rejecting and granting madliyah provision in divorce case? This research was conducted based on normative legal research that employed case and statute approaches, where data obtained was analysed based on systematic and grammatical interpretations. The research result is aimed to find out the basic consideration of judges to determine madliyah provision following the divorce, and to find out the paradigm and guideline for the judges to reject or to grant madliyah provision after divorce. Keywords: madliyah provision, divorce 
ANALISIS KORELASI DAN SPEKTRUM DATA SUARA GENSET UNTUK PEREDAMAN BISING Sri Arttini Dwi Prasetyowati; Bustanul Arifin; Agus Adhi Nugroho
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 15, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v15i1.2652

Abstract

Bising merupakan permasalahan yang seringkali terjadi dan sangat mengganggu apabila tidak diatasi. Penghapusan bising harus didasarkan pada sifat khas sumber bisingnya, yang harus ditemukan sebelum diupayakan peredaman atau penghapusannya. Dalam penelitian ini suara bising dihapus adalah suara genset yang bersifat monoton di laboratorium. Untuk dapat menghapus bising genset terlebih dahulu harus diteliti karakteristik dari sinyal bising tersebut. Adapun yang diteliti adalah korelasi, kroskorelasi, spektrum bising genset yang direkam. Perekaman dilakukan dari jarak berbeda yaitu satu dari tempat sumber dan lainnya dari ruangan yang terganggu kebisingan genset, namun dalam waktu yang sama. Spektrum dicermati dengan menggunakan Fast Fourier Transform. Kata Kunci: korelasi, spektrum, bising genset, fast fourier transform
PERPUSTAKAAN DAN PEMBELAJARAN Bustanul Arifin
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 21 No. 1 (2010): Jurnal Tribakti
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v21i1.121

Abstract

Pentingnya pelajaran membaca dalam sistem pendidikan tidak dapat disangkal bahkan sukses atau tidaknya usaha pendidikan seseorang seringkali ditentukan oleh sukses atau tidaknya siswa dalam membaca. Keterampilan membaca yang diperoleh melalui pelajaran membaca di sekolah tidak akan banyak artinya manakala dalam dirinya tidak tumbuh minat dan selera terhadap membaca. Prestasi belajar adalah suatu hasil yang telah dicapai dengan cara melakukan kegiatan untuk mengetahui, menguasai pengetahuan, kemampuan kebiasaan, ketrampilan dan sikap melalui hubungan timbal balik antara orang yang belajar dengan lingkungannya. Agar siswa merasa lebih yakin dan dapat melihat prestasi belajarnya secara nyata.
PENGENDALIAN SUHU DALAM RUANG BERBASIS LOGIKA FUZZY DENGAN MENGGUNAKAN NATIONAL INSTRUMENT MYRIO 1900 Bustanul Arifin; Agus Adhi Nugroho
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2018: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.208 KB)

Abstract

The design of room temperature control using conventional technology such as PID are not simple since using complex mathematics calculation. The fuzzy logic control implemented as a temperature control need a simple design and calculation. The temperatur sensor PmodTMP3 equipped with Infrared sensor to detect the amount of people to get appropriate speed of evaporator motor in order to meet the temperature setting. My RIO 1900 with LabView 2015 use as controller.  The  DC  motor  start  to  rotate  when  sensor  counted  35  people entering the room (2,6 volt). And when 40 people entering the room, the voltage rise to 5 volt. This prove that fuzzy logic control working appropriate. Keywords: temperature control, fuzzy logic, myRIO1900
ANALISIS KANDUNGAN LOGAM Cd, Cu, Cr DAN Pb DALAM AIR LAUT DI SEKITAR PERAIRAN BUNGUS TELUK KABUNG KOTA PADANG Bustanul Arifin
Jurnal Dampak Vol 9, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/dampak.9.2.116-122.2012

