p-Index From 2017 - 2022
0.947
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Baut Dan Manufaktur
prasetio, dian eko adi
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PERBAIKAN “OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS” (OEE) PADA LINE ASSEMBLY 3 DI PT. MESIN ISUZU INDONESIA prasetio, dian eko adi
Baut Dan Manufaktur Vol 1 No 1 (2019): Jurnal Baut Dan Manufaktur Vol.1 No. 1 Tahun 2019
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (694.127 KB)

Abstract

Mesin Isuzu Indonesia adalah salah satu anak perusahaan PT. Isuzu Astra Motor Indonesia. Permasalahan yang terjadi saat ini yaitu proses produksi yang tidak optimal, disebabkan oleh tidak stabilnya volume produksi, breakdown mesin, dan kualitas. penelitian menggunakan Overall Equipment Effectiveness (OEE) dimana OEE merupakan metode yang mengukur aspek ketersediaan peralatan produksi (availability), kinerja (performance), dan kualitas (quality). OEE dijadikan indikator, untuk mencari penyebab tidak optimanya proses produksi dilakukan dengan perhitungan six big losses. Berdasarkan hasil penelitian pada line assembly 3 rata-rata nilai OEE pada bulan April 2018 - Maret 2019 sebesar 67,78 %, nilai ini menandakan bahwa produktivitas line assembly 3 masih relatif rendah. Dari analisa six big losses diketahui nilai equipment failure 24,92 %, set-up adjusment 6,05 %, idling & minor stoppage 52,77 %, reduce speed 13,79 %, rework 2,48 %, dan yield/scrap 0 %. Focus Group Discussion (FGD) dilakukan untuk menentukan prioritas perbaikan dan langkah perbaikan. Berdasarkan data FGD dan diagram fishbone diketahui akar penyebab mengapa nilai dan komponen Overall Equipment Effetiveness (OEE) terjadi pada aspek mesin. Implementasi perbaikan pada aspek mesin berupa pembuatan pokayoke, setelah menerapkan implementasi perbaikan, dilakukan perhitungan kembali nilai OEE dengan hasil nilai rata-rata OEE sebesar 77,88%, dengan kenaikan nilai OEE sebesar 10,10 %.
Perbaikan Postur Kerja Aktivitas Manual Material Handling Industri Kecil Tahu Dengan Metode Ovako Work Posture Analysis System (OWAS) Budianto, Budianto; Prasetio, Dian Eko Adi; Nurtjahyo, Herlina Kuntjoro
Baut Dan Manufaktur Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Baut Dan Manufaktur Vol. 2 No. 1 Tahun 2020
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.823 KB)

Abstract

Penggunaan Manusia pada industri kecil masih cukup dominan. Manual Material Handling (MMH) masih terjadi pada proses produksi pembuatan tahu yang berlokasi di clieungsi, Bogor. Aktivitas MMH diidentifikasi beresiko menyebabkan penyakit tulang belakang dikarenakan material berat, posisi dan postur kerja yang salah. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan mengevaluasi postur kerja berbahaya bagi pekerja serta merekomendasikan perbaikan dalam pembuatan tahu. Data postur kerja diambil meliputi punggung, bagian lengan dan kaki. Pengolahan data dilakukan dengan metode Ovako Work Posture Analysis System (OWAS) dan didapat nilai action categories. Tiga stasiun kerja diamati yaitu perendaman, pemasakan dan penyaringan, serta pemotongan. Terdapat 34 postur kerja, dari jumlah tersebut teridentifikasi 11 postur kerja masuk kategori 1 yang berarti aman, tidak perlu perbaikan. 7 postur kerja masuk kategori 2 berarti berbahaya, perlu perbaikan. 8 postur masuk kategori 3 yang berarti berbahaya, perlu perbaikan segera mungkin. 8 postur masuk kategori 4 berarti berbahaya, perlu perbaikan langsung. Rekomendasi perbaikan pada stasiun perendaman adalah mengubah tempat penampungan air, semula drum kemudian diganti bak yang posisinya ditempatkan di atas yang diberi kran, sehingga postur punggung menjadi lurus serta postur kaki menjadi berdiri bertumpu pada kedua kaki lurus. Perbaikan pada stasiun pemasakan dan perendaman dilakukan dengan mengubah beban, semula diatas lantai menjadi di atas rak setinggi lutut. Postur punggung menjadi lurus dan kaki berdiri bertumpu pada kedua kaki lurus. Perbaikan pada stasiun pemotongan dilakukan dengan mengubah alas tempat meletakkan ember dengan menambahkan ketinggian alas setinggi 15 cm. Sehingga postur kaki menjadi berdiri bertumpu pada satu kaki lurus.
PERANCANGAN ALAT BANTU PENGUJIAN KOMPONEN GEAR PUMP HD 785-7 DI PT SAPTAINDRA SEJATI THAHA, HANIF MUHAMMAD; Prasetio, Dian Eko Adi
Baut Dan Manufaktur Vol 3 No 01 (2021): Jurnal Baut Dan Manufaktur Vol. 3 No. 1 Tahun 2021
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.828 KB)

