Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Analisis FMEA Pada Unit Dump Truck CAT 777E (Studi Kasus Departemen Maintenance di PT. XYZ) Sarwo Edi Wijarnarko; Ainur Komariah; Budi Wibowo
Jurnal Aplikasi Ilmu Teknik Industri (JAPTI) Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/japti.v1i2.1298

Abstract

PT. XYZ merupakan salah satu  perusahaan kontraktor pertambangan batubara terbesar di Indonesia dengan jumlah karyawan 7200 orang dalam berbagai bidang keahlian dan memiliki alat produksi sebanyak 494 unit. Dari 494 unit alat berat tersebut, 13 diantaranya adalah jenis Dump Truck Cat 777E. pada bulan april dan juni 2019 Dump Truck Cat 777E mengalami  banyak kerusakan, sehingga mengakibatkan tidak tercapainya persentase Phisical Avaibility(PA) produksi yang telah ditentukan oleh PT. XYZ yakni 97%, PA dibulan april hanya tercapai sebesar 96,75%, sedangkan di bulan juni sebesar 96,18%. Untuk mengatasi permasalahan tersebut digunakan FMEA(Failure Mode and Effects Analysis) dan Diagram Fishbone pada sebuah FGD(Focus Group Discussion) untuk menganalisis angka kerusakan serta penyebab terjadinya kerusakan pada Dump Truck Cat 777E. Dari hasil pengolahan data diketahui 3 kerusakan yang memiliki resiko terbesar terhadap PA yaitu kerusakan pada sistem engine dengan nilai Risk Priority Number 504, kerusakan pada sistem hidrolik dengan nilai Risk Priority Number 432, dan kerusakan pada sistem AC(air Conditioner)dengan nilaiRisk Priority Number 384, sehingga perlu dilakukan perbaikan terkait dengan SOP kerja terutama yang berkaitan dengan 3 kerusakan dengan resiko terbesar terhadap PA, agar dapat menaikan Avaibility Dump Truck Cat 777E.
PERANCANGAN MEJA SEBAGAI ALAT BANTU PROSES PENGELASAN BERDASARKAN PRINSIP ERGONOMI Sutrisno Sutrisno; Suprapto Suprapto; Budi Wibowo
Jurnal Aplikasi Ilmu Teknik Industri (JAPTI) Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/japti.v1i1.625

Abstract

SMK Veteran 1 Sukoharjo memiliki 5 kompetensi keahlian, salah satu kompetensi keahlian yang diajarkan adalah pengelasan. Saat melakukan praktik pengelasan siswa dalam posisi jongkok dan praktik dilakukan selama 30 menit. Keluhan dari siswa karena posisi jongkok saat melakukan praktik pengelasan adalah perut mengalami keram, nyeri pada lutut, leher mengencang, nyeri pada pinggang Penelitian ini akan merancang meja yang digunakan saat melakukan praktik pengelasan dan bertujuan memperbaiki postur tubuh untuk mengurangi keluhan musculoskeletal sesuai dengan prisip ergonomi. Metode penelitian dengan menggunakan standard nordic quisionaire dan pengukuran antropometri. Untuk perancangan meja praktik pengelasan antropometri yang digunakan adalah tinggi siku berdiri, jangkauan tangan, panjang siku, panjang lengan atas. Hasil penelitian ini adalah rancangan meja las untuk praktik sebagai alat bantu saat pengelasan yang dapat memperbaiki postur tubuh serta mengurangi keluhan musculoskeletal yaitu sakit di leher bagian bawah dari 89% menjadi 0%, sakit di pinggang dari 74% menjadi 0%, sakit di lutut kanan dari 69% menjadi 6%, sakit di punggung dari 66% menjadi 6%, sakit di paha kanan dari 60% menjadi 6%. Selain itu juga menurunkan waktu proses pengelasan untuk sambungan tumpul dari 85 detik menjadi 48 detik, sambungan tumpang dari 85 detik menjadi 60 detik, dan sambungan T dari 88 detik menjadi 81 detik. Kualitas hasil pengelasan secara visual lebih baik dan membuat praktik siswa menjadi lebih efektif dan efisien.
DETERMINAN KINERJA PEGAWAI PEMASARAN PT ASTRA MAJAPAHIT Budi Wibowo; Aprih Santoso
Management & Accounting Expose Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/accounting.v3i2.209