Abstract

ABSTRAKPenelitian mengenai analisis kandungan logam Cd, Cu, Cr dan Pb dalam air laut telah dilakukan di sekitar perairan Bungus, Teluk Kabung, Kota Padang dengan menggunakan metode ekstraksi pelarut. Hasil penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan logam, Cu, Cr dan Pb dan sebarannya di perairan Bungus. Sampel sebanyak 200 mL diekstraksi dengan larutan pengompleks ammonium pyrolidin ditiokarbamat (APDC) jenuh sebanyak 2 mL dalam 7 mL metil isobutyl keton (MIBK) dan diekstrak kembali dengan 5 mL larutan HNO3 4M, larutan diukur absorbannya dengan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA). Pengambilan sampel air laut dilakukan sebanyak 6 lokasi yaitu di sekitar Pelabuhan Perikanan Samudera, pantai Carolin, Depot Pertamina, Teluk Pandan, UPTD BBIP (Balai Benih Ikan Pantai) Teluk Buo dan di laut lepas, dimana tiap lokasi diambil 2 titik sampel dengan jarak antar titik sekitar 100 m dengan dua kali pengambilan. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa kandungan logam Cd berkisar antara 0,006 0,01 ppm, Cu antara 0,0058 0,0720 ppm, Cr antara 0,0170 - 0,0890 ppm dan kandungan logam Pb berkisar antara 0,06 0,09 ppm. Menurut Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 51 Tahun 2004 kandungan logam Cr dan Pb telah melampaui standar baku mutu air laut yaitu 0,001 ppm sedangkan kandungan logam Cd dan Cu belum melampaui standar baku mutu air laut. Kata Kunci : ekstraksi pelarut, APDC, MIBK dan SSAABSTRACTResearch on metal concentrations of Cd, Cu, Cr and Pb was analyzed in sea water around Bungus, Teluk Kabung, Padang City by utilizing solvent extraction method. The research was conducted to see metal contents and their distribution in Bungus. Sample of 200 ml was extracted with 2 ml solution of saturated ammonium pyrolidine dithiocarbamate (APCD) in 7 ml methyl isobutyl ketone (IBK) and being extracted again with 5 ml HNO3 4M. Solution was measured its absorbance by using Atomic Absorbtion Spectroscopy (AAS). Sea water samples was taken in six locations; around Samudera Fishery Port, Carolin Beach, gas station, Pandan Bay, UPTD BBIP Buo Bay and in the sea, 2 sampling points were set with 100 m distance between each point. Results show the range of Cd concentration was 0.006-0.01 ppm, Cu was 0.0058-0.0720 ppm, Cr was 0.0170-0.0890 ppm and Pb was 0.06-0.09 ppm. Compared with the regulation of Environment Ministry number 51 Year 2004, concentrations of Cr and Pb exceeded the quality standard of sea water of 0.001 ppm. On the other hand, Cd and Cu concentrations were found below the sea water quality standard.Keywords: AAS, APCD, MIBK, solvent exraction
ANALISIS KEBERLANJUTAN USAHATANI KOPI SERTIFIKASI COMMON CODE FOR THE COFFEE COMMUNITY (4C) DI KABUPATEN TANGGAMUS PROVINSI LAMPUNG Gita Marindra; Bustanul Arifin; Yaktiworo Indriani
Jurnal Ilmu Ilmu Agribisnis: Journal of Agribusiness Science Vol 6, No 4 (2018)
Publisher : Lampung University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.979 KB) | DOI: 10.23960/jiia.v6i4.3057

Abstract

This research aims to analyze farming income and sustainability of farming practices of coffee certification farmers and coffee non-certification farmers in Tanggamus Regency.  This research used survey method.  The numbers of samples in this research were 44 respondents of certification farmers and 24 respondents of non-certification farmers.  The data was collected from August 2017 to November 2017.  The data was analyzed by quantitative and qualitative descriptive analysis.  The results showed that farming income of certification farmers were higher than non-certification farmers.  Socially and environmental sustainable farming practices of certification farmers were more sustainable than non-certification farmers.  Sustainability of economy, social and environmental aspects of certification farmers were more sustainable than non-certification farmers.  Total of farming income of certification farmers and non-certification farmers were Rp16,330,309 per hectare and Rp10,637,482 per hectare.  About 93.20% of certification farmers’s farming were sustainable, while about 91.70% of non-certification farmers’s farming were quite sustainable. Key words: certification, coffee, farming, sustainability
STRATEGI INDONESIA MENGHADAPI ESKALASI HARGA PANGAN DUNIA Bustanul Arifin
JURNAL PANGAN Vol. 17 No. 1 (2008): PANGAN
Publisher : Perum BULOG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33964/jp.v17i1.224

