Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengaruh Independensi, Pengalaman dan Skeptisme Profesional terhadap Kualitas Audit pada Inspektorat Provinsi Jawa Barat Mira Teram Terawati; Asep Effendi; Harry Suharman
Syntax Idea Vol 2 No 12 (2020): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh independensi, pengalaman, dan skeptisme profesional terhadap kualitas audit pada Inspektorat Jawa Barat baik secara simultan maupun parsial. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif dan verifikatif. Data yag digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data menggunakan teknik kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah 85 orang auditor dengan sampel responden sebanyak 70 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Analisis data yang digunakan adalah kuantitatif dan kualititatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi, koefisien korelasi Pearson Product Moment dan uji koefisien determinasi. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa variabel independensi, pengalaman, dan skeptisme professional berpengaruh terhadap kualitas audit baik secara simultan maupun parsial. Independensi, pengalaman, dan skeptisme profesional masing-masing memiliki tingkat hubungan yang positif dan kuat terhadap kualitas audit. Independensi, pengalaman, dan skeptisme profesional secara parsial memiliki pengaruh yang sedang terhadap kualitas audit.
Pengaruh Independensi, Pengalaman dan Skeptisme Profesional terhadap Kualitas Audit pada Inspektorat Provinsi Jawa Barat Mira Teram Terawati; Asep Effendi; Harry Suharman
Syntax Idea Vol 2 No 12 (2020): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh independensi, pengalaman, dan skeptisme profesional terhadap kualitas audit pada Inspektorat Jawa Barat baik secara simultan maupun parsial. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif dan verifikatif. Data yag digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data menggunakan teknik kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah 85 orang auditor dengan sampel responden sebanyak 70 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Analisis data yang digunakan adalah kuantitatif dan kualititatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi, koefisien korelasi Pearson Product Moment dan uji koefisien determinasi. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa variabel independensi, pengalaman, dan skeptisme professional berpengaruh terhadap kualitas audit baik secara simultan maupun parsial. Independensi, pengalaman, dan skeptisme profesional masing-masing memiliki tingkat hubungan yang positif dan kuat terhadap kualitas audit. Independensi, pengalaman, dan skeptisme profesional secara parsial memiliki pengaruh yang sedang terhadap kualitas audit.
PENGARUH TEKANAN ANGGARAN WAKTU, LOCUS OF CONTROL, DAN KOMITMEN PROFESIONAL TERHADAP PERILAKU PENURUNAN KUALITAS AUDIT PADA PT PLN UNIT DISTRIBUSI JABAR DAN BANTEN Andi Mulyadi; Asep Effendi; Vip Paramarta
Syntax Idea Vol 2 No 8` (2020): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-idea.v2i8`.493

Abstract

Kegiatan audit tidak terlepas dari masalah keperilakuan, seperti adanya kemungkinan seorang auditor melakukan penyimpangan perilaku (dysfunctional behavior) yang berdampak menurunkan kualitas audit. Penyimpangan perilaku ini disebut dengan perilaku audit disfungsional (dysfunctional audit behavior). perilaku penurunan kualitas audit adalah langkah-langkah yang di ambil oleh auditor pada saat melaksanakan program audit yang berakibat pada pengurangan efektivitas bukti-bukti audit yang seharusnya dikumpulkan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tekanan anggaran waktu, locus of control, komitmen profesional dan perilaku penurunan kualitas audit. penelitian ini juga untuk mengetahui pengaruh tekanan anggaran waktu, locus of control, komitmen profesional baik secara parsial maupun simultan terhadap perilaku penurunan kualitas audit. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif verifikatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner dengan jumlah sampel sebanyak 67 responden. Teknik pengolahan data yang digunakan dengan regresi linier berganda dan uji hipotesis secara parsial dan simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tekanan Anggaran Waktu pada PT PLN Unit Distribusi Jabar dan Banten dapat dikatakan baik sedangkan Locus of control termasuk kategori cukup baik, begiru juga dengan Komitmen Profesional dan Perilaku Penurunan Kualitas Audit. Tekanan anggaran waktu berpengaruh terhadap perilaku penurunan kualitas audit. Locus of control berpengaruh terhadap perilaku penurunan kualitas audit. Komitmen profesional berpengaruh terhadap perilaku penurunan kualitas audit. Tekanan anggaran waktu, locus of control, dan komitmen profesional berpengaruh bersama-sama terhadap perilaku penurunan kualitas audit.
GOOD GOVERNANCE DAN SISTEM PENGENDALIAN DANA DESA: STUDI KASUS DI KABUPATEN BANDUNG Asep Effendi
Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi) Vol 4 No 2 (2020): Edisi Mei - Agustus 2020
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.vol4.iss2.pp670-685