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh etos kerja, insentif, komunikasi dan pengalaman kerja terhadap kinerja pegawai pemasaran baik secara parsial maupun secara simultan di PT. Astra Majapahit Semarang. Sampel penelitian adalah seluruh pegawai, atau dengan teknik sensus. Analisis data menggunakan regresi linier berganda. Penelitian menyimpulkan bahwa baik secara parsial maupun secara simultan variabel etos kerja, insentif, komunikasi dan pengalaman kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai pemasaran PT. Astra Majapahit Semarang. Adapun variabel yang paling besar pengaruhnya adalah pengalaman kerja. Model penelitian ini terbukti kuat dalam menjelaskan variasi kinerja pegawai pemasaran.Kata kunci : Etos Kerja, Insentif, Komunikasi, Pengalaman, Kinerja Pegawai. 
ANALISIS KARAKTERISTIK PENYEBAB KESUKSESAN PRODUK SHAMPO DI SUKOHARJO Mathilda Sri Lestari; Rahmatul Ahya; Budi Wibowo
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 1 No 2 (2013)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.954 KB)

Abstract

Penelitian dengan judul: Analisis Karakteristik Penyebab Kesuksesan Produk Shampo Anti Ketombe ini dilaksanakan di Kabupaten Sukoharjo. Produk Shampo Anti Ketombe yang dijadikan obyek penelitian adalah Pantene, Sunslik, Dove, Lifebuoy, dan Clear. Indikator yang digunakan untuk mengetahui produk shampo anti ketombe yang sukses dengan menggunakan data market share. Karakteristik produk yang dinilai adalah berdasarkan faktor produk, service, communication, dan time to market. Untuk menentukan produk sukses berdasarkan data market share dengan menggunakan diagram pareto, dengan ketentuan yang masuk dalam 80% diagram pareto. Dari analisis dengan menggunakan diagram pareto dapat diambil kesimpulan bahwa produk sukses shampo anti ketombe di Sukoharjo adalah produk shampo anti ketombe Pantene, Sunlik, Dove, Lifebuoy dan Clear. Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap ke-lima produk shampoo anti ketombe dapat diambil kesimpulan bahwa produk shampoo anti ketombe yang sukses di Sukoharjo adalah shampoo Pantene karena pada karakteristik produk faktor produk dan service memiliki skor tertinggi, sedangkan communication dan time to market skor tertinggi adalah produk shampoo anti ketombe Lifebuoy.
MODEL MATEMATIS PENENTUAN VOLUME SEGMEN TANGAN DAN KAKI WANITA ETNIS JAWA USIA 20 30 TAHUN Ainur Komariah; Budi Wibowo
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2017: PROSIDING IMPLEMENTASI PENELITIAN PADA PENGABDIAN MENUJU MASYARAKAT MANDIRI BERKEMAJUAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.318 KB)