Abstract

Dunia saat ini, para analis hampir sepakat bahwa era harga pangan murah sudah lewat, karena sejak tahun 2005 harga pangan berbasis biji-bijian mulai menunjukkan trend peningkatan. Sejarah ekonomi pangan berbasis biji-bijian memang diwamai oleh penurunan harga riil secara signifikan selama 100 tahun terakhir, sehingga nyaris semua kebijakan seakan terperangkap untuk menghasilkan pangan murah. Trend penurunan harga riil tidak terjadi sejak tahun 2005, yang akhirnya semakin nyata terlihat sejak tahun 2007 yang lalu. Implikasi penting dari titik balik ekonomi pangan iniadalah betapa strategis dan pentingnya sektor pangan dan pertanian bagi pembangunan ekonomi Indonesia. Apabila negara-negara ini (tepatnya, pelaku ekonomi skala besar di Amerika Serikat dan Rusia) menahan produksi untuk tidak dilempar ke pasar dunia, maka harga keseimbangan akan bergolak. Dari beberapa penjelasan di atas, maka dapat semakin kuatlah proposisi yang menyebutkan bahwa pola kenaikan harga komoditas pangan (dan pertanian) yang berkait erat dengan peningkatan harga minyak dunia ini telah membentuk pola.Tidak mustahil untuk disimpulkan bahwa tahun 2008 ini adalah titik balik ekonomi pangan karena pola eskalasi harga pangan telah menciptakan keseimbangan baru perdagangan dunia. Jika Bulog tidak main-main, sulit bagi spekulan swasta untuk menandingi kemampuannya mengelola beras, terutama karena kelengkapan infrastruktur dan sumberdaya manusia (SDM) sampai ke kota kabupaten. Manajemen logistik pangan pokok ala Perum Bulog sedang ditiru oleh Thailand, Filipina, Malaysia dan India. Bahwa komoditas pangan adalah primadona investasi saat ini dan beberapa tahun ke depan jelas tidak diragukan lagi. Sesuatu yang harus diperhatikan adalah bahwa komoditas pangan (dan pertanian). Tidak harus ditulis lagi, betapa besar dampak perubahan "politik global" ekonomi pangan berbasis biji-bijian tersebut bagi Indonesia, jika para perumus kebijakan di negeri ini tidak serius meningkatkan produksi dan produktivitas pangan di dalam negeri. Mungkin tidak pada tempatnya apabila saat ini, energi bangsa banyak dihabiskan hanya untuk berdebat sesuatu yang tidak terlalu produktif, misalnya tentang perubahan status Perum Bulog menjadi lembaga pemerintah non-departemen (LPND) seperti masa lalu. Polapikir ad-hoc seperti itu tidak akan mampu menjawab tantangan perubahan ekonomi pangan berbasis biji-bijian ke depan, apalagi jika terdapat agenda lain yang bersifat elitis. Masyarakat hanya menuntut keseriusan para elit untuk melalukan pemihakan kepada 25 juta rumah tangga petani sebagai stakeholders terbesar sektor ini. Sejarah bangsa-bangsa besar di dunia memulai pembangunan ekonominya dengan landasan pembangunan pertanian yang tangguh. Tidak mungkin melakukan lompatan besar (leap frogging) kebijakan yang tiba-tiba mampu mengangkat rakyat dari kemiskinan jika tidak ada terobosan dalam sektor pangan dan pertanian.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Belajar Mahasiswa di Masa Pandemi Pada Mata Kuliah Penulisan Karya Ilmiah di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Silvia Febrianti; Hani Nursafwa; Bustanul Arifin; Isra Hayati; Zailani Zailani
Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56114/al-ulum.v2i1.115