Abstract

Desentralisasi adalah penyerahan wewenang pemerintahan oleh pemerintah pusat kepada daerah otonom untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Desa adalah kesatuan masyarakat hukum adat dan hak tradisionalnya sesuai dengan pembangunan masyarakat dan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Lebih lanjut, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa menjelaskan bahwa desa diberikan kewenangan oleh pemerintah pusat untuk menyelenggarakan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan secara mandiri guna meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat pedesaan. . Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa good governance merupakan upaya pemerintah untuk menunjukkan kepada publik mengenai pencapaian kinerjanya sekaligus sebagai bentuk akuntabilitas pemerintah. untuk mengidentifikasi dan menilai risiko yang terdiri dari tujuh atribut, yaitu, tujuan operasi yang tercermin dalam struktur industri, kinerja organisasi, pertimbangan toleransi risiko, kinerja keuangan, alokasi sumber daya, kepatuhan terhadap standar akuntansi, materialitas, dan aktivitas entitas operasi, pengelolaan keuangan desa harus berdasarkan prinsip transparansi, akuntabilitas, partisipatif, tertib, dan disiplin anggaran. berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang telah dilakukan, maka peneliti menarik kesimpulan sebagai berikut, Good Governance memiliki korelasi positif dan signifikan berpengaruh terhadap Kinerja Pengelolaan Dana Desa pada Pemerintah Desa Kabupaten Bandung . Nilai Good Governance akan diikuti dengan peningkatan Kinerja Pengelolaan Dana Desa. Hal ini karena Good Governance adalah suatu sistem yang menggunakan prinsip-prinsip pengelolaan yang baik dengan meminimalkan kerugian sehingga pemerintah sebagai suatu organisasi dapat memaksimalkan dan mencapai tujuan yang maksimal yaitu kemakmuran dan kemajuan rakyat dan Negara, maka Sistem Pengendalian Intern memiliki korelasi positif dan berpengaruh signifikan. tentang Kinerja Pengelolaan Dana Desa pada Pemerintah Desa se-Kecamatan Kabupaten Bandung
PENGARUH TEKANAN ANGGARAN WAKTU, LOCUS OF CONTROL, DAN KOMITMEN PROFESIONAL TERHADAP PERILAKU PENURUNAN KUALITAS AUDIT PADA PT PLN UNIT DISTRIBUSI JABAR DAN BANTEN Andi Mulyadi; Asep Effendi; Vip Paramarta
Syntax Idea Vol 2 No 8` (2020): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-idea.v2i8`.493

Abstract

Kegiatan audit tidak terlepas dari masalah keperilakuan, seperti adanya kemungkinan seorang auditor melakukan penyimpangan perilaku (dysfunctional behavior) yang berdampak menurunkan kualitas audit. Penyimpangan perilaku ini disebut dengan perilaku audit disfungsional (dysfunctional audit behavior). perilaku penurunan kualitas audit adalah langkah-langkah yang di ambil oleh auditor pada saat melaksanakan program audit yang berakibat pada pengurangan efektivitas bukti-bukti audit yang seharusnya dikumpulkan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tekanan anggaran waktu, locus of control, komitmen profesional dan perilaku penurunan kualitas audit. penelitian ini juga untuk mengetahui pengaruh tekanan anggaran waktu, locus of control, komitmen profesional baik secara parsial maupun simultan terhadap perilaku penurunan kualitas audit. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif verifikatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner dengan jumlah sampel sebanyak 67 responden. Teknik pengolahan data yang digunakan dengan regresi linier berganda dan uji hipotesis secara parsial dan simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tekanan Anggaran Waktu pada PT PLN Unit Distribusi Jabar dan Banten dapat dikatakan baik sedangkan Locus of control termasuk kategori cukup baik, begiru juga dengan Komitmen Profesional dan Perilaku Penurunan Kualitas Audit. Tekanan anggaran waktu berpengaruh terhadap perilaku penurunan kualitas audit. Locus of control berpengaruh terhadap perilaku penurunan kualitas audit. Komitmen profesional berpengaruh terhadap perilaku penurunan kualitas audit. Tekanan anggaran waktu, locus of control, dan komitmen profesional berpengaruh bersama-sama terhadap perilaku penurunan kualitas audit.
The Effect of Corporate Governance Mechanisms on the Financial Performance of Banking Companies Asep Effendi
Enrichment : Journal of Management Vol. 12 No. 1 (2021): November: Management Science
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The emergence of the Corporate Governance mechanism in the business world for the first time was caused by agency problems between capital owners and managers, where owners have difficulty ensuring that the funds invested are not taken over or invested in unprofitable projects so that they do not generate returns. Corporate governance is needed to unravel agency problems between fund owners and managers, besides that the implementation of Corporate Governance in every company organization turns out to have an impact on the management of financial performance and is able to affect a series of relationships between company management, the board of directors, shareholders and other stakeholders. This study uses a descriptive study method with a qualitative approach and data triangulation analysis, the results of the study explain that the importance of emphasizing the Corporate Governance system in the banking business is emphasized on several aspects, including those contained in the Indonesian Banking Good Corporate Governance guidelines issued by the Indonesian Banking Committee. The National Corporate Governance Policy in January 2004 stated that Good Corporate Governance (GCG) contains five main principles, namely openness, accountability, responsibility, independence and fairness and was created to protect the interests of all interested parties.
ANALISIS PENGARUH PROFITABILITAS, SALES GROWTH, FIRM SIZE, LEVERAGE DAN CAPITAL INTENSITY TERHADAP PENGHINDARAN PAJAK Eko Wiji Pamungkas; Asep Effendi; Didin Saepudin
TECHNO-SOCIO EKONOMIKA Vol 15, No 1 (2022): Jurnal Techno-Socio Ekonomika
Publisher : LPPM Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/techno.2022.15.1.1083

Abstract

 Realisasi penerimaan pajak di setiap tahunnya tidak selau tercapai salah satu penyebabnya adalah aktivitas penghindaran pajak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh variabel profitabilitas, sales growth, firm size, leverage dan capital intensity terhadap penghindaran pajak yang dilakukan dalam perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek Indonesia pada tahun 2016-2020. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 166 perusahaan dengan teknik purposive sampling didapat 50 sample perusahaan yang digunakan. Dalam mencari regresi digunakan alat bantu statistik yaitu Eviews 9. Hasil penelitian menunjukan bahwa profitabilitas memiliki pengaruh terhadap penghindaran pajak sedangkan variabel sales growth, firm size, leverave dan capital intensity tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak.Kata Kunci : Profitabilitas, Sales Growth, Firm Size, Leverage ,Capital Intensity , Penghindaran Pajak.