Abstract

Antropometri adalah ilmu yang berhubungan pengukuran dimensi tubuh manusia. Antropometri adalah cabang ilmu ergonomi yang penting karena pengaruhnya yang sangat signifikan terhadap desain ergonomis sebuah produk. Antropometri menyangkut geometri fisik, massa, dan kekuatan tubuh manusia. Antropometri berarti juga suatu kumpulan data numerik yang berhubungan dengan karakteristik fisik tubuh manusia, ukuran, bentuk dan kekuatan serta penerapan dari data tersebut untuk penanganan masalah desain. Di antara berbagai macam data antropometri, kerapatan massa tubuh adalah data yang sulit diukur. Data kerapatan massa diperlukan dalam pembuatan peralatan biomekanik, terutama peralatan yang melekat pada tubuh manusia, misalnya protesa kaki dan tangan palsu. Volume segmen tubuh merupakan salah satu kunci untuk memperoleh kerapatan massa segmen tubuh tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model matematis penentuan volume segmen tubuh tangan dan kaki pada wanita etnis Jawa usia 20 30 tahun, dengan menggunakan prediktor panjang segmen, lingkar segmen, dan tinggi tubuh keseluruhan. Metode yang digunakan untuk pengukuran adalah dengan metode pencelupan menggunakan hukum archimides, dan pengukuran menggunakan mistar ukur dan pita ukur. Model dibuat dengan metode regresi berganda dan regresi nonlinier dengan prediktor 3 variabel independen. Penelitian menghasilkan 12 model penentuan volume 6 segmen tubuh manusia, dengan akurasi model antara 0,27 hingga 0,83. Akurasi tertinggi adalah 0,83 yaitu pada model penentuan telapak kaki, Y=520,39+10204,44X10,12512854,76X2-0,02-25,28X3-2512,29 dengan prediktor X1 = lebar telapak kaki, X2 = tinggi mata kaki, X3 = tinggi badan. Model dengan akurasi terendah adalah model penentuan volume tangan yaitu sebesar Y = -297,37 3,225X1 0,895X2 55,698X3 dengan prediktor X1 = tinggi badan, X2 = panjang segmen, dan X3 = lingkar segmen.Kata kunci: volume segmen tubuh, model matematis, regresi
PEMBELAJARAN FISIKA MENGGUNAKAN MODEL SSCS (SEARCH, SOLVE, CREATE AND SHARE) DAN MODEL PQ4R (PREVIEW, QUESTIONS, READ, REFLECT, RECITE, AND REVIEW) DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR DAN TINGKAT BERFIKIR Budi Wibowo; Cari Cari; Sarwanto Sarwanto
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 5, No 3 (2016): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v5i3.9442

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran SSCS dan model PQ4R, pengaruh motivasi belajar siswa, dan pengaruh tingkat berfikir abstrak siswa serta interaksi-interaksinya terhadap prestasi belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan populasi penelitian seluruh siswa kelas X SMA Padmawijaya tahun pelajaran 2012/2013, Sampel penelitian ditentukan dengan teknik populasi sebanyak dua kelas. Model pembelajaran pada kelas eksperimen 1 yaitu kelas XA menggunakan model SSCS dan pada kelas eksperimen 2 adalah kelas XB menggunakan model PQ4R. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes untuk data prestasi belajar dan tes berfikir abstrak siswa, kemudian metode angket untuk data motivasi belajar siswa. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran terhadap prestasi belajar siswa (Sig.=0,006), pembelajaran siswa dengan model PQ4R lebih baik dibandingkan dengan model SSCS  (2) terdapat pengaruh yang signifikan motivasi belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa (Sig.=0,014), dan motivasi belajar kategori tinggi lebih baik dari pada motivasi belajar kategori rendah, (3) terdapat pengaruh yang signifikan tingkat berfikir abstrak siswa terhadap prestasi belajar siswa (Sig.=0,002), kemudian  tingkat berfikir abstrak kategori tinggi tidak lebih baik dibandingkan dengan kategori rendah (4) terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan motivasi belajar siswa (Sig.=0,001), (5) terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan tingkat berfikir abstrak siswa terhadap prestasi belajar siswa (Sig.=0,000), (6) terdapat interaksi antara motivasi belajar dengan tingkat berfikir abstrak siswa terhadap prestasi belajar siswa (Sig.=0,002), (7) terdapat interaksi antara strategi pembelajaran dengan motivasi belajar dan dengan tingkat berfikir abstrak siswa terhadap prestasi belajar siswa (Sig.=0,000). 
PERANCANGAN MEJA SEBAGAI ALAT BANTU PROSES PENGELASAN BERDASARKAN PRINSIP ERGONOMI Sutrisno Sutrisno; Suprapto Suprapto; Budi Wibowo
Jurnal Aplikasi Ilmu Teknik Industri (JAPTI) Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/japti.v1i1.625