Abstract

Online learning is one solution of teaching and learning activities continue to be carried out during the COVID-19 pandemic. But, in this case online learning activities have some obstacles that makes some college students have the wane of their interest in learning. Interest is a willingness of one's soul to carry out activities happily that make a changes in knowledge, skills and behavior.  The formulation of the problem related to this research is the decreased interest of college students in online learning at the course of writing scientific papers.  While the purpose of this study is to analyze the factors that influence college students’ interest in learning at the course of writing scientific papers during a pandemic.  In this article, the method used by the author is a qualitative method with interviews and observations of fourth semester students of class A1 morning Islamic religious education study program.  Based on the results of interviews and observations made to 8 college students, there are 2 people whose interest in learning is stable, while the other 6 college students' interest in learning decreases.  The factors that influence college students’ learning interest are 1) Internet network 2) Media and learning resources 3) Communication 4) Environment. For this reason, every college students must prepare adequate facilities and infrastructure and motivate themselves to learn too.Keyword: Influencing Factors, Interest in Learning, Pandemic
Evaluasi Batang Tekan Profil Siku Pada Struktur Rangka Batang dengan Variasi Siku Tunggal dan Siku Ganda Bustanul Arifin; Purwandy Hasibuan; Rudiansyah Putra
Journal of The Civil Engineering Student Vol 1, No 3 (2019): Volume 1, Nomor 3, Desember 2019
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas batang tekan dengan variasi penampang siku tunggal dan siku ganda; Mengukur perpindahan yang terjadi pada tengah bentang batang tekan; Mengetahui faktor panjang tekuk batang tekan dan membandingkan beban tekan maksimum hasil pengujian laboratorium dengan SNI 1729-2015. Penelitian ini menggunakan profil siku tunggal L30.30.3 dan profil siku ganda 2L30.30.3. Alat sambung yang digunakan adalah sambungan baut. Struktur terdiri dari 2 elemen, yaitu elemen horizontal  dan elemen diagonal yang dirangkai membentuk struktur rangka batang. Pembebanan diberikan pada pertemuan batang horizontal dan diagonal dengan arah pembebanan searah gravitasi. Penambahan beban diberikan secara bertahap sampai benda uji mengalami kegagalan. Hasil penelitian  diperoleh nilai kapasitas batang tekan (horizontal) siku tunggal dan ganda berturut-turut sebesar 22,452 KN dan 48,849 KN.  Perpindahan terbesar terjadi pada bagian leg yang tersambung langsung pada pelat buhul adalah siku tunggal yaitu sebesar 43,880 mm. Nilai faktor panjang tekuk (K) pada benda uji siku tunggal diperoleh sebesar 0,8303 dan pada benda uji siku ganda diperoleh sebesar 0,7243.
Clearing Mechanism in Sharia Banking According to Al-Ghozali and Muhammad Nejatullah Siddiqi Thoughts Bustanul Arifin
Jurnal Mahkamah : Kajian Ilmu Hukum Dan Hukum Islam Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Mahkamah: Kajian Ilmu Hukum dan Hukum Islam
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jm.v6i1.1364

Abstract

This research intended to look at the clearing mechanism in the viewpoint of classical and contemporary Islamic thought that in Islamic law the clearing is identical to term “wakalah” (granting power of attorney) because in wakalah, the customer authorized the bank to represent himself to perform certain service work with various mechanisms stated in the Regulation of Bank Indonesia. An important issue in this paper contained philosophical aspects of the clearing application in sharia banking. This research was reviewed by qualitative method with library research with philosophical approach. The results obtained as follows: The thoughts of Al-Ghozali and Muhammad Najetullah As-Shiddiqy were said to be relevant to the clearing mechanisms in sharia banking today. With the maslahah (welfare) concept of Al-Ghozali, which was the core of some of the five basic objectives (religion, life, response/reason, descendants and property). The concept of maslahah (welfare) for the community welfare, the clearing mechanism used in conventional banks can be used in Sharia banking by having wakalah agreement. While the neoclassical approach (a combination of the new model and the classic model), Muhammad Najetulloh As-Shiddiqy, in which although there was a new method, he still used the old method without erasing all the results of the analysis of the previous figures. Therefore, this approach can also be said to be relevant to the clearing mechanism in sharia banking.