Abstract

PT Saptaindra Sejati adalah perusahaan yang bergerak dibidang jasa kontraktor alat berat pertambangan batu bara. Plant Rebuild Center yang didirikan yang bertugas mengatur komponen overhaul diseluruh Site Tahun 2020 manajemen membuat membuat inovasi baru dengan membuat perancangan alat bantu pengujian komponen Gear pump HD 785-7. Pada proses pengujian Gear pump HD 785-7 terhenti dikarenakan terkendala dari alat bantu pengujian yang belum ada sehingga mengakibatkan proses produksi terlamabat. Tujuan penelitian ini merancang alat bantu proses pengujian komponen Gear pump HD 785-7 di PT SIS menggunakan metode Axiomatic House of Quality (AHOQ). Langkah-langkah dalam metode Axiomatic House of Quality (AHOQ) adalah customer attribut, fuctional requirement, design parameters, dan process variables. Hasil penelitian diperoleh 4 alternatif konsep. Konsep yang dipilih mempertimbangkan aspek untuk mempermudah proses pengujian, membantu proses pengujian dan kontruksi yang kokoh. Setelah melalui tahap pemilihan diperoleh desain pada konsep D dimensi alat bantu pengujian dengan panjang 162 cm, lebar 132 cm dan tinggi 50 cm.
PENILAIAN RISIKO PROSES BISNIS BATU BATA DENGAN METODE FAILURE MODE EFFECT AND ANALYSIS Sholeh, Ismail; Lombardo, Doddy; Prasetio, Dian Eko Adi
Baut Dan Manufaktur Vol 3 No 02 (2021): Jurnal Baut Dan Manufaktur Vol. 3 No. 2 Tahun 2021
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.522 KB)

Abstract

Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) merupakan salah satu metode yang digunakan untuk melakukan penilaian risiko pada setiap jenis pekerjaan. Langkah-langkahnya diawali dengan mengidentifikasi kesalahan atau kegagalan yang pernah terjadi atau belum pernah terjadi, lalu melakukan penilaian risikonya, serta melakukan pengendalian. PT. XYZ yang berkantor di Jakarta Selatan memiliki pabrik yang terletak di Cikarang Selatan merupakan perusahaan pembuat batu bata dimana pada proses bisnisnya terdapat kesalahan atau kegagalan yang terjadi secara berulang maupun sesekali. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk melakukan penelitian penilaian risiko pada proses bisnis guna mengoptimalkan proses bisnis di PT. XYZ. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu wawancara guna mengetahui kesalahan atau kegagalan yang pernah terjadi, data batu bata reject, data batu bata not good, data batu bata yang masih basah setelah 7 hari pengeringan, dan data kekurangan batu bata yang sampai pada customer. Berdasarkan hasil penelitian diketahui terdapat 3 kegagalan atau kesalahan yang termasuk risiko dengan kategori “sangat tinggi”. Sebanyak 3 kegagalan atau kesalahan yang termasuk kategori risiko “tinggi”. Sebanyak 3 kegagalan atau kesalahan yang termasuk kategori risiko “sedang-tinggi”. Sebanyak 1 kegagalan atau kesalahan yang termasuk kategori risiko “sedang-rendah”. Sebanyak 5 kegagalan atau kesalahan yang termasuk dalam karegori risiko “rendah”.
USULAN PERBAIKAN KUALITAS PRODUK FUEL PUMP PADA TIPE ENGINE SAA12V140-3 MELALUI PENDEKATAN SIX SIGMA Fananda, Aris; Prasetio, Dian Eko Adi
Baut Dan Manufaktur Vol 3 No 02 (2021): Jurnal Baut Dan Manufaktur Vol. 3 No. 2 Tahun 2021
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.729 KB)

Abstract

PT Saptaindra Sejati adalah perusahaan yang bergerak di bidang kontraktor pertambangan batubara. Tahun 2009 Plant Rebuild Center (PRC) didirikan yang berfungsi untuk mengatur dan melakukan overhaul pada seluruh alat berat (unit) yang ada di seluruh area kerja PT Saptaindra Sejati, dalam prosesnya PRC juga tidak terlepas dari masalah yang berkaitan dengan kualitas produk overhaul. Hal ini dapat terlihat melalui frekuensi defect pada produk fuel pump. defect pada produk fuel pump disebabkan pengerjaan overhaul fuel pump tidak terkontrol dengan baik. Dengan adanya pemasalahan pada produk overhaul fuel pump ini, maka tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi penyebab turunnya kualitas overhaul fuel pump dan memberikan usulan perbaikan yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kualitas overhaul fuel pump melalui metode pendekatan six sigma. Fokus dari penerapan Six Sigma adalah mengurangi tingkat defect sampai 3.4 defect perjuta peluang. Six Sigma memiliki lima fase yaitu Define, Measure, Analyze, Improve, Control (DMAIC). Pada penerapan DMAIC diketahui kualitas fuel pump yang baik bila tidak ada kebocoran oli, kebocoran fuel, kerusakan elektrikal dan performa sesuai standar. Dari penelitian ini didapatkan nilai level sigma pada overhaul fuel pump adalah 2.9. Analisa penyebab defect menggunakan fish bone diagram diketahui terdapat 4 faktor penyebab defect yaitu faktor manusia, metode, mesin dan material. Dari penghitungan FMEA diketahui penyebab utama defect adalah kurang lengkapnya prosedur assembly fuel pump, solusi potensial yang harus dilakukan adalah pembuatan kelengkapan prosedur berupa prosedur assembly fuel pump. Usulan tahap control dengan pembuatan p-chart dan penghitungan nilai level sigma terkait defect fuel pump setelah dilakukan perbaikan.