Abstract

SMK Veteran 1 Sukoharjo memiliki 5 kompetensi keahlian, salah satu kompetensi keahlian yang diajarkan adalah pengelasan. Saat melakukan praktik pengelasan siswa dalam posisi jongkok dan praktik dilakukan selama 30 menit. Keluhan dari siswa karena posisi jongkok saat melakukan praktik pengelasan adalah perut mengalami keram, nyeri pada lutut, leher mengencang, nyeri pada pinggang Penelitian ini akan merancang meja yang digunakan saat melakukan praktik pengelasan dan bertujuan memperbaiki postur tubuh untuk mengurangi keluhan musculoskeletal sesuai dengan prisip ergonomi. Metode penelitian dengan menggunakan standard nordic quisionaire dan pengukuran antropometri. Untuk perancangan meja praktik pengelasan antropometri yang digunakan adalah tinggi siku berdiri, jangkauan tangan, panjang siku, panjang lengan atas. Hasil penelitian ini adalah rancangan meja las untuk praktik sebagai alat bantu saat pengelasan yang dapat memperbaiki postur tubuh serta mengurangi keluhan musculoskeletal yaitu sakit di leher bagian bawah dari 89% menjadi 0%, sakit di pinggang dari 74% menjadi 0%, sakit di lutut kanan dari 69% menjadi 6%, sakit di punggung dari 66% menjadi 6%, sakit di paha kanan dari 60% menjadi 6%. Selain itu juga menurunkan waktu proses pengelasan untuk sambungan tumpul dari 85 detik menjadi 48 detik, sambungan tumpang dari 85 detik menjadi 60 detik, dan sambungan T dari 88 detik menjadi 81 detik. Kualitas hasil pengelasan secara visual lebih baik dan membuat praktik siswa menjadi lebih efektif dan efisien.
Analisis FMEA Pada Unit Dump Truck CAT 777E (Studi Kasus Departemen Maintenance di PT. XYZ) Sarwo Edi Wijarnarko; Ainur Komariah; Budi Wibowo
Jurnal Aplikasi Ilmu Teknik Industri (JAPTI) Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/japti.v1i2.1298

Abstract

PT. XYZ merupakan salah satu  perusahaan kontraktor pertambangan batubara terbesar di Indonesia dengan jumlah karyawan 7200 orang dalam berbagai bidang keahlian dan memiliki alat produksi sebanyak 494 unit. Dari 494 unit alat berat tersebut, 13 diantaranya adalah jenis Dump Truck Cat 777E. pada bulan april dan juni 2019 Dump Truck Cat 777E mengalami  banyak kerusakan, sehingga mengakibatkan tidak tercapainya persentase Phisical Avaibility(PA) produksi yang telah ditentukan oleh PT. XYZ yakni 97%, PA dibulan april hanya tercapai sebesar 96,75%, sedangkan di bulan juni sebesar 96,18%. Untuk mengatasi permasalahan tersebut digunakan FMEA(Failure Mode and Effects Analysis) dan Diagram Fishbone pada sebuah FGD(Focus Group Discussion) untuk menganalisis angka kerusakan serta penyebab terjadinya kerusakan pada Dump Truck Cat 777E. Dari hasil pengolahan data diketahui 3 kerusakan yang memiliki resiko terbesar terhadap PA yaitu kerusakan pada sistem engine dengan nilai Risk Priority Number 504, kerusakan pada sistem hidrolik dengan nilai Risk Priority Number 432, dan kerusakan pada sistem AC(air Conditioner)dengan nilaiRisk Priority Number 384, sehingga perlu dilakukan perbaikan terkait dengan SOP kerja terutama yang berkaitan dengan 3 kerusakan dengan resiko terbesar terhadap PA, agar dapat menaikan Avaibility Dump Truck Cat 777E.